[Korean Fan Fiction] Boneka Salju #FFLive

Zhoumi membuka matanya dengan berat. Obat flu yang ditenggaknya semalam membuatnya tertidur sangat pulas. Matanya otomatis menangkap penunjukan jarum jam yang terpasang di dinding, di depannya.

“Astaga!” Zhoumi memekik. Sudah pukul 8.15, 45 menit lagi ia ada meeting dengan salah satu client penting.Di perjalanan ia baru tersadar ponselnya mati, kehabisan baterai. Bahan presentasinya belum selesai, ultah kekasihnya ikut terlupakan.

_____

Jam menunjukkan pukul 19.00, ponselnya bergetar ratusan kali sepanjang hari. Ucapan selamat ulang tahun mengalir deras. Tapi tidak ada satupun ucapan dari kekasihnya. Ia mulai kesal. Ia sudah mencoba menelepon Zhoumi tapi nomornya tidak aktif.

“Pacar macam apa dia! Bahkan ulang tahunku tidak diingatnya!” Sun Hee menggerutu kesal. Ia berjalan dengan cepat menuju apartemennya untuk menghindari salju yang mulai turun.

_____

Sun Hee baru saja pulang, ia merayakan ulang tahun sekaligus menghilangkan kekesalan bersama sahabatnya, Micha dan Hyewook. Mata Sun Hee melebar melihat Zhoumi ada di depan apartemennya. Tampak lusuh tapi berusaha tersenyum.

“Happy birthday.” Sun Hee melengos. “Aku tahu aku terlambat. Maafkan aku. Aku Akan menebusnya. Zhoumi menyodorkan hadiah, disambut kernyit di kening Sun Hee.

“Ditebus dengan ini? Boneka salju? Hadiah macam apa ini?”

Zhoumi nampak tidak suka ia dibantah “Simpan! Aku tidak akan memaafkanmu jika kau membuangnya.”

“Bagaimana mungkin kau mengancamku begitu? Ini boneka salju, jika kau berbalik, ia sudah meleleh.” Zhoumi tidak merespon. Ia mengalihkan perhatian dengan mengajak Sun Hee berjalan-jalan di taman, menikmati salju yang turun di awal Desember.

Ketika Sun Hee kembali ke apartemennya. Bonekanya sudah mulai leleh, semakin cepat karena ruangannya cukup hangat. Sun Hee mengamati hadiah ulang tahun teranehnya lekat-lekat. Mencari apa maksud semua ini.

“Oh!” Sun Hee memekik. Kepala bonekanya terguling, pecah di wadah berair. Kembali ke asalnya. Sesuatu yang berkilau di antara putihnya salju menarik perhatiannya. Ia mengorek sedikit menggunakan jari telunjuk. Ada yang ikut terangkat ketika ia menarik tangannya. Sebuah kalung berbandul cincin. Bagian dalam cincin itu menarik perhatian Sun Hee, ada dua kata yang terukir di sana.

Marry me

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s