[Korean FanFiction] Black Box (Part 1)

author: @bastianarizka
Title: Black Box
Cast:
Choi Siwon (super junior)
Jung Yunho [U-Know] (TVXQ)
Yoona (SNSD)
Eunhyuk (super junior)
Other cast:
Donghae (super junior)

Annyeong readersdeul^^ hehe,akhirnya author bikin ff eunhae. Eh tapi eunhae nya jauhan -_- ya kayak musuhan gitu #oops baca sendiri aja ya,haha. Oiya,cast-nya kan ada swion sama yunho. Itu author bener-bener nggak sengaja,bukan berarti author ngikutin cast di Poseidon. Suer beneran author nggak sengaja. Author lupa kalo yunho itu juga main di Poseidon🙂. Ini juga MURNI imajinasi author sendiri,author nggak ngejiplak. Plus ini ff terinspirasi dari Try Out disekolah😄. Jangan lupa KOMEN🙂 okey! Chek this out!😉

———————————————————————————————————————–

Author pov
Drrrttt…drrttt…

“hoam… ngghhh… siapa pagi-pagi begini menelpon” siwon mengerjapkan matanya beberapa kali. Tanpa melihat siapa yang menelpom,siwon langsung mengangkat dan mendekatkan telponnya ke telinganya
“yeoboseyo?”
“ya! Siwon-ah,kau dimana?” suara namja disebrang telpon yang terdengar panik. Suaranya menggetarkan pagi yang cerah
“oh,hyung. Aku di apartemen,wae?” jawab siwon santai
“siwon-ah,cepatlah mandi! Ikut aku sekarang. Aku kana sampai di apartemenmu dalam waktu sepuluh menit. Ppali!” donghae yang sangat panik langsung menutup telpon tanpa menunggu jawaban dari siwon (sebenernya mereka lahirnya sm2 thn 1986. Tapi wktu author liat di inet siwon ada yg tanggal lahir 10 feb 1987(yang asli 7 apr 1986) jadi anggep aja author pake yg tanggal 10 feb 1987 :D)

Siwon dengan ogah-ogahan beranjak dari kasurnya dan menuju kamar mandi.

Author pov end

Siwon pov

“ish. Ada apa dengan donghae hyung. Dia terlihat panik sekali,ck.” Kataku sambil mengusap-ngusap mataku sambil berjalan ke kamar mandi. Jelas saja,aku bekerja lembur tadi malam.

Tok…tok… itu pasti pasti hyung. Aku membukakan pintu untuknya. wajahnya benar-benar sangat panik.

“ya! Kajja! Kita tidak punya waktu!” kata donghae hyung yang langsung menarik tanganku.

Tanpa banyak bicara,aku mengikutinya.

*di mobil*

“hyung,kenapa terburu-buru sekali?” tanyaku memecahkan keheningan
“apa kau tidak tau? Apa tidak ada tv di apartemenmu? Imamura nagasaki mengalami kecelakaan. Dan dia meninggal. Sekarang kita menuju kerumahnya.” (jadi inget pemimpin jepang yg dtg ke indonesia di masa penjajahan. Dan inget kota Hiroshima XD)
“mwo? Kedubes jepang itu?” aku membulatkan mataku tidka percaya. Imamura adalah kedutaan besar jepang di Korea.
“ne!”

Hyung melajukan mobilnya dengan cepat. Menatap tajam jalan didepannya. Akhirnya kami sampai. Rumahnya begitu banyak orang. Banyak rangkaian bunga bertulis “turut berduka cita” didepan rumahnya.

“kami turut berduka cita. Kami akan membereskan masalah ini” kata donghae hyung kepada istri Imamura.
“arigato… *hiks hiks*”

Aku benar-benar kaishan melihatnya. Tapi bagaimana bisa meninggal? Kecelakaan? Kecelakaan apa?

Brukkk…

“oh,jeongseohamnida” kataku setelah menabrak seorang yeoja. Oh,ternyata yoona. Sepetrinya yoona sudah lama berada disini
“gwaenchana. Oh,siwon-ssi,bagaimana kau bisa disini?”
“donghae hyung yang menelpon ku. Oh,yonna-ssi,apa kau tau penyebab imamura meninggal? Aku dengar dia kecelakaan,kecelakaan apa?”
“donghae oppa tidak memberitahunya padamu? Imamura kecelakaan pesawat kemarin.”
“mwo? Jinjha?”
“ne. Sudahlah,kita bicarakan nanti saat rapat!”
“ne,gomawo!”

Rapat? Sepertinya ini tugas penting.

Aku,donghae,dan yoona adalah agan yang membantu keamanan di Korea. Tapi sekarang donghae hyung naik pangkat. Sekarang dia tidka bekerja dilapangan seperti kami. Bekerja dilapangan adalah jika ada seorang penjahat yang harus di tangkap. Maish banyak agen seperti kami dikantor. Donghae hyung mengurus di pusat atau lebih tepatnya di kantor.

Saat rapat…

“ini benar-benar aneh! Pasti ada yang tidak beres.” Kata donghae hyung
“ne. Kap bagasi pesawat tidak mungkin terbuka sendiri dengan mudah. Pasti ada yang membukanya,” kataku
“kau benar. Pesawat itu jatuh karena sad satu ban yang terlepas…lebih tepatnya dilepas. Menyebabkan pesawat itu tidak imbang dan jatuh. Dan jika memang “terlepas” kap bagasi pesawat tidak perlu terbuka,” lanjut yoona panjang lebar
“ne. Tapi siapa yang melakukannya? Apa benar kejadian ini ada unsur kesengajaan? Tapi,jika ini memang unsur kesengajaan untuk membunuh imamura,mereka harus membunuh banyak orang juga di pesawat” kataku menerka kejadian.

Tok… tok.. ceklek…

Seseorang masuk. Seorang namja tampan muncul dibalik pintu. Kami tidak mengenanlnya. Bahkan belum pernah bertemu dengannya.

“annyeonghaseyo…” sapa namja itu ramah.
“annyeong,nuguseyo?” jawab yoona
“aku agen baru sini. Yunho imnida” namja ini sangat ramah. Senyumannya juga tidka kalah manis dengan senyumanku -___-

Siwon pov end

Author pov

“agen baru? Baiklah,kita tidka punya banyak waktu. Aku harap kau bisa cepat mengikuti rapat ini dengan baik,” kata dongahe hyung. Yunho mengambil posisi di sebelah siwon.
“baiklah siwon. Menanggapi pendapatmu tadi ,seorang mafia atau pelaku akan rela membunuh siapa saja untuk mendapatkan targetnya” lanjut donghae
“ne,kau benar juga” kata siwon
“apa pesawat itu sudah ditemukan? Kita bisa mencari kotak hitamnya. Kita hanya perlu mengambil chip flash memory. Chip itu adalah memory dari kamera yang merekam semua kejadian yang ada di pesawat. Yang aku tahu,kamera ini dirancang tahan dengan kecelakaan model apapun. Dna memory-nya dapat menyimpan data selama bertahun-tahun. Memiliki kapasitas 80 MB. Dan chip itu dapat memprotect data dengan otomatis.” Jelas yoona panjang lebar. ‘dia yeoja yang pintar dan cantik,ckckck’ pikir siwon.
“baiklah. Kau dengar pecahan pesawat itu dibawa kembali ke lapangan udara Incheon. Yoona,kau lihat keadaan disana. Apakah kotak hitam itu masih ada atau tidak!” kata donghae
“aku akan ikut dengan yoona” lanjut siwon
“aku juga!” sambung yunho
“oh,kau tidak usah yunho. Kau disini saja denganku sementara waktu” kata donghae pada yunho.
“ne,kau disini saja dulu” lanjut siwon. Yunho hanya mengangguk.

Hari itu juga,siwon dan yoona pergi ke Incheon.

@incehon

Siwon dan yoona segera berlari ke lapangan udaranya langsung. Mereka bertemu beberapa petugas yang sedang berjaga siang.

“annyeong,dimana tempatnya?” tanya siwon saat bertemu petugas. Petugas itu mengantar siwon dan yoona ketempat diletakkannya “kotak hitam” itu. Mereka memeriksanya beberapa kali. Tapi chip itu tidak ada. Kameranya pun sudah rusak.

“jika kamera ini rusak dan sedikit pecah seperti ini,pasti chiponya masih ada didalam atau tidak jauh dari sini.” Kata siwon sambil memutar-mutar kamera rusak itu.
“ne. Kau benar. Lalu bagaimana ini? Pasti mereka sudah mengambilnya” tanya yoona.
“CCTV! Di lapangan ini pasti ada CCTV yang mengawasi!”

Bergegas siwon dan yoona berlari ke arah tempat pengontrolan CCTV.
Siown dan yoona memutar video sebelum hingga sesudah kecelakaan terjadi dan pesawat itu kembali ke Incheon.

“itu! Lihat itu!” yoona berseru saat melihat beberapa laki-laki berbaju hitam-hitam mengambil sesuatu dari kamera “kotak hitam” itu,dan itu pasti “chip”nya. Video itu terjadi tengah malam.

Dengan lampu remang-remang mereka dapat melihat bahwa sang pencuri itu mengendarai mobil Audi hitam yang dibawa masuk ke lapangan udara Incheon. Mereka juga dapat membaca plat nomornya sekilas.

Siwon langsung menghubungi Donghae untuk mencari keberadaan mobil itu dengan bantuan satelit.

Dan dengan cepat donghae langsung memberi petunjuk dimana mobil itu berada. Mereka langsung berangkat kesana. Ke tempat pencuri chip itu berada.

@suatu tempat(?)…

“yoona,kau dibelakangku! Dan ingat,jaga dirimu baik-baik!” perintah siwon pada yoona saat mereka sampai.

Siwon memulai langkah pertama dengan perlahan. Tetap mengadahkan pistol ke depan. Begitu juga yoona.

Braaakkkk… Siwon mendobrak pintukayu yang tidak terkunci. Tidak terlihat seorangpun di ruangan itu.

“apa maumu?!” tiba-tiba terdengar suara seorang lelaki. Siwon dna yoona langsung menoleh kearah sumber suara.
“aku ingin chip itu!” kata siwon tanpa berbelit-belit lagi.
“hahaha… apa smeudah itu?” siwon menyipitkan matanya.
“aku mendapatkan itu dengan jaminan uang! Jadi tidak smeudah itu kua mengambilnya” kata lelaki itu.
“cepat berikan sekarang!” bentak siwon.

DOR.

Satu peluru meluncur kearah siwon dan yoona. Dengan sigap siwon dna yoona bersembunyi dibalik kotak-kotak kayu disitu.

DOR… DOR… pletang… DOR… jleb

Yoona berhasil menembakkan pelurunya ke salah satu pelaku. Tempat itu sungguh semarak dengan suara senjata api. Siwon dan yoona yang hanya dua orang tidak menyerah melawan beberapa orang disitu. Satu persatu dari mereka mati karena tertembak. Dan tinggal satu pemegang chip ini. Siwon dna yoona sama-sama menodongkan pistol kearah lelaki itu.

“berikan chip itu!” perintah yoona.
“a… a… ku… sudah tidak membawanya. Mereka yang telah mengambilnya” jawab lelaki itu terbata-bata.
“mereka? Siapa?” tanya siwon sedikit membentak
“sebaiknya kalian pergi!” dengan cepat lelaki itu lari meninggalkan siwon dna yoona

“YA!” teriak siwon
DOR.

Satu peluru yoona meluncur ke punggung lelaki itu dan mati. Kami memeriksa sleuruh ruangan. Dan hasilnya nihil. Kami tidak menemukan chip itu.

@ kantor

Yoona pov

“kami gagal mendapatkannya” kata siwon oppa kepada donghae oppa.
“bagaimana bisa? Lalu bagaimana ini?” kata dongah eoppa yang terlihat panik.
“bahkan seorang penjahat lebih pintar dari kita” kata yunho oppa.
“ne. Yunho oppa benar. sekarang,apa rencana selanjutnya?”
“entahlah” jawab donghae oppa.

Kami hanya terdiam satu sama lain.

“aku akan pergi untuk makan. Kalian bisa makan siang dulu smabil memikirkan ini. Siown,apa kau mau ikut?” ajak dongahe oppa.
“ne,aku ikut!” balas siwon oppa.
“yoona,apa kau lapar? Maukah kau menemaniku makan siang?” ajak yunho oppa padaku.
“oh,ne. Aku mau makan” balaksu sambil tersenyum.

@cafe

“ini punyamu” kata yunho oppa sambil menyodorkan sepaket sandwich dan cappucino hangat. Iya,cappucino hangat,karena hari ini cukup dingin.
“bagaimana tadi?” tanya yunho oppa padaku.
“mwo? Oh tadi,yah… begitulah,kami gagal” aku menatap sandwichku yang belum kusentuh.
“seandainya aku bisa membantumu tadi” kata yunho oppa yang,mmm… membuatku sedikit senang.
“kau maish orang baru disini. Mungkin belum saatnya bagimu” kataku mencoba membujuknya.
“orang baru? Hmh…” yunho terkekeh kecil dan menyembulkan senyum indah di sudut bibirnya.
“apa seorang penjahat melihat agen itu orang baru atau tidak?”
“mwo? Aku tidka mengerti haha” kataku yang terlihat jelas hanya pura-pura tidak mengerti.
“mereka tidak akan melihat siapa dirimu. Bagi mereka agen baru atau tidak itu bukan urusan penting. Yang penting adalah bagaimana mereka bisa menang dan mendapatkan apa yang mereka mau.” Jelas yunho oppa yang begitu terlihat profesional. Apa dia sehebat itu? Mmm maksudku,mungkin dia sudah bisa bekerja di lapangan denganku dan siwon oppa,begitu juga dengan agen lainnya.
“kau sangat berambisi oppa. haha” candaku berusaha mencairkan suasana.
“ambisi? Aku ingin menegakkan kebenaran!” kata yunho smabil mengacak-ngacak ujung kepalaku.
“semoga aku bisa bekerja denganmu untuk masalah ini” katanya dengan puppy eyes-nya. Sukses membuatku melambung tinggi.

-yoona pov end-

Yunho pov

Aku mengacak rambutnya. Dia terlihat manis meski sudah menjadi agen. Iya, “sudah menjadi agen”. Dulu,dia adalah yeoja yang sangat manis dan anggun.

Tapi sekarang,dalam sata tertentu dia bisa menjadi sangat ganas,haha. Oh? Apa… apa aku jatuh cinta padanya? Tapi ini pertemuan pertama… dep…

“oppa!” yoona menggenggam tanganku. Ia membuyarkan lamunanku.
“ne?”
“katanya kau lapar. Cepat makanlah!” kata yoona.

Kamipun mulai memakan sandwich kami.

Girls bring the boys out!…
Ponsel yoona berdering menandakan seseorang menelponnya.

“yeoboseyo?” kata yoona
“mwo? Ne… ne… aku akan segera kesana bersama yunho oppa. Ne!”
“oppa! Kita harus cepat kembali ke kantor. Kajja!”
“mwo? Ada apa?”
“entahlah,ppali!”

Kami berlari ke kantor yang jaraknya tidak jauh dari cafe barusan.

@ kantor

“ada apa dongha ehyung?” kataku langsung (anggap aja yuho lebih muda dari donghae. Walaupun kebalik -_-)
“kita mendapatkan lokasi pemegang chip itu berada” kata donghae hyung.
“dimana dia?” tanya yoona.
“ia ada di pinggiran kota” jawab siwon.
“apa kita kesana sekarang?” tanya yoona lagi.
“ne! Kajja!” kata siown yang langsung bergegas pergi.
“aku ikut!” kataku mencengkram tangan siwon.
“hajima… baiklah. Kau boleh ikut.” Kata donghae yang memperbolehkanku.

-yunho pov end-

Author pov

Mereka bertiga akhirnya mengendarai mobil menuju pinggiran kota.

Sesampainya…

Mereka bertiga turun dari mobil. Mereka berpencar. Siwon ke arah utara,yoona ke selatan,dan yunho ke barat.

Yunho berjalan menyusuri jalan. Dengan pistol yang ia todongkan ke depan.yunho memasuki sebuah gudang. Ia memasukkan kembali pistolnya.

Drrrttt… drrrttt… drrrttt… ponsel siwon bergetar. *beda tempat*
“ne,ada apa?” jawab siwon lirih
“lembali ketempat semula!” perintah yunho di telepon.
“mwo? Ada apa?”
“sudahlah,cepat pergi!”

Siwon menurut dan menelpon yoona untuk kembali berkumpul ke tempat smeula. Akhirnya mereka kembali berkumpul. Mereka masuk ke mobil dan melaju kencang.

BLLLAAAAMMMM…

Kumpulan api mengepul di belakang mobil mereka.

“mwo? Apa ini?” tanya yoona yang terlihat sangat kaget. Siwon juga tersentak di bangkunya.
“ini jebakkan.” Jawab yunho singkat.

-TBC-

Cha… akhirnya satu part selese juga,hoho. Mian,ini ff udh berminggu-minggu mendekan di laptop -_- HARAP KOMEN YA! Mian kalo ada typo. Sekali lagi KOMEN! Gomawo^^

10 responses to “[Korean FanFiction] Black Box (Part 1)

  1. ko ceritanya kaya athena ya –a apa feel aku aja ?? ini percis kaya athena saeng.. tulisannya acak2an.jgn terburu2 lain kali.oke

    • kayak athena ya? o.O tapi ini alsi loh pemikiran aku. cuma kesamaanya di agennya aja. di athen akan nggak ada hcip2nya *eh ada sih #plak* hoho. gomawo eonn komennya. diusahakan lebih baik lagi😉

  2. ayo lanjut thor ceritanya……menarik kog ceritanya tapi kayaknya masih agak membingungkan gt alur ceritanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s