[Korean Fan Fiction] Destiny (Series) Chapter 5

Author: Lee Hyura

Title: Destiny

Genre: Romance and Angst. maybe there’s not Comedy for this chapter

Chapter : 5/7

Cast :

– SNSD Jessica

– Super Junior Kyuhyun

– Super Junior Donghae

– SNSD Seohyun

– Super Junior Eunhyuk

– Super Junior Ryeowook

===Destiny===

Jessica segera berlari saat bel apartemennya berbunyi. Sosok Donghae lah yang berdiri di depan pintu apartemennya. Donghae tersenyum dan Jessica membalasnya lalu mempersilahkan masuk.

“Sudah siap?” tanya Donghae.

“Hm! Dikit lagi,” jawab Jessica. Semalam setelah Jessica menjamu Donghae, Donghae berjanji untuk pergi ke Kyunghee bersama-sama.

“Kalau begitu kenapa masih saja disini? Cepat masuk! Nanti kita terlambat lagi,” suruh Donghae.

“Ah, ye.. jamkan, oppa.” Jessica segera berlari ke dalam kamarnya. Donghae tersenyum simpul melihatnya, “Benar-benar mirip.”

“Benar-benar mirip? Apa dengan apa? Atau siapa dengan siapa, Donghae-ssi?” tanya appa Jessica yang baru muncul dari dapur.

Donghae menoleh dan langsung gugup, “A-anio. Eh, maksudku itu isi apartemen Jessica mirip dengan apartemen hyungku.”

“Pemilik gedung ini kan memang tak kreatif jadi seluruh apartemen di gedung ini pasti sama,” jelas tuan Jung.

“Ah ye. Neo majayo, Jung ahjussi. Maklum saja. Aku baru pertama kalinya tinggal di apartemen.”

“Jadi kau orang baru? Memang darimana asalmu?” tuan Jung segera duduk disamping Donghae dengan wajah penasaran.

“Aku dari Mokpo. Dulunya aku pernah tinggal di kota ini namun aku pindah ke kampung halamanku karena suatu alasan,” jelas Donghae.

“Alasan apa itu?”

“Wah rupanya kau begitu penasaran tentangku, ahjussi.” Donghae tergelak melihatnya. Tuan Jung langsung melipat tangannya kesal.

Jessica keluar dari kamar dan terdiam. Keningnya mengerut bingung melihat Donghae tertawa. Donghae segera berhenti tertawa saat melihat Jessica sudah keluar.

“Apa aku melewatkan hal yang lucu?” tanya Jessica.

Donghae tersenyum dan menggeleng, “Eobseo.”

Jessica langsung merengut, “Terserahlah! Ayo berangkat!”

>>>

“Ya, lihatlah~ dia sudah berganti pasangan lagi,” seru seseorang saat Donghae mengantarkan Jessica ke kelasnya pagi itu.

Jessica langsung menggenggam tali tasnya kencang. Keringat dingin kembali keluar. Donghae menarik nafas melihatnya.

“Aku mau pulang,” kata Jessica.

“Tapi, Sic..”

Jessica langsung mendongak, “Aku mau pulang! Aku tak memaksamu mengantarku kok. Aku bisa pulang sendiri!” Jessica segera berjalan melewati Donghae namun dengan cepat Donghae menariknya ke dalam pelukannya.

“Kalau kau mau menangis, menangis lah. Tapi setelah itu berjanjilah untuk menjadi Jessica yang lebih kuat,” bisik donghae. Seperti dirinya, tambah Donghae dalam hati. Jessica menurut. Baju Donghae segera basah karena air matanya.

Kyuhyun’s house.

Kyuhyun memainkan sumpitnya dan memandang tak niat sarapannya. Ah Ra hanya bisa diam melihat adiknya seperti itu karena dia tahu apa masalahnya.

Cinta.

Kyuhyun dan Ah Ra menoleh saat melihat umma mereka duduk dan sarapan bersama mereka. Jarang sekali orangtua mereka mau sarapan bersama-sama anak-anaknya karena sibuk dengan urusan masing-masing. Tiba-tiba Kyuhyun dilempar dengan kasar 2 buah amplop. Amplop berwarna coklat yang persis ia dapatkan kemarin dan sebuah amplop putih.

“Lihatlah.. Lihatlah bagaimana sebenarnya wanita yang kau cinta itu,” perintah nyonya Cho sinis.

Tangan Kyuhyun bergetar. “Darimana kau dapatkan amplop ini?” tanya Kyuhyun sambil mengangkat amplop yang ia terima kemarin.

“Supirku menemukannya di mobilmu saat ku suruh dia membersihkan mobilmu semalam.”

Kyuhyun menarik nafas dalam-dalam dan mulai membuka amplop lainnya. Mata Kyuhyun membulat. Isinya foto Jessica sedang berpelukan dengan…

“Donghae?” bisik Kyuhyun tak percaya.

“Pernikahanmu dibatalkan! Aku tak mau kau mendapatkan wanita murahan sepertinya. Sekarang kau pergi dan bakar semua foto itu sebelum foto itu merusak citra keluarga Cho.”

Kyuhyun bangkit dan keluar dari ruang makan. Aku menang dan kalah disaat yang bersamaan, batinnya. Dia tersenyum miris, “Setidaknya aku berhasil untuk membatalkan pernikahanku dengan baboneun yeoja itu.”

>>>

Jessica segera berlari keluar kelas saat kelas professor Jang selesai. Jessica segera mencari Donghae. Atau setidaknya Kyu.

Tangannya di tahan oleh seseorang, “Ups, tak semudah itu kau pergi.” Seru yang mempunyai tangan itu.

Oh jangan lagi!, pekik Jessica dalam hati.

“Maaf jika mengganggu tapi aku ada urusan dengannya,” kata seseorang seraya menarik tangan Jessica.

Jessica menoleh, “Kyu?”

Kyuhyun menghela nafas dan tersenyum, “Annyeong, jagiya~” Jessica segera tersenyum lega.

>>>

Kyuhyun memberikan Jessica sekaleng cola lalu duduk disampingnya. Jessica menerimanya sambil tersenyum tipis.

“Sampai sekarang kau belum tahu apa masalahmu?” tanya Kyuhyun sinis.

Hati Jessica kembali sakit. Dia menggeleng lemah, “Molla.”

Kyuhyun bangkit dan menyerahkan dua amplop yang ia terima dari ummanya. “Makanya kalau kau mau menjual diri, hati-hati. Jangan sampai ketahuan orang lain. Terlebih kau dibeli oleh pria tua. Itu menjijikan,” kata Kyuhyun lalu berbalik badan.

Jessica diam terpaku. Pipinya serasa ditampar beribu tangan. Hatinya seperti dicincang. Air matanya menetes. Itu semua karena mendengar kata-kata kasar dari mulut seorang Cho Kyuhyun, seorang Casanova dari Kyunghee University.

Baru beberapa langkah, Kyuhyun menoleh ke belakang, “Dan selamat. Karena perkerjaanmu itu, pernikahan kita dibatalkan.” Lalu Kyuhyun melanjutkan jalannya.

Jessica langsung menutup wajahnya dengan kedua tangan dan menangis kembali.

“Sedari tadi aku mencarimu. Ternyata kau disini,” pekik Donghae sambil berlari menghampiri Jessica.

Donghae duduk di samping Jessica dan memeluk kepala Jessica.

“Apha.. Neomu aphado..” gumam Jessica disela tangisnya. Donghae hanya diam dan membelai rambutnya.

“Melihatnya menangis sama saja seperti melihatmu menangis. Sakit..,” batin Donghae.

Mata Donghae melihat amplop yang terjatuh ke tanah dan memperlihatkan sedikit isinya. Dia menarik nafas dalam-dalam. Salah sangka rupanya, pikirnya.

>>>

Jessica dan Donghae berjalan menuju gerbang Kyunghee. Kyuhyun dengan 2 orang pria belakangnya segera menghadang mereka. Kyuhyun langsung memandang sinis Donghae.

“Mau apa lagi kau?” tanya Jessica sinis.

“Kau menangis?” Kyuhyun malah balik bertanya melihat mata Jessica bengkak.

“Bukan urusanmu!”

Kyuhyun segera tersadar, “Aku hanya ingin berpura-pura menjadi kekasih yang perhatian.” Dia terkekeh kosong. “Aku cuma mau bilang kalau mulai besok kau bukanlah mahasiswi di Kyunghee lagi tapi kau kembali menjadi mahasiswi di kampusmu sebelumnya.”

“Gamsahamnida. Jeongmal gamsahamnida telah mengeluarkanku dari neraka ini,” tanggap Jessica seraya menerobos sambil menarik tangan Donghae.

Kyuhyun menyingkir dan menatap kosong punggung Jessica. “Sial! Aku terjebak lagi denganmu,” bisik Kyuhyun pelan.

“Jamkan! Bukannya yang bersama Jessica tadi itu Donghae? Yey Donghae kembali!” seru Eunhyuk seorang dari 2 pria yang jadi pengikut Kyuhyun.

“Ye, maja. Tapi sepertinya ia belum bisa menerima kenyataan tentang yeoja itu hingga terjebak dengan wanita murahan itu,” sahut Ryeowook.

“Sekali lagi kau berbicara seperti itu, ku robek mulutmu, Kim Ryeowook!” tekan Kyuhyun dengan mata tajamnya. Ryeowook langsung menutup mulutnya dengan kedua tangannya.

Jessica’s apartment.

Jessica melempar tasnya sembarang ke sofa dan berlari masuk ke kamarnya. Donghae hanya diam dan memandang Jessica lirih.

“Sica, kau sudah pulang rupa.. Donghae? Sica kemana?” seru tuan Jung dari luar.

“Ah Jung ahjussi~ darimana?” tanya Donghae –mengalihkan pembicaraan.

“Dari mini market di lantai bawah. Sica eoddiseoyo?” balas tuan Jung.

Donghae menunjuk pintu kamar Jessica. “Dikamarnya. Lebih baik aku pamit karena masih ada kelas 1 jam lagi. Annyeonghi gaseyo, Jung ahjussi.” Donghae membungkuk dan berlari pergi.

Tuan Jung melihat amplop yang jatuh dari tas Donghae. Tuan Jung segera memungutnya dan mengejar. Sayangnya Donghae sudah naik bus. Tuan Jung menyetop sebuah taksi untuk mengantarkannya ke Kyunghee karena ia mengira kedua amplop itu penting bagi Donghae.

Kyunghee.

Tuan Jung tersenyum melihat tempat anaknya kuliah, tempat yang bagus. Seperti bangunan yunani kuno. Dia berlari menghampiri sosok yang ia kira Donghae bersama teman-temannya.

“Donghae-ya! Ini milikmu,” seru tuan Jung sembari menepuk bahu orang itu.

“Aku bukan Donghae!” ralat orang itu kesal.

“Ah kau yang kemarin di apartemen Sica, kan? Anak tak sopan itu?” tebak tuan Jung melihat Kyuhyun.

Kyuhyun segera mempercepat langkahnya saat melihat tuan Jung. Tuan Jung hanya menggelengkan kepalanya gemas.

“Ah, Jung ahjussi? Kau disini?” sapa seseorang.

Tuan Jung berbalik badan, “Donghae-ssi. Aku mencarimu. Igo, milikmu.”

Donghae melirik 2 amplop itu dan mengambilnya, “Gomaseumnida, ahjussi.”

>>>

“Annyeong,” sapa Donghae pada 3 orang pria yang asik dengan pesanannya di meja kantin.

Semuanya menoleh tapi hanya Eunhyuk dan Ryeowook yang membalas sapaan Donghae dengan riang. Sedangkan Kyuhyun langsung bangkit. Dengan cepat Donghae menahan tangan Kyuhyun.

“Aku takkan lama, sahabat sekaligus musuhku.. aku hanya ingin mengembalikan ini. Dan sepertinya kau salah sangka. Tapi tak apa. Biarkan aku yang menggantikanmu seperti dulu,” ujar Donghae dengan senyuman. Donghae meletakkan dua amplop itu dan pergi.

Kyuhyun menahan nafas saat mendengar kata-kata Donghae dan juga melihat 2 amplop itu lagi. dia segera bangit dan mengejar Donghae.

“Camkan ini! Jessica berbeda dengannya!” tekan Kyuhyun.

Donghae tersenyum dan menepuk pipi Kyuhyun, “Oh lihatlah siapa yang cemburu. Tapi sayang dia akan menjadi milikku sama seperti dulu.” Donghae pergi meninggalkan Kyuhyun.

“Lihat saja kalau sampai kau melukainya. Mwo? Aish! Apa pun yang terjadi dengan baboneun yeoja itu bukanlah urusanku!” gumam Kyuhyun. Kyuhyun menggertakkan giginya kesal. Tapi tatapannya lirih dan kosong.

Next day.

Jessica keluar dari mobilnya dan menekan tombol aotolock mobilnya. Dia menarik nafas dan tersenyum. Betapa leganya ia bisa kembali ke tempatnya semula. Dan hari ini, hidupnya akan kembali seperti semula. Kembali seperti sebelum ia bertemu dengan Kyuhyun.

“Sica onnie?” seru seseorang.

Jessica menoleh, “Seohyun? Ada keperluan apa kau kesini?”

“Aku ingin mendaftar di universitas ini. Kau juga kuliah disini?”

Jessica mengangguk, “Maja. Yonghwa oppa eoddiseo?”

“Dia sedang mengurus semuanya.”

“Bagaimana hubunganmu dengannya? Sudah direstui oleh orangtuamu?”

“Sudah. Mereka hanya shock saja ternyata. Kata mereka, mereka selalu mendukung semua keputusanku. Aku lega mendengarnya,” jawab Seohyun.

Jessica tersenyum dan mengangguk. Dia lega mendengarnya. Setidaknya kan dia lega mendengar orang baik seperti Seohyun bisa terlepas dari permasalahannya dan Jessica turut andil dalam itu.

“Jadi, bagaimana hubunganmu dengan Kyu oppa? Kapan kalian menikah?” tanya Seohyun. Pertanyaan yang paling tak ingin Jessica dengar.

“Batal. Pernikahanku dengannya dibatalkan dan aku sudah tak ada hubungan dengannya,” jawab Jessica pelan.

“Chukkae~” seru Seohyun.

Jessica terbelalak, “Chukkae?”

“Sebenarnya kami sudah tahu kalau kalian hanya berpura-pura menjadi sepasang kekasih. Habisnya kalian terlalu aneh dan tingkah laku kalian jauh dari tingkah laku orang yang saling mencintai. Itu sebabnya kami tahu kalau kalian hanya berpura-pura. Setelah itu kami bertanya pada Kyu oppa dan Kyu oppa mengakuinya,” jelas Seohyun.

“Oh.. ye,” tanggap Jessica tak niat.

===Destiny===

teaser next chap, chapter terakhir sebelum ending. Jadi endingnya di chapter 7. Hohohoho..

-“Aku mau menjadi kekasihmu.”-

-“Apa kau belum puas merebut dia dariku dan sekarang kau mau merebut Jessica dariku?”-

-“Dia milikku dan akan selalu jadi milikku.”-

5 responses to “[Korean Fan Fiction] Destiny (Series) Chapter 5

  1. oppa khyuhyun terlalu berlebihan,onnie jessica kan nggak sengaja suka ama oppa donghae,tp sebenarnx aq ska ama sifat oppa khyuhyun,dia nggak perlu pikir panjang

    saranghe oppa khyuhyun
    saranghe onnie jessica

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s