[Korean Fan Fiction] [Songfic] Don’t Say Goodbye

annyeong! author balik ^^ nah author mau buat ff baru u,u mian kalo SJSNSDSDnya ga dilanjutin ;_; author mentok galau gatau mau ngelanjutinnya kyk gimanaaa….. *nangis* baiklah author buat ff baru castnya PinkFinite ^^ ada yang berminat? *bubar* haha ini aku terinspirasi dari jalan cerita MV Davichi – Don’t Say Goodbye ^^ abisnya cowonya mirip Hoya sih(?) *burem* /plak oke cekidot ^^

Author: Choi Hee Ra

Cast:

  • Lee Howon (Hoya)
  • Jung Eunji

Other Cast:

  • Kim Sunggyu
  • Park Chorong

Rating: PG-13 Genre: Angst *mian kalo endingnya ga bikin sedih ;_;*

DON’T BE A SIDERS! SIDERS GO AWAY!

Hoya PoV

Aku memasuki balkon rumahku di lantai atas dan mengamati langit yang indah dengan berbagai bintang di buku yang aku pegang sekarang ini. Ku raih teleskop yang sudah ada di depanku lalu ku lihat langit yang terang dengan bintang.

Setelah mengamati bintang,aku pun menulis sesuatu di buku itu. Menulis tentang pengamatanku tadi Tiba tiba saja saat aku membuka halaman selanjutnya,terlihat sebuah fotoku dengan seorang yeoja yang amat sangat ku sayangi. Ingatanku kembali mengulang masa laluku dengan yeoja ini. Namun,secepat mungkin aku tutup bukuku dan melupakan itu

Aku pun keluar dari rumahku untuk memberikan laporan pengamatan ini ke bosku. Aku menuruni anak tangga yang ada di depan rumahku. Namun gerakanku terhenti saat ada suara yang membuatku merinding

KROSAK KROSAK!(?)

Aku pun kaget lalu aku mencari sumber suara itu. Tidak ada suara lagi? Ah yasudahlah mungkin itu hanya kucing

KROSAK!

He?! Suara itu ada lagi? Aku pun mencari sumber suara itu dan akhirnya menemukan plastik hitam disebelah anak tangga yang kuturuni itu. Besar

Pelan pelan,kubuka plastik hitam nan besar itu. Karena diselimuti ketakutan,aku agak gemeteran bukanya. Sampai semuanya sudah terbuka……. Aku kaget. Aku pun terjatuh saking takutnya. Aku memegangi dadaku karena takut Didalam plastik itu ternyata ada seorang yeoja yang tertidur lelap. Mukanya agak kotor seperti terkena lumpur.

Karena aku masih penasaran,aku kembali melihat isi plastik itu *yeh oppa gimanasih-_-* dan dengan perasaan gugup,ku usap kepalanya. Lalu aku mengeluarkan yeoja itu dan menggendongnya. Kugendong yeoja itu ke rumahku dan menidurkannya di kasurku. Sehabis itu aku kembali pergi ke kantor bosku

—————————————————–

Keesokan harinya

Eunji PoV

Perlahan kubuka mataku lalu aku pun mengangkat badanku untuk duduk. Eh? Dimana aku? Dan ini…… Empuk. Sebenarnya aku ada dimana?

Aku mengalihkan pandanganku ke sekitar. Dan aku menemukan seorang namja yang sedang sibuk dengan bukunya. Dan tiba-tiba saja namja itu menoleh dan menatapku. Ia tersenyum manis padaku. Aku bingung. Siapa namja ini?

“Ah kau sudah bangun rupanya” Mulainya. Aku mengangguk lalu menatap ke sekeliling “Aku…… Sebenarnya aku ada dimana?” Tanyaku gugup. Ia tersenyum lalu duduk disebelahku

“Kau ada dirumahku. Kemarin kau kutemukan di plastik besar disebelah anak tangga depan rumahku” Jawabnya dengan senyum. Omg aku teringat saat kemarin aku kabur dari rumahku dan aku tidur disitu

Aku pun terdiam sejenak dan menundukan kepalaku. Lalu tiba-tiba sama namja itu mengulurkan tangannya “Hoya imnida!” Dan itu membuatku menaikkan kembali kepalaku dan melihatnya tersenyum manis

Aku pun membalas sambutan tangannya dan memperkenalkan diriku “Jung Eunji imnida! Panggil saja aku Eunji oppa” Mendengar aku memanggilnya oppa,ia kaget dan bertanya “Oppa? Memang kamu kelahiran berapa?”

“Aku kelahiran 93 oppa ^^” Balasku singkat. Lagi lagi ia tersenyum padaku. Ugh,orang ini tersenyum terus!-,- *suka”lah-_- /plak*

“Ahahaha pantas ^^ aku 91~ btw,kamu lapar kan?” Tanyanya. Aku dengan malu malu langsung mengangguk. Ia tersenyum dan beranjak dari duduknya “Baiklah,yuk makan!” Ajaknya lalu pergi menghilang dari pandanganku. Mungkin ke dapur.

Aku pun duduk di kursi dekat dengan kasur yang kududuki sekarang dan melirik ke arah teleskop yang ada di balkon dekat meja yang diduduki Hoya oppa tadi *aduh ribet-_-* aku tersenyum.

Oh,jadi Hoya oppa adalah pengamat ya….. Gumamku

Lalu Hoya oppa datang membawakan semangkuk nasi dan ayam rebus. Aku pun tersenyum saat Hoya oppa memberikannya padaku “Ini…. Makanlah” Katanya sambil duduk didepanku

Aku pun tersenyum dan memakannya dengan lahap. Tanpa kusadari,Hoya oppa daritadi menatapku dan tersenyum. Aku terkaget dan tersipu malu “Ah mianhae oppa….. Aku sangat lapar”

“Ne gwechana~ makan saja!” Balasnya dengan senyum. Aku pun melahap makananku lagi. Setelah semuanya habis,aku menghadap ke depan. Melihat Hoya oppa yang kini melihatku

“Oiya,mengapa kemarin kau ada di plastik hitam dan besar itu?” Tanya Hoya oppa yang membuatku tersendak. Aku menundukan kepalaku malu

“Aku…… Aku kabur dari rumahku karena perjodohan….. Bisakah aku tinggal disini sementara?” Gugupku “Tentu saja! Kau boleh tinggal dirumahku!” Hoya oppa pun tersenyum lalu beranjak dari duduknya

“Baiklah! Aku akan menyiapkan air hangat untuk kau mandi” Akhirnya,setelah makan aku pun bergegas mandi. Tuhan,semoga aku baik baik saja dengan orang ini…..

————————————————-

Hoya PoV

Gadis itu rupanya kabur dari rumahnya……. Aku kasihan dengannya. Mungkin dengan mengizinkannya tinggal dirumahku,itu akan membuatnya nyaman

Aku sekarang sedang memandangi seluruh kamarku. Ah kamarku memang mengandung banyak unsur pengamat. Dan pasti ia tau kalau aku adalah seorang pengamat

Karena dirumahku masih ada baju baju milik mantan pacarku,aku pun menyerahkannya ke Eunji “Eunji-ah,ini bajunya” Eunji tersenyum manis dengan giginya yang terlihat

Dan sekarang ia sedang mandi. Aku pun membuka album fotoku. Tiba-tiba tertempel fotoku dengan mantan pacarku… Aku menyentuhnya

Chorong-ah…..

Tiba-tiba saja Eunji keluar dari kamar mandi dengan baju yang ku berikan tadi. Aku termenung. Mengapa ia sangat mirip dengan Chorong?

————————————————–

Author PoV

Eunji pun keluar dari kamar mandi dan mengeringkan rambutnya. Ia menatap Hoya yang kini menatapnya. Bengong melihat Eunji “Oppa? Ada apa?” Eunji mengibas-ngibaskan tangannya di depan muka Hoya. Hoya pun tersadar dan cepat cepat ia tutup album fotonya dan menaruhnya di meja

“Apa itu?” Tanya Eunji penasaran

“Ah tidak ^^” Hoya pun tersenyum. Eunji jadi agak merasa Hoya seperti menyembunyikan sesuatu dibalik senyum itu

Misterius……… Gumam Eunji

Eunji pun duduk di sofa dan membaca majalah yang menurutnya asyik. Hoya mengamatinya lalu tersenyum “Bagaimana kalau kita pergi?”

“Pergi kemana? O,o” Tanya Eunji

“Ke mall~ beli baju hoho” Lanjut Hoya lalu menarik tangan Eunji lembut. Eunji agak terlena dengan perlakuan itu

Hoya pun menyuruh Eunji masuk kemobilnya. Sesudah Eunji masuk,Hoya pun masuk dan menyalakan mobilnya. Lalu mereka berangkat

———————————————–

-SKIP- *di Mall*

Hoya sedang memilih milih baju sedangkan Eunji sedang duduk. Ia mengerucutkan bibirnya karena bosan. Ia hanya memainkan jarinya saja untuk menghilangkan rasa bosannya

“Eunji-ah! Ayo kita makan” Tiba-tiba Hoya pun datang lalu menggenggam tangan Eunji. Eunji pun tersadar dengan apa yang ia lakukan lalu berdiri “Oppa lumayan lama ya!”

“Hahaha,tadi mengantri…… Yuk!” Ditariklah tangan Eunji dan mereka pun pergi tak tentu arah

“Mau makan apa?” Tanya Hoya

“Hm…. Daging?” Ujar Eunji lalu tersenyum. Hoya ikut tersenyum dan mereka pun makan di toko daging di mall itu

Saat mereka ada di toko daging itu,mereka tak henti-hentinya berbicara sampai sampai Eunji tersendak

“Uhuk…. Agh…. M-minum……!” Hoya pun mengambil minumnya lalu memberikannya ke Eunji. Eunji pun lega

“Ah… Gomawoyo oppa” Eunji pun tersenyum malu. Hoya pun mengusap kepala Eunji

“Makanya,kau jangan makan sambil ngomong hahahah” Bijak Hoya

“Tapi aku kan gaseperti oppa! Ngomong terus!” Kilah Eunji

“Hahaha baiklah… Yuk pulang!” Ajak Hoya lalu menarik tangan Eunji. Sebelumnya mereka udah bayar dagingnya-.- /plak

————————————————-

Sudah seminggu semenjak kejadian itu,Eunji masih tinggal di rumah Hoya. Ia sepertinya sudah melupakan kejadian ‘itu’

“Oppa,aku bosan” Gerutu Eunji lalu memonyongkan bibirnya. Hoya pun akhirnya mencabut teleskop yang ada dibalkon rumahnya lalu mengajak Eunji

“Ikut aku yuk”

Eunji pun beranjak dari duduknya lalu mengikuti Hoya dari belakang. Hoya membawa tas besar yang menurut Eunji pasti itu adalah cemilan

Mereka tidak pergi dengan mobil. Itu artinya tempatnya lumayan dekat. Eunji pun bertanya “Oppa,kita mau kemana?”

“Rahasia. Kau pasti akan mengetahuinya” Balas Hoya

O,o <<<<<<< Tampang Eunji saat mengetahui tempat yang membawa mereka kesitu.

Ternyata Hoya membawanya ke suatu taman. Hijau karena banyak rumput disitu. Eunji ternganga. Takjub

“Oppa,taman ini indah!” Puji Eunji lalu bermain main ditaman itu. Ia berlari lari disana lalu bermain dengan bunga yang ada disitu

Angin berhembus menerbangkan rambut Eunji yang panjang mengikuti arah angin itu. Hoya yang sedang membuat tenda lalu melirik dan menelan ludahnya

Gadis ini…………………

Lalu Hoya mengambil teleskopnya dan mengarahkannya ke wajah Eunji yang bagaikan malaikat yang turun kebumi. Hoya menyungging senyumnya

Eunji -yang merasa diperhatikan- langsung berbalik badan lalu kaget “Oppa apa yang kau lakukan?!”

Hoya melepas teleskopnya lalu membuang muka merahnya itu. Eunji pun menghampirinya lalu tersenyum “Oppa,ayo kita buat api unggun!”

Untungnya,Hoya membawa beberapa kayu bakar yang ia beli dijalan. Ia membuat kerangkanya dahulu lalu menyalakannya

Api unggun pun dinyalakan. Eunji perlahan mendekatkan tangannya didekat api unggun lalu tangannya terbakar(?) /plak dan ia mendesah

“Hangat ya oppa” Desah Eunji. Hoya pun ikut mendekatkan tangannya didekat api unggun

GREB!

Badan Eunji pun diputar balikkan oleh Hoya. Hoya pun mendekatkan wajahnya sehingga wajah mereka hanya 10cm. Eunji sudah menutup matanya namun Hoya tertawa dan menjauhkan wajahnya

“Oppa,waeyo?! Kenapa tertawa?! Aishhhh” Decak Eunji lalu memegang dadanya yang sudah degdegan

“Aniyo……………. Aku takut kau akan meninggalkanku sendirian….” Lirih Hoya. Suaranya sengaja dikecilkan namun Eunji tetap mendengarnya

“Eh?” Eunji bingung

“Jangan tinggalkan aku ya?” Lanjut Hoya lalu membuang mukanya “Ah! Kau mau makan kan? Ayo!” Hoya pun mengalihkan pembicaraan

Eunji masih bingung dengan perkataan Hoya tadi. Ia menggeleng gelengkan kepalanya lalu bergumam

Jangan tinggalkan aku? Apa maksudnya…..?

—————————————-

Keesokan harinya

KRING KRING!

Hoya yang sedang memainkan komputernya,tiba-tiba mendapatkan sebuah telepon asing. Nomornya tidak diketahui. Dengan ragu,Hoya menjawabnya

“Yeoboseo?”

Cepat kembalikan yeoja itu!

DEGGG!

“M-maaf….. Ini dengan siapa?” Hoya gugup

Kau menyembunyikan anakku kan?” Orang itu terus membuat Hoya ketakutan

“D-dia siapa?”

Jung Eunji! Anakku!

DEGGGGGGGGGGG!

“D-dia memang ada dirumahku…….” Hoya melirik Eunji yang sedang membaca majalah dan mendengarkan lagu dari balik headsetnya

Balikkan atau kau akan kubunuh…… Dan jika kau mengembalikannya….” Orang itu mengancam Hoya sehingga membuat Hoya ketakutan

“M-mengapa jika aku mengembalikan-nya?” Tanya Hoya lagi

Aku akan mengembalikan pacarmu. Pacarmu ada dirumahku dan ia bekerja sebagai pembantu dirumahku

GLUP!

Hoya memang senang karena ia akan bertemu dengan ‘pacar’nya,namun ia tidak bisa melepaskan Eunji. Kini ia berada di 2 pilihan. Bertemu pacarnya,tapi harus melepaskan Eunji. Apa tidak melepaskan Eunji dan tidak bertemu pacarnya?

Baiklah. Tunggu di taman.

———————————————-

Hoya menarik Eunji ke taman yang kemarin mereka datangi. Eunji pun semangat “Oppa! Kita mau bermain main seperti kemarin kan?”

Raut wajah Eunji kini berubah saat sebuah mobil sedan putih dan seorang namja bertubuh besar dan memakai jas berada diluarnya. Disebelahnya ada seorang yeoja

I-itu kan…… Bodyguard appa………………

“Mengapa,Hoya oppa? Mengapa kau tiba-tiba seperti ini?! Kau kan sudah bilang kalau kita akan bersama selamanya! Ta-” Ucapan Eunji terputus saat Hoya berbalik badan dan menatapnya dengan tatapan maafkan-aku

“Oppa! Tidak mau oppa! Tidakkk!” Hoya bersikeras melepaskan tangan Eunji namun Eunji tidak mau. Eunji menangis dengan kencang

Hoya dengan sangat tidak rela pun langsung melepas tangan Eunji. Dan kini tangan Eunji sudah lepas

Eunji menangis dengan kencangnya dan meneriakki nama Hoya yang sudah menjauh dari hadapannya “Hoya oppa! Kau jahat! Pembohong!” Teriak Eunji tak jelas karena dirinya sudah ditarik oleh Bodyguard ayahnya

Hoya -yang tengah menjauhi Eunji bersama pacarnya,Chorong- tiba-tiba menangis. Ia memandang langit yang mendung dan memukul kepalanya. Ia menggigit bibir bawahnya agar Chorong tidak mengetahuinya

Mianhae….. Jeongmal mianhaeyo,Eunji-ah!

“Opparrrrrrrrrrr! U such a liar!!!!!!!!!! Hikssh hiksh!” Tangis Eunji dan Eunji pun akhirnya dipaksa masuk ke mobilnya. Dan ia pun masuk. Setelah Eunji masuk. Hoya melirik sebentar dan menangis

Chorong meliriknya lalu berbisik “Sudahlah…. Jangan pikirkan dia lagi! Kan sudah ada aku yang akan menemanimu!”

Hoya mengangguk. Namun ia masuk tidak bisa menerima kenyataan ini…. Aku akan melakukannya gumam Hoya

———————————–

Malam hari,Hoya menuju ke balkon rumahnya. Ia berdiri di balkon lalu membiarkan angin menusuk kulitnya dan air matanya mengalir. Teringat Eunji,ia pun tersenyum

Selamat tinggal…………. Dunia!

DUAGH!

———————————–

Berita hari ini tentang seorang namja yang melakukan bunuh diri dari balkon rumanya sendiri. Disangka,ia seperti frustasi. Dan setelah di selidiki lebih dalam,ia bernama Lee Howon yang akrab disapa Hoya

TAMAT

fiuh akhirnya berhasil~ bagaimana readers? bikin nangis ga? mian kalo akhirnya begitu ;_; author gabisa bikin ff sad/angst gitu……………. *miris* okey,ditunggu comment dan likenya😀

6 responses to “[Korean Fan Fiction] [Songfic] Don’t Say Goodbye

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s