[FREELANCE] The Waiter Boy and the Prince part 1 – 2MIN (Minho + Taemin SHINee)

Author: Carla Bz (Cathleya). Facebook: click here

Genre: Romance, yaoi

Rating: PG-13

Casts: Minho (SHINee), Taemin (SHINee), Tuan Choi, Nyonya Choi

————————————————————————————————-

“Hyung, kau akan selalu disisiku kan? Menyayangiku?”

            “Ne, minnie…”

            “Yaksok?” Tanya namja manis itu dengan mata berbinar-binar penuh harap. Dan namja satunya lagi yang jauh lebih tua mengangguk-anggukan kepalanya yakin dan tersenyum lebar, “Yaksok….” dan namja yang lebih tua tersebut mengecup kening si namja manis.

Semuanya nampak indah saat itu di mata Taemin, si namja manis tersebut. Itu adalah kenangannya bersama hyung-nya pada saat ia berumur 5 tahun. Taemin yang saat itu belum mengerti apa-apa, begitu mempercayai kata-kata hyung-nya.

***

Taemin POV

Sepertinya aku akan terlambat lagi hari ini, ini semua gara-gara Minho! Sungguh ia menyebalkan sekali. Bisa-bisanya dia menyuruhku kembali ke rumah, hanya karena ia lupa membawa ipod-nya? Keterlaluan! Padahal sebentar lagi aku sampai di sekolah.

Dan benar saja, gerbang sekolah sudah ditutup satu jam yang lalu, akhirnya aku diperbolehkan masuk setelah memohon-mohon dan diberi peringatan, dan ini sudah yang ke-3 kalinya aku terlambat.

Aku segera melesat ke kelas minho, karena aku tau dia pasti sangat marah karena aku terlambat. Aku menatap ke kelasnya mencari sosok minho. Saat aku melihatnya, aku melambai-lambaikan tanganku ke arahnya, aku tidak berani masuk ke kelas karena Jungmo Songsaenim sedang mengajar. Minho melihat ke arahku, tapi dia pura-pura menatap ke depan kelas dan mengabaikanku. Sungguh, dia benar-benar menyebalkan! Ah sudahlah, sebaiknya aku menuju ke kelasku dan bertemu dengannya saat jam istirahat.

***

“Ini ipod mu!” kataku kasar sambil melempar ipod-nya di atas meja kantin. Minho melirik sekilas, dan mengambilnya dengan cuek.

“Setidaknya ucapkan terimakasih padaku, karena gara-gara kamu aku dihukum berdiri di depan kelas tadi” Kataku kesal karena Minho mengacuhkanku.

“Kenapa aku harus berterimaksih padamu? Itu TUGAS mu” Kata Minho dingin dan menekankan kata tugas ke arahku, membuatku sedikit tercekat. Dan teman-temannya di meja itu tertawa terbahak-bahak.

Oke ini sudah biasa terjadi, Aku tau Minho menyebalkan, jadi sebaiknya aku jauh-jauh dari orang ini dengan segera.

“Mau pergi kemana kau?”

“Makan”

“Siapa yang menyuruhmu pergi?”

“Ap-apa?”

“Cepat ambilkan minum, aku haus”

“Hei, kau punya kaki. Sebaiknya kau ambil sendiri!”

“Kau mulai membantahku?”

“A-aku… huh, baiklah!” akhirnya aku mengalah dan lagi-lagi menuruti kemauannya, atau bisa kusebut ‘perintah’ nya. Dengan segera aku mengambilkan minum untuknya, dan masih kudengar teman-teman bodohnya tertawa di belakangku. Aku menyerahkan minuman itu ke tangannya, tapi entah apa yang ada di pikiranku saat itu, tiba-tiba saja aku menumpahkan isi minuman itu ke baju Minho.

“Mian, tanganku tergelincir,” kataku cepat dan aku segera berlari dari sana sebelum Minho dan teman-temannya menghajarku.

***

“Taemin, kau dipanggil tuan besar di ruang makan” Min Ahjumma mengetuk pintu rumahku pelan, aku segera menutup buku PR ku dan segera berlari ke pintu, “Ne, gomawo ahjuma, aku akan kesana sekarang”

Aku berlari melewati halaman menuju rumah megah dan masuk lewat pintu dapur. Entah mengapa aku merasa tidak tenang saat berjalan ke arah ruang makan. Aku berjalan pelan sambil menundukan kepalaku.

“Ah, Taemin! Kemarilah nak” Kata tuan Choi lembut.

“Ne, tuan Choi” Kataku perlahan, masih sambil menundukkan kepalaku, sungguh aura di tempat ini sangat panas, dan aku menyadari tatapan dari seberang meja itu menusukku sehingga aku tidak berani mengangkat wajahku dan balik menatapnya.

“Taemin, sudah berapa kali aku bilang jangan panggil aku tuan ne?” dan aku mengangguk gugup.

“Kemari nak, duduk disamping umma. Sudah lama kau tidak ikut makan bersama kami” Kata Nyonya Choi sambil mengelus rambutku. Aku suka sentuhan ini, sungguh membuatku nyaman.

“Umma! Appa! Hentikan tingkah konyol kalian! Dia hanya pelayan disini, tidak pantas menyebut umma dan appa dengan sebutan sama sepertiku!”

“Minho! Jaga bicaramu!” Kata Nyonya Choi membuatku kaget dengan teriakannya.

“Sudahlah, aku malas makan di meja yang sama dengan pelayan” Minho berdiri dari tempat duduknya dan pergi dengan kasar, dan sebelum dia pergi dia menoleh tajam ke arahku.

Aku tak bisa lagi menahan airmataku yang sedari tadi kutahan. Setelah kecanggungan di ruang makan itu, aku membungkuk pamit dan segera pergi ke rumahku. Ya, rumah kecil di  halaman belakang rumah megah ini. Rumah keluarga Choi.

Aku berlari ke dalam rumah dan menutup pintu di belakangku, merosot lemah sambil memeluk lututku, menangis. “Umma… Appa… Bogoshippo…” Dan aku pun memejamkan mataku, tertidur.

***

(Bersambung) Klik disini untuk membaca The Waiter Boy and the Prince part 2

GImana FF-nya chingu?? Keren kan?? Jangan lupa komen, like, and share ya chingu, biar author kita makin semangat ngupload lanjutannya🙂 Mau ngirim FF dan jadi author freelance?? gampang, tinggal kirim FF kamu ke asianffstory@yahoo.com atau baca keterangan disini untuk menjadi author tetap🙂

10 responses to “[FREELANCE] The Waiter Boy and the Prince part 1 – 2MIN (Minho + Taemin SHINee)

  1. Ping-balik: [FREELANCE] The Waiter Boy and the Prince part 2 – 2MIN (Minho + Taemin SHINee) « Asian Fan Fiction Story·

  2. Carla eonn… suka banget ama FF ini… meskipun ak kasian ama Taem… TAemin, sabar yah… Minho oppa, jangan galak2 sama TAem-ku… kalian berdua kan saling mencintai di lubuk hati kalian yang paling dalam #apasih

  3. Ping-balik: [FREELANCE] The Waiter Boy and the Prince part 3 – 2MIN (Minho + Taemin SHINee) « Asian Fan Fiction Story·

  4. Ping-balik: [FREELANCE] The Waiter Boy and the Prince part 4 (END) – 2MIN (Minho + Taemin SHINee) « Asian Fan Fiction Story·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s