[Korean Fan Fiction] Noona Neomu Yeoppo – Lee Taemin SHINee [Part.1]

Cast :

lee taemin (SHINee)

cho seongmi (OC)

lee jinki = onew (SHINee)

Genre : Romance comedy

Length : 1 of 7 part

Rate : PG-15

Korean vocab :

Noona neomu yeoppo : kakak cantik sekali

Namja : pria

Yeoja : wanita

Noona : kakak perempuan

Yeojachingu : kekasih wanita

Namjachingu : kekasih pria

Anni/anniyo : tidak

Shireo : tidak mau

Gwenchana : baik-baik saja / tidak apa-apa

Omona : ya ampun / ya tuhan

Annyeong : hai

Ige mwoya : apa-apaan

Pabo : bodoh

Jeongmal mianhe : (sungguh maaf sekali)

Mianhe : maaf

Ne : ya

Jeongmal paboya : benar-benar bodoh

Ottokhe : bagaimana ini

=====================================================================

Seongmi POV.

Di gang yg berukuran tak lebih 10 meter ini aku berjalan tergesa-gesa dengan  nafasku yang  tersenggal-senggal. Sesakali aku meringis merasakan sesuatu yg perih pada tumit kakiku. Ini benar-benar menyakitkan dan menyiksa tentunya, tapi hey !! tentu saja ini sudah biasa kualami, coz I’m a girl right ??

” aish ! Sakit sekali ! Hah ! ”

aku menghentikan langkahku dan melepas sepatu high heels-ku lalu menentengnya. Merasakan perasaan lega dari rasa tersiksa membayangkan tubuh ku yang tidak terlalu mungil ini memberikan tekanan besar dan tentu saja bergantung pada hak sepatu yang tingginya 7 sentimeter namun sangat mungil itu.

Oh ayolahh, lupakan soal high hells atau berat tubuh, tapi tidakkah aku sadar ??

” omooo (hah) ?? Jam 2 siang ?? Ottokhe (bagaimana ini) ??!! ”

aku terkejut saat melirik jam di tangan kiriku. Ini akan sangat gawat sekali, ditambah lagi halte pemberhentian bus yang masih jauh dari sini.

Namun seketika didepanku lewat sebuah taxi berjalan pelan. Oh tuhaann….. kau mendengar keluhanku !! thanks god !

sontak aku langsung mengejarnya dgn sepatu yang kutenteng.

” tunggu !! Berhenti !! Hey ! Tunggu dulu…!!”

aku terus berteriak hingga semua orang pejalan kaki di sekitar sini memperhatikanku.

Namun, lain dikata tuhan masih mendengar do’aku . Akhirnya taxi itu berhenti juga. Dengan buru- buru aku membuka dan menutup pintunya cukup keras

” antar aku ke cafe ‘la jour’ ” ujarku kepada supir taxi-nya.

” ne (ya)…”

aku menghembuskan nafas kencang karena dari jalan rumah aku berjalan cepat sehingga membuatku sesak nafas sekarang.

Aku melirik kaca mobil didepanku, omoooonaaaa (ya ampun)… o.0

siapa itu ??!! Jelek sekalii..!!

Aku terrkejut mendapati dandananku yang kacau balau. Dengan tergesa-gesa aku merapikan rambutku dan mengelap keringatku dgn sehelai tisu.

Aku segera memsang sepatuku dan turun dari taxi bergegas memasuki cafe tempatku janjian dengan namja-chingu (kekasih pria) ku untuk makan siang.

‘ Makan siang ?? Sudah jam 2 begini makan siang ?? Hah ! Seongmi pabo(bodoh) !! Kau telat satu jam ! Pasti namja-chingu (kekasih pria) ku akan sangat kesal ! Bagaimana inii ??? ‘ rutukku dalam hati.

Aku segera menuju lantai atas paling ujung di balkon cafe ini. Dari kejauhan sudah nampak seorang namja yang terlihat resah menunggu yeoja-chingu (kekasih wanita) nya.

Ya….siapa lagi yang ditunggunya kalau bukan aku ??

Sekilas aku mengambil nafas dan menghembuskannya dan dengan gerakan cepat merapikan poniku. Aku segera menghampirinya dan menepuk bahunya dari belakang.

ia menoleh dan seketika itu juga aku melempar senyum puppy-eyes ku padanya lalu akupun segera duduk di hadapannya.

”annyeong (hai)….onew …jeongmal mianhe (sungguh maaf sekali) aku terlambat…” ujarku dengan nada lembut yang tertahan.

ia hanya mendengus pelan lalu melirik jam tangannya dan menunjuk jam itu dengan jarinya.

” sudah 1 jam aku disini…” ujarnya datar. Seketika ia juga memutar kedua bola matanya dengan raut wajah jengah.

Aku semakin merasa tidak enak dan segera membungkukkan kepalaku padanya untuk meminta maaf.

” jeongmal mianhe (sungguh maaf sekali)…tadi aku ad…”

”hhh….ini sudah belasan kali kau datang terlambat…kau tak usah memberi alasan lagi, aku sudah hafal semuanya…”

tandasnya memotong perkataanku yang ingin menjelaskan alasanku datang terlambat.

Yahh…aku bisa mengerti perasaannya sekarang. Ia sudah terlalu bersabar menghadapi tingkahku selama ini. Tapi kali ini alasanku terlambat berbeda dari sebelumnya.

Aku terlambat karena harus mengantarkan bubur dan kimci buatan umma ke panti lansia yang tak jauh dari rumahku. Tapi, yahh…namanya aku menghadapi lansia, jadi aku harus menunggu cukup lama.

” seongmi….sebenarnya, aku mengajakmu kesini, ada hal yang ingin kubicarakan..”

aku mendongak menatap raut wajah onew yang seperti mau menyampaikan hal yang cukup rumit.

” hmm…apa itu ?? ”

ia hanya menghela nafas dan melanjutkannya.

” begini, menurutku…kau harus mencintai namja yang menyayangimu dengan setulus hatinya, yang mau menerima kau apa adanya, dan rela menghabiskan banyak waktu denganmu…”

glekk ! Apa maksudnya ??? Kenapa tiba-tiba bicara begitu ?? Tapi aku hanya tersenyum merona mendengar ucapan onew. Aku tau….ia hanya merendahkan diri dihadapanku, sebenarnya ia ingin menjadi namja yg disebutkannya padaku. walaupun terkadang kami sering bertengkar, tapi….aku tau dia menyayangiku…aku tau itu.

” seongmi….”

” ha…ne (ya)…” jawabku.

” kau mengerti kan maksudku ?? ”

” haha ! Ne (ya)…aku mengerti…kau tak perlu menjelaskannya..”

”jadi kau sudah jelas dengan semuanya ?? ” tanyanya lagi.

” tentu saja….kau tak usah berkata begitu…aku tidak menuntut banyak padamu kok…”

jelasku.

” menuntut banyak ?? ”

” ne (ya)….aku mengerti bagaimana kesibukanmu, jadi kau tak usah memohon agar aku tidak terlalu menyita waktumu…”

ia hanya mengerutkan keningnya terlihat sangat bingung, heran, penuh tanda tanya.

” hmm…kau juga mengerti keluhanku selama ini ?? ” tanyanya

” ne (ya)…”

” berati kau juga mengerti….bahwa….a-ku.. I-ngin PU-TUS dengan-mu….???? ”

jlebbb !! IGE MWOYA (apa-apaan) ?? sungguh, aku tersentak serasa petir menghantam langit.

” a-pa ?? a-ku tidak sa-lah dengaaarr ??? ”

Onew  hanya mengangguk menampakkan ekspresi penuh penyesalan.

” PU-TUS ??? ” ujarku lirih.

onew  lagi-lagi  mengangguk dan menundukkan kepalanya tak berani menatapku.

Wajahku terasa sangat panas dan nafasku makin sesak, buliran air matapun membasahi pipi chubby-ku. Ini sulit dipercaya, benar-benar tidak mungkin rasanya. Aku tau aku yang salah, sering terlambat janjian dengannya, tapi apa maslah itu menjadi sangat besar untuknya sampai tega memutuskanku ?? ahhh mollayo (entahlah).

Takk !

Onew meletakkan cincin nya di depanku yg baru saja ia lepaskan dari jari manisnya.

Cincin yg sama denganku, yg kupakai saat ini.

” mianhe (maaf)….lebih baik aku mengatakan hal ini lebih cepat…aku tidak mau menipu perasaanku lagi, begitu juga denganmu….”

” tapi kenapa ?? Kenapa mendadak begini ?? Apa aku berbuat salah padamu ?? ”

tanyaku dengan terisak.

” anni…kau tak salah…hanya saja, rasanya kita sudah tidak cocok lagi…jeongmal mianhe (sungguh maaf sekali)  seongmi~aa…..”

jawabnya.

Sementara itu aku hanya menatapnya dalam dan air mataku terus mengalir.

Onew pun berdiri dan hendak melangkah pergi meninggalkanku.

Melihatnya , aku langsung menggenggam tangannya.

Langkahnya terhenti dan membalikkan badan menghadapku, lalu ia menepis tanganku cukup kasar.

” sudahlah seongmi…lupakan aku mulai detik ini….”

ujarnya mengalihkan pandangan dariku.

” apa kau bilang ????!!! Melupakanmu ?? Bagaimana bisa ??? Kau sendiri tidak mengatakan alasanmu untuk putus dariku ???!! Apa salahku ???!! ”

teriakku sehingga semua org yg ada di cafe ini menatap kami takjub dan berbisik-bisik.

Aku sudah tidak peduli lagi, perasaanku benar-benar sakit saat ini…rasanya dihadapanku sekarang bukanlah namja-chingu ku yg selalu baik dan ramah, juga slalu memanjakanku.

Onew hanya melotot mendengar teriakanku dan menunduk malu saat mendapati semua orang menatap kami.

” apa-apan kau seongmi…lihat ! Semuanya menatap kita…kau terlihat bodoh seperti ittu….membuat malu saja ! ”

erangnya dengan suara pelan setengah berbisik.

Aku menggeleng cepat.

” aku tidak peduli !! Jangan seenak jidat mu saja !! ”

ujarku dengan suara cukup keras lagi

ia hanya berdecak kesal lalu berlalu pergi meninggalkanku yg masih menangis terisak-isak.

=====================================================================

” onew….kalau aku menemuimu lagi…kubunuh kau !! ”

isakku.

Aku berjalan di gang-gang kecil menuju rumahku sambil menghentak-hentakkan kakiku seperti anak kecil karena masih kesal.

Masih kesal ?? Tentu saja ! Bukan hanya kesal ! Bahkan rasanya aku ingin memutilasi seseorang sekarang….siapa saja itu ! Kalau onew, malah lebih bagus lagi ! Ia sudah mempermalukanku.

”hey ! Justru kau yg mempermalukan dirimu seongmi….kau pabo (bodoh) !! Berteriak seperti itu !! ”

rutukku sendiri sambil terus terisak

” guk ! Guk ! Guk ! Guk ! ”

” seongmi…..seongmi~aa….seongmi…dimana kau ?? ”

tangisku terhenti dan celingak-celinguk melihat kesekitarku. Tidak ada siapa-siapa….kenapa rasanya ada yg memanggilku ??

Saat aku menoleh kebelakang, kudapati seorang namja sedang berjalan sambil membungkuk-bungkuk dan memanggil-manggil namaku.

” seongmi ?? Kau disana ?? Hey ! Jangan bersembunyi…ayolah…”

ujarnya.

Hah ! Apa maksudnya ?? Jelas-jelas aku ada beberapa meter didepannya…

Dan lagi, siapa dia memanggil-manggilku ??

ia terus memanggil-manggil namaku dan semakin mendekat padaku.

” hya !! Aku disini !! Kenapa memanggilku ?? ”

ujarku menghentikan langkahnya.

Iapun tersadar bahwa telah berdiri sesosok yeoja dihadapannya.

Ia mengerutkan kening lalu tersenyum dan membungkuk sekilas padaku.

” anni….aku tidak memanggilmu…hmm mianhe (maaf) aku pamit dulu noona…”

ujarnya berlalu dan memanggil-manggil namaku lagi seperti tadi.

” hah ! Apaan dia ?? Jelas-jelas memanggilku…tidak mengaku lagi ! ”

rutukku kesal lalu menyusul mendekatinya.

ia berjalan pelan sambil membungkuk,

akupun menyentil bahunya dari belakang.

” hey ! ”

iapun berbalik mentapku dan kami berdiri sangat dekat sekarang.

Aku yang tadinya ingin mengomel hanya diam melongo dan mematung.

Hey !! apa mataku tidak rabun atau salah lihat. Ohh ayolah, namja dihadapanku ini benar-benar terlihat sempurna, seperti personil boyband yang sedang terkenal, ahh kalau tidak salah boyband….shin…. ah apa yah ?? lagu mereka yang sangat terkenal, judulnya ‘’noona neomu yeoppo’’ (kakak sangat cantik) mataku tak berhenti mengerjap-ngerjap menelusuri garis wajahnya yang benar-benar perfect itu.

” kyaaaaa !! Tampan sekaliiii….”

batinku berteriak histeris

ia masih diam menatapku bingung dan menyinggungkan senyuman kecil yg membuat jantungku meledak.

” omonaaa (ya ampun)…”

desisku

ia tambah bingung melihat reaksiku lalu melambaikan tangannya didepan wajahku.

” hey noona….gwenchana (baik-baik saja) ?? ”

tanyanya.

Taemin POV.

” hey noona….gwenchana (baik-baik saja) ?? ”

tanyaku kepada noona didepanku ini.

ia langsung mengerjap-ngerjapkan matanya dan menggeleng pelan

” a…a…aku hanya ingin tanya, kenapa kau menyahut-nyahuti namaku ?? ”

tanyanya.

Namanya ?? Apa maksudnya ??

” anni (bukan)…kan sudah kubilang, aku tidak memanggilmu noona…”

jawabku ramah

” hah ! Apanya yang tidak…telingaku masih sehat…aku dengar kau bilang ‘seongmi’..iya kan ?? ”

ujarnya lagi sedikit mendesak.

” ne…aku memang menyebut seongmi…lalu ?? ”

” dan seongmi itu aku…namaku…”

ujarnya.

Aku tambah bingung sekarang…hah ! Apa namanya sama dengan nama anjing ku ???

” hmm…begini, aku mencari anjingku disekitar sini…lalu aku memanggil-manggilnya , dan namanya seongmi…”

jelasku.

Ia melotot dengan sangat terkejut dan membulatkan bibirnya

akupun hanya tertawa kecil saat menyadari ternyata namanya sama dengan anjingku…seongmi.

Guk guk guk guk

aku tersentak kaget mendengar gonggongan kecil, yang sangat familiar ditelingaku.

Akupun melihat kebawah, dan ternyata anjingku bersembunyi dibalik pot-pot bunga besar di tepi jalan ini, tepat disampingku berdiri.

Iapun langsung melompat, dan….

” brukk !! ”

Aku bersumpah kejadian ini tidak hanya terjadi kali ini . oh tuhan seongmi…. Kenapa kau malah melompat dan menubruk noona ini ?? eerrrgghhh -,-

=====================================================================

” aish !! Sakit !! Pelan-pelan saja….”

ujarnya menepis tanganku yang sedang mengelap betisnya karena terluka ulah anjingku yang melompatinya.

” sabar sedikit….sakitnya hanya sebntar…”

ujarku menenangkan.

Ia hanya mengucrutkan bibir  terlihat sangat kesal, juga ikut mengamati lututnya yang sudah lecet. Aku medongakkan kepalaku dan menatapnya lekat-lekat, dia terlihat sangat lucu dengan ekspresi seperti itu. Jika dilihat baik-baik noona ini sangat manis dan cantik , berbeda dengan teman-teman yeoja di sekolahku. Parasnya terlihat dewasa namun tetap manis.

” noona neomu yeoppo…” (kakak sangat cantik) batinku.

” apa yang kau lihat ?? Menertawakanku ?? ”

ujarnya menyadarkan lamunanku.

Aku menggeleng pelan dan tersenyum lalu kembali mengelapkan antiseptic di lukanya.

Ia hanya mendengus lalu mengambil sepatunya dan menatap sepatu itu dengan ekspresi menyedihkan.

” omonaaa (ya ampun)….bahkan hak sepatuku juga copot…huaaaa ”

ujarnya menggerutu kesal.

Aku hanya bisa diam dan menggeleng-geleng, lalu kutatapi tumitnya.

Astaga….Merah ! Dan bengkak !

” noona, apa tumit mu jga sakit ?? ”

tanyaku

iapun langsung menatap tumitnya dan memanyunkan bibirnya.

” ne…perih sekali…” keluhnya dengan nada memelas.

” ckckck…..menyedihkan sekali…nah ! Sudah selesai…”

ujarku dan langsung berdiri karena kakinya telah selesai kuobati.

Aku langsung duduk disebelahnya dan menatapnya lagi.ia terlihat sangat lelah

” kau baik-baik saja noona ?? ”

tanyaku memastikan keadaanya.

” ne…gwenchana(tidak apa-apa)…”

jawabnya.

Ia menghela nafas panjang dan menghembuskannya pelan.

” aku benar-benar yeoja payah ! Betul kan ?? ”

ujarnya.

” hah ! Apa maksudmu ?? ”

tanyaku bingung.

” kau tau, tadi aku pergi makan siang dan datang sangat terlambat lal…”

” dengan siapa ?? ”

tanyaku memotong pembicaraannya.

” hya ! Kau dengar aku dulu…jangan memotong ! Jadilah pendengar yang baik ! ”

ujarnya.

Aku hanya tersenyum simpul.

” haha..mianhe (maaf)…baiklah, lanjutkan…”

ujarku

” ya…aku terlambat, mengacaukan janjianku, parahnya, tiba-tiba saja, namja-chinguku itu memutuskan hubungannya denganku….tanpa alasan yang jelas ! Dan sekarang…aku dilompati anjing hingga terluka….huaaa aku benar-benar malang…seongmi jeongmal pabboya (benar-benar bodoh)…!! ”

ia terus mengeluh dan memukul-mukul kepalanya.

Apa-apan dia ?? memukul kepalanya seperti orang bodoh. Aku langsung memegang tangannya yang memukul kepalanya itu dan lagi-lagi mata kami saling beradu pandang. Sesuatu yah, sesuatu di dalam dadaku menghentak dan bergemuruh. Hentakan kecil itu membuatku tak bias mngelakkan tatapan pendar bulat mata coklat itu. Apa ini ??

To Be Continued

9 responses to “[Korean Fan Fiction] Noona Neomu Yeoppo – Lee Taemin SHINee [Part.1]

  1. Huweee,onew jahatnyaaaa,*gebuk onew*digigit key*(˘̩̩̩⌣˘̩̩̩ )
    Btw kasian banget ya seongmi,namanya sama guguknya taeminnie sama -_____- hohohoho :p

    • huahahaha,
      kudu minta maap nih ama onew, karakternya jelek😄

      kn puppy (anjing) nya taemin lucu, jdi dikasih nma nya kyk gitu…
      emg nma seongmi lucu ?? #plakk
      tungguin part selanjutnya yahh ^^

  2. Ping-balik: [Korean Fan Fiction] Noona Neomu Yeoppo – Lee Taemin SHINee [Part.3] « Asian Fan Fiction Story·

  3. Ping-balik: [Korean Fan Fiction] Noona Neomu Yeoppo – Lee Taemin SHINee [Part.4] | Asian Fan Fiction Story·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s