[Lomba FF] Unconditional Love (21)

Title: unconditional love

Author: Kezia Vanny

Genre: Romantic  sad

Cast: Kim Gyeori , Kyuhyun

Twitter: @kezia_vanny

—————————————————————————————————————-

“Gyeori!” Panggil seseorang, ternyata ia Kyuhyun temanku. Kyuhyun adalah teman baik ku sejak kecil. Aku sangat dekat pada nya, bahkan sangking dekat nya, aku juga menyukainya! Maka saat ia mengajak ku pergi ke taman, aku sangat senang!  “Ne, ada apa?” Tanyaku padanya. “Nanti sore temani aku ke taman ya!” Katanya padaku sambil tersenyum. “Ehmm, jam berapa?” Tanyaku lagi pada nya. “Jam 4 nanti aku jemput di apartemen mu, sudah dula ya, dadah.” Katanya lalu pergi meninggalkan ku. Pulang sekolah aku langsung menuju apartemen ku. Aku tinggal di sebuah apartemen yang tidak terlalu besar.  Orang tua ku sudah meninggal, sehingga aku tinggal sendirian. Aku juga tidak mau merepotkan saudara-saudaraku. Namun tetap saja mereka terus memperhatikanku dan melarangku kerja paruh waktu. Untuk kehidupan sehari hari, mereka memberikan ku uang 1 kali dalam sebulan. Namun mereka tidak perlu membayar uang sekolah ku karna aku mendapat beasiswa. Sesampai nya di apartemen aku langsung mengerjakan PR dan mandi. Selesai mandi aku langsung memilih baju apa yang akan aku pakai nanti. Akupun memutuskan untuk memakai sebuah  kaos putih dan celana pendek hitam. Ting tong, bunyi bel apartemen ku,” itu pasti Kyuhyun.”  Kataku pada diri sendiri, aku pun segera membukakan pintu dan dugaan ku benar itu Kyuhyun. “Kau sudah siap?” Tanya Kyuhyun padamu. “ Ne!” Katamu padanya sambil tersenyum. “ Kajja!” Katanya, lalu kau pun mengambil tasmu dan mengunci pintu apartemenmu. Kamu dan Kyuhyun pun menuju basement tempat Kyuhyun memarkirkan mobil nya.  Akupun masuk ke dalam mbilnya. Selama di dalam perjalanan aku dan Kyuhyun terus berbicara. Tak terasa kami sudah tiba di taman. “Sebenarnya kita di taman mau ngapain sih?” Tanyaku penasaran. “Aku mau foto sunset.” Katanya sambil mengeluarkan kamera SLR nya. “Tapi ini kan masih pukul setengah lima.” Kataku lagi padanya. “Ya sudah kita tunggu saja.” Katanya sambil duduk di sebuah bangku. Aku pun juga duduk di sebelahnya, namun aku sangat bosan. Aku pun pergi ke sebuah kelompok anak keci yang sdang bermain. “Hai, namamu siapa?” Sapaku pada seorang anak kecil. “Hai, namaku Junsu, kalau nama noona siapa?” Tanya nya padaku. “Nama noona Gyeori, Junsu mau tidak bermain dengan noona?” Tanyaku lagi pada nya. “Tentu saja, ayo noona kita main!” Kata nya sambil menarik tanganku. Aku dan Junsu pun bermain dan gara-gara itu aku melupakan Kyuhyun. “Sebentar ya, noona mau mengajak temn noona untuk bermain juga.” Kataku pada Junsu, Junsu pun mengangguk dan aku pun menghampiri Kyuhyun. “Kyu, kita main yuk!” Kata ku pada Kyuhyun. “Ya, kau ini seperti anak kecil saja!” Kata Kyuhyun padaku. “Ayolah, kita bermain bersama anak itu.” Kataku pada Kyuhyun sambil menunjuk Junsu. “Dia siapa?” Tanya Kyuhyun padaku. “Nama nya Junsu, anak nya juga baik, ayo bermain dengan nya.” Kataku lagi sambil menunjukan muka aegyo ku. “Baiklah.” Katanya sambil tersenyum. Kami berdua pun menghampiri Junsu yang sedang menunggu kami. “Junsu, kau sudah lama menunggu ya?” Tanyaku pada Junsu yang sedang duduk. “Tidak kok noona, dia siapa noona?” Tanya Junsu sambil menunjuk Kyuhyun. “Oh dia itu teman noona nama nya Kyuhyun.” Kataku memperkenalkan Kyuhyun pada Junsu. “Hai, aku Kyuhyun, senang berkenalan denganmu.” Kata Kyuhyun sambil mengulurkan tangan nya. “Hai, aku Junsu!” Kata Junsu sambil menjambat tangan Kyuhyun. “Ayo kita main!” Kata Junsu lagi sambil menggandeng tanganku dan tangan Kyuhyun. Saat itu aku,Kyuhyun,dan Junsu sangat senang. Di taman itu kami bertiga bermain sambil berfoto. Kami bertiga terus bermain dan tidak terasa sudah pukul 6. “Noona, hyung, terima kasih ya sudah menemaniku bermain, aku pulang dulu ya, dadah.” Kata Junsu sambil melambaikan tangan nya. “Dadah!” Kata ku dan Kyuhyun bersama. “Ayo kita pergi ke bukit yang ada di sana!” Ajak Kyuhyun sambil menggandeng tanganku. Sesampainya di bukit dari belakang Kyuhyun menutup mataku. “Kyu, aku kan juga pengen ngeliat sunset.” Kataku padanya, namun ia tetap terus menutup mataku. “Ayolah Kyu.” Kata ku lagi pada Kyu.  “Aku akan melepaskan tanganku, namun kau tetap tidak boleh membuka matamu.” Kata Kyu padaku, aku pun mengangguk dan dia melepaskan tangan nya. Aku pun masih terusmenutup mata, dan aku juga penasaran kenapa aku tidak diperbolehkan membuka mata. “Nah sekarang kau boleh membuka mata!” Kata Kyu, aku pun segera membuka mata. Saat membuka mata aku sangat aget, bahkan aku tidak percaya dengan apa yang aku lihat. Kyuhyun berlutut di depanku sambil memegang sebuah bunga. “Jadi yeojachingu ku ya?” Kata Kyuhyun sambil tersenyum, aku yang masih tidak percaya tetap diam seperti patung.  “Jadi bagaimana?” Tanya nya lagi karna tidak ada respon dariku. Akupun mengangguk sambil tersenyum kepadanya. “Apakah artinya itu iya?” Tanya Kyuhyun sambil menahan tawanya. Akupun mengangguk sekali lagi dan tersenyum lagi kepadanya. Kyuhyun pun langsung memelukku, “terima kasih.” Kata nya padaku dan aku hanya bisa tersenyum.  Hari-hari yang kulewati terasa sangat bahagia karna adanya Kyuhyun di sampingku. Tak terasa kami sudah 1 tahun pacaran da Kyuhyun ingin memperkenalkan aku dengan orang tua nya. “Jagi, nanti malam kamu akan aku perkenalkan pada orang tuaku ya.” Kata nya saat di sekolah, sekarang aku dan Kyuhyun sudah kelas 2 SMA. “Ehmm, aku takut oppa.” Kataku dengan nada khawatir. “Aku takut mereka tidak bisa menerimaku.” Kataku lagi pada Kyuhyun. “ Tenang saja, mereka pasti mau menerima mu kok.” Kata Kyuhyun sambil tersenyum. “Baiklah oppa, jam berapa?” Kataku sambil tersenyum kepadanya. “Nanti jam setengah tujuh malam aku akan menjemputmu, dandan yang cantik ya!” Kata Kyu padaku, sontak aku langsung tertawa mendengarnya dan Kyu pun ikut tertawa. Pulang sekolah aku langsung mengerjakan PR dan setelah itu pergi mandi. Sehabis itu aku langsung membuka lemariku dan mengeluarkan semua dress yang aku punya. Akhir nya aku memutuskan untuk memakai sebuah dress selutut beawna merah muda dan sepatu flat shoes bewarna krem. Aku pun memakaikan lipgloss bewarna merah muda ke bibirku. Aku juga mengeritinh rambutku yang panjang. Aku pun telah selesai bersiap siap dan menunggu Kyuhyun. Ting tong, bel apartemen ku berbunyi. Aku pun segera mengambil tas dan membukakan pintu. Saat aku membuka pintu, Kyuhyun oppa sangat kaget melihat penampilanku. “Heii, oppa kenapa bengong?” Kataku sambil melambai lambaikan tangan ku di depan wajahnya. “Ahh tidak, kau cantik sekali malam ini.” Kata nya padaku sambil tersenyum. “Ah, gomawo.” Kataku malu padanya. “Ayo kita pergi sekarang!” Kata Kyuhyun oppa, akupun menutup pintu apartemen ku dan langsung menuju rumah Kyuhyun oppa. Sesampainya di rumah nya, aku sangat gugup. Aku sangat takut tidak diterima oleh keluarga nya. Namun aku salah, mereka sangat ramah! Mereka menyetujui hubungan kami! Aku pun sangat senang. Pukul 9 malam, aku berpamitan dengan mereka. Aku pulang diantar Kyuhyun oppa beserta keluarganya. Namun saat dalam perjalanan tiba-tiba ada seorang anak kecil lelintas di depan mobil kami. “Oppa awas!!” Teriak ku pada Kyuhyun oppa, namun tetap saja kecelakaan tidak bisa kami hindari. Mobil kami menabrak sebuah pohon besar. Ranting-ranting nya menembus kaca depan mobil Kyuhyun oppa. Akupun langsung tidak sadarkan diri setelah kejadian itu.  Saat sadar semua nya menjadi gelap, dan aku sangat takut. “Kyuhyun oppa, kau ada diamana?!?!” Kataku sedikit berteriak. “Aku ada disini jagi.” Katanya sambil memegang tanganku. “Oppa kenapa semuanya gelap?” Tanyaku akut pada Kyuhyun oppa. Namun Kyuhyun oppa diam saja. “Oppa aku kenapa?!?!” Tanyaku lagi dengan berteriak. “Kau buta Gyeori.” Kata Kyuhyun oppa pelan. Mendengar itu aku sangat kaget. Aku terus menangisaku tidak bisa menerima kenyataan ini. “Lalu bagaimana dengan appa dan eomma mu?” Tanyaku lagi masih sambil menangis.  “Mereka meninggal.” Kata Kyuhyun oppa, aku pun sangat kaget. Aku juga bisa merasakan Kyuhyun oppa menangis. Hari ini adalah acara pemakaman orang tua Kyuhyun oppa. Aku menemani Kyuhyun oppa sampai acara nya selesai. Semenjak hari itu Kyuhyun oppa menjadi pekerja keras dan terus mencintaiku apa adanya. Namun kehendak berkata lain, perusahaan yang dijalani ayah nya bangkut, Kyuhyun oppa pun  terpaksa menjual perusahaan nya itu. Kyuhyun oppa juga menjual rumahnya dan membeli sebuah apartemen yang berseberangan denganku. 5 Tahun kemudian aku dan Kyuhyun oppa sudah lulus kuliah. Dan Kyuhyun oppa bekerja di sebuah kantor yang lumayan besar. Setelah 6 bulan bekerja Kyuhyun oppa memberitahu sesuatu yang membuatku sangat bahagia. “Jagi, kau mendapatkan donor mata!” Kata nya padaku, mendengar itu aku langsung memeluknya. “Gomawo oppa, gomawo.” Kataku sambil masih memeluknya. Hari ini hari operasiku. Aku sangat berharap operasi ini berhasil. Danm harapanku erkabul! Namun setelah aku bisa melihat aku mendapatkan sebuah kebohongan yang paling besar yabg dilakukan Kyuhyun oppa. Kyuhyun oppa buta! Ternyata saat kecelakaan itu mata Kyuhyun oppa juga tertusuk ranting pohon dan menyebabkan dia buta. “Oppa,mengapa kau berbohong?” Tanyaku sambil menangis. “Aku tidak mau kau mengkhawatirkanmu.” Katanya sambil menunduk. “Lalu bagaimana kau bisa membiayai operasi ini?” Tanyaku masih tidak percaya. “Aku meminjam uang dari temanku.” Katanya sambil menunduk, “namun kau masih mau jadi yeojachingu ku kan?” Katanya padaku sambil tersenyum. “Tidak, aku tidak mau!” Teriak ku padanya, dia sangat kaget mendengar perkataanku. Setelah mengatakan itu aku langsung berlari dari rumah sakit dan pulang menuju apartemen ku. Sesampainya di apartemen, aku langsung merapikan semua barang-barangku dan menjual apartemen ku. Aku pun ingin melupakan Kyuhyun dan memulai kehidupan baru. Aku membeli sebuah apartemen kecil. Besoknya aku mengikuti traine sebagai penyanyi. Aku terus berusaha mengikuti traine, agar aku bisa debut secepatnya. 2 tahun kemudian aku pun debut, saat itu aku sangat bangga karena bisa debut. Aku pun menjadi terkenal, pergi ke luar saja susah. Aku juga sudah bisa melupakan Kyuhyun karena kesibukan ku sekarang. Sampai suatu hari, aku pergi keluar bersama asisten dan supirku untuk makan malam. Sesudah supir ku memakirkan mobil, kami bertiga pun langsung menuju sebuah restoran. Saat aku sudah berada di depan pintu restoran, aku melihat seorang pengemis. Karena aku merasa iba, aku pun memberikan sedikit uangku untuknya. “Aggasi, ini uang untukmu.” Kataku sambil memberikan uang untuknya, menurutku sepertinya dia buta, karena ia tidak menyadari kehadiranku padahal aku di samping nya. “Ah iya, kamsahamnida.” Katanya sambil tersenyum ke arahku. Saat kulihat wajahnya aku sangat kaget. Pengemis itu adalah Kyuhyun oppa! Melihat dia seperti ini aku sangat sedih, tanpa sadar aku sudah menangis. “Kyuhyun oppa>” Ktaku dengan sura serak. “Gyeori?” Kata Kyuhyun masih tidak percaya. “Iya ini aku, sbenarya apa yang terjadi?” Tanyaku padanya sambil menangis. “Maaf, aku tidak bisa menceritakan nya.” Kata nya padaku sambil menunduk. “ Aku mohon jelaskan padaku.” Kataku sambil menarik tangan nya. “Maaf aku tidak bisa!” Kata nya lalu melepaskan tanganku dari tangan nya dan berlari ke tengah jalan. “Oppa awas!” Kataku berteriak padanya, namun semua sudah terlambat. Sebuah mobil menabraknya dan Kyuhyun oppa mengeluarkan banyak darah. Akupun segera memanggil asisten ku dan supirku untuk membawanya ke rumah sakit. Hari ini aku memakai dress hitam selutut, ya Kyuhyun oppa sudah meninggal . Hari ini adalah hari pemakaman nya. Aku sangat sedih melihat makam nya. Tiba-tiba seseorang menepuk ku. “Maaf apa kau Gyeori?” Tanya seorang laki-laki padaku. “Ya benar, kau ini siapa ya?” Tanyaku lagi pada nya. “Ah, aku teman nya Kyuhyun, aku hanya ingin menyerahkan sebuah surat untukmu, kata Kyuhyun kalau ia sudah meninggal aku baru boleh memberikan nya padamu.” Kata laki-laki itu padaku sambil menyerahkan sebuah surat. “Oh, ne gomawo.” Kataku padanya sambil tersenyum. “Cheonmaneyo, aku pulang dulu ya.” Kata laki-laki itu lalu pergi.  Aku pun membuka surat itu, dan betapa kaget nya aku setelah membaca surat itu. Aku langsung menangis, aku sangat menyesal telah meninggalkan Kyuhyun oppa.

“Gyeori, saat kau membaca surat ini, berarti aku sudah tidak ada lagi di dunia ini lagi. Gyeori sebenarnya yang menyumbangkan mata padamu adalah aku. Dan aku juga yang mebiayai operasi mu dengan menjual semua hartaku. Namun saat kau mengetahui aku buta, kau malah tidak bisa menerimaku. Kau meninggalkanku dan aku sangat hati! Namun aku tidak mau menyimpan perasaan sakit itu terlalu lama. Aku tidak bisa membohongi diriku kalau aku tidak mencintaimu lagi. Aku sangat menyayangimu Gyeori. Aku mohon hiduplah dengan bahagia.” Itulah surat pertama dan terakhir  Kyuhyun padaku,saranghaeyo Kyuhyun oppa.

2 responses to “[Lomba FF] Unconditional Love (21)

  1. ini ceritanya si gyeori parah banget kejam nya.
    Banyak typo terutama tentang penggunaan aku & kamu nya. Entah author bingung ato typo hal itu bkn reader agak bingung jg. Alurnya jg kecepetan. Kesan nya buru2 bgt thor. Tp gapapa, keep writing. Practice make perfect ! Fighting ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s