[Korea Fan Fiction] IDENTITY (part 2-END) – Kyuhyun Super Junior

Annyeong,ini lanjutan ff req author,hehe. Yang req temen kpopers author @mayangshita_elf. yang belum baca part 1 nya baca dulu ya^^ . Yang baca komen ya!WAJIB KOMEN!!! gomawo ^^
Author : rizjonghyun (bastianarizka)
Title : Identity (part 2)
Cast :
Kyuhyun (Super junior)
Seohyun (SNSD)
Shitaelf as Lee Hyo Rim

—————————————————————————————-
Hyo rim pov
Aku tidak tau harus bagaimana setelah kejadian itu. Kejadian yang begitu mengejutkan. Aku selalu merinding jika didekatnya. Aish! Aku malas sekali sekolah hari ini,yah karena aku harus bertemu dengannya.
“YA! Hyo rim! Cepatlah! Kau akan terlambat”
“ne eomma!” eomma yang sudah berteriak untuk ketiga kalinya menyuruhku turun untuk segera berangkat. Aku hanya bisa pasrah untuk hari ini. Aku turun ke bawah dan berpamitan dengan eomma dan segera berangkat.
Aku berjalan menuju halte dimana biasa aku menunggu bis ke sekolah. Sudah tidak mood lagi memikirkan kyu. Aku biarkan pikiranku tentangnya berlalu. Masa bodoh! Itu yg sekarang berada di pikiranku.
Akhirnya bis itu datang. Aku naik ke bis dan berjalan ke belakang. Aku memang selalu duduk di belakang. Karena itu terasa lebih nyaman. Aku menatap keluar jendela. Melihat beberapa toko yang di lewati. Tiba-tiba bis berhenti. Tidak aku hiraukan,karena pasti ada penumpang yang naik. Aku bergerak dari posisi dudukku yang semula menopang kepalu menjadi tegak. Bahkan tegang. Entah kenapa. Tatapanku juga tidak lepas keluar jendela. Badanku terasa hambar *senyap gitu deh mksudnya*. Aku terus bergerak tak karuan.
Srriiiinggg… lenganku sebelah kiri terasa dingin. Omona! Ada apa ini? Tidak biasanya aku kedinginan di dalam bis. Ah kenapa dudukku semakin tidak nyaman saja. Aku terus bergerak tidak jelas
“ya!jangan banyak bergerak!”
“AAA!apa … apaa… yang kau lakukan disini?” aku melihat kyu yang sudah duduk disebelahku,dengan tatapan mautnya. Aaaaaaaa apa yang dia lakukan.
“aku akan kesekolah” jawabnya
“YA! PPABO YA! Aku juga tau! Tapi kenapa bisa ada disini?”
“ini bis umum bukan? Sudahlah diam saja,kau tidak malu diliat anak itu” seketika aku langsung menoleh kedepan. Ada seorang yeoja yang masih berumuran anak TK menatapku heran dengan sebatang lollipopnya. Ya! Kyu-ah sekarang kau menang! Aish tapi,wae? Kenapa tiba2?

Sepanjang perjalanan tidak ada sepatah katapun yang aku keluarkan dari mulutku. Sama juga dengannya/ hanya terdiam kaku. Hingga akhirnya kami sampai di halte dekat sekolah. Tanpa berpikir panjang aku langsung berjalan turun,
“CHAKAMAN!” kyu menarik tanganku sehingga aku tidak jadi turun… BRRAAAKKKK…. tong sampah didepanku rubuh. Itu membuatku kaget dan terkejut. Tiba2 seorang namja datang berlari dengan bajunya yang sudah sedikit sobek dimana2. Dia mengambil bola yang membuat tong sampah itu rubuh dan berlari sekuat mungkin. Tiba-tiba beberapa namja lainnya datang berlari mengejarnya. Omo! Untung saja kau tidak turun. Jika turun mungkin aku sudah rubuh gara-gara bola itu. Jatungku begetar,lega tapi masih takut. Huh gomawo kyu! Ah apa yang kau… ish Hyo Rim pabo!
“sekarang kau boleh turun” kata kyu yang berada di belakangku. Aku langsung turun berpura-pura tidak mengiharukannya. Aku memasang wajah cemberutku. Aku tidak rela diselamatkan orang yang tidak aku ketahui asal usulnya. Namja menakutkan. Namja tidak jelas.
“ya! Jangan marah chagi” kyu datang kesebalahku dan langsung melingkarkan tangannya di pinggangku. Ya! Ish namja ini! Apa yang ia inginkan sebenarnya?!
“ya! Lepaskan aku!” aku terus berjalan dan memberinya peringatan halus. Untuk sementara waktu tentunya.
“bahkan aku ingin memelukmu!”
“YA! CEPAT LEPASKAN AKU!!!” emosiku tersulut. Aku melepaskan tangannya dari pinggangku. Hash benar-benar. Dia sudah membuatku kaget berulang kali. Sekarang ia seenaknya saja melakukan itu padaku.
“jangan marah! Kalau begitu aku akan menggandengmu menuju ke sekolah!” katanya
“SHI… aaaa” belum sempat aku menyelesaikan kalimatku. Kyu menarik tanganku dengan berlari
“AHJUSSIIIIIIIIIII,JEBAL! JANGAN TUTP GERBANGNYA!” teriak kyu lantang. Aku tidak bisa berbuat apa2. Seperti biasa,tangannya dingin. Dingin sekali.
“ah! Hhhuuhh huuhh kau ini ya! Apa yang kau lakukan!” kataku segera setelah kami sampai didepan sekolah.
“ahjussi jebal bukalah gerbangnya!” kata kyu pada petugas keamanan sekolah yang sudah bersiap menggembok gerbang. Aku hanya melongo melihat apa yang sedang terjadi.
“ahjussi!” kyu menggenggam tangan petugas ini. Pasti ahjussi merasakan hal yang sama denganku. Kyu memanfaatkan tubuhnya yang dingin untuk menakut2i ahjussi. Dan benar! Ahjussi akhirnya membukakan gerbangnya untuk kami. Kami berlari sekuat tenaga menuju ruang kelas.

Didepan kelas…
“Annyeonghaseyo,maaf kami terlambat” kata kyu sambil membungkukkan badannya. Aku pun mengikutinya.
“masuklah!kali ini aku memaafkan kalian!” kata lee seongsaengnim. Kami pun berjalan ke arah meja kami. Yah bersama! Jelas saja karena kyu duduk di belakangku.
“hyo rim,kenapa kau bisa bersamanya?” tanya seohyun seketika setelah aku duduk
“ah sudahlah jangan bertanya apapun tentangnya saat ini padaku!” balasku. Seohyun hanya mengangguk diam. Sahabatku ini memang sudah mengerti jika aku seperti ini.
KRRRRIIIIIIIINNNGGGG… bel pulang sekolah berbunyi *cepet banget yah ._.*
“hyo rim-ah ppalli!” kata seohyun padaku.
“wae?” jawabku
“itu,kyu sudah berjalan keluar,bukankah kita ingin mencari tau siapa dia sebenarnya?!”
“BATAL! Semua berakhir disini(?) aku sudah tidak ingin tau siapa dia sebenarnya!”
“ya wae?”
“aish aku sudah tidak ada keinginan lagi,sudahlah ayo kita pulang!”
“ah,mianhae hyo rim-ah,aku harus segera ke SM building,kau taukan hyo rim,maafkan aku”
“ne,kau memang sibuk,aku menghargai itu,” balasku “jangan terlalu lelah ya!” lanjutku
“ne gomawo,oke!” jawab seohyun sambil mengerdipkan mata sebelah kanannya. Akhirnya kami beruda jalan berdua keluar kelas. Seohyun langsung berlari menuju parkiran untuk segera berangkat ke SM building. Aku,aku pulang sendiri saat ini. Aku harap aku tidak bertemu dengan setan kyu itu! Dasar evi!
“ya!” tiba-tiba sesorang menepuk bahuku dari belakang. Dan… AAAAAAAAAAAAAAAAAA SANG EVIL DATANG,tetap dengan kulit dinginnya!
“YA! BISAKAHKAU MENJAUH DARI KU?!” bentakku padanya. Aish belum selesai aku memikirkannya,sekarang dia muncul.
“wae?kenapa aku harus menjauh darimu?”
“carilah teman lain selain aku!”
“shiro!”
“ish,terserah saja,aku memang mempunya banyak fans. Tidak kalah dengan fans seohyun!” kataku sambil mengibasakn rambut panjangku dan langsung pergi
“aku ingin pulang denganmu!” kata kyu yang berjalan cepat mengejarku
“MWO? WAE? ANDWAAAEEE!!!”
“aku akan berada di sisimu terus!” katanya. Ah!aku menyerah,terserah saja apa yang dia lakukan. Aku pasrah.
Kami pulang naik bis bersama. Hening. Kaku. Dingin. Itu yang aku rasakan saat bersamanya. Ah i don’t care! *nyanyi lagu 2NE1*
—–
Pagi ini aku harus bertemu dengannya lagi. Yah,aku harus sekolah. Ah melelahkan!….
Namun ada yang berbeda saat disekolah. Aku tidak melihatnya! Kemana dia? Ada apa dengannya? Mengapa dia tidak masuk?
Beberapa hari aku tidak melihatnya. Hampir seminggu. Aku cemas dengannya. Ah god. Semoga dia baik-baik saja. Maklum saja aku khawatir,karena dia temanku. Iya! Temanku,tidka yang lain! Ah anio! Ada yang lain. Apa? Apa ini? Yaaaaaa hyo rim-ah jangan bilang kau menyukainya! Tidak mungkin. Aku selalu benci padanya. Aku selalu membentaknya. Memarahinya. MEMBENCINYA!…. MENCINTAINYA!… ah andwae! Mana mungkin aku mencintainya. Hingga hari dimana dia masuk kembali sekolah aku masih memikirkannya.
-saat pulang sekolah,ditaman skeolah-
Di bawah pohon itu aku melihatnya berdiri diam. Aku menyusulnya.
“kyu-ssi mengapa kau lama tidak masuk?” kataku mengawali pembicaraan.
“wae?apa kau rindu denganku?”
“mwo?anio… tidak alasan untuk merindukanmu!”
“ya! Hyo rim-ah,apa kau tau apa yang sedang terjadi denganku?”
“hm? Tentu saja tidak! Wae?”
“dari kecil aku selalu seperti ini. Berkulit dingin,berwajah menyeramkan”
“m..wo? ah jujur saja,kau ini tampan,namun… sedikit mirip hantu”
“apa kau tau alasannya?”
“anio”
“tolong jangan beritaukan siapa-siapa,meskipun itu seohyun,” katanya sambil menatapku. Aku hanya mengangguk yakin dapat menyimpan rahasia ini
“eommaku pernah bercerita padaku. Dulu,saat ia mengandungku. Ia bertemu dengan seorang kakek tua. Ia memberinya makan karena kasihan pada kakek itu. Setelah memberinya makan,kakek itu mengatakan sesuatu. Mengatakan hal yang membuat eommaku sedikit kaget. Ia berkata bahwa anak yang dikandung eommaku laki-laki,dan dia suka menolong. Eomma sempat sennag mendengarnya,namun kakek tua itu mengatakan bahwa setiap aku menolong orang kulitku akan semakin dingin.

Wajahku semakin pucat seperti orang mati. Eomma sedih mendengarnya,ia sempat tak percaya. Tapi lambat laun setelah aku besar eomma percaya,setiap eomma melihat aku melihat orang,eomma melihatku semakin pucat. Kakek itu juga pernah bilang bahwa aku bisa kembali tidak pucat dengan tidak menolong orang selama seminggu. Aku selalu mendekam dirumah saat wajahku sangat pucat,” aku hanya menatapnya dengan tatapan kosong,aku tidak percaya! Tapi ini terjadi “kakek itu juga bilang ini semua bisa hilang saat aku mencium cinta pertamaku,namun tidak tau apa yang akan selanjutnya terjadi pada cinta pertamaku,dan apa kau tau kenapa aku memelukmu saat ada mobil setelah kita bertemu? ” aku menggeleng namun tetap diam “aku juga mempunyai kelebihan untuk mengetahui apa yang akan terjadi,tapi untuk mengetahui apa yang akan terjadi pada cinta pertamaku setelah menciumku aku tidak bisa menerawangnya. Saat itu aku tau bahwa akan ada mobil yang lewat,secepatmungkin aku menolongmu,dan saat di bis? Kenpa aku tidak membiarkanmu turun,kau pasti ingat bahwa ada anak berkelahi waktu itu dan melempar bola dengan keras. Kalau aku tidak meolongmu waktu itu,kau mungkin sudah jatuh pingsan. Dan apa kau ingat saat aku melingkarkan tanganku? Saat itu ada beberapa preman yang mengincarmu,maka dari itu aku berpura2 menjadi kekasihmu. Mianhae,aku membuatmu benci padaku”
Mataku berkaca-kaca mendengarnya. Demi itu,ia rela membuat orang benci dengannya demi menolong orang itu.
“kenapa kau menolongku?” tanyaku
“aku tidak ingin membuat orang yang kucintai terluka” mwo? Orang yang ia cintai?
“mwo? Apa maksudmu?” tanyaku kaget
“apa kau tau? Kaulah cinta pertamaku” ha? Aku tidak percaya ini. Ini hanya mimpi,hajima,ini bukan mimpi.
“a…pa.. yang kau katakan itu?”
“saranghae hyo rim-ah” katanya singkat. Kyu-ssi,apa kau tidak tau bahwa aku juga mencintaumu. Aku menitihkan air mata. Aku mencintai orang yang aku benci(?),tapi dia mencintaiku. Menolongku. Tuhan maafkan aku. Hyo rim apa yang …. aish!
“kyu-ssi,kenapa kau tidak menciumku?”
“mwo? Andawe! Aku tidak tau apa yang akan terjadi padamu,shiro! Biarkan aku seperti ini demi dirimu”
“andawe kyu!” aku menggenggam kedua lengannya dan membalikkan dirinya untuk menatapku. Mukanya yang pucat,membuatku takut menatapnya. Tapi aku mencintainya. Aku memberanikan diriku. Aku berjinjit dan menciumnya. Mencium bibir dinginnya. Sangat dingin. Lebih dingin dari yang aku perkirakan. Oh tuhan,apa ini? Aku meneteskan air mataku,membiarkan diriku terhanyut dalam ciuman itu. Lama kelamaan aku menjadi berdiri biasa. Namun kyu yang membungkukkan badannya. Tetap dengan keadan saling menutup mata. Air mataku terus membasahi pipiku. Aku sangan tidak kuat menahan bibir dinginnya. Jantungku berdebar.
Angin berhembus sangat kencang. Angin yang sangat keras,namun masih tidak bisa mengeringkan airmataku. Badanku lemas. Seperti mau pingsan. Tapi aku masih bisa merasakan cinta dibibirnya.
Kyuhyun pov
Bibirnya terasa hangat. Sangat hangat. Airmatanya menetes. Aku bisa melihat tiap butir cintanya di airmata itu. Angin berhembus sangat kencang. Entah apa artinya ini.
Tiba-tiba… BRUUKKK… hyo rim terhuyung kebelakang. Tuhan,apa yang terjadi?
“YA! HYO RIM-AH?! ADA APA DENGANMU? Bangunlah! Jebal,jangan tinggalkan aku,hyo rim-ah” aku menepuk-nepuk pipinya. Apa yang terjadi dengannya? Aku segera menggendongnya dan membawanya ke rumah sakit.
Di rumah sakit…
Hyo rim,bangunlah. Aku menyesal membiarkanmu mencium ku. Aku menyesesal!. Aku menangis melihatnya berbaring di kasur. Sangat lemas dan pucat. Aku sangat menyesal. Apa ini yang terjadi pada orang yang aku cintai? Wae? Lebih baik aku dibenci banyak orang karena wajah dan kulitku yang dingin daripada membuat orang yang kucintai pergi. Tuhan! Tukarlah ragaku dengannya! Biarkan aku yang mati,jangan dia! Jebal!
Airmataku terus menetes. Menyesali apa yang sudah aku lakukan.
Tok..tok..tok…
“kyu-ssi bisakan aku berbicara denganmu? Kata sang dokter yang ternyata sudah berada didalam kamar hyo rim.”
“ne” aku menghapus airmataku,dan pergi keluar
“apa yang terjadi dengannya dokter?malhebwa!” kataku pada dokter kim.
“dia baik-baik saja. Apa yang terjadi dengannya?”
“mmm… entahlah,memangnya kenapa?”
“sepertinya dia kehilangan banyak energi,dan seperti ada sesuatu yang dahsyat terjadi padanya. Banyak sekali energi yang ia keluarkan.” Energi? Apa energi itu untuk menukar apa yang telah terjadi padaku sejak kecil?
“tapi dia baik-baik saja kan?” tanyaku lagi
“ne,sebentar lagi ia akan siuman”
“ne,gamsahamnida” kataku sambil menundukkan kepala. Aku kembali masuk kekamarnya dan melihat keadaanya.
Hari sudah malam,aku tidka mungkin meninggalkanya. Aku sudah mendatangi rumahnya. Kata pembantunya eomma dan appa hyo rim sedang pergi keluar negeri. Sedangkan dia anak tunggal.
Aku menungguinya hingga pagi hari.
“kyu-ssi,kyu-ssi” sesorang memanggilku. Hyo rim! Dia sudah sadar. Aku terbangun dari tidurku
“ah? Hyo rim-ah,kau sudah sadar”
“kyu apa yang terjadi denganku?”
“kau membiarkan dirimu mengahabiskan energi demi menolongku. Kau menciumku. Kenapa kau melakukan ini? Wae?”
“kulitmu sudah hangat kyu,aku berhasil” suara hyo rim yang maish lemas dan sedikit serak.
“kau… ya! Aiish…” aku menangis untuk kesekian kalinya
“jangan menangis oppa!”
“oppa? Kau… memanggilku oppa?”
“ne,saranghae oppa”
“apa? Kau mencintaiku?”
“ne,mungkin kau tidak tau,tapi ini benar-benar terjadi”
“hyo rim-ah,nado sarangahe chagi” hyo rim tersenyum sambil meneteskan airmata. Aku menghapus air matanya. Dan ku kecup keningnya. Gomawo chagi.
-THE END-
Yah… akhirnya selese juga,hehe. Oiya jangan lupa ini ff req temen author @mayang_shitaelf🙂 jangan lupa KOMEN! NO BASH! Pokoknya WAJIB KOMEN!!! Hargai hasil kerja keras(?) author^^ eh ada yang mau kenal author? temui auhtor di twitter author @bstnrizka🙂 INGET YA KOMEN! Gomwoyo^^

10 responses to “[Korea Fan Fiction] IDENTITY (part 2-END) – Kyuhyun Super Junior

  1. Annyeong
    wahh si Kyu serem amat sih
    awalnya takut
    tadinya kukira dia hantu trus yg bisa liat cuma Seohyun ma Hyorim
    abisnya si Kyu suka ngilang n muncul tiba2
    haha
    *ga rela Kyu jdi hantu T.T*

    nice ff
    cuma kata aku mash ada yg ngegantung deh
    yg bagian knp si kyu bisa ditakdirin gtu
    krn kutukan apa knp?
    mian bnyk nanya
    hehe

    share more
    gomawo ^^

  2. Annyeong^^
    wah gini nih readers cerdas😄
    okay,jadi gini,jujur aja aku yg jadi author juga ada yg ngeganjel,hehe. Terus untuk kyu yg kena kutukan apa,itu emg ditakdirkan gitu,jadi cuma si kakek tua itu yg tau takdir kyu kedepannya *eh emg gitu ya? Aduh author bingung sendiri #plak #authorgagal*
    hehe mian ya kalo ngebingungin. Jeongmal gomawo udh komen^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s