[Korean Fan Fiction] Lovedophile #FFLive

Cast : SJ Yesung, You (Park Chanyoung)

Author: Lee Hyura

Aku menatap diriku di cermin setelah dasi pitaku terpasang rapi. Hidupku hampa sekarang. Otakku hanya teringat tentangnya. Yesung, ahjussi tua yang membuatku trauma. Ahjussi yang memperkenalkanku tentang cinta. Cinta? Akh! Hanya hal yang memuakkan.

“Chanyoung-ah~ cepat berangkat! Kau bisa terlambat,” Teriak umma dari luar kamarku.

“Ye~” aku segera meraih tasku dan pergi ke halte.

-Halte-

Aku hanya duduk dan diam menunggu bus sekolahku datang. Tiba-tiba ada yang menepuk pundakku. Aku menoleh.

Oppa?” gumamku.

Annyeong, Young-ah,” sapanya -Yesung oppa. Aku hanya diam. “Sudah lama kita tidak bertemu,” Gumamnya sambil duduk di sampingku. Aku tetap diam. “Bicara sesuatu. ku mohon,” Lirihnya.

“Bicara apa?” Tanyaku. Jujur saat itu otakku kosong. Hinaan-hinaan yang aku dapatkan dulu seperti kaset yang rusak di otakku

Apa matamu buta?

Apa bagusnya dari seorang ahjussi tua itu?

Pasti kau hanya mengincar uangnya, bukan?

Dia bukan ahjussi kaya rupanya. Lalu kenapa kau mencintainya?

Pasti kau diguna-guna olehnya!

Atau dia memakai susuk!

Itu yang dikatakan oleh mereka.

“Park Chanyoung-I!” aku tersentak kaget saat ia meneriakan namaku.

“Ada apa, Yesung ahjussi?” sahutku malas. Aku kembali tersentak saat tangannya menyentuh wajahku dan membuatku menghadapnya.

“Katakan saja yang ingin kau katakan.”

Aku mengerjap mendengarnya lalu menyeringai lirih, “Apa dulu.. kau mengguna-gunaiku?” tanyaku lirih.

“Mwo?” Dia membulatkan matanya. Aku paling suka ia seperti itu.

“Jawab saja!” Tekanku kesal.

“Tidak mungkin aku melakukan itu? Mengapa kau..” Aku membungkam mulutnya dengan tanganku.

“Jawab saja tanpa bertanya balik. Ku mohon, ahjussi..” lirihku. Dia mengangguk. “Apa kau memantraiku hingga aku bisa mencintaimu?” Dia menggeleng.

“Ada apa sebenarnya?” Tanyanya saat aku hanya diam.

Aku menggeleng, “Eobseo. Hanya bertanya. Hmm, apa yang kau lakukan disini?”

“Aku tinggal di perumahan ini dan menjadi Guru BK di Seoul High School,” Jawabnya yang membuatku ternganga. Dia adalah guruku? “Aku akan menjadi gurumu..” Lanjutnya. Oh tidak! Mimpi burukku yang lain baru saja dimulai!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s