[Korean Fan Fiction] Snow on the Sahara #FFLive

“Aku tidak mau tahu, pokoknya aku pergi!” Kau membanting pintu dan segera disambut dengan dingin hembusan angin pada malam bersalju. Orang tuamu resmi bercerai hari ini. Kau sebagai anak sulung dari tiga bersaudara merasa dikhianati oleh mereka. Bagaimana bisa mereka memutuskan hubungan pernikahan setelah mengarungi biduk rumah tangga selama 17 tahun bersama-sama? Lalu bagaimana nasibmu? Akan seperti apa nanti rumah kalian tanpa salah satu orang tua? Kau menghembuskan nafas dengan berat. Kau teringat sesuatu yang fatal.

“Aku mau kemana?” gumammu. Tanpa sadar kau mengikuti kemana kakimu pergi dan berhenti di depan Supermall yang hampir tutup. Kau duduk di pelataran parkir sambil meluruskan kaki. Tanpa sengaja seorang pejalan kaki yg melintas terantuk kakimu dan terjatuh.

YAA! Dimana matamu?” geramnya kesal. Kau mengulurkan tangan membantunya berdiri namun ditolaknya.

Mianhae, Ahjussi, aku tidak sengaja..”

MWO? Ahjussi katamu??” semburnya tepat diwajahmu.

Kau memandang wajahnya lekat. Tidak, dia tidak terlihat seperti om-om. Tapi pakaiannya yg serba longgar membuatnya terlihat tua.

Mianhamnida,” kau membungkuk dalam-dalam. “Maaf aku sedang melamun,”

“Kau kenapa?” tanyanya sambil menurunkan scarf-nya sedikit. Kau merasa familiar dengan wajah itu namun tidak ingin mencari tahu.

“Maaf, aku banyak pikiran sekarang,” Kau membungkukkan badanmu sekali lagi lalu beranjak pergi. Namun pria itu menarik tanganmu.

“Apakah orang tuamu bercerai?” todongnya langsung. Kau membeku di tempatmu.

“Kau tahu darimana?” balasmu sinis. Laki-laki itu mengangkat bahu.

“Katakan saja kita impas. Kau mempermalukanku didepan umum, kau memberitahuku rahasia terbesarmu. Ara?” Belum sempat berkata-kata, air matamu sudah tumpah duluan. Laki-laki itu memberikan bahunya untuk kau menangis.

“Orang tuaku.. bercer.. ai.. Aku ti…” Kau menangis sesenggukan, dadamu terasa sesak. Laki-laki itu membelai punggungmu lembut.

“Aku tahu, bersabarlah, Agasshi,”

“Rasanya hidupku seperti di neraka..”

Ani,” laki-laki itu mendekatkan bibirnya di telingamu dan berbisik, “hidupmu seperti di gurun pasir. Meski terlihat gersang dan tandus. tapi masih terjamah oleh salju,”

“Kau berbohong, kan?” tatapmu selidik saat pandanganmu bertemu sorot mata teduhnya.

“Mau bukti?” Kau menggangguk. Laki-laki itu meraih telapak tanganmu dan membiarkan titik-titik salju jatuh disana. “Seperti inilah hatimu. Kau tahu kenapa salju ini turun? Untuk menyejukkan hatimu yang segersang gurun pasir.”

One response to “[Korean Fan Fiction] Snow on the Sahara #FFLive

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s