[FREELANCE] Late Autumn (Songfic)

 Author             : Indah love ELF

Genre              : Sad, Fanfiction oneshot

Cast                 : Cho Kyuhyun

                          Jang Ri In

Other cast        : Lee Donghae

                          Lee Sungmin

                          Lee Hyukjae

                          Kwon Yuri

Guest Star       : Leeteuk

                          Kim Ryeowook ( as warga )

The Song         : Yoon Jongshin feat Kyuhyun – Late Autumn

                          Super Junior – Endless Moment

                          Super Junior – In My Dream

Annyeong… ini adalah FFku… O ya, sebelumnya mianhae ya kalo foto ini jelek atau tidak bisa membuatnya dengan imajinasiku…

Ok must read ya…

Musim gugur telah tiba. Semua orang ada yang memakai syal, ada juga yang tidak. Seorang namja yang bernama Cho Kyuhyun sedang duduk sambil memakai topi, tidak memakai syal. Ia sedang duduk dengan membawa tas koper di sampingnya, juga membawa tas seperti tas untuk kamping. Kyuhyun sudah pindah dari Taipei saat kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan. Entah juga Kyuhyun tidak ikut terlibat kecelakaan saat di Taipei. Kyuhyun hanya menatap kosong sambil melihat ke atas. Daun-daunnya masih ada di jalanan. Ia juga sedang menunggu jemputan, yaitu seorang teman yang bernama Lee Donghae.

Ada HP berbunyi. Rupanya ada telepon dari Donghae. Kyuhyun langsung mengangkat telepon itu.

“Yeobseyo.” Sapa Kyuhyun.

“Kyuhyun-ssi, kamu masih dibandara kan?” Tanya Donghae.

“Ne… wae?” jawab Kyuhyun.

“Mianhae, Kyuhyun-ssi. Mobilku sepertinya ada masalah. Jadi, kamu tunggu saja ya.” Kata Donghae.

“Ne… berapa lama?” Tanya Kyuhyun.

“5 jam lagi aku menjemputmu.” Jawab Donghae.

“Mwo? 5 jam? Alangkah lamanya.” Balas Kyuhyun.

“Mobilku kan ada masalah. Atau kamu naik bis saja.” Sahut Donghae.

“Tapi, uangku tidak ada.” Balas Kyuhyun.

“Baiklah, tapi kau tunggu saja.” Pesan Donghae.

“Ne.” jawabnya singkat. Ia langsung memutus teleponnya. Ia merasa sangat sedih. Menunggu hingga 5 jam pastinya lama. Bagaimana lagi kalau ia harus menunggu lama. Kyuhyun langsung berbaring di kursi panjangnya. Ia langsung melepaskan tas punggungnya dan menaruhnya di deketnya. Kyuhyun merasa sangat kecapekan. Dari Taipei sampai di Seoul pastinya lama. Ia langsung tidur secara tiba-tiba sambil menunggu jemputan.

Malam harinya…

Mobilnya Donghae ada di depannya Kyuhyun. Saat Donghae turun dari mobilnya, ia melihat Kyuhyun lagi tidur. Bersama Eunhyuk dan Sungmin juga. Mereka juga melihat Kyuhyun yang lagi tidur. Donghae langsung menggoyang-goyangkan tubuhnya Kyuhyun, tetapi tidak bangun juga.

“Kita bawa saja dia ke dorm. Kasihan dia. mungkin gara-gara kecapekan.” Iba Sungmin.

“Benar juga ya. Ya sudah, kita bawa dia ke dorm.” Donghae dan Eunhyuk langsung mengangkat dan membawa Kyuhyun ke mobilnya, sedangkan Sungmin langsung mengangkat tasnya. Selesai semuanya masuk, mereka langsung masuk ke dalam mobil.

Saat di dorm, Sungmin sedang menyelimuti tubuhnya Kyuhyun. Sedangkan Eunhyuk dan Donghae hanya menaruh tas itu disamping Kyuhyun. Mereka langsung keluar, sedangkan Sungmin hanya mematikan lampunya.

“Good night, Kyuhyun-ssi.” Bisik Sungmin. Ia langsung menutup pintu secara perlahan.

Keesokan harinya…

Sinar matahari menyinari dunia. Lain halnya dengan kamarnya Kyuhyun. Matahari telah memancarkan sinarnya ke arah kamarnya Kyuhyun sehingga Kyuhyun mudah terbangun. Saat Kyuhyun bangun, ia merasa sangat terkejut.

Seharusnya Kyuhyun ada di Bandara Incheon, mengapa ia bisa di kamarnya? Ia langsung melihat tasnya yang berada disampingnya. Rambutnya Kyuhyun hampir berantakan. Tetapi, kamarnya berantakan. Kyuhyun mencoba untuk membereskannya.

Ia langsung bangun dari tempat tidurnya dan membereskan mejanya, memasukin baju-bajunya ke dalam lemari, membereskan majalah-majalah yang berserakan, mengumpulkan banyak uang di lantai, menyimpan buku-buku yang ada di tempat tidur dan mulai membereskan tempat tidurnya.

Kyuhyun langsung melihat ruangannya yang rapih.

“Hah. Capeknya.” Kata Kyuhyun. Ia langsung keluar dari kamarnya.

Saat turun dari tangga, ia melihat teman-temannya yang sedang makan. Lalu, mereka berhenti makan dan langsung menoleh ke Kyuhyun.

“Selamat pagi, Kyuhyun-ssi!!” seru mereka.

“Selamat pagi juga.” Balas Kyuhyun sambil duduk di kursinya. Ia pun langsung makan.

Jam 09.00 KST…

Kyuhyun langsung berjalan mengelilingi Korea. Saat ia berkeliling ke Korea, tiba-tiba, ada gadis yang bernama Jang Ri In. Ia sedang melihat papan pengumuman. Saat Ri In itu langsung melihat Kyuhyun, Kyuhyun langsung berpura-pura tidak melihatnya. Ri Rin langsung melihat lagi di papan pengumuman. Kyuhyun langsung mendekati Ri In.

“Hmm… mianhae…” ucap Kyuhyun. Ia langsung nengok ke arah Kyuhyun.

“Wae?” Tanya Ri In.

“A…aniyo…” jawab Kyuhyun. Ia langsung pergi. Ri In langsung bengong melihatnya.

“Ya!” seru Ri In. Itu membuat Kyuhyun berhenti melangkah. Ia langsung melihat ke arah belakang.

“Wae?” Tanya Kyuhyun.

“Kau… kau Kyuhyun ya?” Tanya Ri In.

“Ne…” jawab Kyuhyun.

“Kenal aku tidak?” Tanya Ri In sambil menunjukkan rasa ingatannya kepada Kyuhyun.

“Jang Ri In?” Tanya Kyuhyun.

“Ne.” Jawab Ri In. Kyuhyun langsung berjalan pelan ke arah Ri In. Perlahan-lahan berjalan, hingga akhirnya Kyuhyun mendekati Ri In. Tiba-tiba, Kyuhyu memeluk Ri In.

“Saranghaeyo…” ucap Kyuhyun. Ri In terdiam.

“Mwo? Saranghae?” Tanya Ri In.

“Ne… bogoshipda.” Jawab Kyuhyun. Tiba-tiba, Ri In melepaskan pelukan dari Kyuhyun.

“Kau bukanlah pacarku!” seru Ri In. Kata-kata itu membuat Kyuhyun terkejut.

“Wae? Apa kau lupa? Aku memakai kalung, dan kau juga.” Jawab Kyuhyun sambil menunjukkan kalungnya.

“Ini bukan kalung pemberianmu! Tapi, ini dari… dari…” Ri In langsung bergemetaran.

“Kalung siapa?” Tanya Kyuhyun.

“Pokoknya ini bukan darimu! Aku sekarang tidak memerlukan kamu lagi! Kau bukanlah pacarku yang aku sayangi!” Ri In langsung pergi meninggalkan Kyuhyun.

“Tapi… aku… aku masih mencintaimu! Saranghaeyo, Ri In-ah!” teriak Kyuhyun. Ri In tidak mendengarkannya. Kyuhyun merasa sangat kesal. Ia tidak tahu mengapa ia tidak mencintainya lagi.

Ini adalah musim gugur. Musim gugur itu adalah musim yang disukai oleh Ri In dan Kyuhyun karena menurut Kyuhyun, musim gugur itu adalah musim yang istimewa buat pacaran. Tapi sekarang, Ri In sudah meninggalkan Kyuhyun. Ia merasa sangat kecewa besar. Ia langsung pergi.

Ri In’s P.O.V.

Aku merasa sangat kecewa. Gara-gara berita hoax, aku jadi membenci Kyuhyun, namjaku. Berita itu saat ia berada di Taiwan. Entah dari siapa, berita itu belum tentu benar.

Flashback…

Saat aku membaca koran sejak pagi, aku mendapatkan berita mengecewakan, yaitu Kyuhyun akan bertunangan dengan Victoria. Aku merasa hatiku hancur. Aku langsung melemparkan koran itu ke dindingnya. Aku langsung menangis sambil mengurung dikamar. Aku merasa tidak tahu apa itu berita hoax. Aku mengira, berita hoax itu adalah berita secara benar. Aku tidak percaya dengan berita itu. Aku langsung keluar.

Itu saat tidak ada Kyuhyun. Aku bertemu seorang namja yang bernama Choi Siwon. Orangnya ganteng habis, keren, religius, baik, dan penolong. Aku langsung ingin berpacaran dengan Siwon. Akhirnya, aku bisa melupakan Kyuhyun, namjaku. Good bye, Kyuhyun… aku sekarang bersama Siwon.

 

End of Flashback…

Aku masih memikirkan kejadian itu membuat hatiku sakit. Sakit sekali. Sekali aku putus dengan Kyuhyun. Tapi, bagaimana caranya. Aku tidak berani mengatakan “kita putus”. Aku langsung menangis. ( Diputarlah lagunya Super Junior – Endless Moment )

Aku tidak bisa bertemu dengan Kyuhyun dan ingin mengatakan, “kita putus”. Mungkin, entah kapan aku dan dia bertemu lagi di akhir musim gugur.

End of P.O.V.

Kyuhyun langsung menuliskan surat yang akan diberikan untuk Ri In, kekasihnya. Meskipun Kyuhyun ditinggal oleh Ri In. Sebelum ia memulai rekaman lagunya Late Autumn yang akan diberikan dari Yoon Jongshin untuk Kyuhyun, sebenarnya lagunya ini juga akan mempersembahkan lagu ini untuk Ri In.

“Kau siap?” Tanya Leeteuk. Kyuhyun langsung mengarah jempol yang artinya siap. Ia memulai rekaman lagunya.

Ri In langsung duduk sambil memegangi sebuah boneka pemberian Kyuhyun sejak dulu. Ri In masih memikirkan tentang berita sejak dulu Kyuhyun pergi. Tiba-tiba, ada HPnya Ri In berbunyi. Ri In langsung mengambilnya. Rupanya, ada telepon dari Kyuhyun. Ia langsung memutuskan telepon itu. Ia langsung menaruh HPnya ke dalam lemari laci dengan kesal dan amarah. Lalu, mengunci lemari laci itu. Ia merasa sangat kesal. HP itu terus berbunyi dari lemari lacinya. Ia langsung duduk sambil menangis.

“Kapan kau mencintai dia? Aku sangat membenci dia, Kyuhyun-ssi. Aku benar-benar membenci wanita itu!” teriak Ri In sambil menangis. “Kau pembohong! KAU PEMBOHONG!” teriak Ri In lagi. Ia langsung menundukkan kepalanya.

Kyuhyun sedang berjalan maju-mundur sambil menundukkan kepalanya. Tiba-tiba, Sungmin bertanya.

“Kyuhyun-ssi, wae?” Tanya Sungmin. Kyuhyun langsung tidak menjawab.

“Aku tahu, Kyu. Kalau kamu sedang patah hati, tetapi jangan seperti itu.” Kata Sungmin.

“Bisa diam tidak?!” teriak Kyuhyun dengan nada kesal. Sungmin langsung diam. Ia langsung pergi. Tetapi, Leeteuk memanggilnya.

“Kyuhyun-ssi, ada yang aku bicarakan.” Kata Leeteuk.

“Wae?” Tanya Kyuhyun.

“Jangan disini. Di ruanganku saja.” Jawab Leeteuk. Kyuhyun langsung mengikuti Leeteuk ke ruangannya. Sungmin langsung terdiam.

“Ada apa dengan Kyu?” Tanya Sungmin.

“Memang sih dia patah hati, tetapi yeojanya siapa?” Tanya Sungmin lagi.

“Jadi, kamu mau merilis lagu ini kapan?” Tanya Leeteuk.

“Sebelum musim gugur itu berakhir, tetapi untuk videonya saat mulainya musim salju.” Jawab Kyuhyun.

“Baiklah, aku akan memberitahukan kepada seluruh berita.” Kata Leeteuk.

“Gomawo, hyung.” Ucap Kyuhyun sambil membungkukkan badan.

“Cheonma.” Balas Leeteuk. Kyuhyun langsung pergi.

Kyuhyun’s P.O.V.

Aku merasa sangat tidak enak. Mengapa Ri In begitu benci kepadaku. Sekarang, dia tidak melihatku saat aku memulai rekaman. Kucoba untuk mencarinya.

Saat aku berjalan, aku melihat yeojaku, Ri In yang sedang duduk sambil menangis. Aku langsung menghampirinya, tetapi saat aku mendekatinya, ia berkata,

“Menjauhlah dariku, CHO KYUHYUN-SSI!!” bentak Ri In. Aku langsung memegang tangannya.

“Apa yang membuatmu benci padaku!?” tanyaku marah.

“Kau… kau telah mempermainkan hatiku!! Kau sudah melupakanku bersama yeoja lain selain aku. Yeoja yang kamu sayangi itu cantik, tidak seperti aku!!” jawab Ri In.

“Aku itu sedang tidak bersama dia!!” balasku sambil mau menangis.

“BOHONG BESAR!! AKU MELIHATNYA DIKORAN!!” bentak Ri In keras. Membuatku menangis.

“Kau… kau percaya dengan berita bohong itu?” tanyaku hampir menangis.

“Ne… kau sedang bermesraan dengan dia, kau berpelukan, kau berciuman, dan kau sedang bermain bersama dia!! Aku… aku merasa sakit hati!!” jawabnya sambil menangis.

“Tapi aku tidak bersama dia!!” bentakku sekali lagi sambil menangis.

“BOHONG!!! JANGAN BERBUAT BOHONG!!” jawabnya dengan lebih keras. Ia langsung menangis. Aku pun ikutan menangis. Tetapi, aku langsung berhenti menangis.

“Kau… kau benar-benar tidak mencintaiku setulus hatimu?” Tanyaku.

“Ne… aku benar-benar tidak mencitaimu!! Kau terlalu kasar dengan hatiku!” jawab Ri In. Aku langsung mendekati Ri In.

“Aku ingin kau balik.” Sahutku.

“Aniyo… aku… aku tidak ingin kembali padamu!” kata Ri In dengan kesalnya.

“Aku mohon… aku janji, aku akan mencintaimu setulus hatiku. Aku mohon.” Pintaku.

“Tetap tidak bisa! Kamu jangan terlalu memaksa!” balas Ri In. “Aku… aku sudah punya penggantimu!” kata Ri In jujur.

“Mwo? Kau… kau sudah mencari penggantiku?” tanyaku. Mataku mulai berkaca.

“Ne… aku sangat senang bersama dia! Hingga sekarang, aku… aku masih mencintai dia! Sekarang, tinggalkanlah aku sendiri!” Ri In langsung pergi. Aku masih memegang tangannya Ri In itu dengan erat. Aku langsung menariknya.

“Kau… kau tinggalkan aku?” tanyaku.

“Ne.” jawab Ri In singkat. Aku langsung mendekat dengan Ri In. Dan aku langsung mencium bibirnya Ri In dengan manis.

Ri In sendiri tidak terlalu menyadar. Ia terdiam, sedangkan aku masih mencium bibirnya. Ri In ingin melepaskan ciuman itu, tetapi aku masih memegang tangannya. Ciuman itu membuat Ri In sadar. Aku langsung melepaskan ciuman dariku. Ri In langsung terdiam.

“Mianhae, Kyuhyun-ssi… aku… aku harus pergi… aku sudah tidak mencintaimu lagi!” Ia langsung pergi. Aku masih terdiam. Ia sadar jika ia sekarang meninggalkanku lagi.

“Mwo? Dia sudah mencintai namja lainnya?” tanyaku. Aku langsung terduduk. Air mataku mulai jatuh. Ia sudah meninggalkanku dalam kesedihan. Aku langsung menutup mataku dengan kedua tanganku. Aku merasa berdosa. Aku tidak mungkin bermain dengan yeoja lain selain Ri In, orang yang aku cintai. ( Diputarlah lagunya Super Junior – In My Dream )

End of P.O.V.

Kyuhyun sedang menuliskan surat untuk Ri In, orang yang ia cintai. Sudah berapa kali Kyuhyun harus mengeluarkan air matanya.

Selesai ia menulis surat, Kyuhyun langsung melihat fotonya bersama Ri In. Air matanya Kyuhyun jatuh lagi saat melihat fotonya.

“Aku… aku akan pergi ke surga.” ucap Kyuhyun. Ia langsung pergi sambil memegang surat yang akan diberikan oleh Kyuhyun ke Ri In.

Kyuhyun langsung masuk ke dalam mobil. Sambil memegang surat yang ia tulis. Ia ingin memberikan surat itu kepada Ri In, tetapi ia takut jika Ri In tambah marah.

“Apa yang harus aku lakukan?” Tanya Kyuhyun sambil memegang kepala. Ia langsung menyandarkan kepalanya ke kursinya. Tiba-tiba, ia langsung kaget. Ia langsung mengambil HP itu di kantongnya. Ia langsung menelepon Kwon Yuri, tetangganya. Ia langsung menunggu nada teleponnya.

Yeobseyo.” Sapa Yuri.

“Yeobseyo. Yuri-ah… aku butuh bantuanmu.” Kata Kyuhyun.

Waeyo?” Tanya Yuri.

“Maukah kamu mengirimkan surat itu ke Ri In-ah?” balas Kyuhyun sambil menghidupkan mobilnya.

“Mwo? Buat Ri In eonnie? Ada apa dengan dia?” Tanya Yuri.

“Kau kasih saja, jangan buka surat itu ya.” Jawab Kyuhyun.

“Ne. Aku kasih surat itu ke Ri In eonnie. Aku tunggu di depan rumahku ya.” Pesan Yuri sambil membaca sebuah majalah dari Donghae.

“Ne. Gomawo.” Ucap Kyuhyun.

“Cheonma.” Balas Yuri sambil menutup majalah itu. Lalu, Kyuhyun langsung memutus telepon itu. Ia langsung mengemudikan mobilnya.

Di rumah Yuri…

Kyuhyun sedang memasuki rumahnya Yuri. Ia sudah berada di depan pintu. Ia langsung memencet bel.

Di dalamnya, Yuri langsung berlari sambil berkata, “Siapa?” Seru Yuri.

“Kyuhyun imnida!” balas Kyuhyun dari luar. Ia langsung membuka pintu.

“Waeyo?” Tanya Yuri.

“Tolong kasih surat yang aku pegang ini ya. Please… sekali. Aku ingin sekali ke surga. 3 hari lagi, musim gugur akan berakhir.” Jawab Kyuhyun.

“Mwo? Kamu ke surga? Apakah kau akan nyaman disana?” Tanya Yuri.

“Kamu jangan banyak tanya, Yuri-ah. Kalau aku bilang ingin ke surga, ya sudah aku mau ke surga.” Jawab Kyuhyun. “Aku pamit ya.” Tambah Kyuhyun sambil balik ke arah belakang.

“Ne. Hati-hati ya.” Pesan Yuri.

“Ne.” balas Kyuhyun singkat. Ia langsung pergi meninggalkan rumahnya Yuri dengan mengemudikan mobilnya.

Saat dijalan raya, Kyuhyun langsung memikirkan Ri In. Ia langsung berhenti di tengah rel kereta api. Ia langsung berhenti mengemudi. Ia langsung menutup matanya dengan kedua tangannya. Tiba-tiba, ada kereta api yang ingin melaju cepat. Akhirnya…

BRAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!!!!!!

Mobilnya Kyuhyun hancur hebat akibat tabrakan kereta api. Keretanya tidak bisa berhenti hingga mobilnya Kyuhyun terpental sedikit jauh. Akhirnya…

BRAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKKK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Mobilnya hancur. Semua warga pada melihat kejadian itu. Kim Ryeowook, warga yang sedang makan kue sedang melihat kejadian seram itu. Saat Ryeowook melihat Kyuhyun yang sedang kecelakaan hebat, Ryeowook langsung menelepon ambulans.

50 menit kemudian…

Akhirnya, ambulans itu datang. Para dokter-dokter maupun suster-suster langsung membawa Kyuhyun ke dalam rumah sakit.

Selamat tinggal, Ri In-ah. Aku akan pergi ke surga. Aku bisa tenang disana. Batin Kyuhyun.

Malam harinya…

Wajahnya Ri In langsung berubah menjadi khawatir.

“Apa yang terjadi dengan Kyuhyun-ssi?” Tanya Ri In. Ia langsung menelepon Kyuhyun,  tetapi HPnya tidak aktif. Ia langsung ke tempat tidurnya. Tiba-tiba, fotonya jatuh.

PRANG!

Foto itu jatuh dengan suara keras. Ri In langsung kaget. Ia langsung melihat foto yang terjatuh. Ia langsung berjalan menuju foto itu. Rupanya, ia melihat fotonya Kyuhyun.

“Kyuhyun-ssi.” Panggil Ri In dalam hati. Ia langsung mengambil foto itu. Air matanya mengalir dari matanya.

“Apa yang terjadi dengan dia?” Tanya Ri In dalam hati. Ia ingin sekali bertemu dengan Kyuhyun untuk meminta maaf, tetapi hari sudah malam. Ia langsung ke tempat tidurnya.

“Mudah-mudahan dia tidak ada apa-apa dengan Kyuhyun-ssi.” Harap Ri In.

Pagi harinya…

Pukul 07.00 KST…

Ri In langsung mengambil koran itu. Ia langsung membaca berita hari ini. Saat ia membuka koran itu, tiba-tiba Ri In langsung kaget. Air matanya langsung jatuh saat membaca berita lebih mengagetkan.

“MWO?! KYUHYUN-SSI MENINGGAL?!” Tanya Ri In sambil menjerit dalam hati. “ANDWAE!”  jerit Ri In dalam hati. Ia langsung menghidupkan TV itu. Rupanya, berita yang ada di dalam TV itu semuanya berita tentang Kyuhyun. Ia langsung jatuh duduk. Air matanya mulai jatuh lebih banyak. Ia langsung mematikan TV itu dan langsung pergi ke rumah sakit.

Di rumah sakit…

Pukul 11.00 KST…

Ri In langsung berlari di koridor rumah sakit. Tiba-tiba, ada Donghae, Eunhyuk, Sungmin, dan Yuri. Ia langsung melihat dari jendela. Di dalamnya, ada mayat Kyuhyun yang sedang diselimuti. Ri In langsung membuka pintu itu.

“Jangan buka pintu itu, Ri In-ah!” seru Sungmin. Ia langsung terdiam. Tetapi, ia tidak mendengarnya. Ia langsung masuk ke dalam ruang mayat.

Ri In langsung berjalan pelan menuju mayatnya Kyuhyun. Ia langsung membuka selimutnya. Ia melihat wajah Kyuhyun yang sudah hancur akibat kecelakaan sejak kemarin. Air matanya mulai mengalir.

“Kyuhyun-ssi. Mengapa… mengapa kau pergi dari dunia ini? Apakah karena aku?” Tanya Ri In sambil menangis. Ia langsung memegang tangannya Kyuhyun yang sudah penuh dengan luka.

“Kamu jangan pergi meninggalkanku, Kyuhyun-ssi. Aku harus bersama siapa?” pinta Ri In. Ia langsung menangis. Tiba-tiba, Yuri datang sambil membawa sebuah surat dari Kyuhyun.

“Ri In-ah, jangan menangis. Biarkanlah dia ingin ke surga kalau ia ingin ke sana.” Kata Yuri. Ia langsung berhenti menangis.

“Siapa kamu?! Kamu pacarnya dia?!” Tanya Ri In dengan nada marah sambil berkata suuzon.

“Aku bukanlah pacarnya, aku tetangganya. Kemarin sebelum dia kecelakaan, ia memberikan sebuah surat dari Kyuhyun-ssi. Ini untukmu.” Ia langsung menyerahkan sebuah surat itu kepada Ri In. Ia langsung mengambil surat itu. Ia langsung membuka surat itu.

Dear Jang Ri In

Ri In-ah, aku benar-benar mencintaimu. Sumpah, berita yang sejak aku di Taiwan itu benar-benar bohong. Kau hanya mempercayakan berita hoax itu. Aku masih mencintaimu, tolong percayakanlah kepadaku, Ri In-ah.

Ri In-ah, saranghaeyo, tapi kau tidak mencintaiku. Aku akan pergi ke surga. Surga yang aku senangi.

Gomawo

Cho Kyuhyun, you’re boyfriend

Ri In langsung kaget. Ia merasa sangat bersalah. Rupanya, saat di Taiwan, Kyuhyun tidak dekat dengan Victoria. Ia merasa sangat bersalah dan menyesal. Yuri langsung berkata,

“Maafkanlah dia. Karena ini semua karenamu. Gara-gara kamu, dia ingin ke surga.” Ia langsung pergi.

Ri In langsung menjerit memanggil “Kyuhyun.”

“KYUHYUN-SSI!!!!!!!” teriak Ri In. Penyesalan itu sudah tiada.

2 hari kemudian…

Di rumahnya Ri In…

Ri In masih duduk terdiam sambil menonton TV. Ia menonton TV yang penuh dengan lagu Korea. Tiba-tiba, ia kaget. Lagunya Kyuhyun dan Yoon Jongshin dengan judulnya Late Autumn sudah rilis dengan MVnya. Ia langsung mendekati TV itu sambil menatap Kyuhyun. ( Diputarlah lagunya Yoon Jongshin feat Kyuhyun – Late Autumn ).

Ri In langsung menangis. Kyuhyun menyanyi dengan suara yang bagus dan menghayati. Ri In terus menangis. Karena hari ini adalah hari terakhir musim gugur. Besok nanti, akan muncul musim salju.

“Kyuhyun-ssi, saranghaeyo.” Ucap Ri In sambil menangis. Ia terus menangis di depan pintu. Tiba-tiba, dibelakangnya ada Kyuhyun yang suda menjadi malaikat. Ia sedang berdiri sambil mengelus rambut belakangnya Ri In.

Tiba-tiba, Ri In merasa ada yang mengelus rambut belakangnya. Saat ia ingin melihatnya, tidak ada siapa-siapa, padahal yang dibelakang hanyalah Kyuhyun yang sudah menjadi malaikat. Ri In masih menangis sesegukkan. Ia langsung berhenti menangis.

“Aku merasa ada Kyuhyun-ssi disini.” Tutur Ri In. Ia langsung berjalan mencari Kyuhyun di sekitar rumahnya. Rupanya, tidak ada. Lalu tiba-tiba, ada sesuatu dari rambut belakangnya Ri In, yaitu sebuah foto berukuran kecil. Di foto itu, ada fotonya Kyuhyun. Ia langsung mengambilnya dari belakang. Tiba-tiba, ada suara yang tidak dikenal.

“Rupanya kau masih mencintaiku?” Tanya malaikat. Saat Ri In menghadap ke belakang, rupanya ada Kyuhyun.

“Kyuhyun-ssi, apakah engkau disini?” Tanya Ri In. Rupanya, tidak ada siapa-siapa. Padahal, di telinganya Ri In terdengar suaranya Kyuhyun.

“Kyuhyun-ssi!” teriak Ri In. Tidak merespon juga. Ri In merasa sedih. Ia merasa mendengar suaranya Kyuhyun, rupanya tidak merespon. Ia langsung duduk dengan perasaan sedihnya. Tiba-tiba, ada foto dirinya dengan Kyuhyun yang sedang makan es krim. Ri In langsung mengambil foto itu.

“Apakah ia benar-benar pergi?” Tanya Ri In dengan sedihnya.

“Kyuhyun-ssi… bogoshipda.” Ucap Ri In sambil menangis. Ia langsung menangis sejadinya. Kehilangan namja yang ia sayangi. Ri In merasa sangat menyesal.

“Mianhae, Kyuhyun-ssi… semoga kau tenang disana.” Kata Ri In sambil menatap fotonya. Kyuhyun langsung pergi menjauh dari Ri In supaya Ri In tidak terganggu lagi.

“Mianhae, Kyuhyun-ssi… aku benar-benar tidak tahu soal itu.” Kata Ri In sambil menangis lagi.

“Jangan menangis lagi, Ri In-ah.” Kata Kyuhyun. Ia langsung pergi ke surga. Tetapi, ia langsung membalas surat yang ia tulis untuk Ri In. Ia langsung taruh di depan pintu kamarnya Ri In.

Malam harinya…

Ri In langsung berjalan menuju kamarnya. Tiba-tiba, ada surat misteri dari Kyuhyun. Ri In merasa sangat heran. Ia langsung membuka surat itu.

Dear Jang Ri In

Ri In-ah, terima kasih karena kau sudah membaca suratku ini. Tetapi, aku masih di surga. Aku tidak bisa kembali lagi ke dunia ini lagi.

Jaga dirimu baik-baik ya, saranghaeyo…

Kyuhyun, you boyfriend

Ri In langsung menangis sejadi-jadinya. Ia tahu kalau Kyuhyun sudah di surga. Ia langsung terduduk. Tetapi, ia masih menangis.

“Kyuhyun-ssi…” ucap Ri In. Dan tibalah musim salju yang akan menyelimuti seluruh Negara Korea.

Di surga…

Kyuhyun langsung melambaikan tangannya secara perlahan-lahan. Ia langsung tersenyum. Kepalanya langsung mengangguk secara perlahan-lahan.

“Do saranghaeyo, Ri In-ah.” Ucap Kyuhyun sambil tersenyum. Ia langsung pergi bersama malaikatnya.

The End…

Sedih atau kurang menarik? Mianhae ya jika cerita ini jelek. Gomawo…

4 responses to “[FREELANCE] Late Autumn (Songfic)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s