[Korean Fan Fiction] Noona Neomu Yeoppo Part.7 END

Cast :

lee taemin (SHINee)

cho seongmi (OC)

lee jinki = onew (SHINee)

Genre : Romance

Length : 7 of 7 part (END)

Rate : PG-15

Korean vocab :

Noona neomu yeoppo : kakak cantik sekali

Noona : kakak (perempuan)

Namja : pria

Yeoja : wanita

Noona : kakak perempuan

Yeojachingu : kekasih wanita

Namjachingu : kekasih pria

Anni/anniyo : tidak

Shireo : tidak mau

Gwenchana : baik-baik saja / tidak apa-apa

Omona : ya ampun / ya tuhan

Annyeong : hai

Ige mwoya : apa-apaan

Pabbo : bodoh

Jeongmal mianhe : (sungguh maaf sekali)

Mianhe : maaf

Ne : ya

Jeongmal paboya : benar-benar bodoh

Ottokhe : bagaimana ini

Imnida : perkenalkan

Gwenchana : tidak apa-apa

Aigoo : ya ampun

Gomawoyo : terima kasih

Seongmi POV.

Aku menyisir rambutku, lalu mengeluarkan lip balm dari laci meja riasku. Saat aku ingin memoleskannya di bibirku, tanpa sadar, aku mendekatkan wajahku ke cermin dan memegang juga mencermati bibirku dan terlintas di pikiranku saat taemin mencium ku tadi malam. Wajahku pun merona seperti memakai blush on. ” aish ! Kenapa aku jadi seperti ini ?? Seongmi,…jangan pikirkan itu lagi…”. gila ! ini sungguh gila rasanya, taemin berhasil membuat kacau pikiranku.

=====================================================================

di kampus aku bisa belajar dengan tenang, aku hanya diam tak banyak bicara saat chingudeulku mulai rutinitas gosip nya.Aku berjalan pelan di koridor kampus sendirian dan memiring-miringkan kepalaku karena lelah, melalui mata kuliah dari pagi tadi hingga siang begini. Tiba-tiba dari arah berlawanan aku mendapati sosok onew hendak berjalan ke arahku.

” onew ?? Omoo….eotokke ?? ” gumamku pelan, dan aku memilih untuk menundukkan kepalaku berjalan dengan langkah kecil . Namun aku menemukan sepasang kaki didepanku, aku tersentak dan langsung mengangkat wajahku, dan, ya ! Memang sosok onew tengah berdiri didepanku menatapku heran.

” onew shii …” ujarku terperanjat.

” seongmi…kau, mau pulang ?? ”

” ne, aku mau pulang…”

” hmm…apa kau tak keberatan jika aku mengajakmu untuk makan siang dulu, baru nanti aku mengantarmu pulang, bagaimana ?? ” tawarnya padaku.

Aku terdiam mendengar tawaran nya. Apa aku harus menolaknya, tapi aku merasa tidak enak jika menolak. akhirnya dengan pasrah aku menganggukkan kepalaku pelan menyetujui ajakannya. Kulihat sebuah senyuman cerah menghiasi wajah babyface nya.

Tak kusangka, ia kembali mengajakku ke cafe ini lagi, cafe tempatku yang saat itu diputuskan olehnya, membuatku merasa ingin ditelan bumi karena malu. Ya, cafe ini, cafe la jour. Sebenarnya ini adalah cafe favorit ku, karena disini menyediakan makanan italia. Namun, hanya onew yang biasanya mengajakku kesini.

” seongmi, aku tau apa yang kau pikirkan sekarang….” ujar onew.

” he ?? ”

” kau pasti mengingat kejadian berminggu-minggu yang lalu kan ?? Saat hubungan kita berakhir ?? ”

” ne, begitulah…” jawabku

” kau tau alasanku mengajakmu kesini lagi ?? ”

” anni, nan mollayo…” timpalku

lalu ia tertawa kecil dan memegang tanganku yang ada diatas meja.

” aku ingin memutar waktu kembali..” ujarnya

Aku menarik nafas pelan dan memiringkan sedikit kepalaku berusaha mencerna maksud perkataan onew.

” begini, saat itu, di cafe ini kita berpisah, dan aku ingin….di cafe ini juga kita kembali…” tatapan intens onew memojokkanku.

akupun mengerjap-ngerjapkan mataku semakin tidak percaya dengan apa yang kudengar. Onew ingin hubungan kami kembali ?? Ia masih menatapku dalam, namun terusik karena pelayan telah mengantarkan pesanan kami.

Ada hentakan kecil yang membuncah di dadaku. Aku mencintai onew….ah tidak !! bukan itu, entahlah..dulu rasanya aku mati-matian ingin membuat onew kembali kepadaku, tapi semuanya memudar begitu saja. Onew…maafkan aku, aku tidak bias menebak perasaanku saat ini.

Saat selesai makan siang, onew mengajakku ke suatu tempat. Sesampai disana, onew menghentikan mobilnya di tepi jalan didepan sebuah toko. Lalu ia mengajakku masuk kedalam. Aku tidak tau kenapa onew mengajakku kesini ?? Dan lebih mengherankan lagi, karena ternyata ini adalah toko perhiasan. Apa onew ingin membeli perhiasan ?? Untuk siapa ??

Aku hanya mengedarkan pandanganku ke seluruh perhiasan-perhiasancantik di ruang ini sementar onew terus berbincang-bincang dengan penjual nya lalu sesekali menatapku dan tersenyum. Setelah selesai berbelanja dan ternyata ia memang membeli perhiasan, ia pun mengantarku pulang.

Kami sampai di rumahku sudah cukup sore, bahkan sudah senja. Sedikit berbasa-basi aku menawarkan onew untuk mampir dulu, tapi sebenarnya aku tau, onew akan menolak.

Dan sekarang aku sedang berdiri dengannya di depan halaman memasuki dekat pintu rumah.

Lalu ia mengeluarkan kotak berwarna merah dengan ukuran kecil dari saku celananya.

Ya, persis seperti kotak yang ia beli di toko perhiasan tadi. Tunggu, apa onew akan memberikannya untukku ??

” seongmi, kau masih ingatkan pembicaraan kita yang terputus tadi ?? ” tanya onew.

” hmm mianhe, pembicaraan yang mana ?? ”

” sebelumnya, aku ingin memberi ini untukmu…” ujarnya lalu membuka kotak kecil itu.

Didalamnya terdapat sebuah kalung cantik dengan hiasan kelopak bunga lilly. Aku menatap kalung itu dan onew bergantian dengan penuh tanda tanya. Lalu ia mengeluarkan kalungnya.

” aku ingin kau memakai ini…”

ia menyibakkan rambutku dan memakaikan kalungnya padaku. Aku menundukkan kepalaku menatap hiasan kalung ini.

” lilly ?? ” tanyaku menatap onew.

Iapun tersenyum sumringah. ” aku sekarang sudah tau bunga kesukaanmu, lilly….benar kan ?? ”

alisku bertaut karena bingung dengan pernyataannya. ” ne, kau benar, aku memang menyukai bunga lilly…” jawabku.

Ia pun menggenggam kedua tanganku. Akupun menatapnya. ” seongmi~aa….maukah kau kembali menjadi yeoja-chingu ku ?? Aku berjanji tidak akan meninggalkanmu lagi…”

ya tuhan !  Bagaimana ini ?? Aku tau, aku sangat menyayangi onew, tapi saat ini, aku juga merasakan kehadiran orang lain di sudut hatiku, menggeser posisi onew. Hanya sedikit tempat untuk onew.

” aku…tidak bisa menjawabnya…” ujarku

” wae ?? Seongmi, tatap aku…cobalah kau ingat bagaimana kebersamaan kita….” ia memegang daguku untuk menatap wajahnya.

Aku memejamkan mataku dan menepisnya lalu melepaskan tangannya. Aku berusaha melepas pengait kalaung yang sedang kupakai ini, kalung pemberian onew. Aku mengambil telapak tangannya, dan menaruh kalung itu disana.

” mianhe, aku tidak bisa menerimanya…” ujarku

”’ kau tidak suka kalungnya ?? Seongmi…tolong jawab sekarang, kau mau kembali padaku atau tidak ?? ” tanya onew berusaha memastikan.

Aku menggeleng, aku tidak bisa ! Aku tidak bisa berpikir, hanya taemin yang ada dalam ingatanku !

” mianhimnida….aku tidak mau kembali lagi, semua sudah terlambat…”

tak terasa air mataku mulai jatuh. Aku ingin menemui taemin sekarang. Aku berlari meninggalkan onew

” seongmi !! ” teriaknya

namun aku tetap berlari sekuat tenagaku menuju satu tujuan, yaitu taemin. Lee taemin yang selalu ada untukku, yang mengizinkanku menangis di bahu sempitku, selalu tersenyum padaku, memeprlakukanku selayaknya wanita yang ia cintai. Dengan air mata yang terus mengalir, dan dada yang sesak menhan rasa sakit dihati, aku terus berlari menuju rumahnya yang berjarak kurang dari satu kilometer dari rumahku. seiring dengan terbenamnya matahari berganti malam.

kutarik nafas dalam-dalam, lalu kunaiki tangga menuju pintu rumahnya. Kuketuk pelan pintu rumahnya yang sepi ini.

” katakan sekarang, katakan padanya sekarang…” gumamku meyakinkan diri.

Perlahan ia membuka pintu rumahnya dan ternganga mendapatiku datang dengan nafas tersenggal-senggal dan mata sembab karena menangis. Ia langsung memegang kedua bahuku.

” noona ?? Apa yang terjadi ?? Gwenchana ?? ” tanyanya dengan penuh kawatir.

Tanpa ba-bi-bu, dia menyilangkan kedua lengannyanya di punggung belakangku dan merebahkan kepalaku didadanya, ya, dia memelukku dengan erat penuh kehangatan. Dan dipelukannya ini aku menagis tersedu.

Aku melepas pelukannya pelan dan mengangkat sedikit wajahku menghadap wajahnya.

” taemin….saranghe…jeongmal saranghee….”

ia sangat terkejut. ” noona, kau serius ?? ” tanyanya.

” ne taemin, aku menyadarinya, aku menuruti kata hati ku, aku memilihmu, bukan onew. ” jawabku

ia kembali memelukku dan kurasakan helaan nafas hangatnya di telingaku. Mengapit wajahku dengan kedua tangannya lalu mencium bibirku dengan lembut hanya perpautan bibir yang menempel. Rasa yang berbeda saat ia pertama kali menciumku, mungkin karena saat ini aku dan taemin saling menyadari bahwa kami saling mencintai. Ia terus mengenyam bibirku dan kurasakan bagaimana aku bernafas di mulutnya.

Ia menghentikan ciumannya namun dahi kami tetap menempel. Ia berbisik di telingaku dengan nafas tersenggal, ” na do…saranghee noona…jeongmal saranghee…..”

ujarnya dengan setengah berbisik membuat darahku berdesir dan melayang-layang di udara.

Ia mengeluarkan sesuatu dari celananya. Lalu mengepal tangannya, dan mengambil tangan kiriku. Ternyata ia memasangkan sebuah gelang cantik. Setelah terpasang aku mengangkat tanganku melihatnya lebih dekat.

” lilly ?? ” gumamku.

” ne, itu hadiah dariku noona, aku tau kau suka bunga lilly, makanya aku memilihkan gelang ini dengan berbandul bunga lilly….” jelasnya

” jeongmal gomawoyo taemin….ini sangat cantik…” ujarku

” kau memang cocok dengan lilly noona, melambangkan, keindahan, keceriaan, dan ketulusan…”

timpal taemin

aku benar-benar menyukai hadiah darinya, walaupun onew juga memberiku kalung berhiasan bunga lilly juga, tapi aku akan lebih memilih taemin..

taemin, kau tahu. Kau bagaikan malaikat yang diberikan tuhan untukku, aku rela merasakan sakit hati ku karena bisa mengenal dan jatuh cinta padamu. Walaupun kau lebih muda dariku, tapi aku adalah wanitamu. Jeongmal kamsahamnida lee taemin, saranghae^^

END

3 responses to “[Korean Fan Fiction] Noona Neomu Yeoppo Part.7 END

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s