[FREELANCE] Candle of Love

Author: minnieasmilkyway

Tittle: Candle of Love

Main Cast: Kim Ryeowook a.k.a Ryeowook — Song Myuka a.k.a Myuka (You)

Other Cast: Park Hyoyeon a.k.a Hyoyeon — Lee Jiseok a.k.a Jiseok

Genre: Fluff

Lenght: Drabble

Vocab: Nae yeojachinguga doeeojullae? — Maukah kamu menjadi pacar (pr) ku?

“Kali ini kamu merayakan ulang tahunmu dimana?” tanya Hyoyeon.

“Aku memilih merayakannya di rumah” ucapmu.

“Saengil chukha hamnida, Myuka-yah”

“Ne, gomawo Hyoyeon-ah!” balasmu sambil tersenyum.

***

“Saengil chuka hamnida, Myuka-yah!” seru semuanya memenuhi ruangan tengah rumahmu.

17 lilin yang menyala berada dihadapanmu sekarang.

“Boleh kutiup lilinnya sekarang?” tanyamu kepada yang lain.

Make a wish dulu, Myuka-yah. Jangan lupakan itu!”

“Baiklah….” kamupun memejamkan mata.

Ulang tahunku yang ke-17. Rasanya, belum lengkap jika tak punya pendamping. Tuhan, bisa kau tunjukkan siapa pendampingku? Malam ini, kumohon. Doamu dalam hati.

Selesai make a wish, kamu membuka mata dan meniup 17 lilin itu hingga tak tersisa satupun yang menyala.

“Potong kuenya, potong kuenya” seru semuanya.

Kamupun memotong kue itu, dan meletakkan first cake ke piring yang telah tersedia.

“Jadi, first cakenya mau diberikan untuk siapa?” tanya Jiseok.

Kamu celingak-celinguk, mencari Ryeowook -sahabatmu sejak kecil- Tapi, sejak tadi kamu belum melihatnya sama sekali. Kamu berpikir sejenak, tidak mungkin dia tidak datang.

 

“Jadi, first cakenya untuk siapa?” tanya Jiseok sekali lagi.

“Ahya, first cake kuberikan untuk eomma tercinta” ucapmu lalu menyuapi first cake tersebut.

“Let’s party!” sahut Hyoyeon.

“Wanna dance with me, Myuka?” tanya Jiseok menawarkan.

Kamu hanya menggeleng pelan.

“Bukannya tidak mau, Jiseok-ah. Aku hanya ingin menyendiri dulu” jelasmu tersenyum lekas meninggalkan Jiseok.

Kamu berjalan menuju balkon, sendirian. Kamu memilih menikmati keindahankotaSeoulmalam itu.

“Ehm…” terdengar suara dehaman.

“Apa aku mengganggumu?” tanya sebuah suara.

Kamu kaget dan reflek menghadap ke asal suara.

“Ryeowook?” tanyamu tak percaya.

“Ya, this is me”

“Kamu datang?”

“Tentu saja. Mianhae Myuka-yah, aku tidak bisa memberimu hadiah ulang tahun” terangnya.

“Mwo? Gwaenchana, Ryeowook-ah. Kamu berada disini saja, aku sudah senang” jelasmu.

“Kenapa kamu baru muncul?” tanyamu akhirnya

“Ah, itu karena…. Bisa ikut sebentar? Akan kujelaskan semuanya” pintanya.

“Eodiseo?”

“Ikut saja” ucapnya lalu menutup matamu dengan tangannya.

Kamupun dituntun ke suatu tempat oleh Ryeowook. Kamu yakin, dia membawamu keluar rumah. Anginnya sangat kuat terasa menembus kulitmu.

“Sudah sampai” ujar Ryeowook akhirnya.

Perlahan-lahan Ryeowook melepas tangannya. Kini, kamu bisa melihat dengan jelas.

“Indahnya….” lirihmu.

Di kolam renang nampak cahaya lilin yang tersusun, sangat indahnya.

“Siapa yang menyiapkan ini semua?” tanyamu.

“Aku” jawabnya singkat.

Kamu menoleh ke arah Ryeowook, tatapan penuh makna.

“Suka?” tanyanya pelan.

“Suka, sangat suka. Ini hadiah terindah yang kuterima” ucapmu penuh haru.

“Sekarang, kamu bisa melihat hatiku disana” Jelasnya.

“M… Mwo?” kamu terbelalak mendengar pernyataan Ryeowook barusan.

Tiba-tiba, Ryeowook berlutut dihadapanmu. Ia menggapai tanganmu dan mengecupnya.

“Sebenarnya, aku telah menyukaimu sejak dulu”

“Aku telah banyak melihatnya. Seorang yeoja manis yang selalu setia menemaniku. Bahkan mau menjadi sahabatku, dan menerimaku apa adanya. Ia selalu ada kapanpun. Dimataku, yeoja itu berbeda dari yeoja-yeoja lain yang pernah kutemui selama ini” jelasnya lagi.

Matamu nampak berkaca-kaca, tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulutmu saat itu. Ini seperti mimpi bagimu, kamu masih belum bisa mempercayai apa yang baru dikatakan oleh Ryeowook tentang dirimu.

“Jadi….” lirihnya.

“Apa?” tanyamu bingung.

“Nae yeojachinguga doeeojullae?” tanyanya.

Terlihat dari matanya yang mengarah lurus ke matamu. Tulus, satu kata yang menggambarkannya.

“Ryeowook-ah…” lirihmu diiringi dengan anggukan.

Ryeowook kembali menatapmu.Adasinar yang baru kamu lihat dari matanya, sinar yang sangat terang menembus ke hatimu. Sinar yang sangat tulus.

“Gomawo” ucapnya lalu memelukmu.

Ryeowook melepas pelukannya dan berkata,

“Jangan pernah pergi dariku. Tetaplah disini, dihatiku” ujarnya sambil menunjuk dadanya.

Kamu mengangguk. Di depansanaada seberkas harapan yang akan kamu genggam bersama Ryeowook.

HAPPY SWEET 17th, Myuka-yah!^^

-THE  END-

5 responses to “[FREELANCE] Candle of Love

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s