[Lomba FF] From Rapper with Love (17)

Request               :               Number  31 @AllRiseSapphire

Tite                        :               From Rapper with Love

Author                  :               Amanda

Twitter                 :               @MandaDoce

Facebook            :               Cho Xian Amandaa

Genre                   :               Humor -romance

Length                  :               One shoot

Cast                       :               Eunhyuk SUJU, Choi  Ji Na ( G.Na ), member SUJU, Minwoo ( Boyfriend )

Saat menjadi DJ di SUKIRA, Hyuk selalu menunjukkan sifat sok playboy pada guest star, apalagi kalo guest starnya seorang perempuan pasti Hyuk meminta nomor telfonnya. Para pendengar setia SUKIRA pun tak ketinggalan menjadi korban Hyuk. Karena kebanyakan pendengarnya perempuan, Hyuk selalu menyelipkan kata-kata rayuan disetiap aksinya.

Anyeonghaseyo Hyuk dan Teuk oppa, aku adalah seorang ELF, aku mengagumi kalian apalagi dengan Hyuk oppa. Aku suka ketika oppa menari dan nge-rapp, auramu sungguh keluar saat itu, dan kau selalu membuatku tertawa ketika sedih hanya dengan melihat wajahmu saja.

Itu adalah salah satu sms yang masuk di SUKIRA. Sms itu membuat Hyuk semakin besar kepala, sesekali dia melirik ke Teuk seakan-akan menyindirnya. Tentu saja itu membuat Teuk sedikit kesal, dia iri pada Hyuk. Bila diberi kesempatan untuk memilih salah satu dari member Suju yang akan dikeluarkan, Teuk akan memilih Eunhyuk. Bagaimana tidak, dia pintar nge-rapp, jago dance, bisa nyanyi dan tampangnya pun juga lumayan.

 

*****

Dalam anniversary SUKIRA, SUKIRA akan memberikan hadiah pada pendengar setianya. Mereka akan memilih salah satu pendengar yang beruntung untuk diundang ke studio SUKIRA dan bertemu langsung dengan para DJ. Beruntunglah dia, seorang yeoja yang rutin merequest lagu. Tapi ini bukan sembarang lagu, dia selalu merequest lagu mellow. Dan di hari tertentu saja dia merequest lagu itu, terutama hari Selasa.

Namun ini tidak disambut baik oleh Hyuk. Menurutnya saat bertemu nanti, pasti yeoja itu membosankan, karena dia suka lagu-lagu mellow. Tentu saja yeoja itu senang mendengar hal ini. Ternyata diam-diam dia adalah ELF, biasnya adalah Leeteuk dan Donghae.

Staff SUKIRA memberi sedikit bocoran bahwa salah satu dari EunTeuk akan “dating” dengan yeoja itu. Ya walau ini bukan “dating” yang sebenarnya, tetap aja Hyuk kaget mendengar ini. Lalu Hyuk membuat permainan konyol, dia melakukan polling ke pendengar siapa yang paling manly antara dirinya dan Teuk. Yang kalah akan “dating” dengan yeoja itu. Tentu saja Hyuk kalah, haha angel di lawan. Spontan saja Hyuk memanyunkan bibir seksinya.

“Aigo! we yo (kenapa) para pendengar tak jeli dalam memilih.” Gerutu Hyuk.

*****

Saat Hyuk datang di SUKIRA lain hari, dia bertemu seorang yeoja. Mulut Hyuk menganga karena terpesona dengan yeoja itu. Kemudian dia membisikkan sesuatu ke Teuk.

“Hyung yeoja itu cham yebbeoya (sangat cantik)”

Mendengar Hyuk membisikkan kata itu padanya, Teuk menyuruh Hyuk untuk membuktikan kalau Hyuk benar-benar  gentle dia harus memuji yeoja itu langsung didepannya. Kemudian Hyuk melangkah dengan pasti menghampiri yeoja itu.

“Anyeonghaseyo. Eunhyuk imnida”

“Ne anyeong. Jina imnida” jawab yeoja itu sembari tersenyum. Untuk kedua kalinya Hyuk hanya terdiam, hatinya berdegup kencang. Senyum yeoja itu seakan-akan menghipnotis dirinya. Untuk sesaat dia melupakan Donghae dari hatinya.

“Hey!!! Ada apa denganmu? Ada yang ingin kau katakana lagi?”

“Oh iya. Mianheyo. Aku..aku…terpesona dengan…” Suara Hyuk bergetar, mungkin karena dia gugup. Tiba-tiba terlintas wajah Donghae dipikirannya, lalu dia meneruskan kata-katanya. “Aku…aku…terpesona denganmu…,  Hae.” *GUBRAKKKKKKK, SUKIRA runtuh*  Teuk yang melihat itu langsung ketawa cekikian, sambil memegang perut dia terus menertawai Hyuk.

“Sekarang kau puas Hyung?? Puas tertawa diatas penderitaan orang lain? Aku benci Hyung!!!” Lalu Hyuk balik badan sambil mengibaskan rambutnya kemudian berlari meninggalkan Teuk seperti di film telenovela.

Sebelum SUKIRA mulai, salah satu staff SUKIRA memperkenalkan yeoja yang ada didepan, ternyata dia pemenangnya. Tentu saja Hyuk kaget mendengarnya. Kemudian staff itu menyuruh mereka berkenalan dengan yeoja itu. Tapi Hyuk nggak mau, mungkin karena dia malu dengan kejadian tadi. Segera Teuk memperkenalkan dirinya secara resmi, tapi Hyuk tetap kukuh nggak mau kenalan lagi. PLETAKKK, Teuk memukul kepala Hyuk agar mau  berkenalan dan mengucapkan salam pada Jina. Kemudian Jina menjawab salam  Teuk dengan ramah, sambil membungkukkan badan.

“Apa-apaan ini kau menggunakan bahasa formal pada Hyung, sedangkan aku tidak?”

“Bukankah kamu Hyuk-ssi yang tadi mencoba merayuku tapi gagal?” Mendengar itu Hyuk bersiul gaje dan seakan-akan tak dengar apa yang dikatakan Jina itu.

*****

Setelah pulang kuliah, biasanya Jina mengajar di sebuah TK tak jauh dari kampusnya. Jina menjadi salah satu pengajar disana, dan menjadi guru musik. Walau dia hanya guru bantu dan gajinya tidak tetap, tapi Jina senang menjalani kegiatannya ini. Dia senang berada disekitar anak-anak, dia merasa anak-anak itu memberinya energy positif dan kecerian tentunya.

Sebelum ke SUKIRA, Jina mampir dulu di toko roti keluarganya. Dia ingin membawakan roti untuk Leeteuk oppa. Ini adalah toko roti turun temurun dari kakeknya, appa dan umma yang mengelola, dan dibantu Minwoo, adiknya.

“Sadis sekali kau ini tak memberiku roti. Jangan-jangan kau suka dengan hyung ya? Sudah kutebak.”

“Iya aku suka. Kau cemburu?”. Teuk mencoba menenangkan mereka. Lalu Teuk memberikan sedikit rotinya pada Hyuk, mungkin dia kasihan melihat tampang memelas Hyuk. Kemudian mereka memulai siaran. Ditengah siaran ada seorang pendengar bertanya tentang “dating” Hyuk dengan Jina. Wajah Hyuk berubah menjadi murung saat mendengar nama Jina.

“Bukankah pertama kali bertemu kau bilang padaku kalau Jina sangat cantik, Hyukkie?”

“Kau jangan membuka kartu matiku disini hyung. Aku akan tarik kataku itu. Ternyata dia lebih agresif dariku”. Wajah Hyuk sedikit memerah, mungkin karena dia malu. Jina yang mendengar itu kaget. Dia tersenyum lebar sambil memandangi wajah Hyuk. Sadar kalau Jina melihatnya, Hyuk segera menundukkan kepalanya.

Staff SUKIRA memberi  Hyuk dan Jina waktu untuk mengobrol. Diruang khusus tentunya. Karena Teuk dan staff SUKIRA penasaran, akhirnya mereka menguping dari balik pintu. 5 menit, 10 menit, 20 menit, 30 menit tak ada respon apapun di dalam ruangan. Ternyata oh ternyata, didalam rupanya Hyuk dan Jina hanya diam duduk berdampingan dengan jarak yang cukup jauh. Sesekali mereka melirik satu sama lain, kemudian tertunduk malu. Believe it or not??? Percayalah!!!

Saking groginya Hyuk sampai keringat dingin. Sesekali dia ingin menyampaikan sesuatu tapi selalu ditunda. Usut punya usut keringat itu bukan hanya dia grogi, tapi dia sakit perut. OMO!!!.  Parahnya lagi, Hyuk malu untuk ijin ke kamar mandi, alhasil duuuuuutttt…., terdengar suara kentut.

“Maaf Jina perutku sakit. Aku ijin ke toilet sebentar.”

Teuk dan staff SUKIRA yang mendengar itu kaget, saking kagetnya pintu itu terbuka karena terdorong tubuh mereka yang jatuh. Tanpa pikir panjang Hyuk pun langsung berlari ke toilet.

*****

Selesai mengajar, Jina melihat salah satu muridnya menangis di taman. Rupanya dia belum dijemput, mungkin karena orang tuanya sedang sibuk bekerja. Jina memutuskan mengantarnya pulang karena sekolah sudah sepi. Ternyata anak itu, anak orang kaya, dia tinggal di sebuah apartmen mewah. Jina terkejut saat membuka lift karena dia bertemu Hyuk, Kyumin, Hae, Yesung dan Wook. Sebenarnya dia malas bertemu Hyuk, tapi berhubung ada Donghae jadi dia naik lift bersama mereka.

“Kenapa kau disini? Kau mengikutiku?”. Anak kecil itu hanya diam menatap Hyuk sesaat kemudian dia menangis.

“Pelankan suaramu!!! Kau membuatnya menangis. Rambut pirangmu itu sangat mengerikan baginya.”

Karena terus menangis, Jina menggendongnya. Tak lama kemudian dia berhenti menangis karena diberi Donghae permen. Ahh Fishy, unyu unyu *apa deh*. Betapa tenang dan perhatiannya Hae pada anak kecil. Jina semakin kagum pada Hae. Tak lupa Jina berkenalan dengan member Suju yang lain. Kemudian Jina berpamitan dan segera menghantar pulang anak itu.

“Donghae-ahh aku cemburu padamu.” Sesaat suasana lift tegang, mereka belum pernah mendengar Hyuk berkata seserius ini.

“Aku minta maaf hyung.”

“Yang harusnya minta maaf Jina bukan kau. Karena aku tak mau kehilanganmu, dongsaengku.” Tak lama kemudian seisi lift gaduh karena tubuh mereka berjatuhan ke bawah, saking kagetnya mendengar perkataan Hyuk tadi.

*****

Saat mengajar, Jina curiga dengan seorang namja yang memakai masker dan topi sedang mengintainya. Karena merasa terganggu, kemudian Jina menghampiri namja itu.  Ternyata namja itu adalah Hyuk.

Rupanya dia mengikuti Jina sejak dari kampus. Dengan wajah yang tak tau malu dan tak bertanggung jawab, Hyuk hanya senyum-senyum gaje. Jina pun melanjutkan mengajar, sedangkan Hyuk menunggunya di luar. Sesekali Hyuk mengintip Jina dari balik jendela. Tiba-tiba ada seorang namja yang masuk ke kelas dan menyeret Jina keluar. Hyuk tak tahan melihat perlakuan namja itu.

“Lepaskan dia!!! Aku bilang lepaskan tangannya!!!” Namja itu melepaskan tangan Jina, lalu dia sempat akan memukul Hyuk tapi tidak jadi lalu pergi. Hyuk memeriksa tangan Jina. Ada bekas lebam dipergelangan tangannya, mungkin karena kuatnya cengkraman namja tadi. Hyuk mencoba menenangkan Jina. Perlahan tapi pasti Jina menceritakan kejadian yang sebenarnya.

Namja itu adalah mantan kekasihnya. Jina tidak tahan dengan perlakuan kasar kekasihnya, lalu Jina memutuskan hubungannya. Tapi mantan kekasihnya itu tak terima, dan sekarang dia semakin kasar pada Jina. Itu yang membuat Jina trauma menjalin hubungan percintaan. Sempat ada seorang namja yang bisa membuatnya jatuh cinta lagi. Hari-harinya pun dipenuhi kecerian. Diam-diam namja itu menderita Leukimia, dan akhirnya meninggal. Ini yang membuat Jina semakin terguncang hatinya, karena baru sebentar mengenal namja itu.

Itulah sebabnya Jina selalu merequest lagu mellow. Menurutnya lagu itu mewakili perasaannya saat ini. Dan kenapa harus hari Selasa, karena itu hari dimana namja yang dia cintai itu meninggal.

“Kau tampak seperti biasa. Tak ada yang beda padamu.”

“Aku tak mau menunjukkan kesedihanku ini pada orang lain terutama keluargaku.”

Saatnya istirahat. Eunhyuk masih setia menemani Jina disekolah. Dia ingin membantu Jina mengawasi anak-anak bermain. Bukannya mengawasi anak-anak tapi Hyuk malah ikut bermain. Dia malah asyik bermain perosotan dan ayunan. Bahkan dia lebih ceria dibanding anak-anak itu. Hyuk berhenti sejenak untuk makan permen. Tiba-tiba ada anak yang merebut permen itu. Sesaat Hyuk mengeluarkan air mata. Tapi kemudian mengusapnya karena malu dengan Jina.

“Hyung, perutku sakit. Antarkan aku ke toilet!!!” Pinta seorang anak pada Hyuk. Sadar kalo Jina sedang melototinya, terpaksa dia mengantar anak itu. Dengan segera Hyuk menggendong anak itu dan berlari kencang ke toilet. Hyuk yang menunggu di depan pintu hanya bisa pasrah karena harus mencium aroma yang kurang sedap.

*****

Sebenarnya acara “dating” Hyuk dan Jina sudah berakhir. Namun tampaknya mereka malah semakin dekat. Hyuk ingin memberikan surprise buat Jina. Dia ingin membuat kencan yang sesungguhnya dengan Jina. Dibantu member Suju yang lain Hyuk mempersiapkan ini semua. Bagian kostum dan tata rias, Wook yang menangani. Skrip romantis, bagian Hae, Siwon dan Teuk. Sedangkan yang lain membantu mendekorasi tempat.

Saatnya pun tiba. Hyuk sudah standby dengan perasaan yang tak karuan. Perasaannya kali ini lebih kuat daripada perasaannya ke Hae. Karena menunggu cukup lama, akhirnya hujanpun turun. Karena tempatnya outdoor, Hyuk bingung mencari tempat berteduh. Akhirnya Jina datang sambil membawa payung. Kemudian dia menepuk pundak Hyuk.

“Aaaaaaaaaaaaaaaaaa” teriak Jina saat Hyuk menoleh ke arahnya. Badannya basah, wajahnya hitam, sambil membawa bunga di tangan kanan dan kado ditangan kiri. Usut punya usut wajah Hyuk hitam karena eyelinier yang dia pakai luntur akibat kehujanan. Acara dating malam itu pun gagal.

*****

Jina diundang ke privat party ulang tahun Shindong. Dia merasa canggung berada di lingkungan baru baginya, yang terlalu mewah. Acara dilanjutkan dengan dansa. Hyuk berencana ingin mengajak Jina berdansa. Tapia apa daya, dia salah menarik tangan. Yang dia tarik ternyata tangan Donghae. Dan dengan tenangnya Hae pun menikmati dansanya dengan Hyuk. Lalu Jina pergi ke toilet. Setelah selesai dia mendengar pembicaraan Hyuk dengan Kyuhyun.

“Hyung apa kau benar-benar menyukai Jina.”

“Ah tentu saja tidak. Aku hanya kasihan padanya.” Hyuk mulai ngelantur, mungkin karena kebanyakan minum. Jina yang mendengar itu pun segera berlari keluar. Hyuk yang melihatnya segera mengejar Jina, tapi gagal karena Jina sudah naik bus.

*****

“Permisi noona, ini pesanan strawberry cheese cake noona sudah datang.” Kata Minwoo sambil mengerlingkan matanya.

“Kamsahamnida.” Noona itupun tertunduk malu. Rupanya Minwoo sedang mengalamai apa yang namanya ‘love at first sight’ atau cinta pada pandangan pertama. Tanpa basa-basi Minwoo meminta nomor telfon noona itu dan menawarkan untuk ke rumahnya.

Saat bekerja, Minwoo terus memikirkan noona itu. Dia terus menunggu noona itu di toko setiap sore. Sempat suatu ketika noona itu tak datang, Minwoo merasa sangat kecewa saat itu. Tampaknya dewi fortuna sedang ada dipihaknya, dia berkesempatan mengajak noona itu kerumahnya.

Minwoo begitu gembira saat noona itu berkunjung kerumahnya. Kemudian noona itu duduk di sofa sembari melihat sekeliling rumah. Tanpa sepengetahuannya, diam-diam Minwoo mendekati dirinya. Kemudian dia memanggil noona itu tepat di samping wajahnya. Karena kaget noona itupun refleks kemudian menoleh. Daaaan… tanpa sengaja mereka berciuman.

Kemudian Minwoo ijin ke dapur untuk membuat minuman. Noona itu berdiri dan melanjutkan melihat sekeliling rumah. Langkahnya terhenti ketika melihat sebuah kamar yang pintunya terbuka. Dia masuk ke kamar itu. Betapa kagetnya dia karena melihat begitu banyak foto dan poster Eunhyuk Suju disana.

“Kenapa banyak foto dan poster Eunhyuk disini?”

“Oh ini kamar kakak perempuanku. Katanya yang di foto itu adalah penyemangat hidupnya  kini.”

*****

Jina kuwalahan melayani para pelanggan di tokonya. Maklum, berhubung hari itu weekend jadi pengunjungnya lebih banyak. Sesekali dia menyeka keringat di dahinya karena kecapaian. Tiba-tiba ada seorang yeoja yang berlari dan tergesa-gesa masuk ke toko rotinya. Yeoja itu ternyata menghampiri Jina.

“Jina maafkan aku. Aku sudah merenungi kesalahanku selama ini padamu. Tolong Jina maafkan aku. Aku benar-benar menyukaimu.”

“Siapa kau?” Mendengar perkataan Jina itu, seketika yeoja yang menghampirinya tadi terdiam. Yeoja itu terkejut dan hanya melihat dirinya dari bawah sampai atas. Kemudian yeoja itu tersenyum lebar menatap dalam-dalam mata Jina.

“Aku Eunhyuk. Apa kau tak mengenaliku, Jina?” Ya. Yeoja itu adalah Eunhyuk. Beberapa hari belakangan ini, Hyuk menyamar sebagai yeoja demi bisa menemui Jina. Karena sejak kejadian malam pesta ulang tahun Shindong lalu, Jina tak ada kabar sama sekali.

“Apa??? Jadi kau seorang namja? Jadi tadi aku berciuman dengan seorang namja?” Rasanya Minwoo ingin muntah setelah tahu kalau yang diciumnya tadi adalah Eunhyuk.

Lalu Hyuk dan Jina pergi ke taman. Disana Jina meluapkan isi hatinya selama ini pada Hyuk. Jina sedikit terbawa emosi karena masih merasa sakit hati. Saat itu juga air mata Jina turun membasahi pipinya. Hyuk juga meluruskan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Saat itu dirinya sedang mabuk, jadi pikiran dan ucapannya menjadi tak karuan. Dia benar-benar menyesali kejadian ini. Kemudian Hyuk meminta maaf dan tidak akan mengulangi kesalahan ini untuk kedua kalinya.

“Kau jahat oppa. Kau yang membuatku tertawa, dan kau juga yang membuatku menangis.”

“Apa? Tadi kau panggil aku apa? Oppa?” Jina tersenyum malu, sesekali dia masih menitihkan air matanya, lalu dia memukul-mukul dada Eunhyuk. Kemudian Hyuk menghapus air mata Jina lalu mencium bibirnya dengan mesra.

Kemudian mereka berjalan-jalan sambil bergandengan tangan menikmati indahnya matahari yang akan sembunyi lagi digelapnya malam. Anehnya dari toko roti, taman, dan sampai saat ini Hyuk tidak melepas penyamarannya. Dia masih lengkap memakai wig panjang, anting, rok dan higheels.

Di sepanjang jalan, mereka menyanyikan lagu Haengbook ( kebahagiaan ) kemudian Hyuk nge-rapp lagu No other. Hyuk kaget karena mendadak Jina menghentikan langkahnya.

“Rencana Tuhan memang indah dan tepat pada waktunya. Kini Tuhan memenuhi janjinya untuk memberiku haengbok, yaitu dirimu, Eunhyuk oppa.”

Sesaat kemudian Jina mencium bibir Eunhyuk. Lalu Hyuk mencium kening Jina dan merekapun berpelukan.

*****************************

 

2 responses to “[Lomba FF] From Rapper with Love (17)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s