[Korea Fan Fiction] Bad Cookies [part 4] – SHINee

*credit poster by avyhehe @ lazywonderland*

into & prolog >> part 1 >> part 2 >> part 3

Tittle :: Bad Cookies

Author :: Lee Hyona

Main Casts :: Lee Hyona/Ochie, Lee Taemin, Onew, Park Sungra*namkornya Intan sy ganti/Intan

Other Casts :: member SHINee yg laen..

Genre :: Romance, Continue, Friendship, Comedy (itu juga kalo emang lucu) , etc.

Disclaimer :: Ini FF adalah 50% hasil pemikiranku n 50% hasil pemikiran sahabat author, Intan

NB :: bagi yg membaca jgn TERSINGGUNG, ini hanya FF SEMATA

PS :: annyeong~ author Lee Hyona kembali😀

mian ya.. beberapa bulan q ga update .__.”

sibuk sama ujian n try out-try out –”

untungnya sekarang sudah selesai unasnya.. bisa post FF deh😀

 

Kawasan Wajib Coment!!

        Silent Readers Dilarang Masuk!!

                NO BASHING, PLEASE!!

***************************

 

Previous Part :

Aku berdiri lalu menarik lengan Intan. Disaat kami sampai di pintu, ada seorang pelayan yang memanggil. Ia mengatakan kalau ‘teman’ kami sedang kesakitan. Aku merasa sedikit bingung. Teman? Teman yang mana?

“ORANG ITU!” seru ku dan Intan bersamaan.

Part 4

Kami berdua berlari menuju meja yang kami tempati. Disana, terlihat salah satu dari mereka sedang memegangi perutnya. Aigoo~ ada apa lagi ini?

-end Ochie POV-

Taemin POV

Fyuh~ beruntung sekali bias minum kopi gratis dan untungnya aku tidak mendapat cookies yang aneh2. Eh? Kenapa perutku terasa panas ya? Aw, lama2 kenapa semakin sakit? Jangan2, kopi tadi beracun? Aigoo~, kenapa semakin menyakitkan? “aw” seruku seraya memegangi perutku.

“Taemin gwechana?” Tanya Key hyung. Spontan, hyung2ku bertanya hal yang sama. Aku nhanya mengangguk lemah dan mencoba untuk berdiri. Di saat yang bersamaan 2 yeoja tadi menghampiriku.

“are you ok?” Tanya salah satu dari mereka. Aku tidak tahu yang mana. Pandanganku mulai kabur.

“what should we do?” Tanya Key hyung.

“I know! he can take a rest in our dormitory.” Ujar seseorang. BRUK, tubuhku ambruk. Lambat laun kesadaranku mulai hilang.

“HEY/YA!” hanya itu yg bisa kudengar.

-end Taemin POV-

Author POV

Mereka ber-6 (minus Taemin) memutuskan untuk tinggal sementara di asrama Ochie dan Intan. Terpaksa, Minho menggendong Taemin yang belum sadar dari pingsannya.

Setelah berjalan cukup jauh, mereka sampai di depan pintu belakang asrama. Minho terkejut ketika melihat tulisan ‘Girls Domitory’

“are you kidding?” Tanya Minho.

“no, I’m not. Why?” jawab Ochie santai.

“Hello~ it’s girls dormitory.” Sahut Jonghyun

“so?”

“WE’RE BOYS!!!” seru Key, Onew, Minho, Jonghyun.

“ow, you’re boys…” tambah intan. Sedangkan 4 orang itu ingin sekali memukulnya.

“guys, just kidding. Okay?” ujar Ochie.

“but you said…” Onew tidak terima. Ochie hanya diam seraya menatap mata *dibalik kacamata* Onew. “ok, fine.” Jawab Onew lemas.

“now, I’ll explain the plan so all of you can enter.” Mereka semua mengangguk dan mendengarkan setiap perkataan Ochie dengan seksama. “put your friends in there.” Ujarnya seraya menunjuk sebuak kereta dorong yang biasa digunakan untuk mengangkut pakaian. Minho meletakkan Taemin di rak yang tertutup kain (ada tirainya). “You, you, you, and you, choose girl clothes that suit you.” Perintah Ochie. Mereka ber 4 dengan cepat memilih baju yang tergeletak di kereta dorong itu. “wear that.” Ke -4 orang itu terkejut. “HURRY UP!” konyolnya, mereka menuruti kemauan gadis gila itu.

Beberapa menit kemudian, mereka ber -4 kembali dengan berpakaian layaknya gadis dengan kacamata hitam melekat di wajah mereka. Merasa gemas, Intan angkat bicara.

“why you still wear this??” lalu mencoba melepas kacamata orang disebelahnya (baca : onew) dengan sigap Onew memegang tangan Intan yang akan menyambar kacamatanya. “s.. so.. sorry.” Ujar Intan. Ia tertunduk malu.

“it’s ok” jawab Onew dengan senyum mengembang di wajahnya.

“perfect!” kata Ochie seraya bertepuk tangan. *bener2 gila ni orang* “wear it” tambahnya. Ia menyodorkan 4 rambut palsu. Setelah memakainya di tempat yang aman, Onew, Key, Minho, Jonghyun kembali ke tempat semula.

“ayo masuk.” Mereka ber 4 kebingungan karena Intan menggunakan bhs. Indo. “I mean, Let’s go!”

Mereka ber 6 berhati hati mendorong kereta dorong berisikan (?) Taemin. Yang jadi masalah adalah, ibu asrama selalu berkeliling setiap saat. Kamar Ochie dan Intan ada di lantai 3, jadi, mereka harus menggunakan lift *moderen2*. Namun, disaat pintu lift terbuka, sosok yang tidak diinginkan muncul.

“kenapa jam sekian baru kembali?” tanya miss Niken, ibu asrama mereka.

“eh, miss Niken. Kami baru pulang dari course.” Jawab Intan.

Miss Niken mengangguk. “siapa mereka?”

“mereka teman kami.” Jawab Ochie dengan nada meyakinkan.

Miss Niken mengangguk (lagi). “cepat masuk ke kamar kalian.” Ke 6 orang itu mengangguk dan bergegas masuk lift.

-end Author POV-

Key POV

Tadi itu hampir saja. Untungnya dia bisa menjawab. Meskipun aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan. Ting sepertinya kami sudah sampai. Saat pintu lift terbuka, mataku dikejutkan oleh disain interiornya. Rasanya, ini bukan di asrama. Melainkan hotel bintang 6! Aku rasa aku akan betah tinggal disini. Biarpun harus berpakaian seperti yeoja setiap hari. Dan yang paling menyenangkan, semua ini gratis! Semoga -_-. Aku harus berterimakasih.

Aku menepuk bahu ke 2 yeoja itu perlahan. Spontan, mereka menoleh kearahku. “kamsahamnida, jeongmal kamsahamnida”

Mereka tersenyum. “ne, cheonma”

“bisahkah kita berbicara menggunakan bahasa korea? Aku kebingunan jika selalu menggunakan bahasa inggris.” Sahut jonghyun hyung.

“hyung, bilang saja kalau kau tidak bisa berbahasa inggris.” Goda Minho.

“aku setuju.” Tambahku dan Onew hyung.

“siapa bilang aku tidak bisa berbahasa Inggris?” Kami ber  6 menunjuk orang yang sama. Yakni Jonghyun hyung. “kalian berkomplot.” Sahut Jonghyun hyung. Seperti biasa, ia me-manyun-kan bibirnya jika ia kesal. Tak! Hyuung~ suara apa itu? Hyuung~ sepertinya semua orang yang disini (kami ber 6)  bisa mendengarnya. Sreek hyuung~.

“KYAAAAAAAAAAAA!!!!” seru 2 yeoja didepanku lalu mendorong kereta dorong di depan mereka. Tiba2 kereta itu berjalan sendiri. Spontan kami mengejarnya. Samar2 sesuatu muncul dari balik tirai kereta itu.

“pst, hyung! Taemin tidak memakai kacamatanya!” kataku dengan sedikit berbisik pada Onew hyung.

“ayo kita dului dan tutupi 2 yeoja ini.” Kami ber 4 berlari mendahului 2 yeoja di depan kami. Dan hup! Kami berhasil menghentikan kereta dorong itu.

“fyuh~ syukurlah bisa dihentikan.” Ujar yeoja berambut panjang.

“kamar kalian dimana?” tanya Onew hyung.

“tepat di depan kalian.” Ujar yeoja lain.

Spontan kami menoleh. Uwaw, biasa biasa saja *GUBRAAK* yeoja berambut panjang yang tidak aku ketahui siapa namanya membuka pintu dengan kartu berwarna putih atau biasa disebut kunci elektronik. Secara otomatis pintu itu terbuka. Yeoja itu memberikan kode untuk masuk. Didalam, rasanya benar2 ada di hotel bintang 6! Pandangan pertama (?), mata kami tertuju pada sofa yang terlihat super empuk. Tanpa diberi komando, kami ber 4 terjun ke sofa itu.

“hyung jahat! Masa’ si cute Taemin ditinggal?” ujar taemin yang baru sadar dari pingsannya kesal. Ia mengecilkan volume pada kata ‘Taemin’ agar tidak ada yang mendengarnya. Kami hanya tertawa mendngarnya.

-end Key POV-

Taemin POV

“kalian pasti lapar.” Kata salah satu yeoja itu.

“bagaimana kau bisa tahu?” tanyaku polos.

“mudah saja. Kau tadi pingsan karena kau minum kopi saat perutmu kosong.” Bingo! Tebakan yeoja ini tepat. Tak lama, mereka membawa panci dan 7 mangkuk berisi nasi. “Ayo makan.” Lanjutnya.

Kai ber 5 melihat isi dari panci itu. Kenapa kuahnya hitam? Apa makanan ini gosong? Atau kebanyakan kecap? Jangan jangan sudah basi. “warna yang cukup aneh untuk aroma seenak ini.” Ujarku. (makanan yang dimaksud : rawon). Tiba2 saja Key hyung menjitak kepalaku. “AW” aku merintih kesakitan.

“kau tidak boleh menghina makanan.” Aku hanya tertunduk.

“jangan banyak bicara. Cepat dimakan.” Ujar yeoja yang duduknya berhadapan dengan onew hyung. Jujur saja, aku mau makan ini. Tapi, makanan ini terlihat aneh.

“ayo, jangan malu2.” Ujar yeoja yang duduk dihadapanku. Aku hanya tersenyum. Yeoja didepanku menbagikan kuah plus isinya ke masing2 mangkuk. Aku hanya terdiam. “tenang, ini gratis.” Mungkin karena aku tidak menunjukkan reaksi apapun, yeoja ini menyodorkan sendok yang sudah berisi nasi dan sepotong daging kecil. “buka mulutmu.” Spontan aku membuka mulut dan melahapnya. “bagaimana? Enak?” aku mengangguk.

Selessai makan malam…

Trrt~ trrt~ RingDingDong RingDingDong RingDingDigi.. key hyung hampir menyemburkan air yang ia minum. Perhatian kami tertuju pada hp yang berdering. Yeoja berambut pendek yang mengangkat telponnya.

“halo”

“…”

“iya, saya sendiri”

“…”

“villa? Aigoo~ iya ya. Aku punya villa.”

“iya, samasama. Selamat malam.” Aku dan member SHINee lain kebingungan dengan bahassaa yang digunakan yeoja itu.

Kami ber 7 berkumpul di balkon. Dan Yeoja berambut panjang memulai pembicaraan.

“kita belum sempat berkenalan kan?” kami mengangguk. Ayo kita mulai dari, kau!” yeoja itu menujukku.

“Tae.. mph..” disaat aku ingin bicara, Onew hyung membekam mulutku.

“Taepong. Namanya Taepong.” Ujar Minho hyung. Benar juga, sekarang kami sedang menyamar.

“Ne, Lee Taepong imnida.”

“Lee Jisun imnida” ujar Onew hyung.

“Kim Kibum imnida.” Ujar Key hyung. Wi? Kenapa ia memakai nama asli?

“kim?”

“kibum?” ujar 2 yeoja bergantian. Key hyung mengangguk. “lanjut!”

“Kim Jongjin imnida”

“Choi Minjae imnida.” Selesai dengan semua member, giliran yeoja itu bicara.

“nae neun Intan Imnida.” Ujar yang berambut pendek.

“Ochie imnida.” Ujar yang 1 lagi.

“in tan? Och ie?” Eja kami bersamaan.

“kalau kalian yang mengucapkan, terdengar aneh.” Yeoja bernama Ochie ini sedikit menjengkelkan. “panggil saja Hyona, Lee Hyona. Dan panggil Intan Sungra, Park Sungra. Itu nama korea kami” kami mengangguk.

“dan mulai besok, kita tidak tinggal disini lagi. Kami memutuskan untuk tinggal di vila milik kami. Kalian ikut?” kami mengangguk dengan sangat bersemangat.

TBC

mian kalo ada yg salah ketik

coment please😀

One response to “[Korea Fan Fiction] Bad Cookies [part 4] – SHINee

  1. Ping-balik: [Korea Fan Fiction] Bad Cookies [part 5a] – SHINee | Asian Fan Fiction Story·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s