[Lomba FF] Its Just About Time And Fate (2)

DIBUAT BERDASARKAN REQUEST NOMOR 6 dan 20 J

TITTLE: Its Just About Time And Fate

CAST: Lee Seorim, Cho Kyuhyun, Cho ahra

GENRE: Romance

RATING: T

AUTHOR: @Ryeongri_Chan (on twitter)

DISCLAIMER : Tokoh “Lee Seorim” Di bawah ini hanya tokoh fiksi (original character) tapi untuk tokoh kyuhyun dan ahra adalah tokoh asli.sedangkan cerita dibawah ini hanya cerita fiksi hasil pemikiran saya^^ kalo ada yang gak berkenan di hati kalian,mohon jangan nge-bash ya.. GOMAWO~

————————————————

Dengan penuh tenaga,aku berlari dari lobby airport menuju tempat pemberhentian taxi.sambil menggeret sebuah koper besar berwarna hitam,aku mulai mencegat sebuah taxi.tak sampai 1 menit,sebuah taxi pun berhasil kucegat.tanpa pikir panjang,akupun mulai menaiki taxi itu dengan tergesa-gesa.

                “pak, tolong antarkan saya ke seoul hospital.. cepat ya pak..” pintaku dengan nada cemas.supir taxi itupun segera mengantarkanku ke seoul hospital dengan kecepatan yang cukup tinggi.

Di taxi aku hanya terdiam sambil menggigiti kuku jari  di tangan kanan ku.mulutku masih terkunci,aku tak tahu harus mengatakan apa.yang kutahu,hatiku kini sedang memaki diriku sendiri.rasanya hatiku tak mau berhenti untuk mengejek Lee seorim yang tolol ini.

                “seandainya aku tak meninggalkannya 2 tahun yang lalu,mungkin sekarang tidak akan seperti ini” gumamku dalam hati.

                Aku mulai berkeringat dingin membayangkan namja yang kusayangi terbaring lemah di rumah sakit dengan infuse dan selang oksigen yang mengganggunya.belum lagi,kudengar bahwa setiap hari ia memuntahkan darah segar dari mulutnya. Oh hanani.. tolong sembuhkan namja chinguku.. tolong lindungi dia.. aku masih mencintainya.. aku masih cinta kyuhyun..

                “Agassi.. kita sudah sampai..” ucap supir taxi itu dan membuyarkan lamunanku.

                “ne.. Kamsahamnida pak.. ini uangnya..” sahutku sambil mengeluarkan selembar uang 50.000 won dan memberikannya pada supir taxi itu.

                “tunggu ini kem..” belum sempat supir taxi itu selesai bicara,aku sudah menyahuti perkataannya dengan tergesa.

                “ambil saja kembaliannya pak..” aku langsung membopong koper hitamku itu dan keluar dari taxi.

                Aku menggeret koper ku menuju ke lobby rumah sakit dan langsung menanyakan kepada suster yang sedang berjaga di resepsionis tentang kamar tempat namja chingu yang paling kusayangi itu dirawat.ternyata ia dirawat di kamar isolasi.

”omo..separah itukah penyakit kyuhyun??” fikirku sejenak dalam hati.

Akupun langsung pergi ke ruangan isolasi yang tempatnya cukup jauh dari lobby tempatku berdiri tadi.setelah sampai,aku mulai mengintip isi kamar itu dari kaca kecil yang tertempel di pintu.dan anehnya,tak kutemukan sosok namja yang terbaring di tempat tidur yang ada di dalam ruangan itu.

Hatiku pun semakin cemas.rasa ketakutanku pun muncul di dalam benakku.

                “apa aku terlambat ??” aku menggumam kecil.

Aku yang masih belum percaya akan kenyataan langsung memasuki ruangan isolasi itu.aku mengedarkan seluruh pandanganku ke seluruh sudut kamar itu.dan memang,kyuhyun tak ada di sana.kedua kakiku gemetar,rasanya sudah tak mampu menopang badanku.akupun jatuh tersungkur di lantai kamar itu.

                “oppa..” aku mulai memanggilnya,tapi tak ada jawaban.

Tanpa terasa,air mata mulai menggenangi pipiku.aku ingin menjerit,tapi rasanya bibirku sudah tak mampu bergerak.kakiku masih gemetar,dan tanganku terasa kaku. Kyuhyun.. kenapa kau meninggalkanku? Bukankah kau sudah berjanji kau akan menungguku selama 2 tahun..

-flashback-

                “pergilah seorim-ahh.. gwenchana..lagipula hanya 2 tahun kan?” ucap kyuhyun sambil membelai rambutku.

                “tapi oppa,aku tak mau pergi darimu.. 2 tahun tak bersamamu itu rasanya seperti 2 abad..” jawabku sambil menyenderkan kepalaku di pundaknya.

                “gwencahana seorim,kalau kita memang ditakdirkan bersama,2 tahun itu tak ada artinya bagi kita.. karena kelak kita akan bersatu kembali.. “ kyuhyun pun mulai memberiku penjelasan nya yang sangat bijaksana.

                “tapi saat aku pergi,kau tak akan selingkuh kan oppa?” tanyaku.

                “ne tentu.. aku tak akan selingkuh darimu,aku akan menunggumu kembali..” kyuhyun pun melemparkan senyum manisnya padaku.

                “jjinja? Aku tak percaya..” ucapku sambil membuang muka.

                “aigoo seorim-ahh.. percayalah padaku,kelak saat kau kembali dari amerika dan sudah berhasil menyelesaikan kuliahmu disana,aku akan tetap mencintaimu,dan aku akan menikahimu..” kyuhyun mulai menarik wajahku dan menatapku lekat.

                “jjinja oppa? Kau tak bohong kan?” tanyaku tak percaya.

                “ne tentu seorim-ahh,saat kau ke amerika nanti,bawalah kertas ini terus ya..” kyuhyun pun menari tangan kananku dan memasukkan sebuah amplop kecil berwarna pink kedalam genggamanku.

                “apa ini oppa?” tanyaku.

                “itu surat perjanjianku padamu.. kata ahra noona, hal seperti itu bisa dijadikan sebuah jimat. Dan aku mau kau terus membawanya sampai kau kembali 2 tahun lagi” aku mulai melihat mata kyuhyun berkaca-kaca,aku yang melihatnya hampir menjatuhkan air mata pun hanya terdiam.

                “kau juga akan tetap mencintaiku kan seorim-ahh..” sambug kyuhyun.

                “ne oppa.. tentu..” tanyaku seraya memeluknya,akupun menangis terharu di dalam pelukannya. Pelukan dari namjachingu yang sudah kupacari sejak aku masih 1 smp itu.dan pelukan terakhirku dengannya sebelum aku berangkat ke amerika untuk merampungkan kuliahku disana.

-flasback end-

Aku pun bangkit dari lantai dan duduk di salah satu kursi di dekat tempat tidur di ruangan itu.kuraba saku celanaku,dan kuambil sesuatu dari dalam saku ku itu. Amplop pink, itulah yang ku ambil.

                “ 2 years again,I will…” itulah bunyi sepatah kata yang tertulis di bagian depan amplop itu.

Aku mulai membuka surat yang ada di dalamnya.dan untuk kesekian kalinya,aku mulai membaca isi surat itu lagi..

                “ I, CHO KYUHYUN, Take you LEE SEORIM, for my lawful wife.. To have and to hold from this day forward. For better, for worse .. For richer, for poorer.. for sickness, and in health.. UNTIL DEATH DO US APART..”

Itulah isi surat singkat itu.singkat,tapi bermakna sangat dalam.karena kalimat tersebut,mirip seperti janji pernikahan yang biasa dikatakan seorang namja yang akan menikahi seorang yeoja di gereja.

                “kau berbohong oppa..” ucapku singkat sambil tetap memandangi surat itu.air mataku yang tadi sudah cukup mongering,kini mulai tumpah lagi.

                “seorim-ahh..” tiba-tiba ada seorang namja yang memanggilku.asal suara itu berasal dari pintu kamar isolasi ini.karena sangat familiar dengan suara itu,aku pun menolehkan kepalaku untuk memandangnya.dan…

                “kyuhyun oppa…” jeritku seraya berlari menghampirinya.tanpa pikir panjang,akupun langsung memeluknya erat.aku tetap menangis tersedu di dalam dekapan namja yang mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak dengan warna favorite ku,pink.

                “kau sudah pulang..” tanyanya sambil tetap memelukku.

                “ne.. sebetulnya aku baru bisa pulang ke seoul minggu depan,tapi 2 hari yang lalu ahra eonnie menelponku dan bilang bahwa penyakit mu kambuh” ucapku sambil terisak.

                “lalu bagaimana dengan kuliahmu di amerika..” Tanya kyuhyun lagi.

                “gwenchana,appa sudah menjelaskan kenapa aku kembali ke korea pada dosenku disana.tapi, oppa,apa kau sudah sembuh?” sahutku.

                “ne,aku sudah sembuh..” jawab kyuhyun singkat sambil mempererat pelukannya padaku.

                “tapi.. kenapa kau pucat?” tanyaku seraya mendongakan kepala ku ke arahnya untuk melihat wajahnya yang terlihat pucat itu.

                “jjinja? Mungkin karena aku baru sembuh tadi pagi.. oh ya seorim-ahh,ayo kita pergi..” ajak kyuhyun tiba-tiba.

                “pergi? Kemana oppa?” tanyaku kaget.

                “aku ingin mengajakmu ke sesuatu tempat. Sudah 2 tahun kan kita tidak jalan bersama..kau mau tidak?” pintanya.

                “ne tentu..” sahutku singkat sambil menganggukkan kepalaku.

“kajja seorim-ahh..” kyuhyun pun menarik tanganku.dan membawaku keluar dari rumah sakit itu.dia mencegat sebuah taxi,dan kami berdua pun menaiki taxi itu.

Hari itu,kyuhyun oppa mengajakku bermain di lotte park,tempat dimana kita dulu sering menghabiskan waktu bersama.tempat dimana ia mengatakan bahwa ia mencintaiku tepat saat aku masih berusia 13 tahun.

Kami tak banyak memainkan wahana permainan yang ada disana.kami hanya duduk di salah satu kursi,sambil mengingat masa lalu indah kami berdua.

tepat pukul 16.00 kst,kami melanjutkan perjalanan kami ke tempat kedua.yaitu namsan tower.kyuhyun oppa bilang bahwa ia ingin menempelkan sebuah gembok yang bertuliskan nama kita berdua di menara cinta itu.dia ingin sekali membuktikan mitos bahwa siapa saja pasangan yang datang ke namsan tower dan menempelkan sebuah gembok “CINTA”,maka cinta mereka akan abadi selamanya.

Setelah memenuhi semua keinginan kyuhyun,kami berdua pun pulang ke rumah kyuhyun.tapi entah kenapa,di depan rumahnya,kyuhyun tiba-tiba memelukku erat sambil menangis.

“gomawo seorim-ahh,kau sudah mau menepati janjimu.. saranghae ..” ucapnya sambil tetap menangis.

                “nado oppa..nado saranghae..” sahutku sambil membalas pelukannya.

                “would you be my wife?” tanyanya yang seketika membuat jantungku berdebar kencang.perasaanku tak dapat ku jelaskan lagi,senang,terharu,bahagia,ingin menangis,semuanya bercampur jadi satu.

                “mau tidak?” merasa tak mendapat jawaban,kyuhyun pun menanyakan pertanyaan itu lagi.

                “ne oppa..aku mau..aku sangat mau..” jawabku sambil tersenyum lebar memandangnya.

kami pun saling bertatapan.selang beberapa menit,kyuhyun mulai membelai pipiku dengan kedua tangannya,lalu ia mulai menarik kepalaku dan menempelkan bibirnya  ke bibirku.ia mengecupnya dengan lembut.karena ini first kiss-ku,aku hanya bisa terdiam sambil terpejam dengan perlakuan kyuhyun.tak lama kemudian,kyuhyun melepaskan ciumannya padaku.

                “berjanjilah padaku,bahwa kau hanya akan mencintaiku seorim..” pintanya sambil membelai rambutku.

                “ne oppa.. aku berjanji..” jawabku seraya menatapnya dan tersenyum kecil.

                “sekarang pulanglah,ini sudah malam..” kyuhyun pun menyuruhku pulang.jujur,rasanya aku tak mau pulang.aku ingin terus bersamanya hari ini.tapi,jika ia memintaku seperti itu.. aku juga tak mampu untuk mengelaknya.

                “ne.. tapi besok aku boleh kan bersama oppa lagi..” pintaku sedikit manja.

                “tentu saja seorim-ahh,sekarang pulanglah ya..” kyuhyun pun tersenyum sambil mencubit pipiku pelan.

                “ne oppa..habis ini kau langsung tidur ya.. wajahmu masih pucat pasti kau kecapekan..” sahutku sambil mengelus poni kyuhyun.

                “ne kau juga ya seorim-ahh..jaljayo..” ucapnya.

                “nado jaljayo oppa.. muahh..” aku pun mencium pipi kyuhyun dan langsung meninggalkannya sambil melambaikan tanganku ke arahnya.

                “annyeong hikaseyo seorim-ahh.. jeongmal saranghaeyo..” gumam kyuhyun lirih.

Taxi yang kutumpangi pun berhenti di depan rumah ahjummaku di busan.cukup jauh memang dari seoul,tapi gara-gara aku sangat takut tinggal sendirian di rumahku yang di seoul,jadi aku memutuskan untuk tinggal di rumah bibi di busan.aku langsung membayar biaya taxi yang kunaiki dan bergegas keluar dari taxi.tapi,mataku terbelalak seketika kudapati ahra eonnie,noonanya kyuhyun menangis tersedu-sedu di pelukan ahjummaku.aku sedikit tak percaya,akupun mulai mendekati mereka..

                “eonnie..” panggilku ragu.

                “seorim..” ahra eonnie pun menolehkan kepalanya untuk menatapku.bisa kulihat matanya membengkak karena menangis.aku yang merasa iba langsung datang menghampirinya.

                “eonnie kenapa?” tanyaku.ahra eonnie tak menjawab.dia malah memelukku dan menangis kencang di pelukanku.

                “seorim,kyuhyun..dia…” ucap ahjumma ragu-ragu.

                “kyuhyun? Ada apa ahjumma? Kyuhyun kan sudah sembuh? Aku barusan saja pulang dari rumahnya..” sahutku.

                “apa kau bercanda seorim? Kyuhyun,dia meninggal pagi tadi..” tiba-tiba ahra eonnie mengucapkan kata-kata yang sulit kupercaya.kyuhyun meninggal?  Apa maksudnya?

                “eonnie.. kau yang bercanda.. jelas-jelas tadi kyuhyun oppa bersamaku..kami berdua menghabiskan waktu ke lotte park dan namsan..” elakku sekuat tenaga.

                “seorim..  terimalah kenyataan.. kyuhyun sudah…” ahra eonnie berusaha mengatakan kebenaran padaku,tapi aku tetap tak bisa mempercayainya.

                “aniyo eonnie.. eonnie berbohong kan.. kyuhyun oppa tak mungkin meninggal..” aku pun mulai menangis di depan ahra eonnie dan ahjumma ku.

                “seorim.. sabarlah seorim.. biarkan kyuhyun tidur tenang..” ahjumma ku langsung memelukku yang sedang menangis kencang.tangannya membelai rambutku untuk membuatku lebih tegar,tapi aku tak bisa.

                “sebelum kyuhyun meninggal,dia menitipkan sesuatu padaku untuk diserahkan padamu.dia juga ingin minta maaf padamu karena ia tak bisa menepati janjinya untuk menunggumu..” ahra eonnie berusaha menjelaskan sambil terisak.tapi aku terdiam,aku tak tahu harus bicara apa.seluruh tubuhku kaku dan gemetar.

Tiba-tiba ahra eonnie mendekatiku perlahan.dia menarik tangan kananku dan memberiku sebuah kotak kecil berwarna pink.

                “itu dari kyuhyun untukmu seorim,bukalah..” pinta ahra eonnie sambil tersenyum pahit menatapku.

Dengan perlahan tapi pasti,kubuka kotak yang bagian atas nya bertuliskan “for my dearest princess” itu.dengan jelas kulihat ada sebuah cincin dan sepucuk surat disana.aku langsung mengambil cincin itu,tulisan “CKH & CSR” yang terukir disana mulai mencuri perhatian ku.dengan cepat dapat kutebak bahwa CKH adalah initial namanya,Cho KyuHyun.tapi siapa CSR ?

                “CSR?” gumamku bingung.

                “Cho SeoRim..” jawab ahra eonnie singkat.

                “eung?” tanyaku bingung.

                “itu cincin yang dipesannya 2 tahun lalu setelah kau pergi ke amerika.kyuhyun bilang padaku kalau kalian telah berjanji bahwa 2 tahun lagi,saat kau kembali dari amerika maka kyuhyun akan menikahimu.dan CSR itu nama mu setelah kau menikah dengan kyuhyun” jelas ahra eonnie yang sukses membuat air mata ku keluar lebih deras.

aku memasukkan cincin itu kembali.masih sambil menangis,kubaca sepucuk surat yang juga diletakkan di dalam kotak itu..

“dear Seorim-ahh,bagaimana kabarmu? Pasti kau sangat pintar dan tambah cantik setelah pulang dari amerika.. apa kau tau? Aku mengalami banyak hal saat kau tidak bersamaku di seoul.. dan salah satu hal itu membuatku tak dapat menepati janjiku padamu.. mianhae,jeongmal mianhae seorim.. mungkin saat kau membaca surat ini,aku sudah tak bisa melihatmu lagi.tapi,seperti janjiku 2 tahun yang lalu kalau kau akan tetap menjadi satu-satunya yang aku cintai.jangan menangis ya seorim.. saranghae”

Tanganku gemetar.. tanpa sadar,aku jatuhkan kotak berisi cincin yang tadi kupegang.mataku banjir dengan air mata yang terus bercucuran keluar.nafasku sesak,hatiku tak bisa berhenti memikirkan kejadian tadi siang.. jadi,tadi siang aku hanya bermimpi? Jadi,aku tak bisa bertemu dengan kyuhyun oppa lagi..

                “seorim,berhentilah menangis.. bukankah kyuhyun bilang agar kau tak menangis?” ahra eonnie menyeka air mataku dengan tangannya,tapi air mataku tetap tak mau berhenti mengalir.

                “eonnie.. aku bbabo.. seandainya aku tak pergi ke amerika,pasti kyuhyun oppa tidak akan seperti ini..” rengekku pada ahra eonnie.

                “aniyo seorim.. kau tak bersalah,kyuhyun meninggal itu sudah takdir..” ucap ahra eonnie sembari memelukku.

                “tapi aku..” ucapku terbata-bata. Jujur,aku tak bisa menerima kenyataan bahwa kyuhyun sudah tak bersamaku lagi.

                “ini.. dia juga ingin agar kau menyimpan ini..” ahra eonnie kembali memberiku sebuah toples besar berwarna putih.

                “apa ini eonnie?” tanyaku penasaran.

                “ini.. abu kremasi kyuhyun..” jawab ahra eonnie sedikit ragu.dia takut hal ini membuatku menangis lagi.

                “gomawo eonnie..” ucapku berusaha tegar,kuusap air mataku dengan tangan kiriku.sedangkan tangan kananku memeluk toples yang berisi abu kremasi namjachingu yang sudah meninggalkanku ini.

                “seorim,aku juga mau berterimakasih padamu.. karena kau telah memberikan pengalaman cinta yang mungkin tak akan adikku lupakan selama hidupnya..” tutur ahra eonnie lirih.tangannya menggenggam tanganku.

Hatiku masih sesak mendengar perkataan itu.tapi dengan segenap tenaga,kucoba untuk menganggukan kepalaku dan tersenyum simpul ke arah ahra eonnie.

-esoknya-

Pagi itu,dengan senyum menghiasi sudut bibirku,aku berdiri sendirian di ruangan ini. Ruangan yang seharusnya menjadi saksi bisu pernikahan ku dengan kyuhyun. Ya,gereja ini seharusnya menjadi tempat paling bersejarah dihidupku dan kyuhyun.Sambil Mengenakan sebuah gaun putih yang aku beli 2 tahun lalu bersama kyuhyun oppa. Sedangkan,Kedua tanganku memeluk toples putih yang berisi jasad namja yang paling kusayangi.dengan tegar aku menghadap ke mapel gereja itu.

            “kyuhyun oppa,apa kau mendengarku? Hari ini,mimpi kita telah terwujud.ini hanya tentang waktu dan takdir,seharusnya hidup kita berakhir bahagia seperti pasangan lainnya..” aku terhenti,air mataku mulai menetes.tapi aku tetap berusaha tersenyum di depan mapel itu.kueratkan pelukanku pada toples itu.

            “kyuhyun oppa.. ditinggalkan itu rasanya sangat sedih.. mungkin ini juga yang kau rasakan selama 2 tahun ini tanpaku.. mianhae aku tak bisa menemanimu melawan penyakitmu ini.. apa kau tahu? Hatiku sangat sesak mengatakan ini,tapi aku benar-benar merindukanmu.. tapi kyuhyun oppa,aku tak pernah menyesali semua ini.. aku tak pernah menyesal telah bertemu denganmu,aku juga tak pernah menyesal telah jatuh cinta padamu… kelak aku percaya,suatu saat lagi kita akan bertemu disana,di tempat kau berada saat  ini.. walau itu akan menyedihkan,tapi aku berjanji akan saat itu,rasa cintaku padamu akan tetap sama seperti hari ini.. saranghae kyuhyun oppa.. tenanglah di surga.. tunggulah aku disana..”

 

8 responses to “[Lomba FF] Its Just About Time And Fate (2)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s