[Korean Fan Fiction] A Love Journey [Prolog]

Author : Mira a.k.a Mira Hyuga

Main Cast : Kim Kibum (Key), Lee Hyebin (as YOU)

Support Cast : don’t know yet (-_-“)a

Length : Sequel?

Genre : Romance, Friendship

Rating : G/PG

Disclaim : I don’t own all of cast, they belongs to themselves. But the plot is mine… ^^ Kalo ada yang sama, bukan suatu kesengajaan🙂.

Summary : Sepasang kekasih yang baru saja merayakan 1 tahun hubungan mereka mengalami sebuah kecelakaan yang tanpa diduga. Ditambah lagi, mereka harus menghadapi masalah lain yang bahkan mereka sendiri tidak sadar masalah itu mengganggu hubungan mereka. Ketidak sadaran mereka ini membuat pihak ketiga berpikir untuk menganggapnya sebagai kesempatan yang harus dimanfaatkan.

>>><<<

…@Somewhere, 11:58 pm…

“Hyebin-ah…” suara lembut pria itu memecah kesunyian.

“Ne?” sahut gadis yang dipanggil Hyebin.

Saat ini keduanya sedang berada di sebuah lapangan. Lapangan basket. Duduk berdampingan di sebuah bangku yang terdapat di sisi lapangan.

Key tersenyum, lalu merangkul bahu Hyebin. “Kau tahu kenapa aku membawamu ke sini?” tanyanya sambil mendongak menatap langit hitam yang penuh dengan bintang yang bertaburan.

Hyebin terdiam sejenak, kemudian menggeleng polos, “Aniyo.”

Key langsung menyentil kening gadis itu. “Ya! Kemana ingatanmu? Kau amnesia, hah?”

“Aa~sakit…” Hyebin meringis.

Key mengerucutkan bibir dan menggaruk bagian belakang lehernya. “Aissh~kau bahkan tidak ingat hari penting ini.” gerutunya pelan.

“Hari penting, ya?” Hyebin mengerutkan dahinya, berusaha mengingat-ingat. “Pikiranku sedang kosong sekarang. Aku tidak bisa mengingat apapun. Lagipula sekarang sudah malam sekali, waktunya aku tidur. Tapi kau malah membawaku ke sini. Ada apa, sih? Aah~aku mengantuk…” cerocosnya kemudian menguap lebar sambil menyandarkan kepalanya di bahu Key.

“Cerewet!” cibir Key.

Sontak Hyebin mengangkat kepalanya kembali, “Mwo?”yHyHHnmd

“Aniyo. Ehem~ada yang ingin kutunjukkan.” Key tersenyum misterius dan menatap Hyebin tepat di matanya.

“Apa?”

Key tidak menjawab dan hanya tetap tersenyum. Namun dia menghitung mundur sambil melihat jam tangannya. “3… 2… 1…” tepat saat Key mengakhiri hitungannya, terlihat lampu-lampu kecil yang menyala memenuhi lapangan itu. Lampu-lampu itu terangkai membentuk sebuah kata yang membuat Hyebin membelalakkan matanya, antara senang, terkejut dan terharu.

Key berdiri. “Happy 1st anniversary!!” serunya lantang, sesuai dengan kata yang terbentuk oleh rangkaian lampu-lampu itu.

“Oh~yeppeuda…!” ucap Hyebin terkagum-kagum. Air mata mulai menggenang di pelupuk matanya. “Key, bagaimana kau melakukannya?”

“Kau suka?” Key malah balik bertanya.

Hyebin mengangguk dengan air mata yang mulai membasahi pipinya. “Gomawoyo…”

Lagi-lagi Key tersenyum dan merentangkan tangannya lebar-lebar ke arah Hyebin, dan tanpa menunda waktu lagi, Hyebin langsung menghambur ke pelukan pria itu. “Gomawo…” ujarnya sekali lagi.

“Ne.” sahut Key sambil mengusap kepala kekasihnya itu dengan lembut. Beberapa saat kemudian Key melepaskan pelukannya. “Lain kali… jangan lupakan hari jadi kita.” Ujarnya tersenyum lembut dan lagi-lagi menatap mata Hyebin.

“Arasso. Mianhae.”

Key tertawa kecil sambil mengacak rambut Hyebin sekilas, kemudian mencium puncak kepalanya. “Saranghae, jagiya..”

“Na do saranghaeyo…” balas Hyebin dan kembali memeluk Key.

Satu tahun waktu yang sudah mereka lewati bersama sebagai sepasang kekasih. Bukan waktu yang singkat, tentu saja. Suka-duka hubungan yang mereka lewati bersama mempunyai makna tersendiri dan menjadi kenangan yang mungkin tidak ingin mereka lupakan.

Namun semuanya terjadi begitu saja, tidak sesuai dengan yang mereka inginkan. Tanpa diduga  keadaan membuat mereka harus melupakan semuanya. Jejak-jejak yang telah terukir berakhir bahkan sebelum mencapai tujuannya, tak bisa ditelusuri kembali. Gelap. Semuanya terlalu gelap dan melelahkan. Perjalanan ini terhenti begitu saja, tanpa disadari, tanpa diharapkan.

Saat Hyebin memeluk pinggang kekasihnya dengan erat—berupaya melindungi tubuh keduanya dari terpaan angin malam dan membisikkan ‘gomawo’ sekali lagi di samping telinga Key—kendaraan lain menghantam motor yang mereka tumpangi hingga tubuh keduanya terpental cukup jauh. Luka di sekujur tubuh yang menimbulkan bercak merah di seluruh pakaian tidak lebih sakit sama sekali dibandingkan jika mengingat seharusnya mereka merayakan hari jadi mereka lebih lama lagi—dengan perasaan bahagia.

“Hyebin-ah…” Key merangkak, mencoba menggapai jemari lentik itu. Namun yang dipanggil malah memejamkan matanya, tak menyambut tangan Key yang masih menggapai-gapai dengan napas memburu. “Hyebin-ah, mianhae…” penglihatannya mengabur, semuanya berputar, merah, dan berakhir gelap.

A/N :  Another cerita gaje -__-v Please leave a comment…😀

4 responses to “[Korean Fan Fiction] A Love Journey [Prolog]

  1. hi, sy reader baru dsini..
    kasian banget nasib key ama hyebin..
    baru jg ngerayaan 1st aniv, eh tw” malah kecelakaan mreka b2..
    ga sabar tggu kelanjutannya nih ^^

  2. annyeong ^^ aku reader baru disini .

    ceritanya bagus , tapi minho-nya kok belum muncul? T_T
    ditunggu lanjutannya yaa ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s