[Korean Fan Fiction] Finally I Have Yeojachingu.

Author: Park Eunae

Cast:
– Lee Jungshin CNBLUE
– Jung Yonghwa CNBLUE
– Lee Jonghyun CNBLUE
– Kang Minhyuk CNBLUE
– Jang Soojin (Ocs)
– Choi Tara (Ocs)

Genre: Romance

Rating: T

Length: Oneshoot

Disclaimer: Real my own plot!! Cast isn’t mine, tapi kalo readers mau ngasih castnya buat author, dengan senang hati author nerima.^^ *digantung*. Kamsahamnida yang udah baca dan jangan lupa comment or like, no bashing, and no plagiat!!! Happy Reading…^^

“Shinnnn… Kau mau bangun jam berapa?? Kalau kami jalan duluan jangan ngomel-ngomel yakkk..” teriak Minhyuk.

“Emang sekarang jam brapa Hyuk???” tanya Jungshin masih setengah sadar.

“7..” saut Jonghyun asal.

“Omooooo~ kenapa kalian gak membangunkan ku dari tadi sih??” kesal Jungshin seraya melompat dari tempat tidurnya dan berjalan menuju kamar mandi.

“Siapa suruh dari tadi bilang 5 menit mulu.” celetuk Minhyuk.

Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk hanya terkekeh melihat tingkah laku Jungshin.

“Yah mandi bebek lagi deh ni. Aishh~” umpat Jungshin kesal.

Tak sampai 10 menit, Jungshin pun telah keluar dari kamar mandi, dan bersiap untuk menuju ke sekolah.

“Ya! Kalian sudah mau berangkat??” ucap Jungshin saat melihat hyungdeul nya telah siap jalan.

“Ne, kajja, pakai sepatu mu dan kita berangkat.” balas Yonghwa.

“Yah, sarapan ku gimana dongg??” tanya Jungshin polos.

“Yailah Shin, sarapan mu udah diambil alih ama Jonghyun hyung tuh. Udah deh buruan..” decak Minhyuk kesal.

Jonghyun yang mendengar namanya di sebut ama Minhyuk, hanya memalingkan wajah dan pura-pura tidak tau.

Jungshin pun mengambil sepeda nya. Lalu ke empat namja ini segera mengayuh sepeda mereka masing-masing menuju sekolah.

Setelah 15 menit mengayuh sepeda, akhirnya mereka semua sampai di sekolah dengan tepat waktu sebelum pintu gerbang di kunci oleh satpam.

Ke empat namja ini langsung berpencar menuju kelas mereka masing-masing, kecuali Minhyuk dan Jungshin, karna mereka 1kelas.

“Annyeong hasimnika semuanya.” sapa Han sonsaengnim ketika baru masuk kelas.

“Annyeong hasimnika Han sonsaengnim.” sapa balik semua murid.

“Yasudah, cepat keluarkan catatan fisika kalian. Kita akan ulang sedikit materi yang kemarin.” jelas Han sonsaengnim.

Semua murid langsung mengeluarkan catatan mereka.

“Ya, aku gak bawa catatan fisika! Aku lupa membereskan buku! Aaa….” histeris Jungshin.

“Makanya kalo tidur jangan larut malam terus, jadi kan gak kesiangan.” ucap Minhyuk sambil memandangi Jungshin yang histeris.

“Jungshin-ah, ada apa dengan mu??” tegur Han sonsaengnim yang berhasil membuat Jungshin kaget.

“A..Aku lupa membawa catatan fisika ku Sonsaengnim.” jawab Jungshin tertunduk.

“Aish~ kalau gitu cepat kau keluar dari kelas ku! Bukankah kau sudah tau, kalau kau tidak membawa buku catatan, maka tak boleh mengikuti kelas ku!” omel Han sonsaengnim pada Jungshin.

“Huuhh, ne sonsaengnim.”

Jungshin pun keluar kelas dengan wajah melas nya, sementara Minhyuk hanya terbengong melihat Jungshin berjalan keluar.

“Huaaa, asiknya di keluarin dari kelas. Jadi aku kan gak perlu cape-cape belajar fisika. Hhahaha…” riang Jungshin, tiba-tiba saja……

KRUYUKKKKK…..

“Aishh~ cacing dalam perutku ini sudah demo! Kalau gitu, waktunya makannnnnn….!!!” ucap Jungshin setengah berteriak.

Lalu Jungshin segera menuju ke kantin.

“Ahjumma, somay nya 1 porsi dong.” titah Jungshin.

“Ini somay mu.” ucap ahjumma sambil menyodorkan 1porsi somay.

“Kamsahamnida ahjumma.” balas Jungshin seraya membungkuk.

Jungshin pun segera mencari meja kosong, tetapi saat itu tidak ada satupun meja kosong.

“Huhh, karna banyak yang berolahraga, meja pada penuh deh..Hmm, nah yeoja itu sendirian, duduk disana aja deh.” ujar Jungshin dan berjalan menuju meja yeoja itu.

“Annyeong, bolehkah aku duduk disini??” sapa Jungshin.

Yeoja itu hanya mengangguk sambil tetap menikmati makanannya dan mendengarkan lagu dari iPod nya.

Tanpa basa basi lagi, Jungshin segera duduk, dan mulai menikmati makanannya.

“Oiya, kita belum saling kenal. Lee Jungshin imnida, aku kelas 1C, kau siapa??” ucap Jungshin seraya menjulurkan tangannya.

“Oh, Jang Soojin imnida. Aku kelas 1B.” jawab Soojin dingin sambil menjabat tangan Jungshin.

“Lalu, kenapa kau ada di kantin?? Bukankah sekarang masih jam pelajaran??” tanya Jungshin bingung.

“Ne~ sonsaengnim ku tak masuk.”

“Oh gitu…” Jungshin pun kembali menyantap makanan nya dengan lahap.

Tiba-tiba saja……

“Jungshin-ah…… Sedang apa kau di sini???” ucap seorang yeoja yang tiba-tiba saja datang dan langsung menggelayuti tangan Jungshin.

“Aishh~ Tara, apa-apaan sih??” risih Jungshin seraya melepaskan glayutan Tara.

“Ya! Jungshin-ah, aku kan ingin dekat dengan mu.” manja Tara dan tetap menggelayuti lengan Jungshin.

“Kau sedang apa disini??” tanya Tara lagi pada Jungshin.

“Makan! Apa kau tidak lihat aku sedang makan??” balas Jungshin cuek.

“Hhehe, aku melihatnya kok. Tapi aku sengaja saja bertanya dengan mu.” jawab Tara sesuka hatinya.

Jungshin pun hanya bisa mendengus, mendengar perkataan Tara.

“Jungshin-ah, sini aku suapin.” ucap Tara sambil merebut piring Jungshin.

“Andwae!! Aku bisa makan sendiri kok.” balas Jungshin seraya merebut kembali piringnya.

“Ih sini aku aja…”

“Anioo…”

“Sini jagi jangan malu-malu ah…”

“Aishh~ jangan memanggil ku jagi, kita ini kan tidak…..”

BBRRAAKKKKK~

“YA!! BERISIK SEKALI KALIAN!!!” bentak Soojin seraya pergi meninggalkan Jungshin dan Tara.

Jungshin hanya terbengong sambil terus memandangi Soojin yang semakin berjalan jauh.

“Aih, apa-apaan sih yeoja itu?? Sok oke banget!!” ungkap Tara dengan wajah yang mencibir.

“Kau juga sih yang berisik! Sudah sana lanjutkan olahraga mu, aku ingin kembali ke kelas.” titah Jungshin pada Tara.

Tara pun hanya mengangguk tanda mengerti. Sementara itu, Jungshin pun kembali ke kelas nya.

“Shin, dari mana saja kau??” tanya Minhyuk ketika Jungshin sampai di kelas.

“Abis makan di kantin.” jawab Jungshin singkat.

“Ya! Kau ini, di keluarkan dari kelas bukannya belajar di perpus, eh malah makan di kantin.” oceh Minhyuk pada dongsaengnya itu.

“Siapa suruh tadi pagi aku gak di kasih waktu buat sarapan..”

“Itu karna kita udah kesiangan. Lagi pula kau mau sarapan apa?? Kan jatah sarapan mu udah di ambil Jonghyun hyung.” jelas Minhyuk membela diri.

“Eh iya juga sih..” balas Jungshin dengan wajah polosnya.

“Kau ini!! Pabo dasar!!” omel Minhyuk kesal.

“Emang!!” jawab Jungshin enteng.

*****
Bel pulang pun telah berbunyi.

“Jungshin-ah, kajja kita ke lapangan! Yonghwa hyung dan Jonghyun hyung sudah menunggu kita.” titah Minhyuk sambil menarik tangan Jungshin.

“Ne hyuk, tapi pelan-pelan apa nariknya, kan sakit!!” rengek Jungshin.

Tapi rengekan Jungshin tak di dengar oleh Minhyuk karna Minhyuk sudah sangat gemas pada Jungshin. Dan tak berapa lama mereka sudah sampai di lapangan.

“Ya! Kalian lama sekali sih??” omel Jonghyun.

“Mianhae hyung, nih si Jungshin dandan dulu.” jawab Minhyuk asal.

“Ya, enak saja kau! Kau kira aku seorang yeoja centil apa?!” ucap Jungshin kesal.

“Sudah-sudah, kenapa jadi berantem?! Sekarang kita langsung mulai saja latihan nya!” ucap Yonghwa.

Yonghwa adalah leader tim basket CNBLUE. Walaupun dia sudah kelas 3, tapi dia tetap mengayomi ke tiga dongsaengnya.

Latihan basket pun di mulai. Ke empat namja itu langsung mengambil posisi masing-masing.

“Jungshin-ah, oper ke sini dongg!!” pinta Minhyuk seraya mengangkat tangan nya.

“Nih hyuk…” jawab Jungshin seraya melemparkan bola ke arah Minhyuk. Tapi sebelum bola sampai di tangan Minhyuk, Jonghyun sudah merebut bola nya duluan.

30menit telah berlalu, dan sekarang mereka semua sedang beristirahat di pinggir lapangan.

“Hyung, aku mau beli minum dulu. Tunggu bentar ya..” pinta Jungshin pada ke tiga hyungnya.

“Aku nitip satu ya Shin..” teriak Yonghwa, dan Jungshin pun mengangguk.

“Ahjussi, air mineralnya satu ya..” ucap seorang yeoja.

“Loh itu kan yeoja yang tadi, sedang apa ya dia??” batin Jungshin.

“Annyeong, sedang apa kau di sini??” sapa Jungshin pada yeoja itu yang tak lain adalah Soojin.

“Annyeong, aku sedang membeli air mineral. Kau sendiri??” tanya Soojin.

“Sama seperti mu. Oiya, kenapa sudah sore begini kau masih di sekolah??” tanya Jungshin penasaran.

“Aku lagi ekskul, kau sendiri??”

“Sama, kau ambil ekskul apa??”

“Taekwondo. Kau?”

“Aku basket.. Mwo?? Taekwondo??” tanya Jungshin kaget seraya membelalakan mata nya.

“Ne! Waeyo??” tanya balik Soojin dengan santai.

“A..A..Ani, hanya saja aku tak menyangka kau masuk taekwondo. Oiya, mianhae atas kejadian di kantin tadi.” ucap Jungshin seraya membungkukan badan nya.

“Gwechana.. Aku duluan ya, sampai jumpa lagi.” balas Soojin sambil melambaikan tangan nya ke arah Jungshin lalu pergi.

“Ya! Walaupun dia dingin, tapi sepertinya berteman dengan dia asik juga.” gumam Jungshin.

Lalu Jungshin pun beranjak pergi dan kembali ke lapangan.

“Ya! Kau dari mana saja?? Kenapa cuma beli air mineral lama banget??” omel Yonghwa ketika melihat Jungshin datang.

“Mianhae hyung, tadi aku ketemu dengan temanku, jadi aku ngobrol dulu.” jawab Jungshin dengan wajah polosnya.

“Ya! Paling ketemu Tara, iya kan Shin??” tebak Minhyuk sambil mengeluarkan wajah menyelidik nya.

“Ani… Bukan Tara tau!” bela Jungshin.

“Ya! Mau lanjutin latihan gak nih?? Ke buru sore tau!!” Jonghyun pun ikut mengomel.

Yonghwa, Minhyuk, dan Jungshin pun hanya mengangguk bersama. Dan mereka segera memulai latihan lagi.

~ beberapa menit kemudian ~

BUKKKK…

“Hyung, cape nih, udah dulu yaa.” rengek Minhyuk seraya menjatuhkan tubuhnya di lapangan.

“Yaudah deh, karna udah sore pula, kita udahin aja latihan hari ini.” ucap Yonghwa.

Mereka pun beristirahat sejenak sebelum beranjak pulang.

“Jungshin-ah, ini untuk mu.” ucap seorang yeoja dengan senyuman manis nya.

Jungshin pun kaget dan langsung mendongakkan kepala nya.

“Ya! Tara-ya, gomawo.” balas Jungshin dengan senyuman juga.

“Dari tadi aku memperhatikan mu. Kau terlihat lelah sekali.” ungkap Tara sambil duduk di sebelah Jungshin.

“Ne, kan aku abis latihan, jadi ya lelah. Oiya, kau kenapa masih di sekolah??” tanya Jungshin.

“Aku bosan sekali di rumah. Jadi aku putuskan untuk main dulu di sekolah, sambil menunggu sore.” jawab Tara seraya menatap lekat Jungshin.

“Jungshin-ah, mau ikut pulang gak??” teriak Jonghyun tiba-tiba.

“Ikut hyung…”

“Hmm, Tara-ya, aku pulang dulu. Lain kali kita ngobrol lagi, dan gomawo air mineral nya.” pamit Jungshin seraya membungkuk dan tersenyum ke arah Tara.

“Cheonman, Jungshin-ah. Hati-hati di jalan yaa..” balas Tara sambil melambaikan tangan nya.

Jungshin, Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk langsung bergegas menuju ke tempat parkir untuk mengambil sepeda mereka.

“Ya, bagaimana kalau kita ngebut-ngebutan sampe dorm??” tanya Jonghyun yang sempat membuat member lain berfikir sejenak.

“Ne, aku setuju..” teriak Minhyuk seraya menjentikan jari nya.

“Aku juga setuju. Jungshin, bagaimana dengan mu??” tanya sang leader.

“Ne, ne. Aku juga setuju!!” jawab Jungshin semangat.

Mereka pun langsung mengambil posisi masing-masing.

“Udah siap semuaa??” tanya Jonghyun sambil menatap member lain satu per satu.

“Ne….” jawab yang lain kompak.

“Ayo kita mulai!! Hana..dul…..Set…… Kyaaaaa~” teriak Jonghyun memberi aba-aba.

Setelah aba-aba selesai, mereka pun langsung mengayuh sepeda mereka dengan kuat.

Awalnya yang memimpin pertandingan ngebut-ngebut ini adalah Minhyuk. Tetapi tak lama kemudian, Jonghyun lah yang memimpin, dan di posisi terakhir di tempati Jungshin.

“Ya! Minggir kalian! Beri jalan untuk ku!!” teriak Yonghwa pada Minhyuk dan Jonghyun.

“Mian hyung, aku tidak bisa memberi jalan untuk mu. Aku tidak akan membiarkan leader yang jadi pemenang!” ucap Jonghyun bersungguh-sungguh.

“Iya hyung, aku juga gak mau kalo yang menang adalah leader!” timpal Minhyuk dan sukses membuat Yonghwa cemberut.

“Ya! Hyungdeul, minggir lah kalian! Biar si magnae yang memenangkan!” teriak Jungshin dari arah belakang seraya mengayuh sepedanya lebih kuat.

Sudah setengah jalan mereka lewati dengan aksi kebut-kebutan mereka. Dan tak jarang pula mereka saling menyalip.

Dan tiba-tiba saja…..

“Kyaaaaaaaa~….ummaa….” teriak Jungshin dan…

BRUGGG…JEGERRRR….

Jungshin pun terjatuh di pinggir jalan.

“Sial! Kenapa sih nih sepeda??” gumam Jungshin seraya bangun dan meneliti sepeda nya.

“Ya! Pantesan oleng, ternyata ban sepeda ku tertusuk paku dan jadi bocor! Huuhhh, oiya…..” tiba-tiba Jungshin teringat sesuatu.

“Hyung…Hyung…Tolong aku hyung, hyung….” teriak Jungshin memanggil hyung nya. Tetapi sayang, hyung nya sudah jauh meninggalkan Jungshin dan tak mendengar teriakan Jungshin.

“Sial! Ban bocor di saat yang sangat tidak tepat! Terpaksa nuntun deh.” gumam Jungshin seraya mulai menuntun sepedanya.

“Jungshin??!” panggil seseorang pada Jungshin.

“Loh?? Soojin?? Kenapa kau ada disini??” tanya Jungshin heran.

“Ini kan jalanan menuju rumah ku, jadi aku lewat sini. Ada apa dengan sepeda mu?? Kenapa kau menuntun nya??” tanya balik Soojin seraya memandangi Jungshin heran.

“Oh, ini sepeda ku ban nya bocor. Padahal tadi aku lagi bertanding dulu-duluan sampe dorm bersama hyungdeul ku.” jelas Jungshin dengan wajah muram.

“Whahahahahaha….” tawa Soojin pecah ketika mendengar penjelasan Jungshin.

Jungshin yang melihat Soojin tertawa lepas, hanya bisa melipat wajahnya.

“Ya! Kenapa kau malah tertawa??” kesal Jungshin.

“Hahaha.. Malang sekali nasib mu, lagi seru-seru bertanding, eh malah dapat musibah. Hahaha….”

“Yasudah, di depan sana ada bengkel, aku temani kau ke bengkel sampai sepeda mu bisa di pakai kembali.” ucap Soojin lagi seraya menahan tawanya.
Jungshin pun mengangguk tanda setuju dan mereka berdua pun segera berjalan bersama.

Sementara itu, Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk sudah hampir sampai di dorm mereka.

“Kyaaaa~ aku menang!!” teriak Yonghwa kegirangan.

“Ya! Hyung, kenapa harus kau yang menang??” ungkap Jonghyun kecewa.

“Tau nih! Ngalah dikit kek ama dongsaeng nya!!” omel Minhyuk.

“Yeee itu sih DK!!” balas Yonghwa tak mau kalah.

“DK apaan hyung??” tanya Minhyuk dengan wajah babo nya.

“DK itu Derita Kalian!! Whahahahaha…” jawab Yonghwa seraya tertawa lepas.

“Eh, Jungshinie kemana ya?? Kok gak keliatan sih??” tanya Jonghyun tiba-tiba setelah menyadari bahwa Jungshin tidak ada di dekat mereka.

“Eh iya, kemana ya??” Yonghwa pun ikut bertanya.

“Paling dia kelelahan dan berhenti sebentar hyung. Tenang saja, bentar lagi juga nyampe.” celetuk Minhyuk cuek seraya masuk ke dalam dorm.

“Bener juga hyung apa kata Minhyuk. Udah yuk masuk, kita tunggu di dalam aja.” ajak Jonghyun pada Yonghwa.

Lalu, sepeda Jungshin yang sejak tadi di perbaiki, kini sudah selesai. Jungshin dan Soojin pun segera bergegas pulang karna hari mulai beranjak gelap.

“Soojin-ah, gomawo sudah menemani ku.” ucap Jungshin malu-malu.

“Ne, cheonmaneyo Jungshin-ah. Kita kan berteman, jadi harus saling membantu.” balas Soojin dengan senyuman di wajahnya.

“Kalau gitu, kau akan ku antarkan pulang!”

“Anio Jungshin-ah, tidak usah. Hari sudah menjelang malam, sebaiknya kau cepat pulang. Aku berani kok pulang sendiri.” tolak Soojin lembut.

“Aishh~ kau fikir aku namja yang tega melihat yeoja pulang sendiri?? Sudah aku antar kau! Kita kan teman.” ucap Jungshin seraya menyunggingkan senyuman manisnya.

“Huh, baiklah Jungshin-ah.” Soojin pun menyerah.

Jungshin segera mengayuh kembali sepedanya bersama Soojin di belakangnya.

“Jungshin-ah, yeoja yang tadi di kantin itu siapa?? Yeojachingu mu ya??” tanya Soojin sambil menggoda Jungshin.

“Oh, yeoja itu namanya Choi Tara. Dia hanya chingu ku kok. Hmm, waeyo??” balas Jungshin.

“Ani.. Aku fikir dia yeojachingu mu, abisnya kau dan dia terlihat akrab sekali.”

“Hhaha.. Kami hanya berteman saja, tapi memang sikapnya Tara sedikit berlebihan sih.” jelas Jungshin pada Soojin.

Tak terasa Jungshin dan Soojin pun telah sampai di depan rumah Soojin.

“Soojin, ini rumah mu??” tanya Jungshin seraya menunjuk rumah yang berada di depannya.

“Ne~ waeyo??” tanya Soojin balik dengan wajah penasaran.

“Ani.. Hanya saja rumah mu dan dorm ku ternyata dekat. Hanya berbeda gang saja.” jawab Jungshin.

“Benarkah??”

“Ne~ Soojin-ah, aku boleh minta nomor handphone mu??”

“Ne~, ini nomorku, 085…..”

Jungshin pun segera mengeluarkan hp nya dan mengetikan angka-angka yang disebutkan oleh Soojin.

“Gomawo Soojin, aku pulang dulu ya, sampai besok.” pamit Jungshin seraya mulai mengayuh sepedanya.

“Cheonmaneyo Jungshin, hati-hati di jalan.” balas Soojin sambil melambaikan tangannya.

‘Yeey! Awal yang baik ini..’ batin Jungshin seraya tersenyum sendiri. Jungshin pun segera mengayuh sepedanya lebih kuat lagi.

Sementara itu di dorm, sang leader Yonghwa, sudah mulai hawatir karna Jungshin tak kunjung pulang.

“Hyuk, Jungshin belum pulang??” tanya Yonghwa pada Minhyuk yang sedang serius nonton tv.

“Belom hyung.”

“Kemana ya dia??”

“Di culik kali hyungg.” celetuk Jonghyun seenak nya.

PLETAKKKK~

“Seenaknya saja kau kalau bicara!” ucap Yonghwa setelah menyarangkan jitakannya ke Jonghyun.

Jonghyun hanya bisa mengelus bekas jitakan Yonghwa, dan Minhyuk yang melihat, hanya terkekeh.

“Aku pulangggggggggg…” teriak Jungshin dan sontak membuat hyungdeul nya kaget.

“Aishh~ dari mana saja kau?? Kenapa baru pulang??” tanya Yonghwa.

“Sewaktu balapan tadi, ban sepeda ku bocor hyung, jadi aku ke bengkel dulu.” jelas Jungshin.

“Kenapa kau tidak memanggil kami??” Jonghyun pun ikut bertanya.

“Aku sudah memanggil kalian hyung. Tapi tak ada yang mendengar ku!”

“Yasudah, cepat mandi lalu makan malam.” titah Yonghwa.

Jungshin mengangguk tanda setuju dan segera menuju kamarnya.

Selesai mandi, Jungshin segera menuju ke meja makan untuk melahap jatah makan malamnya.

Dan setelah selesai makan, Jungshin pun bergabung dengan hyungnya yang lagi asyik nonton tv.

“Oiya, sms Soojin ah.” gumam Jungshin.

From: Jungshin
To: Soojin
Annyeong Soojin, ini aku Jungshin. Kau sedang apa??

“Ya! Delivered! Tinggal nunggu balesan deh.” ucap Jungshin sambil senyum-senyum sendiri.

Dan tak lama kemudian, Jungshin pun mendapat balasan dari Soojin.

From: Soojin
To: Jungshin
Annyeong Jungshin. Aku sedang membaca buku. 
From: Jungshin
To: Soojin
Huaaa, senyuman mu manis sekali Soojin-ah. 😀

From: Soojin
To: Jungshin
Aishh~ itu kan hanya emoticon. Kau gombal sekali Jungshin-ah. 😀

Jungshin yang membaca balasan dari Soojin hanya bisa senyum-senyum sendiri.

“Shin?? Kau gila ya??” tanya Minhyuk polos seraya memegang dahi Jungshin.

“Anio…” balas Jungshin sambil tetap fokus pada hp nya.

“Lalu, kenapa kau senyum-senyum sendiri??” Minhyuk pun tambah penasaran dengan sikap Jungshin yang aneh.

“Gwechana…Hhehehe, hyukie muach muach….” balas Jungshin seraya menciumi Minhyuk dan berlalu ke kamar nya.

“Aishh! Aku rasa dia benar-benar sudah gila tingkat akut! Atau, apa dia frustasi yaa karna susah dapat yeoja??” terka Minhyuk dengan wajah pabo nya.

“Loh, bukannya dia sama Tara??” sambung Yonghwa.

“Ani hyung… Dia gak suka sama Tara.” jawab Minhyuk.

“Tapi dulu dia sempat bilang suka sama Tara kan??” Jonghyun pun ikut penasaran.

“Ne hyung! Tapi entah kenapa tiba-tiba dia bilang kalau dia udah gak suka ama Tara.” jelas Minhyuk.

Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk pun terdiam dan kembali fokus pada tv.

Sementara itu, Jungshin masih sibuk dan senyum-senyum sendiri sama hp nya.

From: Soojin
To: Jungshin
Hahaha…. Yasudah ya Jungshin, aku mau tidur. See you tomorrow Jungshin-ah…. :))

From: Jungshin
To: Soojin
Ne~ see you tomorrow Soojin..^^

“Aishh~ Soojin udah tidur. Aku tidur juga ahh…” gumam Jungshin seraya membaringkan tubuhnya dan memejamkan mata.

~ke esokan paginya~

Seperti biasa, Jungshin, Jonghyun, Yonghwa dan Minhyuk bangun pagi dan segera berangkat ke sekolah.

Sesampainya di sekolah, mereka langsung menuju kelas masing-masing.

“Annyeong Soojin-ah.” sapa Jungshin ketika bertemu Soojin di depan kelas Soojin yang notabene bersebelahan dengan kelas Jungshin.

“Annyeong Jungshin-ah, baru datang??” tanya Soojin basa-basi.

“Ne, aku masuk kelas duluan ya, sebentar lagi sonsaengnim ku datang.” jelas Jungshin sambil tersenyum.

Soojin pun membalas Jungshin dengan senyuman manisnya. Dan bel masuk pun berbunyi.

~sepulang sekolah~

“Kajja kita pulang!” titah Yonghwa pada dongsaeng nya.

“Hyungdeul, kalian duluan saja. Aku ingin bertemu dengan teman ku dulu.” ucap Jungshin.

“Siapa Shin?? Tara??” tanya Minhyuk penasaran.

“Bukan! Bukan dia!”

“Lalu siapa??” Jonghyun pun mulai ikut penasaran.

“R-a-h-a-s-i-a!! Huahahaha..” tawa Jungshin pun pecah dan sukses membuat hyungdeul nya cemberut.

“Udah ya, aku pergi dulu!” ujar Jungshin dan berlalu.

Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk pun hanya bisa bengong melihat kelakuan Jungshin.

“Namja aneh!” gumam Minhyuk.

“Ho’oh!” timpal Jonghyun.

“Ayo pulang!” ajak Yonghwa.

Sementara itu, Jungshin segera mencari sosok yang sangat ingin dia temui.

“Soojin-ah, kau sudah mau pulang??” tanya Jungshin ketika berhasil bertemu dengan Soojin.

“Ne Jungshin-ah. Waeyo??” tanya Soojin heran.

“Ayo kita pulang bersama! Aku akan mengantarkan mu!”

“Aishh~ andwae Jungshin-ah, aku bisa pulang sendiri.”

“Kita kan searah Soojin! Sudahlah ayo..!” ajak Jungshin seraya menarik tangan Soojin.

Soojin hanya bisa pasrah menerima tarikan dari Jungshin.

“Jungshin, apa aku tidak merepotkan mu??” tanya Soojin saat di jalan.

“Anio.. Aku senang mengantar mu pulang.” jawab Jungshin seraya menyunggingkan senyuman nya.

“Soojin-ah..” panggil Jungshin.

“Ne~ waeyo Jungshin??”

“Apa kau sudah mempunyai namjachingu??”

“Hhahaha.. Anio Jungshin-ah!”

“Waeyo??” tanya Jungshin penasaran.

“Aku belum bertemu namja yang cocok dengan ku.” jawab Soojin.

Jungshin pun hanya tersenyum mendengar jawaban Soojin.

Dan tak lama kemudian, mereka telah sampai di depan rumah Soojin.

“Jungshin-ah, gomawo sudah mengantarkan ku pulang. Kau mau mampir??” tawar Soojin ramah.

“Cheonmaneyo Soojin-ah. Aku langsung pulang saja yaa karna hari sudah sore.” jawab Jungshin tak kalah ramah.

“Oh, ne. Hati-hati di jalan yaa.”

“Ne~ byee Soojin..” ucap Jungshin seraya melambaikan tangannya.

Jungshin pun segera mengayuh lagi sepedanya menuju dorm.

“Soojin, sepertinya aku menyukai mu.. Aishh~ Jungshin, kau sedang jatuh cinta!!” ucap Jungshin girang seraya senyum-senyum sendiri.

******
Satu minggu telah berlalu. Hubungan antara Soojin dan Jungshin pun makin akrab.

Mereka sering berangkat dan pulang bersama. Tetapi sampai sekarang Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk belum tau siapa yeoja yang sedang dekat dengan Jungshin.

“Jungshinie, siapa sih yeoja yang sedang dekat dengan dirimu??” tanya sang leader, Yonghwa saat mereka sedang makan siang di kantin sekolah.
“Aishh~ masih rahasia hyung. Nanti saja kalau waktu nya tepat, aku akan memberitahu kalian hyung..” jawab Jungshin setengah berbisik.

“Emang kapan waktu yang tepat Shin??” tanya Minhyuk polos.

“Nanti hyuk, kalau dia sudah resmi menjadi yeojachingu ku.” balas Jungshin.

“Kenapa harus menunggu sampai dia menjadi yeojachingu mu??” Jonghyun pun ikut melayangkan pertanyaan.

“Aku malu kalau misalnya aku di tolak hyung..” wajah Jungshin pun sedikit cemberut.

“Yailah Shin!! Jangan malu! Yonghwa hyung saja yang sudah berkali-kali di tolak sama yeoja, tidak tau malu tuh!” celetuk Jonghyun seenaknya.

Yonghwa yang merasa nama nya disebut, segera melayangkan tatapan tajam ke arah Jonghyun.

“Uppss!! Aku keceplosan!!” ucap Jonghyun seraya menutupi mulutnya dengan ke dua tangannya.

Minhyuk dan Jungshin hanya bisa terkekeh melihat kelakuan dua hyungnya.

Setelah selesai makan siang, mereka segera menuju kelas masing-masing.

“Shin, aku mau ke toilet dulu. Kau duluan saja ke kelas.” ucap Minhyuk dan Jungshin pun mengangguk.

Saat Jungshin berjalan menuju kelas, tiba-tiba seseorang memanggil Jungshin.

“Jungshin-ah!!” teriak seseorang memanggil Jungshin seraya mendekati Jungshin.

“Ya! Waeyo Tara??” tanya Jungshin pada Tara.

“Ke taman belakang yukk! Aku ingin bicara pada mu.” ajak Tara seraya tersenyum.

Jungshin pun mengangguk dan mengikuti Tara ke taman belakang.

Sesampainya di taman, mereka berdua duduk di sebuah bangku panjang.

“Ku lihat sekarang kau semakin akrab dengan Soojin.” ucap Tara membuka pembicaraan.

“Kami memang berteman. Waeyo Tara-ya??” tanya Jungshin lembut.

“Anio….” jawab Tara.

“Jungshin-ah, hmmm…kenapa sampai sekarang kau tidak menyatakan cinta mu pada ku?? Bukankah kau mencintaiku??” lanjut Tara sambil menatap lekat Jungshin.

“Hah?? Mianhae, Tara. Aku tidak mencintai mu.” balas Jungshin seraya menatap balik Tara.

“Waeyo?? Bukankah kau dulu…..”

“Ne~ dulu aku memang mencintaimu! Tapi sekarang tidak lagi semenjak kejadian itu!” jelas Jungshin memotong ucapan Tara.

“Kejadian apa??” tanya Tara penasaran.

FLASHBACK!

Jungshin sedang berjalan menulusuri koridor sekolah. Tapi tiba-tiba saja…

“Apa kau benar-benar mencintai Jungshin??” tanya seorang namja pada Tara.

“Ani.. Aku sengaja mendekati Jungshin.” jawab Tara.

“Waeyo??” tanya namja itu lagi.

“Jungshin itu salah satu member dari tim basket CNBLUE! Tim basket CNBLUE kan sangat populer, jadi jika aku berpacaran dengan Jungshin, aku akan menjadi populer. Lagi pula, saat ini Jungshin lah yang sedang giat mencari pacar, jadi aku dekati saja. Lalu, kalau diajak jalan, Jungshin tuh gak malu-maluin, karna dia kerenn!!” jelas Tara panjang lebar kepada namja itu.

“Ooo, gitu… Ya! Aku mengerti sekarang.” balas namja itu dengan evil smile nya.

Mereka pun tertawa bersama. Sementara, Jungshin yang menguping pembicaraan mereka, hanya bisa mengepalkan tangannya.

“Aishh~ yeoja pabo! Aku tidak akan mencintaimu lagi! Jangan berharap menjadi yeojachingu ku!!” gumam Jungshin.

FLASHBACK END!!

“Kejadian itulah yang membuatku berhenti mencintaimu!!” ucap Jungshin tegas.

“Mianhae Jungshin. Mianhae. Mianhae telah menyakiti mu.” lirih Tara.

“Lupakan saja! Aku harus pergi, sampai jumpa nanti Tara-ya.” pamit Jungshin seraya tersenyum manis ke arah Tara dan pergi.

Bel pulang pun telah berbunyi. Seperti biasa, Jungshin selalu menyuruh hyungdeul nya pulang duluan.

“Soojin-ah, kajja kita pulang.” ajak Jungshin sambil menarik tangan Soojin.

Soojin pun hanya mengangguk dan tersenyum.

Saat dijalan, Jungshin memberhentikan sepedanya di bawah pohon besar di tepi jalan.

“Jungshin-ah, kenapa berhenti?? Ban mu bocor lagi??” tanya Soojin hawatir.

“Ani… Hanya saja, aku ingin mengungkapkan sesuatu.” jawab Jungshin malu-malu.

“Mengungkapkan apa??”

“Saranghaeyo Soojin-ah! Aku mencintai mu Soojin, apa kau mau menjadi yeojachingu ku??” tanya Jungshin sambil menatap lekat Soojin.

“Tapi aku bukan yeoja yang manis Jungshin! Aku yeoja yang menyukai hal-hal kasar, buktinya saja aku mengikuti ekskul Taekwondo.” balas Soojin.

“Aku tidak peduli dengan semua itu! Yang aku peduli kan hanya perasaan ku, Soojin! Jawablah pertanyaan ku!!” pinta Jungshin penuh harap.

“A..A..Aku…”

“Aku apa??”

“A…A…Aku….”

“Iya aku apa?? Jangan membuatku gemas, karna bisa-bisa nanti kau akan ku cium!” ucap Jungshin asal dan langsung di sambut dengan kepalan tangan Soojin.

“Aishh~ aku juga mencintai mu Jungshin-ah.” ucap Soojin dengan nada cepat.

“Jadi??”

“Iya, aku mau menjadi yeojachingu mu.” balas Soojin dengan wajah memerah.
“Kyaaaaa~ benarkah itu Soojin??” tanya Jungshin memastikan.

Soojin hanya mengangguk seraya mengeluarkan senyuman termanisnya ke arah Jungshin.

“Huaaaa~ kau sekarang ikut aku ke dorm ku.”

“Ngapain??” tanya Soojin penasaran.

“Aku ingin memberitahukan hyungdeul ku kalau kau ini adalah yeojachingu ku.” ucap Jungshin.

Jungshin pun segera mengayuh sepedanya lagi dengan kekuatan penuh.

“Andwae Jungshin! Jangan ngebut! Aku takut!” rengek Soojin.

“Kalau kau takut, peluk aku saja.” balas Jungshin seraya mengedipkan sebelah matanya.

Soojin pun langsung memeluk Jungshin karna dia merasa ketakutan.

Sesampainya di dorm, Jungshin langsung menarik Soojin dan membawa Soojin masuk.

“HYUUNNGGGGGG…..” teriak Jungshin dan sontak membuat hyungnya terlonjak.

“Ya!! Kau fikir ini hutan apa yak??” omel Jonghyun pada Jungshin.

“Hehe, mianhae hyung. Gak sengaja..” balas Jungshin cengengesan.

“Oiya hyung, aku ingin memperkenalkan seseorang.” ucap Jungshin sungguh-sungguh.

“Nugu??” tanya Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk berbarengan.

“Ini dia hyung yeojachingu ku.” ujar Jungshin riang.

“Annyeong, Jang Soojin imnida.” ucap Soojin memperkenalkan diri.

“Annyeong, Jung Yonghwa imnida.”

“Lee Jonghyun imnida.”

“Kang Minhyuk imnida.”

“Kau benar-benar yeojachingu nya si magnae??” tanya Yonghwa polos.

“Ne Oppa. Aku yeojachingu nya Jungshin.” jawab Soojin tersenyum.

“Aigoo~ setelah sekian lama, akhirnya si magnae punya pacar juga.” celetuk Jonghyun.

“Ho’oh hyung! Akhirnya kau punya pacar Shin.” timpal Minhyuk.

“Iya dong! Setelah sekian lama, akhirnya aku mempunyai yeojachingu yang cantik dan manis seperti Soojin.” ucap Jungshin menggombal seraya mengerlingkan sebelah matanya pada Soojin.

Soojin yang merasa di puji, hanya bisa menunjukan wajahnya yang mulai memerah akibat ucapan gombal Jungshin.

Sementara Yonghwa, Jonghyun dan Minhyuk, hanya terkekeh mendengar ucapan gombal Jungshin.

THE END!

Iklan

4 responses to “[Korean Fan Fiction] Finally I Have Yeojachingu.

    • whahahhaaaa~
      tadinya mau dbikin jalan kaki, tp kayanya miris bgt hidup nya jungshin kalo jalan kaki, hhihii.
      oh kamu sama jonghyun yaa, kalo aku sama minhyuk. *nahlo* hhaha
      kamsahamnida chingu~ *bow* :))

  1. wah setelah begitu lama akhirnya penantian Jungshin punya yeojachinggu pun kesampaian…pasti dia seneng banget tuh….tapi kasian jonghwa masak dia sering ditolak yeoja sih (kata jonghyun)…ceritanya bagus kog tentang perjuangan untuk mendapatkan cinta…keep fighting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s