May I Love You? (Lee Yuuna + Lee Taemin SHINee)

Author: Angelaft Racta

Casts: Lee Yuuna (OC), Lee Taemin (SHINee), Lee Donghae (Super Junior).. lha, ini marganya ‘Lee’ semua -_-

Genre: Romance

Length: Oneshoot

Rating: PG-13

request-an dari: Roxsparkle ( http://www.wattpad.com/user/roxsparkle ) as Lee Yuuna from her own FF titled ‘Neorago’

Disclaimer: Di about FF Request admin nulis kalau chingu-deul bisa nge-request FF yang tokohnya dari OC sendiri. Ini salah satu contohnya. Disini author ngebuatin FF pake karakter Lee Yuuna punyanya Rox. Bisa dibilang FF ini adalah ‘after story’ dari cerita ‘neorago’ milik Rox. Kalau mau baca cerita neorago-nya silahkan dibaca disini so, nggak semua bagian dari cerita ini adalah milik saya.

——————————————————————————————————

(Taemin POV)

“Taemin-ah!” Aku yang mulanya kebingungan di gedung sebesar ini langsung tenang begitu mendengar suara manajer hyung memanggilku. “Cepat sekali kau datang. Pasti ingin cepat-cepat melihat Lee Yuuna ya?”

Aku menggeleng malu. Aku memang datang lebih cepat, tapi bukan untuk melihat Lee Yuuna yeoja yang akan menjadi pasangan duetku. Aku hanya terlalu bersemangat. Lagipula aku juga sedang punya waktu kosong jadi tidak ada salahnya aku datang lebih cepat.

Sekarang jadwalku adalah rapat bersama tim kreatif pembuat music video single-ku dan Lee Yuuna di SM building lantai satu. Kalau soal lagunya sudah tidak ada masalah. Aku sudah dikirimi sample lagu dan liriknya (aku juga yakin kalau Lee Yuuna juga sudah menerima kiriman yang sama). Sebenarnya aku belum pernah bertemu dengan Yuuna. Melihat wajahnya di televisi pun belum. Dasar aku ini, kalau aku menonton TV yang kutonton paling hanya anime one piece favoritku. Jadi aku kurang update kalau ditanya mengenai para artis selain yang kukenal baik di SM. Bukan berarti aku sombong lho.

Aku sudah mendengar sedikit dari manajer hyung mengenai Lee Yuuna. Dia adalah artis pendatang baru dari JYP entertainment, agensi artis yang juga cukup ternama seperti SM. Kata manajer hyung, duetku ini adalah bentuk kerjasama antara SM dan JYP untuk menghapus kesan di mata masyarakat. Selama ini masyarakat menganggap SM dan JYP adalah dua agensi yang saling bermusuhan karena persaingan. Selain itu, Lee Yuuna merupakan artis pendatang baru jadi dia perlu sesuatu untuk mendobrak namanya.

“Tapi kenapa aku, hyung?” Aku bertanya pada manajer hyung yang sedang melirik ke arah arlojinya.

“Ada masalah, Taemin-ah?”

“Kenapa aku yang dipilih sebagai teman duet Lee Yuuna?”

Bukannya menjawab pertanyaanku, manajer hyung malah tertawa dulu, “Kenapa, memangnya kau tidak suka Taemin? Lee Yuuna sendiri yang memilihmu. Katanya dia sudah memperhatikanmu selama ini. Kalau boleh kubilang, mungkin dia tertarik padamu.”

Eh? Aku? Kukira aku tidak selevel dengan Jonghyun hyung. Menurut survei diantara para shawol, Jonghyun hyung lah yang memiliki penggemar lebih banyak karena kesan manly yang ditampilkannya. Sedangkan aku, aku justru dibilang IMUT! Huh, memangnya aku ini teddy bear apa!”

“Kau beruntung Taemin-ah. Dia sudah datang.”

Aku menengok ke arah yang ditunjukkan oleh manajer hyung, pada seorang yeoja cantik berjalan kearahku. Oh-my-God, apakah dia Lee Yuuna yang sedang kutunggu?

“Ng … mungkin juga tidak terlalu beruntung,” manajer hyung menambahkan lagi.

Aku tahu maksud manajer hyung. Yuuna berjalan kearahku tapi dia tidak sendirian. Ada seorang namja di sebelahnya yang menemaninya berjalan. Namja itu bahkan merangkul pundak Yuuna dengan mesra. Yuuna juga terlihat sangat nyaman dirangkul oleh namja itu. Ah, lagipula mengapa aku harus ambil pusing! Siapapun namja itu, itu sama sekali bukan urusanku bukan?

Anyyeong hasseo,” sapa Yuuna ketika kami akhirnya berdekatan. Tetapi yang membuatku kaget bukanlah wajah Yuuna yang ternyata benar-benar cantik dari dekat, tetapi ….

HYUNG!!” Bagaimana aku tidak kaget! Kau juga pasti kaget sepertiku ketika melihat siapa namja yang dari tadi merangkul Lee Yuuna dengan mesra.

Anyyeong Taemin! Tak kusangka kita akan bertemu disini. Ah, bukan, maksudku tidak akan kusangka akan bertemu dalam suasana seperti ini. Kalau kita bertemu di SM building sih bukan hal yang aneh bukan? Hahahaha,” Donghae hyung, bagaimana kau bisa tertawa seperti itu sementara aku begitu kaget melihatmu dengan Lee Yuuna!

Oppa!” Lee Yuuna mencubit lengan Donghae hyung mesra. “Bukankah sudah kubilang kalau Taemin yang akan menjadi pasangan duetku?”

“Aww! Mianhae Yuuna-ah. Aku tidak terlalu memperhatikan ketika kau bercerita.”

Lee Yuuna memanyunkan bibirnya tapi dia tetap terlihat manis dengan itu malah terlihat imut sekali, “Oppa selalu begitu! Oppa tidak pernah mendengarkan aku! Sudahlah!”

Kenapa mereka berdua terlihat begitu mesra? Panggilan ‘oppa’ yang keluar dari mulutnya benar-benar membuatku iri. Donghae hyung beruntung memilikinya. Saking mesranya mereka berdua mereka sampai melupakan aku dan manajer hyung yang sedang berdiri di hadapan mereka. Aku sih belum pernah punya pacar tetapi kata Jonghyun hyung, dunia selalu terasa milik berdua ketika dia sedang bersama Sekyung noona. Sekarang aku mengerti apa maksudnya.

“Sepertinya kita tinggal menunggu Sutradara-ssi saja. Ya sudah, Taemin-ah, Yuuna-ya, Donghae-ya, sebaiknya kita tunggu mereka di dalam saja.”

**********

(Taemin POV)

 

       Yuuna masih asik bermesraan dengan Donghae hyung di hadapanku. Ini menyebalkan! Tadi manajer hyung bilang kalau Yuuna tertarik padaku, mana buktinya? Dia lebih memilih dengan Donghae hyung. Sudahlah, lagipula aku memang tidak layak jika dibandingkan dengan Donghae hyung.

Ini sudah lebih dari waktu yang dijanjikan. Tumben tim kreatif itu belum tiba. Dari tadi ruangan ini hanya terisi oleh empat orang. Aku, manajer hyung, Yuuna, dan Donghae hyung.

Manajer hyung bangkit dari tempat duduknya, “Sebaiknya aku keluar dan menelepon mereka. Mungkin mereka mendapatkan masalah di jalan menuju kemari.”

“Aku ikut hyung!” Aku tidak tahan berada dalam ruangan yang sama dengan orang yang sedang bermesraan.

Aku sudah siap pergi sebelum manajer hyung mendorongku agar kembali duduk di kursi, “Untuk apa mengikutiku? Tak baik meninggalkan Lee Yuuna. Sebaiknya kalian mulai membicarakan tentang duet kalian!”

Dasar manajer hyung! Teganya kau meninggalkan Lee Yuuna, Donghae hyung, dan kecanggungan bersamaku. Yuuna tersenyum dan aku hanya tersenyum balik kemudian dia kembali mengobrol dengan Donghae hyung.

Tak lama kemudian Donghae hyung bangkit dari duduknya. “Mau kemana hyung?”

“Aku akan membeli minuman dulu. Aku haus.” Donghae hyung sudah bersiap pergi namun aku sempat melihat kedipan kecil di matanya. “Titip Yuuna untukku ya, Taemin.”

Suasana jadi tambah tidak enak. Lebih baik aku seperti nyamuk saja melihat Donghae hyung bermesraan dengan Yuuna dibandingkan harus berdua dengan Yuuna ditemani suasana canggung seperti ini.

“Ng … anu … aaa …”

“Senang akhirnya bisa berbicara langsung denganmu, Taemin-ssi.” Yuuna memulai pembicaraan terlebih dahulu. “Selama ini aku hanya melihatmu di TV dan ketika Taemin-ssi mondar-mandir di depan pintu dorm.”

Mataku membelak mendengar informasi ini, “Bagaimana bisa?”

“Hahaha, tentu saja bisa. Aku kan punya mata jadi aku bisa melihatmu.”

“Maksudku bagaimana bisa kau berada di sekitar dorm kami? Kalau kau anak SM sih aku tidak akan heran. Kau kan bukan anak SM, jadi bagaimana bisa kau berada didalam SM building?” Pertanyaan bodoh Taemin! Tentu saja dia bisa berada di SM building. Jelas untuk mengunjungi pacaranya, Donghae hyung!

“Ng … aku pernah tinggal beberapa minggu di dorm super junior.”

Kalau tadi mataku hanya membelak, sekarang rasanya mataku hampir copot, “Ti … tinggal di dorm suju?”

“Iya, tinggal bersama oppa-ku. Aku kan yeodongsaeng-nya.”

Yeodongsaeng? Kandung?”

“Hahaha, kau ternyata lucu sekali Taemin-ssi. Tentu saja kandung!”

Fuuiihh, aku bisa bernapas lega sekarang. Ternyata dia dan Donghae hyung adalah kakak beradik. Hahahaha, bagaimana bisa aku menganggap mereka pasangan kekasih? Eh, tapi … tunggu dulu …

“Kalau kakak beradik, kenapa kau tidak masuk SM saja? Kenapa malah harus di JYP?”

Yuuna menarik napas seakan-akan kecewa karena aku harus bertanya, “Sudah jelas bukan, aku tidak mau masuk agensi yang sama dengan kakakku. Oppa-ku pasti akan terus mengawasiku seperti naga yang menjaga tuan putri. Lagipula aku tidak mau orang-orang menganggapku bisa sukses berkat bantuan Oppa. Jadi aku lebih memilih untuk memulai dari nol di JYP. Disana tidak banyak yang tau kalau aku adik Donghae oppa.”

Arraseo….

Treettt … Treettt …  Suara yang terdengar seperti HP bergetar memecahkan kesunyian diantara kami. Awalnya kupikir itu iPhone-ku jadi aku merogoh-rogoh sakuku. Tapi …

“HP-ku.” Jawab Yuuna. “Halo?”

Aku memperhatikan Yuuna yang sedang berbicara di HP. Rasanya semua gerakannya seakan-akan bergerak slow motion di otakku. Matanya yang terus berkedip, bibirnya yang berwarna merah marun, pandangan yang teduh. Benar kata Key hyung, Yuuna memang cantik.

Iya, aku sedang di SM building sekarang … Kau akan menjemputku? Oke, baiklah, kutunggu satu jam lagi … bye bye.

Klik, Yuuna memutuskan sambungan teleponnya lalu kembali menatapku. “Senang rasanya bisa bekerja sama denganmu Taemin-ssi.”

**********

(Taemin POV)

Rapat selesai. Tim kreatif dan Sutradara-nim terlambat karena terjebak macet, ada bus yang terbalik di jalan raya. Tapi untunglah jadwal molor tidak terlalu lama. Lagipula rapatnya pun tidak lama, hanya membicarakan konsep music video saja.

Lagu yang akan dibawakan adalah lagu romantis jadi sebaiknya video clip juga dibuat romantis.”

Aku dan Yuuna berjalan berdua menuju pintu keluar SM building. Aku akan kembali ke dorm sementara Donghae hyung sudah pergi duluan meninggalkan Yuuna.

Ternyata Donghae hyung juga ikut dipanggil karena pembuatan video clip nanti akan melibatkan Donghae hyung. Jadi ceritanya Aku berperan sebagai teman Donghae hyung yang dibawa ke rumahnya. Setelah itu Donghae hyung memperkenalkan aku pada Yuuna. Lalu kami saling jatuh cinta dan … yah, begitulah ceritanya.

“Kenapa tiba-tiba tersenyum, Taemin-ssi?”

“Ngg,, aku hanya membayangkan music video kita nanti.” Jawaban bodoh Taemin! Bisa-bisa kau disangka sedang membayangkan adegan romantis bersamanya. Tapi memang kan?! Aku memang menantikan hal itu. Buru-buru aku mengubah jalan pembicaraan, “Oh ya, ngomong-ngomong berapa usiamu Yuuna-ya?”

Pipi Yuuna bersemu merah. Aih, yeppeoyo (cantiknya). “Aku lebih muda setahun darimu, Taemin-ssi. Aku juga jadi tidak sabar menantikan proses pembuatan music video itu. Kita harus terlihat mesra ya?”

“Ah, Ne.” Mendadak aku merasa beruntung. Kali ini hyungdeul di SHINee akan benar-benar iri padaku! Beradegan romantis dengan yeoja secantik Yuuna. Yuuna, kupikir aku mulai menyukaimu. Tentunya kita akan menjadi lebih dekat nanti bukan?

“Aku benar-benar senang Taemin-ssi. Dari dulu aku tahu kalau kau pasti akan menjadi teman yang baik.” Teman? Tidakkah kau ingin lebih dari sekedar teman, Yuuna-ya?

JAGIYA!!!” Seseorang bersorak dari kejauhan. Kyuhyun hyung? Kenapa dia disini? Kenapa dia berteriak ‘jagiya’ kearahku? Oh-my, Kyuhyun hyung masih normal bukan?

Semakin dekat … Kyuhyun berjalan semakin dekat ke arahku. Tunggu dulu! Oh tidak, aku bukan orang seperti itu hyung. Tubuhku kaku antara ketakutan dan merinding. Apa yang harus kulakukan?

Oops, ternyata dia bukan berjalan kearahku. Tetapi ke arah …

“Yuuna?”

“Taemin-ssi. Aku duluan ya. Bye bye..”

Kali ini namja yang ada disamping Yuuna tidak merangkul pundaknya melainkan memeluk pinggang Yuuna. Yang jelas jauh lebih mesra dibandingkan saat dia bersama Donghae hyung barusan.

Dan namja itu adalah Kyuhyun hyung…

Meskipun sudah berjarak cukup jauh, aku masih bisa mendengar percakapan antara Yuuna dan Kyuhyun hyung.

Saranghae.” (I Love you)

Nado saranghae.” (I love you too).

Ah, sial. Rasanya semangat untuk membuat music video itu hilang sudah. Yuuna-ya sudah memiliki pacar? Dan pacar itu adalah Kyuhyun hyung? Aish, apa enaknya beradegan mesra dengan yeoja yang sudah punya pacar?

Hh, sudahlah ….

——————————————————————

(TAMAT)

8 responses to “May I Love You? (Lee Yuuna + Lee Taemin SHINee)

  1. Ping-balik: [Korea Fan Fiction] SHINee-ing as Bright as the SKY – Chapter 15 (with SMTOWN ) « Asian Fan Fiction Story·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s