[Korean Fan Fiction] Destiny (Series) Chapter 1


Author : Lee Hyura

Title : Destiny

Genre : Romance, Comedy, Friendship.

Length : Series

Cast :

–          SNSD’s Jessica

–          SJ’s Kyuhyun 

–          SNSD’s Seohyun

–          CN Blue’s Yonghwa

Other cast :

–          CN Blue’s Jonghyun

–          SNSD’s Yuri

–          Kyuhyun’s parents

–          Seohyun’s parents

Warning! Don’t re-publish my fanfict in other place!! And hope you like my fanfic, guys ^__^

Yang tak suka, JANGAN BACA!

===Destiny===

Jessica pov.

Omomomo! Aku terlambat pergi ke kampus! Matilah aku~

Aku segera meraih tas selempangku dan berlari ke basement apartemen ini. Aku mengeluarkan kunci mobilku dan menekan tombol autolock mobilku. Setelah terdengar sebuah bunyi yang berarti outolock mobilku sudah dibuka, aku masuk ke mobilku dan mengendarai mobil jazz blue sky-ku menuju kampusku.

Campus.

Aku keluar dan tak lupa menekan tombol autolock mobilku dan memasukkan kunci mobilku ke dalam tas. Aku berlari sekuat tenaga menuju kelasku pagi ini.

“Aigooo” desahku saat melihat profesor Kim sudah ada di depan kelas –sedang mengajar. Tidak, tidak, tidak!! Aku tidak akan masuk kelas kalau hanya untuk di hukum. Bye bye Mr Kim~~

Aku berlari ke kantin sebelum Mr Kim menyadari keberadaanku.

Canteen.

Aku memesan milkshake kesukaanku di stand Song onnie. Aku sudah terbiasa jajan di stand ini dan Ms Song juga kenal denganku.

“Telat masuk kelas dan karena Mr Kim sudah masuk, kau kabur ke sini” desis Song onnie sambil membuka kulkasnya dan mengambil es.

Aku mendesah, “Yeah, seperti itu lah. Lagian Mr Kim memulai kelasnya terlalu pagi sih. Aku tak bisa bangun jam 8 pagi, onnie~”

“Aigoya, Sica! Jam 8 tak bisa? Biasanya kau bangun jam berapa, huh?”

“Jam … 9? Mungkin. Tapi lebih sering jam 10 atau 11” jawabku.

Song onnie mengetuk kepalaku berkali-kali lalu menekan sebuah tombol di blendernya agar blender itu berhenti berputar dan menuangnya ke gelas plastik. Sedangkan aku sibuk mengaduh dan mencibir.

“Kau benar-benar ya, Sic! Jam 10? 11? Memang malam harinya kau kemana, huh??” omelnya sambil menyondorkan milkshakeku.

Aku menerimanya dan menyeruputnya, “Biasanya sih aku di apartement saja dan jam 7, aku tidur” jawabku.

Song onnie menoyorku. “Dasar Sleeping beauty kau!”

Aku mengedipkan mataku, “Yang penting itu beauty.” Aku dan dia terkekeh. Aku membuka tasku dan mencari dompetku.

“O.. Onnie~ dompetku ketinggalan,” lirihku dengan puppy eyesku. Dia mendesah, “Gratis.. gratis deh untuk hari ini.”

Aku tersenyum dan mencubit pipinya lalu berlari ke parkiran sebelum aku terkena toyorannya lagi. Waktunya mengambil dompet dan berjalan-jalan sampai kelas siangku mulai. Ya tentu saja begitu! Hanya kelas Mr Kim saja yang mulai pagi hari. Sisanya, aku mengambil kelas siang agar tidurku cukup.

Author pov.

“Kya!!” histeris Jessica saat ia tak sengaja memecahkan sebuah vas di sebuah toko keramik yang baru saja dibuka. Saat itu ia hanya bermaksud melihat-lihat setelah ia mengambil dompetnya. Sebenarnya sih dia tidak tertarik dan tidak mengerti tentang seni kecuali seni vokal(?)*maaf kalo salah. Saya paling bodoh di pelajaran seni sih ^_^a*

“YA!! Apa yang kau lakukan??” bentak seorang namja dengan wajah sangar. “Apa yang kau lakukan disini? Toko ini belum buka, bodoh!”

“Belum buka? Tapi pintunya sudah terbuka lho!” bela Jessica sambil memasang wajah polosnya.

“Tapi belum tentu sudah di buka kan? Dan…” namja itu menatap pecahan vas yang pecah di dekat kaki Jessica, “Kau harus ganti rugi!!”

“Ah? Yeah! Berapa harganya?” tanya Jessica.

“Harga vas itu 20.000.000 won” jawab namja itu tenang sambil melipat tangannya di dadanya.

Mata Jessica langsung membulat, “2.. 20… 20.000.000 won? Are you crazy? Hanya vas seperti saja sampai 20.000.000 won? Tak mungkin! Kau pasti becanda. Iya kan?” Sial! Matilah aku, runtuk Jessica dalam hati.

Seorang ahjumma berdiri di belakang Jessica. Dia menatap serpihan vas itu dan menatap namja penjaga toko itu.

“Kyuhyun-ssi~ apa itu vas yang aku incar? Kenapa bisa pecah? Vas itu kan langka, Kyuhyun-ssi!!” omel ahjumma itu.

“Ohh~ jadi namanya Kyuhyun ya? Nama yang bagus untuk namja setampannya” batin Jessica sambil tersenyum tipis.

“Mwo? Aniya, agassi,” bantah Kyuhyun.

“Agassi? Apa pantas ahjumma itu masih dipanggil agassi?” cibir Jessica dengan suara sangat pelan agar tak ada yang mendengar sambil terkekeh pelan.

“Gadis itu lah yang memecahkannya” lanjut Kyuhyun sambil menunjuk Jessica.

Mata Jessica membelalak, “Mwo?? Mwoya?”

“Ohhh.. kau kah yang mempecahkannya? Aish!! Aku tak berhasil mendapatkannya deh,” lirih ahjumma itu.

“Hm.. ah ahjumma~ memang harga vas itu berapa?” tanya Jessica.

“25.000.000” jawab ahjumma itu seraya pergi dengan wajah kecewa.

“MWO???”

“Yeah, segitu tapi aku sudah mendiskonkannya untukmu”

“Tap.. tapi sekarang pertengahan bulan jadi aku tak bisa membayarnya. Pasti orang tuaku tak mau memberikan uang sebesar itu padaku”

“Kenapa tidak mau?”

“Bulan ini aku baru saja meminta dibelikan mobil. Jadi mungkin ku baru bisa meminta uang sebesar itu sekitar 5 bulan lagi,” alibi Jessica.

“Mwo??…” ucapan Kyuhyun terpotong karena handphonenya bergetar. “Kau diam disini. Masalah kita belum selesai!” tekan Kyuhyun. Jessica mengangguk patuh sambil menelan ludahnya.

Kyuhyun mengangkat teleponnya.

“Yoboseyo… ah! Seohyun-ah~! Mwoya? Jigeum? Aish jinjja! Ye, jamkan, Seohyun-ah. Tidak.. tidak akan. Percayalah. Ne, annyeong” Kyuhyun menutup teleponnya dengan wajah sedih.

Jessica memiringkan kepalanya heran, “Waeyo?”

Kyuhyun mendongak –menatap Jessica tajam, “Kau ikut aku jika kau tidak ingin masuk penjara”

“Heh? Eoddiga? Kesana pakai apa? Mobilku?” berondong Jessica.

Kyuhyun mendengus, “Ya tidaklah. Kita pergi dengan mobilku”

“Mwo? Bagaimana dengan mobilku??” histeris Jessica.

“Mobilmu tidak akan hilang jika kau simpan di parkiran tokoku!” sungut Kyuhyun sambil menarik tangan Jessica ke mobilnya dengan paksa.

“Oh no! Mommy~ help me!!” pekik Jessica dalam hati.

>>>

Jessica termenung sambil mengetuk meja dengan telunjuknya pelan dan sesekali menyesap minumannya. Di depannya ada Kyuhyun, seorang yeoja yang Jessica yakin bernama Seohyun karena sedari tadi Kyuhyun memanggil yeoja itu dengan sebutan “Seohyun-ah”. Panggilan yang sangat akrab, pikirnya. Lalu ada seorang namja tampan yang duduk disampingnya yang ia tebak pasti kekasih yeoja itu.

Jessica tidak mengerti apa yang mereka bicara kan dan Jessica pun tak mau peduli.

“Yeah, dia yeojachinguku. Jessica Jung namanya” kata Kyuhyun yang membuat Jessica tersadar dari lamunannya. Kyuhyun memang sudah tahu nama Jessica karena saat di perjalanan tadi, Kyuhyun menanyakan nama Jessica dengan paksa.

“Huh?” kaget Jessica.

“Kau yeojachinguku. Iya kan, jagi?” ulang Kyuhyun dengan senyuman manisnya yang membuat Jessica ingin muntah.

“Mwo?” kaget Jessica lagi. Kyuhyun langsung menendangnya dan matanya menatap Jessica tajam seolah mengisyaratkan iya-saja-atau-kau-akan-bermasalah-nantinya.

Jessica langsung mengangguk. “Ah.. ye, maja~”

“Ohh… onnie~ manasseo bangapseumnida onnie. Joneun Seo Joohyun imnida” kata Seohyun. Seohyun menarik nafas dan tersenyum sebelum melanjutkannya, “Aku terbiasa dipanggil Seohyun.”

“Oh, ye, Seohyun-ssi. Naneun Jessica imnida. Tolong jangan memakai bahasa baku seperti itu. Aku jadi tak enak” balas Jessica seraya tersenyum tipis.

“Aih, jwoisonghae onnie.” Seohyun menundukkan kepalanya dengan sopan lalu mengangkatnya lagi.

“Ya, ya, ya!! Kau kan sudah ku beri tahu agar tidak sesopan itu di depanku. Aku ilfeel melihatnya” bentak Kyuhyun sinis.

“Mianhae, oppa”

“Sudahlah. Kasian Seohyun disalahkan terus” sergah kekasih Seohyun.

“Aish.. intinya kita sudah punya kekasih jadi aku dan Seohyun pasti berhasil membatalkan perjodohan ini.” Kyuhyun menyandarkan tubuhnya ke belakang sambil memijat pelan keningnya.

“Huh? Perjodohan?” ulang Jessica bingung.

Kyuhyun langsung menegakan tubuhnya kembali. “Nanti akan ku jelaskan. Lebih baik sekarang kita pulang. Kalkke, yorobeun” pamit Kyuhyun sambil menarik Jessica keluar dari restoran itu.

In Kyuhyun’s car.

“Aish.. aphado~” ringis Jessica sambil mengelus pergelangan tangannya. Matanya jatuh pada jam tangan berwarna silver yang melingkar manis di tangannya.

“Omona! Aku melewati 2 kelas dan sudah sangat terlambat untuk kelas terakhir!” desah Jessica lalu menatap Kyuhyun tajam. “Ini semua karenamu!” sebenarnya sih hanya 1 kelas yang Jessica lewatkan dan 1 kelas yang sudah akan segera berakhir. Namun Jessica juga menghitung kelas Mr Kim tadi pagi agar Kyuhyun tambah merasa bersalah.

“Mwo? Sudahlah biarkan saja. Anggap saja itu salah satu pengorbananmu untuk membayar vas yang kau pecahkan. Daripada kau masuk penjara? Aku juga jadinya meliburkan tokoku hari ini.” Kyuhyun menghela nafas berat. Bingo! Ternyata Kyuhyun sama sekali tidak merasa bersalah. Jessica mendesah kesal.

“Ya! Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa kau bilang aku pacarmu?”

“Kau harus menjadi my fake girlfriend besok. Arasso? Kalau aku berhasil membatalkan perjodohanku, hutangmu akan lunas”

“Perjodohan? Kau dengan Seohyun? Kenapa kau tidak mau? Seohyun gadis yang cantik dan manis. Tatapanmu juga sepertinya kau mencintainya”

“Kau tahu siapa namja yang bersamanya?”

“Omona! Aku lupa kalau Seohyun sudah mempunyai pacar”

“Bukan pacar tapi suami”

“Mwo??”

“Mereka sudah menikah. Mereka kawin lari. Tak mungkin kan aku merebut istri orang? Kalau Seohyun dan Yonghwa masih pacaran sih, Seohyun pasti akan ku rebut” kata Kyuhyun sambil menampilkan evil smirknya.

“Orang gila!” umpat Jessica dalam hati. Dia menggelengkan kepala.

>>>

“Yoboseyo.. Yuri-ya~” sapa Jessica.

“Waeyo, Sic? Kenapa kemarin kau tak masuk?” tanya Yuri kesal.

“Aku ada urusan. Aku lupa memintamu untuk meminta izin. Sorry”

“Hari ini kau masuk kan?”

“Ah.. ani. Urusanku kemarin belum selesai. Aku titip absen ya!”

“Dasar! Ok. Hmm.. by the way, tumben jam segini kau sudah bangun” goda Yuri.

Jessica melirik jam di meja. Waktu menunjukkan pukul 6 am. Ya, dia sebenarnya tidak bisa tidur. Dia sibuk memikirkan cara agar dia berhasil menggagalkan perjodohan Kyuhyun-Seohyun agar dia takkan berurusan lagi dengan Kyuhyun.

“Yah, mungkin karena urusanku itu. Mian aku tak bisa bercerita padamu sekarang, Yul” sahut Jessica. Ia teringat ancaman Kyuhyun agar tidak menceritakan strateginya pada siapapun.

“Oh~ no prob, girl!”

“Ok, annyeong, Yul!” Jessica menutup teleponnya sebelum mendengar balasan dari Yuri.

Jessica menarik nafas dalam-dalam dan memejamkan matanya. Semalam tidak tidur tentu saja itu sangat menyiksa yeoja itu. Ia sangat membutuhkan tidur sekarang dan untunglah acara perjodohan Kyuhyun-Seohyun dimulai nanti malam.

>>>

Knock.. knock.. knock..

Terdengar suara pintu apartemen Jessica di ketuk. Lalu bell apartemen itu pun ikut berbunyi. Tentu itu sangat berisik namun si empu apartemen sama sekali tidak terganggu dan tetep asik dengan dreamlandnya.

Clek.. blam!

Pintu itu terbuka dan kemudian tertutup. Entah bagaimana caranya tamu itu dapat masuk begitu saja. Tamu itu berjalan menuju kamar Jessica dan membuka pintu kamar Jessica. Dia bersandar di daun pintu sambil melipat tangannya di dada dan menatap yeoja yang tertidur di kasur. Dia menarik ujung bibirnya membentuk seringaian.

Jessica merasakan aura kelam yang diberikan si tamu itu pun dengan perlahan membuka matanya dan melirik ke orang itu.

“KYA!!! Kenapa kau bisa masuk ke dalam apartemenku, jelek??!” histeris Jessica. Jessica menyadari teriakannya tadi dan meralatnya, “Maksudku Kyuhyun. Bukan jelek”

Kyuhyun mengusap telinga sebagai protes, “Aish!! Nyaring sekali suaramu itu! Ck.”

“Yeah, lalu kenapa kau bisa masuk ke kamarku?”

“Itu mudah bagiku, bodoh” sahut Kyuhyun sambil memutar matanya. Sebenarnya Kyuhyun melihat dan menghapalkan kode apartemen Jessica semalam.

>>>

“Aku ingin pulang. Aku lelah” pinta Jessica. 

“Bagaimana dengan mobilmu?” tanya Kyuhyun bingung. 

“Biarkan saja mobilku di parkiran tokomu. Katamu kan mobilku tidak akan hilang jika diletakkan di sana dan tanpa kau sadari, sama saja kau memberiku asuransi atas mobilku” sahut Jessica sambil menguap. 

Kyuhyun mendesis saat menyadari bahwa apa yang dikatakan Jessica itu benar. Akhirnya Kyuhyun mengantarkan Jessica ke apartemennya dengan Jessica sebagai pemandunya. 

Sesampainya di basement apartemen Jessica, Jessica langsung keluar begitu saja dan berjalan ke apartemennya –melupakan keberadaan Kyuhyun. Kyuhyun bingung dan memutuskan untuk mengikuti Jessica. Jessica menekan beberapa angka saat sudah di depan pintu apartemennya. 

Jessica membuka pintu apartemennya dan segera menutupnya kembali setelah verifikasi password aotulock apartemennya. Kyuhyun tersenyum sinis dan diam –mengingat-ingat kode itu. Lalu ia berbalik dan menuju basement. 

>>>

Jessica mendesah dan bangun dari kasurnya. Ia meraih handuknya dan masuk ke dalam kamar mandi. Kyuhyun menautkan alisnya heran –dengan posisi yang tidak berubah. Beberapa saat kemudian Kyuhyun mengeluarkan seringaiannya saat pintu kamar mandi terbuka dan menampakkan wajah masam Jessica.

“Keluar dari kamarku dan tutup pintunya! Kau tak berhak diam di kamarku!” perintah Jessica galak.

“Ok! Siapa pula yang betah berdiam diri di kamar yang berantakan?” sahut Kyuhyun santai sambil menutup pintu.

Jessica menatap sekeliling kamarnya dan mendesah, “Sial!”

>>>

Jessica melompat duduk di sofanya dan mengambil bantal sofanya untuk di letakkan di atas pahanya.

“Jadi apa tujuanmu kemari?” tanyanya sambil menatap Kyuhyun datar. “Bukan kah harusnya kau datang nanti malam?” lanjut Jessica.

Kyuhyun menyandarkan tubuhkan ke punggung sofa. “Tidak kah harusnya kau menanyakan aku mau minum apa?”

Jessica mendengus, “Sudah jawab saja pertanyaanku!”

“Ok, kau melupakan mobilmu? Aku tak ingin memberikan asuransi gratis pada siapapun sekarang”

“Aigoya! Aku lupa!”

“Tsk, ayo ambil mobilmu lalu kita berangkat ke rumah Yonghwa dengan mobilku,” kata Kyuhyun seraya bangkit dan berjalan angkuh keluar apartemen Jessica. Jessica mendesis dan mengikuti Kyuhyun. 

Yonghwa’s house.

Kyuhyun menekan bell rumah Yonghwa dan bersandar di salah satu fondasi rumah itu. Jessica melipat tangannya di dadanya dan menatap Kyuhyun tajam.

“Bukan kah acaranya masih 2 jam lagi? Untuk apa kita ke sini?” tajam Jessica kesal.

Kyuhyun melirik Jessica malas. “Bukannya masih tapi sudah. 2 jam itu bukan waktu yang lama. Kau santai sekali”

“Tapi menurutku 2 jam itu masih lama,” tanggap Jessica. Mereka saling diam kembali.

Akhirnya pintu rumah itu terbuka memperlihatkan pria tampan yang berdiri tegak menatap Jessica dan Kyuhyun.

“Annyeonghaseyo,” sapa Jessica seraya tersenyum.

“Ye, annyeong, Jessica, Kyu” balas Yonghwa.

“Harusnya ‘Annyeong, Kyu, Jessica’. Kau lebih dulu kenal aku daripadanya” ralat Kyuhyun sembari berjalan masuk ke dalam rumah Yonghwa tanpa izin.

Yonghwa tersenyum sedangkan Jessica mendesis kesal melihat kelakuan Kyuhyun yang tidak sopan.

“Esseo wesseo, Jessica-ssi. Silahkan masuk” kata Yonghwa.

Jessica mengangguk. “Oh ye. Gamsahae, Yonghwa-ssi”

Jessica dan Yonghwa berjalan masuk ke dalam dan duduk di sofa. Jessica duduk di depan Kyuhyun yang sudah terlebih dulu duduk dan Yonghwa duduk di samping Kyuhyun.

“Seohyun-ssi eoddiya?” tanya Jessica.

“Dia ada di rumahnya. Sedang bersiap ke acara nanti malam. Aku akan pergi bersama kau dan Kyuhyun” jawab Yonghwa. Yonghwa menatap penampilan Jessica, “Kau cantik dengan penampilan seperti itu”

“Terima kasih” tanggap Jessica malas sedangkan Kyuhyun tertawa sinis.

“Tapi kau yakin ingin ke acara itu dengan pakaian seperti itu?” lanjut Yonghwa sambil menunjuk Jessica yang memakai celana jeans dan t-shirt di padu dengan hoodie berwarna merah.

Jessica mengerutkan keningnya, “Pergi ke acara itu? Jadi kita langsung pergi ke sana?”. “Pantas saja Kyuhyun dan Yonghwa berpakaian rapi” tambah Jessica dalam hati.

“Hah~ aku baru sadar betapa bodohnya kau!” cibir Kyuhyun sambil diam-diam tertawa.

“Kau tak bilang padaku, pabo!” balas Jessica kesal.

“Ya, ya! Sudahlah~ kau bisa memakai gaun noonaku. Sepertinya kau memiliki ukuran tubuh yang sama dengan noonaku” lerai Yonghwa.

Yonghwa bangkit dan menarik tangan Jessica lembut menuju kamar noonanya. Sebelum mereka pergi, Yonghwa melirik Kyuhyun yang sibuk membolak-balikkan halaman buku yang sedang dibaca oleh Yonghwa selama menunggu kedatangannya dan Jessica dan menatapnya bingung.

“Ya! Lebih baik kau cepat memberikannya gaun sebelum kita terlambat pergi ke sana” teriak Kyuhyun kesal saat menyadari kalau Yonghwa sibuk memperhatikannya.

“Ah, ye . mianhae.” Yonghwa segera membawa Jessica ke kamar noonanya dan memberikan Jessica gaun yang menurutnya bagus.

A few moment later.

“Come on! Kita berangkat sekarang” ajak Kyuhyun saat Jessica dan Yonghwa kembali ke ruang tamu dengan bergandeng tangan. Yonghwa kembali mengerutkan keningnya melihat perilaku Kyuhyun yang santai namun ia segera berjalan keluar rumahnya –ke mobil Kyuhyun sebelum Kyuhyun meneriakinya lagi.

Other side.

“Eomma~” panggil Seohyun saat di mobil –perjalanan menuju sebuah restoran untuk acara perjodohan Kyuhyun dengan dirinya secara tertutup.

“Hm? Waeyo, dear?” tanggap eommanya.

“Kalau perjodohan ini gagal bagaimana?” tanya Seohyun takut.

Eommanya menatap Seohyun tajam, “Apa maksudmu? Huh? Kau berdoa agar perjodohan ini gagal? Begitu kah, Seo Joo Hyun?”

“A-ani… aniya~” bantah Seohyun sambil menggeleng pelan dan menunduk.

Restaurant.

“Annyeonghaseyo, Cho sajangnim dan Mrs Cho” sapa Mr dan Mrs Cho.

“Annyeonghaseyo, Cho ahjussi, Cho ahjumma” sapa Seohyun sambil membungkuk sopan.

“Annyeonghaseyo, Seo sajangnim, Mrs Seo dan Seohyun,” balas Mr dan Mrs Cho. “Silahkan duduk,” kata Mrs Cho.

“Ah.. ye, gomaseumnida.” Keluarga Seo pun duduk.

“Kyuhyun eoddiya, ahjumma?” tanya Seohyun untuk sekedar basa-basi walaupun ia tahu Kyuhyun sedang bersama suaminya dan juga Jessica.

“Tenanglah, Seo. Kyuhyun sedang dalam perjalanan kesini. Apakah kau merindukannya?” jawab Mrs Cho. Seohyun mengerutkan keningnya, merindukannya?. Tapi dia langsung mengangguk setelah beberapa detik kemudian.

“Ohh.. manisnya. Pasti kalian akan saling mencintai nantinya. Cinta hanya perlu proses” komentar Mr Cho. Yang lainnya tertawa kecuali Seohyun yang terkekeh paksa.

Akhirnya Kyuhyun pun datang dengan Yonghwa dan Jessica di belakangnya.

“Ya, Kyuhyun-ah! Omoni tidak pernah memintamu mengajak teman-temanmu, Kyu!” omel Mrs Cho yang tidak suka dengan kedatangan Jessica dan Yonghwa.

Kyuhyun mengibaskan tangannya, “Aniya, omoni. Mereka bukan temanku. Namja itu suami Seohyun dan yeoja itu adalah pacarku.”

Rahang para orangtua itu serasa jatuh ke lantai. Terlebih orangtua Seohyun yang terkejut saat mendengar bahwa anaknya sudah menikah.

“Ye, namja itu suamiku. Namanya Yonghwa dan kami menikah dengan Jonghyun ahjussi sebagai waliku, eomma” timpal Seohyun.

“Jonghyun?” ulang Mr Seo.

“Ye, Jonghyun ahjussi. Adiknya eomma” jawab Seohyun.

“Beraninya orang itu!” geram Mrs Seo.

“Eomma~ jangan menyalahkan Jonghyun ahjussi. Aku lah yang memaksanya menjadi waliku, eomma, appa” lirih Seohyun.

Mr dan Mrs Seo bangkit dan menarik Seohyun kasar keluar restoran. Yonghwa mengejar mereka –berusaha membantu dan menyelamatkan istrinya. Sedangkan Kyuhyun menggandeng tangan Jessica dan membawanya ke depan orangtuanya.

“Dia pacarku,” Kyuhyun datar.

“Annyeonghaseyo ahjumma, ahjussi. Joneun Jessica Jung imnida.” Jessica membungkukkan badannya sesopan yang ia bisa.

“Kyuhyun-ah~” lirih Mrs Cho.

“Waeyo, omoni? Aku mempunyai perasaan. Aku bisa jatuh cinta dan ingin bersama dengan cintaku, omoni..” kata Kyuhyun berusaha selirih mungkin agar orangtuanya kasihan.

“Ku ingin dengannya? Geure! Menikahlah dengannya pada tanggal yang sudah kami siapkan untuk pernikahanmu dengan Seohyun!” kata Mr Cho geram seraya bangkit dan pergi dari restoran itu. Mrs Cho mengikuti suaminya.

Kyuhyun dan Jessica saling berpandangan. “NO WAY!!” pekik mereka saat selang beberapa menit.

===Destiny===

Inget ya bacotan saya di awal ntu ^__^

Yang mau protes ma pairingnya mending pergi aja

Oh iya. ff ini bakal saya lanjut kalo ff ini laku(?). kalo ga ada yg komen atau apapun itu, ga akan saya lanjut ^^

12 responses to “[Korean Fan Fiction] Destiny (Series) Chapter 1

  1. Suka pairingnya, thor!😄 *SJ-Soshi amanlah~*
    Bakalan rame ini ffnya, udah mulai seru dari awal sih.. Lanjutin dong, thor. Subrcribed nih! :3

  2. suka suka suka sukaaaaa bangettt sama pairingnya,
    cocok banget malah
    ceritanya juga bagus,
    bikin jessica-kyuhyun lagi ya thor,,yang banyak

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s