[Korea Fan Fiction] Sangtae’s Day – Onew SHINee

Title : The Sangtae’s Day

Author : Hanie Hannew

Main Cast : All SHINee’s members

Supported Cast : Leeteuk (Super Junior)

Eunhyuk (Super Junior)

Lenght : Oneshot

Rating : General

Genre : Friendship, comedy bukan ya? #ga yakin

Summary : keempat member SHINee merencanakan untuk mengerjai leader mereka, Onew saat hari ulang tahunnya. Mereka memulai aksi mereka sejak pagi hari hingga menjelang tengah malam. Tapi sebenarnya ada kesalahan fatal yag mereka lakukan, apakah itu? #sok misterius. Ini ff kedua saya, masih amatir. adakah yang mau membaca? krik krik krik (no response)

Hapy reading aja deh…. ^^

 

 

“Taeminnie,, ayo cepat bangun,,” Key menguncang-guncang tubuh taemin berkali-kali dengan suara pelan, sementara orang yang dibangunkan hanya membuka mata dengan malas sejenak kemudian meneruskan tidur,

“Asisshh,,, hya! Cepat bangun,,,”

“hyung, waeyo? Sekarang masih sangat pagi. Hari ini libur kan? Aku ngantuk sekali…” Taemin semakin mempererat pelukannya ke bantal guling,

“justru karena hari masih pagi, kau harus bangun, kau tidak ingat sekarang hari apa?”

“hari libur, lalu kenapa?” suara taemin hampir tidak terdengar

Key mendekatkan mulutnya ketelinga taemin, “hari ini adalah ulang tahun Onew hyung!”

Taemin membuka mata tiba-tiba saat mendengar kata-kata Key, dia langsung bangkit dari tempat tidurnya, “jeongmalya? Aku lupa!”

“sssstttt.. jangan keras-keras, nah sekarang kau bangun, kita susun rencana untuk mengerjai Onew hyung seharian ini. Minho dan Jjong sudah menunggu kita di dapur (ruang pertemuan mereka)”

“Oh, ok hyung. Aku cuci muka dulu, kalian tunggu aku ya. Aku punya banyak ide nih…”

“hyaa! Kenapa hanya cuci muka, mandi sekalian, baumu sangat tidak enak” kata Key sambil berpura-pura menutup hidung,

“hmm, ne eomma, aku mandi dulu…”

Taemin terlihat berbahagia pagi itu, dia benyanyi-nyanyi dikamar mandi. Hari ini dia dan ketiga hyungnya akan mengerjai  Onew, leader mereka. Karena hari ini adalah hari spesialnya, dia akan membuat hari hyung tertuanya itu benar-benar  ‘spesial’.

Taemin keluar kamarnya dengan wajah berseri-seri, dia sudah mengantongi beberapa ide yang cocok untuk Onew. Dia melihat ketiga hyungnya sudah menunggu didapur dan segera memasang wajah penuh licik yang disambut dengan ekspresi yang sama oleh ketiga hyungnya.

“Ok, ayo kita mulai,,,” Key membuka suara sambil mengambil selembar kertas karton dan menggelarnya diatas meja makan. Dikertas itu terdapat tulisan-tulisan super besar yang terbagi menjadi tiga tempat, Dorm, gedung  KBS dan Dorm lagi.

“saat ini kita berada disini…” Key melingkari tulisan Dorm dengan spidol merah, “Onew hyung masih tidur sekarang, nah yang perlu kita lakukan adalah,,,,” Key mulai menjelaskan ide-idenya, ketiga member yang lain mendengarkannya dengan seksama sambil manggut-manggut, sesekali Taemin memotong pembicaraan  dengan memberikan ide- idenya untuk diikutsertakan dalam aksi mereka,

“Ok, ayo kita mulai sekarang,,, kerjakan dengan sungguh-sungguh ya,,” Key mengakhiri penjelasan-penjelasannya kemudian mengulurkan tangan dan diikuti tangan-tangan ketiga member yang saling tumpang tindih, “HWAITING!!” kata mereka serempak namun dengan suara yang rendah dan mulai melaksanakan apa saja yang diinstruksikan Key.  Aigyo…..^^

Sementara didalam kamar, Onew masih tidur dengan selimut tebal yang menutupi seluruh tubuhnya. Dia sangat lelah setelah menjadi bintang tamu di acara musik sebuah stasiun tv bersama SHINee. Tapi sepertinya dia yang paling lelah dari ke 4 member lainnya karena seperti biasa dialah yang paling heboh kalau sudah berhadapan dengan kamera dengan menunjukkan aksi-aksi GAJEnya dan membuat tubuhnya kelelahan dengan aksinya.

Seseorang membuka pintu kamar dengan hati-hati, dia menyembulkan wajahnya melihat situasi didalam kamar, sejenak dia tersenyum dan mengajak seorang lagi untuk masuk kedalam kamar. Mereka adalah si umma key dan anaknya, Taemin. Perlahan mereka mendekat ke kasur,

“Onew appa, bangunlah,,,” Taemin mengggoyang-goyangkan tubuh Onew dengan suara aegyo nya, sementara si Onew tidak menunjukkan respon apa-apa,

“Onew appa,,,,” kembali Taemin membangunkan Onew, kali ini dengan suara yang lebih manja, mirip suara anak kecil, tiba-tiba Onew membuka selimutnya. Dengan mata yang masih terbuka setengah dia menggumam,

“Ne, yoogun-ah. Ada apa?” Taemin dan Key terkekeh mendengar Onew yang sepertinya sedang mengigau , mereka melanjutkan aksi mereka.

“Appa, aku ingin pipis. Tolong antarkan aku kekamar mandi.” Kini Key yang berbicara dengan suara yang tak kalah manja dengan Yoogeun, anak asuh mereka di acara HELLO BABY.

“kau kebelet? Baiklah, ayo….” Onew bangkit dengan mata yang kembali tertutup rapat, dia memang sedang mengigau rupanya. Onew meraih tangan didepannya  yang ternyata adalah tangan Key dan menariknya untuk berjalan.

“Hya! Anak muda, sedang apa kau disini?” ujar seorang ibu-ibu kepada seorang namja yang berdiri didepan toko makannya. Matanya tertutup, rambutnya acak-acakan dan memakai baju tidur dengan gambar ayam disana-sini.

“HYAA!” Ibu tadi mengeraskan suaranya sambil memukul pundak namja itu dan membuatnya kaget hampir terpental kedepan mendapat serangan yanga tiba-tiba,

“siapa kau? Kenapa berdiri disini? Lihat banyak orang yang enggan untuk masuk tokoku karena melihatmu yang mengerikan ini. disini bukan tempat untuk mengemis, pergi sana!!”

Si namja itu belum sepenuhnya tersadar sampai ada beberapa suara histeris dari beberapa remaja yang lewat,

“hwaaa!! Ada Onew oppa,”

“benarkah? Dimana?”

“lihat itu! Dia masih memakai baju tidur, omona! Jeongmal kyeopta”

“ah, benar, Onew oppa…..” mereka semakin ribut dan menghampiri namja itu dengan buku dan pen lengkap dengan hape masing-masing. Onew mengucek-ngucek matanya dengan keras untuk menyadarkan dirinya, dia melihat segerombolan remaja yang menghampirinya dan mulai berpose disampingnya serta menyodorkan buku-buku mereka untuk ditandatangani.  Onew  mulai menandatangani buku-buku itu dengan perasaan bingung, sebenarnya dia ada dimana sekarang? Bukankah dia seharusnya ada di dorm menikmati tidur?. Para remaja itu mengucapkan terimakasih setelah mendapatkan tandatangan dan puas berfoto dengan penampilan Onew yang berbeda, merekapun berpamitan padanya kemudian berlalu. Perlahan-lahan Onew menyadari keberadaannya setelah kepergian mereka. Saat ini dia sedang berdiri didepan sebuah toko makan dipinggir jalan, dia juga melihat seorang ibu  yang terlihat kaget setelah tau siapa dirinya. Dia benar-benar bingung,
“chusunghamnida, ahjumma,,,” Onew membungkukkan badan sambil tersenyum kaku dan berjalan pelan,

“chakkaman!”  ibu itu masuk kedalam tokonya, beberapa lama kemudian keluar dengan sebuah kertas ditangan,

“jadi namamu O-new?”

“ne, Onew imnida”

“dan kau anggota boyband shai…. Shai,,,,”

“Shinee,!” Onew meluruskan kata-kata ibu itu,

“ah, ya, Shayni. Putriku mengidolakanmu, maukah kau menandatangani kertas ini? dia pasti akan sangat senang menerimanya”  Ucapnya sambil menyodorkan kertas dan pen dengan wajah antusias, Onew melakukannya dengan senang hati,

“maaf tadi aku membentakmu, karena aku pikir kau,,”

“gwaenchanayo, ahjumma. Saya juga tidak tahu kenapa bisa ada disini” Onew kemudian menyerahkan kertas itu kemudian meminta ijin untuk pergi,

Onew tiba didepan pintu dormnya, dia naik bus untuk sampai disana. Seperti saat di depan toko makan tadi, dia juga mendapat perhatian dari penumpang di bus, terlebih anak sekolah yang langsung melakukan aksi foto-foto dan meminta tandatangannya.

“oh, hyung, dari mana saja kau?” Minho terlihat terkejut saat membuka pintu dorm, dia berpura-pura tidak tahu menahu atas apa yang telah terjadi pada hyungnya  itu.

“aku? Ah, tadi aku hanya berjalan-jalan keluar, mencari udara segar” Onew menjawab dengan mata yang melihat kemana-mana. “kau mau kemana?”

“Mau buang sampah” kata minho sambil menunjukkan plastik besar ditangannya.

“yeobo…!!” Key memasang ekspresi sok kagetnya.

“aku keluar jalan-jalan sebentar, mencari udara segar” Onew menjawab dengan cepat sebelum Key menanyakan hal yang sama dengan Minho dan hanya melewati meja makan tanpa melirik menu sarapan.  Diotaknya masih dipenuhi pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab. Key terkekeh pelan diikuti Jjong dan Taemin. Misi pertama berhasil!.

“Hyung, kau ingatkan malam ini kita jadi bintang tamu di SUKIRA?” Minho baru saja kembali membuang sampah dan langsung masuk kekamar Onew.

“Tentu saja aku ingat. Tetap jam 10:00 kan?”

“Ya, tapi kita berangkat jam 9”

“Wae?”

“Aku mau mampir sebentar ke dorm SUJU untuk mengambil kaset winning eleven pada kyuhyun hyung”

“Arasseo”

“Hyung, cepatlah! Sekarang sudah jam 9 lewat, kita bisa terlambat” Minho berteriak didekat mobil van SHINee sambil terus melihat jam tangannya,

“Aku sudah siap dari tadi.” Onew terlihat tergopoh-gopoh keluar dorm dengan tas di pundaknya.

“Kita kan masih mau mampir ke Kyuhyun hyung.”

“ya, aku tau”

Minho naik kemobil van didikuti Onew, kemudian,

“hya! Tunggu aku” key muncul dari dalam dan berlari kearah mobil, dia juga ikut naik,

“Aku ada keperluan dengan Leeteuk dan Eunhyuk hyung” jelas key seakan menjawab wajah bertanya Onew. Mobil  van berjalan perlahan meninggalkan dorm SHINee.

Mereka sampai di gedung KBS 5 menit sebelum acara dimulai dan langsung meluncur ke studio 3, studio Sukira. Disana terlihat Leeteuk dan Eunhyuk sudah bersiap-siap didepan mikrofon untuk memandu acara. Malam ini, Onew dan Minho diminta untuk menyanyikan sebuah lagu sambil memainkan piano, dentingan suara piano dari jari Onew benar-benar indah. Dia benar-benar  leader berbakat. Dan tiba saatnya sesi menerima telpon dan sms dari fans.  Sms-sms yang mereka terima tak terhitung jumlahnya, dengan sabar Leeteuk dan Eunhyuk membacanya secara bergantian. Terdengar telepon berdering,

“Yak, Yeoboseyo, dengan siapa disana? Sukira kiss radio disini?” Leeteuk dan Eunhyuk mengucapkannya hampir bersamaan kata-kata khas itu,

“Ne, nama saya Ahra kim” sebuah suara dari seorang yeoja terdengar dari seberang,

“ah, Kim agasshi. Silahkan sampaikan pesan-pesanmu pada kedua shining namja disini”

“aku seorang Shawol,,” suaranya terdengar tidak sehisteris penelepon-penelepon sebelumnya, keempat namja itu mulai berkonsentrasi mendengarkan kata-kata si penelpon,

“Aku sangat menyukai SHINee, tapi ada satu hal yang ku benci disana,,,” mereka terlihat terkejut dengan pernyataan yeoja tersebut,

“Mwontte?” Onew memberanikan diri untuk bertanya,

“Karena Lee Jin ki!, dia,,,,,” perlahan  yeoja itu mengungkapkan semuanya, kata-kata yang membuat keempat namja itu terperangah, terlebih Onew yang langsung menundukkan kepala mendengar kata-kata kasar yang ditujukan padanya. Akhirnya Leeteuk mencoba untuk segera mengakhiri sambungan teleponnya. Telepon terputus. Onew hanya tersenyum kaku,

“Untuk semua Shawol, terimakasih telah mendukung kami sampai sejauh ini. mungkin aku memang bukan leader yang baik, tapi aku akan selalu berusaha untuk melakukan yang terbaik, sekali lagi, gamsahamnida!!” Leeteuk dan Eunhyuk menunjukkan wajah sedih mereka, begitu juga dengan Minho yang sejak tadi memegang lengan Onew (atau pura-pura^^). Sementara diruangan lain seorang namja tertawa terbahak sambil terus memegang perutnya, dia menjadi yeoja selama beberapa menit dengan merubah suaranya dan memperdaya seseorang di studio Sukira. Misi kedua berhasil lagi!

Tak terasa satu setengah  jam sudah mereka bercuap-cuap ria. Minho terlihat bersiap-siap untuk pulang terlebih dahulu  mengajak Onew dan berpamitan pada para sonbae SUJu mereka. Onew terlihat bingung, padahal acaranya masih tersisa 30 menit, tidak ada penjelasan yang dia dapat dari Minho. Key juga sudah menunggu mereka di studio itu sejak tadi. Leeteuk mengangguk mengerti  dan mengatakan pada Onew untuk tidak memikirkan hal tadi dan Onew hanya mengangguk mantap pada hyung favoritnya di SUJU itu meskipun kata-kata tadi masih membekas dikepalanya. Sebelum mereka  pergi, Key masih sempat-sempatnya mengerdipkan mata pada Leeteuk dan Eunhyuk yang dibalas dengan kerdipan manis dari mereka.

11:50pm, mobil van mereka sudah mencapai halaman dorm SHINee.  Belum sempat mereka keluar dari mobil, hape Onew berbunyi, dari  Jonghyun, “Yeoboseyo, jjong-ah”

“Hyung, kau ada dimana sekarang?” suara Jjong terdengar tergesa

“Aku ada dihalaman depan, ada apa?”,

“Taemin, hyung,,,, Taemin,,!!”

“Ad… ada apa dengan taemin?”  Onew  mulai khawatir  mendengar suara Jonghyun dan berlari ke arah pintu,

Tuuuttt,,,tuuutt,,,tuuutt,,,,,

Onew membuka pintu dengan kasar. Minho dan Key mengekor dibelakang, ikut-ikutan gusar. Ruang dorm gelap, dia tidak bisa melihat apa-apa. Tangannya meraba-raba mencari sakelar, dan tting! Lampu ruang tengah menyala,

“Jjong, neo  edisseo?”

“Taemin-ah,,,” Onew mencari kedua dongsaengnya dikamar, tidak ada. Dia meneruskan mencari didapur, dikamar mandi, diruang tv, sampai ditaman belakang. Tidak ada! Dan dia baru menyadari sesuatu. Key dan Minho juga ikut ngilang! Dia kembali keruang tengah, sepi. Kemana mereka berempat?. Tiba-tiba, tteng! Lampu mati. Mata onew hanya bisa mengerjap-ngerjap, melirik kesana kemari. Kembali mencari sakelar tadi tapi tidak ketemu, siapa yang memindahkan sakelar ruang tengah?

“Hya! Jangan bercanda, Taemin, JJong, Key, Minho,,,!!!” Onew mengabsen keempat membernya, tidak ada sahutan.

“Saengeul chukahamnida, saengeul chukahamnida, saengeulchuka Uri Onew hyung,,,,, saengeul chukahamnida…”  seorang namja tiba-tiba muncul dari pintu membawa sebuah kue tart dengan lilin diatasnya, hanya mukanya yang terlihat oleh cahaya lilin, di belakangnya ada dua namja lagi yang ikut benyanyi. TADA! ucap ketiga orang itu persis didepan wajah Onew besamaan dengan lampu yang menyala kembali dan sukses membuat Onew kembali kaget tiba-tiba,

“Yeobo, Saengeul chukkae,,,” kata seseorang yang memegang kue tart, yang tak lain, tak bukan dan tak salah lagi adalah Key.

“Saengeul chukkae, hyung,,,” Jonghyun dan Minho mengucapkannya bersamaan,

“Appa, selamat ulang tahun. Yess! Hari ini kami sukses mengerjaimu. Hahahaha” Taemin muncul dari belakang. Dialah yang menghidupkan dan mematikan lampu secara tiba-tiba.

Dan Onew hanya melongo, menunjukkan wajah bingung, masih belum bisa menangkap apa yang terjadi didepannya. Sementara keempat orang itu sudah tertawa bangga karena misi-misi mereka berhasil dengan saling bertepuk tangan satu sama lain. Onew menyadarkan dirinya, melihat jam digital yang melingkar ditangannya, jamnya tidak rusak, tanggalnya juga betul. Tapi kenapa mereka….

“Hya! Ada apa ini?” keempat namja itu saling berpandangan satu sama lain, mengernyitkan dahi ikutan bingung dengan respon Onew,

“Kami sedang merayakan ultahmu,hyung. aishh kau pura-pura lupa”

“Whatever he does, it’s Onew sangtae..” Jonghyun mulai bernyanyi lagu khas untuk hyungnnya itu,

“Ulang tahunku? Chakkaman! Memangnya sekarang tanggal berapa?”

“Tanggal 14 desember, kami tidak mungkin lupa ulang tahunmu, hyung” timpal Taemin mulai kesal dengan pertanyaan aneh Onew.

“Hya! Sekarang itu tanggal  14 september, ulang tahunku masih 3 bulan lagi!”

OMONA!! Benarkah?. Mereka mulai sibuk mencari benda yang berhubungan dengan tanggal hari ini. kalender yang berdiri manis di meja dan memeriksa hape masing-masing. Semuanya menunjukkan angka yang sama untuk hari ini, 14 september! KYAAA! Mereka salah besar. Hari ini bukanlah 14 desember ulang tahun Onew. Yahhh, tenaga mereka terbuang sia-sia hari ini untuk mengerjai orang yang belum saatnya untuk dikerjai. Mereka terduduk lesu, misi mereka benar-benar gatot karena  salah tanggal. Kenapa mereka bisa sampai lupa tanggal hari ini,

“Hyung, kau kan yang membangunkanku tadi pagi dan mengatakan bahwa hari ini ulang tahun Onew hyung” Taemin menatap kesal pada Key,

“Memang benar, tapi Minho yang memberitahuku tadi pagi saat aku baru bangun tidur kalau hari ini ulang tahun Onew hyung..” Key tak mau kalah sambil menunjuk pada Minho,

“Memang benar, tapi aku juga dapat info itu dari jonghyun hyung. Dia membangunkanku pagi buta dan memintaku untuk membangunkanmu, hyung,,”

Kini semua mata tertuju pada Jonghyun. Tidak ada orang lain lagi untuk dijadikan tersangka selain dia. Sementara Jonghyun hanya tersenyum dipaksakan sambil menggaruk rambut dwi warnanya (rambut jaman ringdingdong)

“he eh,, mianhae. Ini salahku. Tadi malam aku bermimpi kalau kami berempat mengerjaimu  karena hari itu adalah ulang tahunmu, hyung. Aku pikir mimpi itu adalah sebuah wangsit yang harus kami lakukan di alam nyata. Saat aku bangun aku menyadari kalau hari ini tanggal 14, jadi langsung saja ku bangunkan Minho” Jelas Jonghyun.

“ Lalu kenapa kalian langsung menurut saja kalau hari ini ulang tahun Onew hyung tanpa memeriksa tanggal terlebih dahulu?” serang Jonghyun kemudian. Ketiga namja imut itu cuma saling berpandangan, tidak bisa menjawab pertanyaannya.

PUAHAHAHAHAHAHAHAHAHA, terdengar ledakan suara yang keras. Onew tertawa sambil guling-guling lantai (lebay) melihat ekspresi dongsaeng-dongsaengnya. Dia tidak menyangka bahwa mereka bisa langsung terhipnotis untuk melakukan apa yang mereka dengar. Mungkin karena mereka mendengarnya saat baru bangun tidur, sukma mereka belum sepenuhnya berkumpul kembali. Masih banyak yang nyangkut di alam mimpi. Keempatnya merasa malu karena kesalahan mereka. Niatnya mengerjai, malah mereka yang dikerjai telak.

Akhirnya mereka memutuskan untuk memakan kue tart yang terlanjur mereka beli bersama-sama. Tapi mereka tidak memberikan hadiah yang mereka beli untuk Onew, akan mereka berikan pada ulang tahun Onew yang sebenarnya. Mereka sepakat untuk menamai hari itu “The Sangtae’s Day”  sebagai hari ke – pabo an mereka  selama  sehari.😀

-END-

 

7 responses to “[Korea Fan Fiction] Sangtae’s Day – Onew SHINee

  1. Aih, salah tanggal, toh. Jonghyun canggih, nih. Sekali bilang hari ini ultah Onew, yang lainnya langsung saja percaya. Itu pas Onew tiba-tiba ada di depan toko makanan, benar-benar nggak sadar, ya? Lucu juga bayangin masih pakai piyama. Naik bus lagi.
    Nice story.

    • Iya tuh, ucapan jjong sakti mandraguna(?). Hu um, onew msih d alam bwah sadar efek kelelahan😀.
      Chingu, km reader pertamaku lho *ngalungin bunga* Hehe, jeongmal gomawo.. *bow*

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s