[Korean Fan Fiction] Saengil Chukkae Hamnida, Micha! #FFLive

Cast : Siwon, Micha (OC)

Length : drabble

Genre : romance

Musim semi mulai merayapi Seoul, namun Micha masih setia menggunakan scarf-nya ketika keluar rumah. Beberapa kali handphone dalam kantong coat-nya bergetar, menandakan pesan masuk. Namun ia mengabaikannya.  Ada sesuatu yang lebih penting. Rumah sakit. Kekasihnya dini hari tadi mengalami kecelakaan saat mengemudi sendiri. Micha bukannya tidak pernah mengingatkan, tapi laki-laki itu selalu mengatakan ia tidak apa-apa. Micha benar-benar khawatir sekarang.

“Permisi, aku mencari pasien dengan nama Choi Siwon,” desak Micha pada gadis dibalik meja resepsionis. “Tadi pagi pukul tiga ia mengalami kecelakaan di sekitar Apguhjeong, aku dengar dari managernya ia mengalami patah tulang,”

“Tunggu sebentar ya, nona.” Gadis itu mengetik dengan lembut diatas keyboard. Micha tidak sabar menunggunya.

 “Bisakah agak cepat, nona? Aku terburu-buru sekarang?”

 “Silahkan naik ke lantai 3 di instalasi bedah B kamar nomor 4.”

“Terima kasih.” Micha mengayunkan langkahnya ke lift terdekat. Ia menekan tombol ‘naik’ berkali-kali hingga jarinya kebas namun pintunya tidak juga membuka. Micha mencari tangga darurat dan berlari. Micha menemukan instalasi bedah tepat di seberang tangga. Sudut matanya menjelujuri tiap ruang dengan hati ngilu. Beberapa orang yg ditemuinya terikat pd traksi, sebagian lain belajar berjalan menggunakan kaki palsu dan tongkat. Ia tidak berani berspekulasi tentang apa yang terjadi pada kekasihnya. Akhirnya Micha menemukan bedah B. Ia menemukan kamar nomor empat tepat di ujung lorong. Pada saat ini Micha merasa ingin kembali. Ia takut dirinya tidak sanggup melihat keadaan Siwon sekarang. Namun disisi lain ia merasa Siwon sangat membutuhkannya sekarang.

“Oppa,” bisik Micha pada laki-laki yang terlelap di tempat tidurnya. Siwon terlihat baik-baik saja, yah, wajahnya memang terlihat pucat. Tapi tubuhnya tampak utuh, kecuali pergelangan tangan yang dibebat gips. Micha malu pada dirinya sendiri yg berimajinasi terlalu jauh. “Syukurlah kau tidak apa-apa, Oppa. Kau membuatku takut,” Micha menggenggam tangan Siwon yang terbalut perban dengan hati-hati. Sekilas Micha melihatnya, benda berkilat dalam kepalan Siwon yang begitu erat. Ia mengurainya perlahan, dan mendapati sebentuk cincin. Namanya dan nama kekasihnya terukir disana.

“Marry me, Micha. Aku tahu kau sudah datang.” laki-laki itu membuka matanya perlahan. “Saengil chukkae hamnida, Chagi..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s