[FREELANCE] Annoying Girl (part 1) – Cho Kyuhyun, Lee Donghae Super Junior, Sandara 2NE1

FF/Annoying Girl/Part.1

Annyeong, sebelumnya aku mau ngucapin beribu2 makasih buat admin asianffstory yg ngizinin aku buat ngirim ff freelance😀 lopyupul!😀 dibaca yahh chingudeul😀 jeongmal mianhae kalo ffnya alurnya rada cepet gitu😦 belum bisa sejago mimin2 asianffstory nih😀 msh hrs banyak belajar😉 makanya habis dibaca jangan lupa RCLnya yaa😀 biar ffnya makin bagus kesana2nya hohoho😀 oke deh, happy reading aja ya…

AUTHOR: Lassabilaa (Twitter: @Lassabilaa )

CAST : – Cho Kyuhyun

– Choi Younghan

– Choi Sooyoung

– Lee Donghae

– Kim Taeyeon

– Sandara Park

Genre : Friendship/Romance

  (Younghan POV)

“semoga aku tidak terlambat ke kelas bahasaaaa..” batinku. aku melangkahkan kakiku dengan cepat. hari ini ada tes mendadak di kelas bahasa. ketika aku sedang fokus dengan jalanku..

BRUK!!!

“Uwaahh.. jeongmal mianhae!” Ujar seorang namja yang tadi menubrukku. “Ah, kau jalan lihat lihat dong!! Jangan menubruk orang sembarangannn!” omelku pada namja itu.

“Maafkan saya.” Sahut namja itu sambil membantuku membereskan buku bukuku yang jatuh. “Ini. Maafkan aku ya” sahutnya lagi sambil menyodorkan buku milikku.

“Huhh.. pasti aku telat” keluhku, tak menghiraukan namja yang terus minta maaf itu. “Eh, kauuu… Younghan??” Tanyanya kaget.

“Kauuu? Kyuhyun!!! Kau itu jalan pakai mata!!! Aku jadi telat ke kelas bahasa tau!!” Teriakku memarahinya.

“Kelas bahasa sudah selesai.” Ucapnya santai.

“Kyuhyunnn!!! ARRRRGGGHH!!!!” Teriakku sambil memukul punggungnya. Dia hanya tertawa.

“Kasihan. Sabar ya. Dah” Ujarnya sambil berlalu.

“AKU BENCI PADAMU CHO KYUHYUN!!!!” Teriakku.

(Younghan POV end)

-esok harinya, Universitas KyungHee, 12.00-

(Kyuhyun POV)

“Hei Kyuhyun!! Kyuhyun!” Teriak seorang namja padaku. Ah, suara itu sudah tak asing bagiku. Lee Donghae.

“Mwo?” Tanyaku. “Kau tahu? Nanti malam ada pesta prom night! Kau harus ikut!!” Sahutnya dengan semangat menggebu-gebu.

“Aissh~ Malass! Kau saja. lagipula aku tidak punya pasangan untuk kesana Donghae! Semuanya pasti sudah punya pasangan, mustahil aku mendapatkan pasangan untuk nanti malam” Ucapku.

“Nanti kucarikan pasangan untukmuuu!” Sahutnya. “Andwaeee!!! memangnya kau punya pasangan? hah?” Ejekku.

“Punyaaa, Dara. Hahaha hebat kan aku bisa mengajaknya Kyu!” Ucapnya bahagia.

“Yaaah, pokoknya aku gak mau ikut donghae”

“Kau harus ikut kyu!” paksanya

“Andwaee!”

“Harus. Kau ajak saja Younghan!” Ujarnya sambil menepuk pundakku

“Mwoo? Younghan? Andwae! Mana sudi aku mengajaknya!”

“Aishh kau kyu. Tidak usah malu begituu” Goda Donghae. Dia membuatku emosi.

“DONGHAE KAU INI MAUNYA APA!!!???? BISANYA MEMBUAT EMOSIKU NAIK SAJA!!” Teriakku sambil memukul kepalanya.

“Awww! AKU MAU KAU IKUT PESTA PROM NIGHT!!!” Balasnya.

“Ah! Kau pemaksa” Sahutku. “Jadi kau mau ikut kyu? Yeaaaah” Ujarnya senang.

“Huhh, dasar ikan. Tapi aku harus mengajak siapa?” Tanyaku. bingung.

“Ajak Younghan! Ayo kuantar kau menemuinya” Sahut Donghae sambil menarik tanganku.

“Aissh~” Aku hanya bisa pasrah.

(Kyuhyun POV end)

**********

(Donghae POV)

Aku terus menarik tangan kyuhyun menuju kelas Younghan. Dia hanya bisa pasrah. Aku tahu, dia menyukai Younghan. Hanya saja dia memang pemalu.

“Taeyeon!” Ucapku memanggil Taeyeon yang sedang asyik mengobrol dengan teman temannya.

“Eh, mwo?” Tanyanya sambil menghampiriku.

“Ada Younghan tidak?” Tanyaku sambil terus memegang tangan Kyuhyun yang berusaha lepas dari genggamanku.

“Aniyo.. dia ada ditaman. Wae? Kenapa kyuhyun?” Tanyanya bingung.

“Ah, aniyo. Kamsahamnida Taeyeon” Ucapku sambil berlalu meninggalkan Taeyeon.

“itu Younghan! Cepat bilang padanya!” Sahutku sambil mendorong Kyuhyun yang terlihat jengkel.

“Cepaatlah! Mumpung dia sedang sendiri” Sahutku lagi.

“Ahhhh kau!” Kyuhyun hanya bisa pasrah lagi. :B

(Donghae POV end)

**********

(Kyuhyun POV)

“itu Younghan! Cepat bilang padanya!” Sahut Donghae sambil mendorongku.

“Cepaatlah! Mumpung dia sedang sendiri” Sahutnya lagi.

“Ahhhh kau!”

“Ehhmm.. Younghan, kau sibuk?” Tanyaku pada Younghan yang sedang termenung. Sepertinya dia gelisah.

“Kau tidak lihat aku sedang apa? Apakah aku terlihat seperti orang sibuk?” Ucapnya ketus. Ahh, kenapa dia selalu begini padaku?

“Kenapa sih kau selalu marah marah padaku?” Tanyaku kesal.

“Biar saja!” Jawabnya.

“Kau tahu Prom Night nanti malam?” Tanyaku

“Ne. Ada apa? Mau mengajakku?” Tanyanya. Ah! Kenapa dia tahu?

“Eh.. Ne. Mau tidak?” Ucapku.

“Tidak ah. Untuk apa aku pergi ke Prom Night bersamamu” Jawabnya ketus.

“AYOLAH YOUNGHAN!!!” Paksaku. Dia terlihat kesal.

“Kenapa kau memaksa?!” Omelnya.

“Ayolah. Mau ya… Jebal!” Bujukku dengan puppy eyes yang kubuat seimut mungkin.

“Ahhh, jangan puppy eyeees!!! Aku benci itu!” Omel Younghan.

“Ah, ne. Tapi mau yaa?” Tanyaku

“Baiklah~ kalau kau memaksa” Jawabnya. Aku senang dan menoleh ke arah Donghae yang sedang cekikikan.

“KAMSAHAMNIDA!!!!” Teriakku sambil mengguncang guncangkan pundak Younghan.

“Pergi sana~” Ucapnya.

(Kyuhyun POV end)

******

(Younghan POV)

Aku menampar pipiku keras. Mwooo? Kyuhyun mengajakku ke pesta prom night? Aku tidak percayaaa! Aigoo~ senangnya hatikuu!!!!

“Hei, Younghann!” Sapa seorang yeoja. Dara.

“Hei, Dara” Dengan cepat aku merubah ekspresi wajahku yang tadinya kegirangan menjadi cuek.

“Kau mau ke prom night?” Tanyanya. “Ne.” Jawabku ketus.

“Jinjja? Kau berpasangan dengan siapa, Younghan? Aku tidak percaya akhirnya kau mau ke pesta prom!” Sahut Dara kegirangan. “Dengan Kyuhyun” Jawabku santai

“Jinjjaaaa? Huaaaa sudah kusangka pasti kau akan berpasangan dengannya! Kalian serasi kok!” Ucap Dara sambil menepuk pundakku. Ahhh! Terimakasih Dara! Kau memang temanku yang amat sangat baik!

“Aahh, berisik” Sahutku. “Nanti kubantu kau memilih baju deh!” Tawar Dara.

“Tidak perlu.” Tolakku. Yah, sebenarnya aku tidak bisa memilih baju untuk prom nanti. Tapi yaa….. Biarlah. Aku tidak mau Dara ikut campur urusanku.

“Ah, nanti kau salah pilih baju! Bisa saja kau malah pakai baju koboi.” Ejeknya.

“BERISIIK!!!!!!” Omelku. Dara langsung menutup mulutnya.

“Hihi, ayo ke kelas” Ajaknya sambil menarik tanganku.

-Rumah Younghan, 16.00

“AAAAAAAAAAAAAAAAAARRRGHHHH!!!” Teriakku menggema.

“Aku harus pakai baju apaaaaa” Gumamku gelisah. Aigoooo, yang kupunya hanya t-shirt, kemeja, blouse, celana jeans, denim, huaaaa aku tak punya baju yang cocok! Omonaaaa apa yang harus kupakai nanti malam!!!

“Younghan? Kenapa ribut sekali?” Tanya Eonniku, Sooyoung.

“Nanti malam ada prom night tapi aku tak tahu harus pakai apa! Eonni tolong aku!” Ucapku pada Sooyoung.

“Ah, pakai punyaku saja. Sebentar aku ambilkan ya” Sahut Sooyoung. Ahh, Eonni. Kau memang baik.

“Taraaa!” Teriak Sooyoung sambil memperlihatkan gaun berwarna ungu yang indah.

“Waah, cantiknya..” Ucapku memuji gaun itu.

“Kau pasti cocok memakainya saeng” Sahut Sooyoung.

“Gomawo Eonn!!!” Ucapku sambil memeluk Sooyoung.

“Ne, cheonmaneyo saeng” jawab Sooyoung sambil memberikan gaun cantik itu padaku.

“Nanti bantu aku memakainya ya eonn, aku tidak bisa hehehe” Ucapku terkekeh.

“Aisssh dasar tomboy, pakai gaun saja kau tidak bisa…” Ejek Sooyoung sambil menjitak kepalaku.

“aaaw, apayo eonn!” Omelku sambil balik menjitak kepala Sooyoung.

“Tidak sopaaan! Kutarik lagi nih gaunnya!” Ancam Sooyoung. “Aaah iya iya” Sahutku.

(Younghan POV end)

 ********

 (Kyuhyun POV)

Aku menancap gas mobilku. Dengan cepat, aku langsung membawa mobilku menuju rumah Younghan.

“Aisssh~ Anak itu belum siap? Dasar keong…” Keluhku saat sampai di depan rumah Younghan, tapi dia tidak ada di depan rumahnya. Dengan terpaksa aku harus menunggunya.

-15 menit kemudian-

Aigoo ngapain dia didalam? Lama sekali! AAAAAAARRGGGGG!!!!

To : Younghan

Hei! Sedang apa kau didalam hah? Lama sekali! Sudah 15 menit aku menunggumu tapi kau belum keluar juga! Cepatlah! Pestanya keburu selesai babo!’

 

‘Message sent’

Huhhh, bikin kesal saja anak itu!

Drrrtt…

‘From : Younghan

Tunggu sebentar BABO!!! Kau ini hanya menunggu 15 menit saja sudah emosian apalagi menunggu satu jam? Aku sebentar lagi keluar!!!’

“Hei!” Panggil seorang yeoja dari balik pagar rumah. Ya, itu Younghan. O….O….Omonaa~ dia cantik sekali.. Kulihat dia dari rambut sampai sepatunya, ahhhhh dengan gaun berwarna ungu itu… Aigooo >< Dia amat sangat cantik…

“Aigo~ manis sekali dia, yeppeo” Gumamku sambil memperhatikan Younghan.

“Bilang apa kau?” Tanyanya. Mungkin dia mendengar ucapanku. Aish~ kalau dia tidak marah seperti itu, pasti akan lebih manis.

“Aniyo. Cepaaaat babo! Kau ini menjengkelkan tahu!” Omelku saat dia akan membuka pintu mobilku.

“Iya iya! Kau ini jadi namja cerewet sekali sih!!!” Ucapnya balas memarahiku. Aisssh~

Dengan hati yang kesal, aku menancap gasku dan membawa mobilku dengan cepat sampai Younghan memarahiku.

“WOYYY KYUHYUN!!! BAWA MOBILNYA PELAN PELAN!!! KAU TIDAK TAHU ATURAN LALU LINTAS??? MOBILMU MELESAT CEPAT SEKALI BABO!!! CEPAT PELANKAN SEDIKIT!!!!”

“BERISIIIIIKKKK!!!!!!!” Ucapku ketus.

“Kalau ditilang aku tidak mau tanggung jawab!” Serunya. Tapi suaranya kalah saing dengan suara mobilku sehingga aku tidak mendengar ucapannya.

“KYUHYUN!!!!! CHOOO KYUHYUUUUUN!!! KAU DENGAR UCAPANKU TIDAAAAAAAK???” Teriaknya didekat telingaku.

“AKU DENGAR UCAPANMU!!! SEKARANG JANGAN BICARA LAGI!!!” Balasku.

 

-Tempat Parkir,  Universitas KyungHee, 20.00-

“Cepat turun!” Ucapku pada Younghan yang dari tadi memasang ekspresi aku-sedang-marah-dengan-bibir-yang-maju-tapi-aku-masih-imut-kan.

“Bukakan pintunya!” Pintanya sambil marah marah.

“Minta dengan baik! Baru kubuka pintunya!” Sahutku.

“Baiklah. Kyuhyuuun-ah, bukakan pintunyaa~ jebal~” Ucapnya.

“Nah begitu. Baru aku mau” Seruku sambil membukakan pintu mobil dan menyalurkan tanganku padanya.

“Kamsahamnidaaa Kyuhyun-ah! Kau baik sekaliiii~” Sahutnya. Masih ber-akting.

“Ne cheonmaneyooo Younghan!” Aku ikut ber-akting dengannya. Hahaha-_______-

“Ayo cepat” Sahut Younghan. Dia tidak ber-akting lagi. Huh😦

-Aula Universitas KyungHee, 21.00-

“Untung kita tidak terlambat” Ucapku saat melihat Aula yang belum begitu padat.

“Haaah, syukurlah” Gumam Younghan.

“Ayo, pegang tanganku” Ucapku sambil menyalurkan tanganku dihadapannya.

“Andwaeeee tidak mau tidak mauuuu! Iiiihhh” Tolaknya menangkis tanganku.

“AYOLAAAAAH!!!!” Omelku sambil menarik tangannya. Younghan terlihat kesal.

“Aisssssh~” Gumamnya pasrah.

“Heiii Kyuhyun!!!” Sapa Donghae sambil memukul pundakku keras.

“Apayoooo! Hyaaat!” Ucapku lalu membalas pukulannya dengan lebih keras.

“Huaaaa… sakit… Daraaaa” Adu Donghae. Dara langsung datang menghampirinya. Aish~ apa apaan ikan ini? Main adu saja. Seperti anak kecil!

“Ada apa jagiya?” Tanya Dara. MWOOO??? Dara memanggil Donghae jagiya? Merekaa.. mereka?? Mustahiiiil!!!

“Kyuhyun memukulku” Sahutnya manja. Aku benci pemandangan ini!

“Kau apakan pacarku?” Tanya Dara siap memukulku. Omona.

“Aa… aku tidak apa apakan di..dia..” Jawabku gugup. Aku tahu, Dara mantan atlit taekwondo.Yahh.. aku tahu itu.

“Pergi sanaaa!” Omelnya.

“Tunggu dulu! Biarkan aku bertanya satu hal pada Donghae” Ujarku.

“Baiklah, cepat” Jawab Dara ketus.

“Donghae, benar kau pacarnya?” Tanyaku sambil menunjuk nunjuk Dara yang sedang mengepalkan tangan. Aku bergidik ngeri.

“Ne.. Aku baru jadian dengannya tadi hahaha” Jawab Donghae cengengesan.”Aku punya bodyguard sekarang. Kau tidak bisa memukuliku lagi Kyu!! Huahahaha!!” Sahutnya lagi.

“Aisssh~ Kau curaaaang Hae! Kalau mau cari pacar jangan seperti diaaa! Carilah yang lembut sedikit!” Omelku. Dara yang mendengar ucapanku, siap memukul punggungku dengan tangannya.

“Dia ini lembut! Buktinya dia bisa memilih baju yang pantas untuk ke prom, tidak seperti pacarmu, bahkan dia tidak punya gaun. Aku tahu itu!! Hahaha!!!” Ejek Donghae. Jelas aku kesal.

“YOUNGHAN BUKAN PACARKUU BABOOOOOO!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!” Marahku sambil bersiap siap menjitak kepalanya. Namun saat aku melihat Dara yang menunjukkan kepalan tangannya padaku.. Aku pun tidak jadi menindas Donghae.

“Kau licik!” Omelku sambil berlalu meninggalkan Donghae dan Dara. Eh, mana Younghan? Tadi dia disampingku?

“Younghan!! Younghan!!” Panggilku sambil mencari Younghan di kerumunan mahasiswa yang sedang menikmati pesta.

“Taeyeon! Kau lihat Younghan?” Tanyaku saat bertemu dengan Taeyeon yang sedang menari bersama seorang namja.

“Ah, ne. Dia ada diluar. Kau apakan dia? Wajahnya terlihat kesal tadi” Jawab Taeyeon.

“Aku tidak.. ah, lupakan. Kamsahmnida” Ucapku lalu pergi meninggalkannya.

“Younghan? Dimana kau?” Ucapku bingung saat melihat tidak ada seorang pun diluar Aula. Dengan cepat aku menghubunginya.

(Kyuhyun POV end)

(Younghan POV)

‘Shake it up.. Shake it up… Shake it up!’

~Kyuhyun is calling…

Dengan gesit kuangkat telepon itu.

-percakapan dalam telepon antara Kyuhyun & Younghan :p-

“yeoboseyo?”

“younghan! Kau dimana sih? Kabur? Kau marah?”

“Aniyo.. Aku membawa kabur mobilmu, tidak apa kan?”

“Mwoo? Pantas saja aku cari tidak ada! Kau kemanakan mobilku!!!”

“Aku tidak mau ikut prommmm! Malas sekali, hanya menari menari saja, minum minum. Apaan itu!!!”

“Ayolah~ kembaliiii….”

“Tidak mau. Kau saja kesini. Cepat.”

“Kau dimana?”

“Di kelas bahasa”

“Mwo? Memangnya kelas bahasa dibuka? Lalu kenapa kau membawa mobilkuuu? Jarak dari Aula ke kelas bahasa kan dekaaat babo!”

“Mobilmu ada di cafe seberang sana”

“Kenapa kau tinggalkaaaan! BABOOO!!! KALAU DICURI BAGAIMANA!!! BISA MATI AKUU!!!”

“Aku tidak peduli!! Cepatlah kutunggu di cafe”

“Katanya kau sedang di kelas bahasaaa!”

“Aku lagi dijalan, kita ketemu di cafe seberang sana ya, cepat. Mobilnya keburu dicuri.”

Klik. Telepon kumatikan. Hehehe, yah aku memang jahat. Jahat sekali. Tapi tak apa lah… Jahat sedikit kan boleh saja. Betul tidak? :p

“Huffft.. Mana anak itu?” Gumamku saat sampai di cafe yang aku tuju.

“Wooooi!” Sapa seorang namja padaku. Huh, Kyuhyun. Datang juga dia.

“Masih ada kaaan mobilnya? Soalnya kau datangnya cepat. Kalau telat… Yah, mobil itu sudah lenyap dibakar olehku” Ucapku santai. Dia terlihat marah dan bersiap memukulku.

“Hyaaaaaaaaaat! MAU APA KAU HAAAH??” Sahutku sambil menangkis tangannya.

“Huaaa! Apayo! Dari tadi aku dipukuli sajaaa!”

“Malangnya…” Ejekku sambil mengacak acak rambutnya.

“Huhh! Mau apa kita sekarang?” Tanya Kyuhyun menatap mataku dalam. Aku salah tingkah.

“Eh… eh.. Sini aku bisikkan..” Ucapku lalu berbisik di telinganya.

“MWOOOOO????????????!!!! ANDWAEEEEEEEEEEE!!!!!!!!!!!!” Teriaknya menggema seluruh ruangan cafe. Aku hanya tertawa.

“Kau harus mauuu Kyu!” Paksaku sambil menjitak kepalanya.

“Yahhhh, tapi jadi BADUT DI PESTA PROM!!!!!!!!????? APA SALAHKUUUU… KAU BUAT BEGINI…” Ucap Kyuhyun sambil bernyanyi lagu D’Massiv (?)

“Ayolahhh.. kita cari sensasi sedikit di pesta itu!! Kan seruuuu!!!” Sahutku masih memaksanya.

“Aku ikut jadi badut juga deh..” Sahutku lagi. Aku memang gila. Yah, gila.

“Jinjja?” Tanya Kyuhyun. Tapi aku tahu, dia tetap tidak mau untuk menjadi badut dan mengacaukan pesta itu. Hehehe~ Aku memang jahat… Waspadalah! WASPADALAH!!!

“Ne. Asal kau juga jadi badut” Ucapku serius.

“Andwae! Kau saja! Bukankah itu ide konyolmu?” Tolak Kyuhyun.

“Hmm… Ayolaaahh.. Ayo ayoo~ mau ya mau yaaa? Kamu itu tampann… Lebih tampan lagi kalau kau mau jadi badut denganku.. Ayolah aku saja yang beda jenis denganmu mau mempermalukan diri sendiri… masa kau tidak sihh…” Ucapku panjang lebar dengan puppy eyes sambil mengguncangkan tubuh Kyuhyun yang lemas.

“Tidak mau…. Huaaaa andwae andwae andwaeeeeeeeeeeeeeeeeee!!!!!!!! Nanti wajahku ditaruh dimana babo!” Omelnya. Aku hanya cekikikan melihat tingkahnya.

“Ditaruh disitu! Kalau tidak mauu.. KUBAKAR MOBILMU!” Ancamku sambil memperlihatkan minyak tanah dan korek api. (tiba2 ada korek api?? looh)

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAA JANGAAAAAAAAAN!!! Huhh.. Baiklah” Jawabnya pasrah. Aku tertawa puas.

“Bagus. Sekarang, ayo ikut akuuu!” Ujarku sambil menarik tangan Kyuhyun yang… benar benar sudah amat sangat lemas karena kukerjai habis-habisan.😄

(Younghan POV end)

******

(Kyuhyun POV)

“Bagus. Sekarang, ayo ikut akuuu!” Ujar Younghan sambil menarik tanganku yang lemas. Ya tuhan, aku salah apaa??

“Huaahh.. Omona dosa apa aku.. Kenapa aku harus bertemu dengan gadis babo seperti dia…” Gumamku sedih. Pulang dari neraka dunia ini, aku harus segera bertobat. HARUS!

“Kau tidak dosa apa apa Kyu.. Hanya saja kau salah memilihku menjadi pasanganmu di pesta prom. Orang sepertiku mana mau diajak ke pesta” Ucap Younghan santai yang mendengar gumamanku.

“Yahh… Kemasukan setan apa aku mengajakmu ke pesta prom… INI GARA GARA DONGHAE IKAN ASIN SIALAN ITUUU!!!!! AAAAAAAAARRRRGGGGGGGHHHHHHH!!!!” Marahku sambil makan beling (ga, ga pake makan beling).

“Sssst.. Kajja!” Ucap Younghan sambil mendorongku masuk ke dalam mobil.

“Kau sajalah yang mengemudi!” Suruhku. Aku kesal padanya. Sangat amat amat kesal.

“Andwae.. Aku tidak bisa” Tolaknya. Aissh! Aku tahu dia lebih pandai mengemudi!

“Bohong! Kau bisa babo! Aku sering melihatmu ke mall membawa mobil!!!!” Omelku sambil menjitak kepalanya.

“Hehehe.. tapi kan sekarang aku pakai gaun! Sudahlah kau saja!” Suruh Younghan. Haaaa, apa boleh buat.

 “Baiklah.. dasar babo” Ucapku sambil mulai memanaskan mobil pake kompor (GAAAAA GA PAKE KOMPOR LOH YA).

Bruuum… Ckit DUZ BRAG BUK BAK BUK (ini bukan ketabrak, emang suara mesinnya begini, maklum, mobil keluaran SM, sebelum masehi :D)

“Pelan pelaaan kyu!” Ucap Younghan. Aku tetap fokus pada jalanku.

“Ne.. Ke arah mana? Lurus?” Tanyaku sambil menatapnya lama. Omona.. Beruntungnya aku berada disebelahnya..

“Hei, kenapa melihatku terus?” Tanyanya heran.

“eh, tidak. kemana ini jalaannyaa!”

“LURUS” Ucap Younghan ketus.

“Jangan ketus begitu! Kau ini perempuan!!!” Omelku lalu kembali fokus ke jalan.

“Ahhh iya iya iya iyaa! Kau ini menasihatiku terus!! Seperti appaku!!” Ucapnya marah.

“Biar saja! Kau ini memang harus dinasihati!” Sahutku.

“AH! UCAPAN ITU PERSIS DENGAN UCAPAN APPAKU!!! JANGAN JANGAN KAU APPAKU YAAA!!!!?? LEPAS TOPENGMU!!!” Ujarnya sambil menarik narik pipiku.

“APAYOOOO!!!!!!!!!!!!!!!!!!! DIAM SAJA KAU BABO!! KAU MAU CARI MATI YA?? AKU TIDAK BISA MENGEMUDI DENGAN BAIK!!!” Teriakku kencang di dekat telinganya.

“Aissh~ ne”

(Kyuhyun POV end)

*****

(Younghan POV)

“Aissh~ ne” Ucapku pasrah pada Kyuhyun yang sedang fokus dengan setirnya. AHHH aku kesal sekali!! Dia persis dengan appaku! Hobinya maraaaah terus!

“Hei, disini. Itu toko kostum” Sahutku pada Kyuhyun. Ia langsung memberhentikan mobilnya.

“Ayo turun” Ucap Kyuhyun pelan. Sepertinya dia semakin kesal denganku. Ah~ aku terlalu kejam ya?

“Kau marah ya?” Tanyaku saat turun dari mobil. Ia hanya diam.

“Hei, Kyuhyun! Kau marah kan padaku?” Tanyaku lagi.

“Aniyo” Jawabnya singkat. Aku menarik tangannya pelan.

“Ayolah, balik lagi saja ke pesta itu. Aku tahu kau marah. Maafkan aku ya” Sahutku sambil menatap matanya. O..omo.. matanya indah sekali.. omonaa aku orang yang beruntung bisa menatap matanya..

“Tidak. Kau sudah menghabiskan bensin mobilku” Ujarnya pelan.

“Ben.. bensinmu.. ha.. habis?” Ujarku kelabakan. Ohhh bagaimana ini?

“Ne. Kita tidak bisa pulang. Kecuali kau mau mendorong mobilku sampai rumah” Ucapnya.

“Mwo? Biar ku cari pom bensin yang dekat ya”

“Tidak ada. Percuma. Kau tahu kan di sekitar sini tidak ada pom bensin”

“Aaaah? Aaaaa bagaimana ini.. Biar ku cari bantuan!” Ucapku sambil berlari ke dalam toko kostum, mencari bantuan.

*******

~Di dalam toko kostum~

“Annyeong…” Sapaku pada seisi toko itu. Sunyi.

“Heh? Tidak ada orang satupun? Aish~” Keluhku sambil keluar dari toko sialan itu.

*******

“Kyu… HUAAAAAAAAAAAAAAAA” Ucapku sambil berlari pada Kyuhyun dan memeluknya.

“Eh.. eh” Sahutnya gelagapan.

“Aaah.. bagaimana.. tidak ada seorang pun didalam.. masa aku yang harus mendorong mobilmu…” Keluhku lagi masih di dalam pelukan Kyuhyun.

“Ka.. ka.. kau..” Ujar Kyuhyun.

BLUSH. Wajahku merah, seperti tomat yang sudah siap panen (?). Aku malu.. Aigooo aku tak sengaja memeluknya!!! Kulihat wajah Kyuhyun, wajahnya sama sepertiku, meraaaaaaaaah sekali.

“Mian. Aku tak sengaja. Sungguh” Ucapku sambil menundukkan kepalaku saking malunya aku.

“Ne, gwaenchana” Kyuhyun pun ikut menunduk.

“ehm.. Kita dorong bersama saja ya mobilnya. Kita pasti bisa kok” Ucapku sambil menarik tangan Kyuhyun yang dingin.

“A..ayolah” Sahutnya.

*****

“Aigoo.. aku lelah Kyuhyun..” Keluhku sambil mengelap keringatku. Make up ku luntur, karena keringat. Gaunku hancur, kusut. Oh baiklah~ aku siap dimarahi oleh Sooyoung eonni.

“Kau lelah? Istirahat dulu saja di dalam. Aku juga lelah” Ucap Kyuhyun yang juga kelelahan, keringatnya lebih banyak daripada keringatku. Yah, walaupun tinggal beberapa meter lagi… Tetap saja ulit mendorong mobil itu, karena kami hanya berdua. Tenaga kami tidak sebesar Ade Rai! Tenaga kami sebesar Ade Namnung. #abaikan

“Ne.. Haaaah” Sahutku sambil duduk di dalam mobil. Kyuhyun juga ikut duduk disebelahku.

“Kubelikan minum ya?” Tawar Kyuhyun padaku.

“Ah.. iya baiklah. Memangnya disini ada toko?” Tanyaku sambil melihat ke sekeliling jalan. Tidak ada toko satupun di sini. Bagaimana Kyuhyun mau beli minum?

“Yah.. aku cari saja. Kau lelah kan? Makanya aku mau beli minum untukmu” Ucapnya. Ahh.. tumben dia baik padaku.

“Kalau begitu, aku ikut” Sahutku sambil membuka pintu mobil.

“Eh, tidak perlu. Kau jaga mobilku saja. Ini sudah malam” Tolak Kyuhyun.

“Ohh.. baiklah. Cepat ya.. Aku takut”

“Ternyata kau punya rasa takut ya? Kukira tidak. Hahaha” Ejeknya disertai tawa kecil.

“Aisssh kau!” Sahutku.

“Hehehe, baiklah. tunggu ya!” Ucapnya sambil berlalu meninggalkanku.

-15 minutes later-

Ah… Kyuhyun mana sih? Kenapa dia lama sekali? Aigoo.. cepatlah datang Kyuhyun..

“Kyu.. kemana kau? Cepatlaah” Gumamku sambil memainkan flip handphoneku sesekali.

-30 minutes later-

OMONA! Kyuhyun lama sekali! Beli minum saja lamanya… seabad.

Karena khawatir, aku segera meneleponnya.

Drrrt… Drrrt…

Ayo Kyuhyun, cepat angkat teleponnya… Jebal.

Ah! akhirnya diangkat..

“yeobosayo?”

“Younghan.. aa.. a.. to..to..long..”

“Kyuhyun! Kau kenapa? Ada apa?”

“Ca..ca..ri..a…ku.. ce..pat. ah..”

“Kyuhyun! Tunggu aku!”

Klik.

Ahh, Kyuhyun! Semoga kau baik baik saja! Tunggu aku!

“Aissh! bagaimana aku mau menyusulnya? Bensin mobil saja habis! Aigooo!” Gumamku kesal sambil menginjak pedal gas.

“Hei! Hei!” Panggil seorang namja yang tak kukenal.

“Eh, ada apa ahjussi?” Tanyaku saat dia mengampiriku.

“Mobilmu habis bensin ya?” Tanyanya ramah.

“Ne ahjussi.. aku hendak menolong temanku tapi bensin mobilnya habis..”

“Ini, ambil saja. 3 liter cukup kan?” Tawarnya sambil memberikan jirigen penuh berisi bensin.

“Ah, jinjja ahjussi? Kamsahamnida!” Ucapku sambil memegang tangannya. Ia tersenyum.

“Cheonmaneyo. Mau kubantu memasukkan bensinnya?” Tawarnya lagi. Aigoo~ Terimakasih ahjussi! Kau penolong!

“Ne.. Ya ampun terima kasih ahjussi. kamsahamnida kamsahamnida!” Ucapku tak henti hentinya berterimakasih pada ahjussi itu.

“Iya.. iya.. Ini sudah kumasukkan bensinnya. Selamat jalan!” Sahutnya.

“Ne, ahjussi gomawo!” Ujarku sambil menginjak pedal gas mobil lalu melambai pada ahjussi penolong itu.

“KYUHYUN!” Teriakku saat melihat Kyuhyun tergeletak tak berdaya di pinggir jalan. Wajahnya babak belur.

“Kyuhyun.. Ah ada apa? Kau kenapa? Kyuhyun!” Ucapku sambil mengguncang-guncangkan tubuh Kyuhyun.

“A.. sakit..” Keluhnya pelan.

“Ayo.” Gumamku sambil mengangkat tubuh Kyuhyun yang lemas lalu kubawa ke dalam mobil.

“Kau kenapa?” Tanyaku saat hendak menyalakan mobil.

“Ja..jalankan saja mobilnya..” Sahut Kyuhyun pelan sambil memegangi pipinya yang memar.

to be continued…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s