[Korean Fanfiction] Y.O.U

Title : Y.O.U

Authour : Michimima

Cast :

  • Krystal f(X)
  • Sohyun 4Minute
    • Minho SHINee
  • Dongwoon Beast

No Plagiat!! No Bashing!!

Happy Reading~

 

Seorang wanita bermata indah, melihat keluar jendela dan menikmati turunya salju. Baginya tak ada yang lebih indah di bandig salju. Ya, hanya ketika salju turun gadis itu dapat tersenyum cerah.

“Manisnya” gumamnya, seraya menyesap coklat panas yang sudah disiapkan khusus untuk menemaninya menikmati salju.

Kembali mata wanita itu menatap jendela, menyaksikan turunya salju. Hampir 10 menit wanita itu menatap keluar jendela, tanpa sedikit menyadari tanganya yang mulai mengkerut kedinginan.

“Kau mau mati kedinginan?” wanita itu menoleh, mencari-cari asal sumber suara yang mengangu ketenanganya.

“Sebentar lagi, Eomma” wanita manis itu tersenyum mendapati ibunya yang berdiri sambil melipat kedua tangganya di dada. Sang Ibu hanya bisa mencibir kesal. Walau sudah lama ia tahu, anak semata wayangnya menyukai salju.

“Yuri-a, sampai kapan kau menyukai ‘salju’? Berhentilah berharap” Secara sartis mata wanita bernama Yuri itu menoleh tajam ke arah Ibunya.

“Maksud Ibu? Sudah ku bilang aku yang salah! Bukan Jongwoon oppa!!” Ibu Yuri menghela nafasnya. Sejujurnya ia tak suka membahas hal ini.

“Ibu tahu. Tapi lihatlah, Sohyun? Apa kau tak kasihan padanya? Setiap kali Sohyun bertanya siapa ayahnya, kau selalu menjawab telah meninggal. Setiap hari Sohyun harus menerima ejekan teman-temanya” Ibu Yuri menatap dalam Yuri.

“Tapi bu, Jongwoon oppa tak salah. Aku yang mengodanya” Ingtan Yuri kembali kemasa lalu.

Tok..Tok..

“Eomma! Halmoni!! Aku pulang” seru gadis kecil bermata bulat, dengan pipi chubby. Gadis kecil itu mencari-cari Ibunya.

“Sohyun? Kau sduah pulang? Bagaimana sekolah mu nak?” Yuri segera mengendong anak semata wayangnya.

“Baik. Tadi gambarku, dapat nilai tiga bintang Eomma, teman ku yang lain hanya dapat dua bintang. Terus disekolah ada anak baru. Namanya Krystal. Wajahnya seram sekali. Matanya persis burung hantu yang ada di kartun Kamica Karin, Eomma” celoteh gadis bernama Sohyun, padahal umurnya baru 5 tahun, tapi cara bicaranya sudah lancar.

“Haha.. Kau ini ada-ada saja. Lalu apa ada teman mu, yang mengejek mu hari ini?” tanya Yuri lembut. Raut wajah Sohyun yang ceria berubah derastis.

“Ada. Tapi Dongwoon membelaku”

“Bagaimana ceritanya?” Tanya Yuri masih dengan lembut.

“Tadi, salah satu teman ku, namanya Park Ji Yeon mengolok-olok ku. Tak berapa lama, Dongwoon datang dan menarik ikatan rambutnya, Eomma” Sohyun, mendeskripsikan bagaimana Dongwoon –tetangga mereka- menolongnya.

***

“Krystal, bagaimana sekolah mu?” tanya seorang wanita paruh baya. Rambutnya sudah putih, dan wajahnya sudah mulai berkeriput.

“Aku tak suka sekolah di sini. Lebih baik aku sekolah di California, bersama kakak Jessica” ucap krystal dengan wajah dinginya. Padahal umurnya baru 5 tahun, tapi ucapanya sudah sangat menyakitkan.

“Kenapa? Apa tak ada yang mau berteman dengan mu?” tanya wanita paruh baya itu, dan mebereskan lemari pakaian milik Krystal.

“Dimana Ayah dan Ibu?” Krystal berusaha tak menjawab pertanyaan wanita paruh baya itu.

“Ayah mu di kantor, dan Ibu mu masih ada urusan dengan keluarga Choi. Katanya, Sulli akan menginap disini” Krystal kecil hampir meloncat kegirangan mendengar nama Sulli. Di Korea –negara ayahnya- Krystal hanya punya satu teman, Choi Sulli lah orangnya.

“Benarkah? Ayah sudah mengizinkanya?”

Wanita paruh baya itu mengangguk, menyatakan kata ‘iya’. Krytsal kecil tak bisa membendung kebahagianya.

Ting..Tong..

Dungaan Krystal, yang menekan bel adalah Sulli. Dan Sulli pasti datang membawa berbagai macam mainan, untuk dimainkan bersama Krystal.

“Sulli!!” Jerit Krystal, saat gadis berambut cokelat tua dikuncir, memasuki ruang tamu ruamahnya.

“Hai.. Aku membawa boneka barbie, dan peralatannya. Hari ini kita main ini ya” Sulli mengangkat tas kertas yang luman besar, untuk anak ukuran 5 tahun.

“Ya.. ya.. Tapi, kau makan dulu. Hari ini makananya enak sekali” Tangan kecil Krystal, dengan gesit menarik tangan Sulli.

“Siapa yang masak? Pasti Victoria Adjhuma yang masak kan?” tanya Sulli. Krystal mengangguk mantap.

“Iya. Tadi sebelum pergi ke rumah mu, Ibu ku masih sempat memasak. Eh?! Sekarang Ibu ku masih di rumah ku?” tanya Krystal teringgat dengan Ibunya.

“Masih. Tapi aku tak tahu apa yang mereka bicarakan”

***

“Kwon Sohyun! Sohyun! Apa kita bisa bermain bersama hari ini?!” Seorang gadis kecil, mengetuk pintu rumah Yuri, mungkin karena ia tak bisa mengapai bel rumah Yuri.

“Oh! Jiyoungie.. Kau mencari Sohyun? Tanya Yuri, ketika mendapati gadis bernama Jiyoung ada di depan pintu rumahnya.

“Apa Sohyun ada adjhuma?”

“Ada. Dia sedang bermain dengan Dongwoon di dalam, ayo masuk” ajak Yuri sambil mengandeng tangan Jiyoung.

“Eh?! Jiyoung kau sudah datang?” Ucap Sohyun dari dalam rumah. Ditariknya gadis kecil bernama Jiyoung itu mendekat ke tempat ia, dan Dongwoon bermain. Yuri tersenyum dan beranjak menuju dapur.

“Jiyoung, kau tau tidak dikelas ku ada murid baru? namanya Krystal Kim? Mukanya seram, mirip seperti nenek sisir di kartun Kamica Karin. Hih~” Sama-samar Yuri mendengar dari dapur. Sebenarnya Yuri ingin tertawa, bagaimana mungkin seorang anak kecil bisa mendeskripsikan seseorang sehebat itu? Pikirnya.

“Tau. Aku melihat anak itu dijemput oleh supirnya” balas Jiyoung

“Tadi aku mendengar ucapan Jimin Saem dan Kim Saem, katanya Krystal itu anak pengusaha loh. Kalian tau arti penggusaha apa?” Kali ini Dongwoon buka suara. Tawa Yuri hampir saja lepas, mendengar tiga bocah asyik ‘bergosip’ ria.

“Kata Ayah ku, Pengusaha itu orang yang sukses. Jadi mungkin ayah Krystal itu anak seorang yang sukses” Jiyoung sekonyong-konyong menyimpulkan arti pengusaha.

“Oh, Lalu yang ku dengar ayah Krystal itu pengusaha meble, nama Kim Jongwoon” Sendok yang di pegang Yuri jatuh.

“Eomma!!” Sohyun berlari menuju Ibunya yang terduduk lemas di dapur, di susul oleh dua bocah, Dongwoon dan Jiyoung.

“Gwenchana?” tanya Sohyun panik.

“Ibu baik-baik saja, kembalilah bermain dengan teman-teman mu” Yuri memberikan senyuman lembut kepada anaknya. Akhirnya ketiga bocah kecil itu, kembali aktif bermain.

***

“Sohyun, kau sudah mengerjakan PR dari Jieun Saem?” Tanya Jiyoung, saat mereka asyik bermain di taman bermain, depan rumah Sohyun.

“PR yang mana?” tanya Sohyun polos.

“PR menghitung. Yang ada 8 nomer itu? Kau sudah?” Sohyun mencoba menginggat PR yang dikatakan Jiyoung.

“Ah~ Aku belum mengerjakanya. Mungkin nanti” jawab Sohyun enteng. Dari kejauhan mata Sohyun menatap gadis kecil berambut hitam legam, dan gadis berambut cokelat tua, dikuncir. Salah satunya dari gadis itu tak asing bagi mata Sohyun.

“Itu Krystal!” teriak Sohyun, sontak kedua temanya Dongwoon dan Jiyoung berlari ke arah Sohyun.

“Kau benar” kompak Dongwoon dan Jiyoung.

“Mau kesana?” tawar Sohyun

***

“Krystal, ini toko roti yang aku ceritakan padamu” Sulli menunjuk toko roti beraksen perancis dihadapanya.

“Hmm… Lumayan” jawab Krystal

“Aku, Minho oppa dan Ayah sering sekali ke sini. Bahkan aku mengenal baik pemilik toko ini” ucap Sulli lancar.

“Oh ya?! Aku tak sabar mencicipi roti disini” girang Krystal.

“KRYSTAL!!” Baru saja Krystal dan Sulli melangkah, ada seseorang yang berteriak nama Krystal. Krystal tahu yang memanggilnya itu teman sekolahnya, tapi ia tak tahu nama anak itu.

“Hai!!” Sapa Sohyun dengan wajah ceria, Krystal menatap tak suka pada Sohyun. Krystal kecil menatap horor, Matanya menunjuk aura ketidak sukaan.

“Kau siapa?” tanya jutek Krystal.

“Kenalkan aku Kwon Sohyun, kita satu sekolah” ucap Sohyun sambil mengulurkan tanganya, deng cepat Krystal menolak uluran tangan Sohyun.

“Aku tak mau berteman dengan anak miskin” ucap Krystal. Gadis kecil ini mampu membuat hati ‘polos’ Sohyun ‘menangis’. Krystal dan Sulli hendak pergi, namun….

“Ya! Kau!!” teriak Krystal marah. Dengan kasar, Dongwoon menarik pita peach Krystal.

“Jangan berani kasar pada Sohyun” ucap Dongwoon kecil dengan kasar. Dongwoon kecil membuang pita peach milik Krystal ke jalan raya.

Plakk..

Krsytal kecil memukul kepala Sohyun kecil dengan cukup keras. Sohyun hampir saja menagis, Sohyun kecil dengan sekuat tenaga menjabak rambut Krsytal.

“SOHYUN!!”

“KRYSTAL!!”

~TBC~

4 responses to “[Korean Fanfiction] Y.O.U

  1. ini kunjungan kedua saya di gudang ff yg ini. ah, kbykan jalan2 di gudang sebelah🙂
    Jadi, sya mau blg salam kenaal.

    FFnya bagus >,<
    kepolosan anak2nya pas bgt. apalg pas bagian ngegosipnya xDD Aih, gemes.
    Baguslah thor🙂
    Tapi ada yg kurang deh menurut sya. lain kali dijudul dikasih partnya yaa. karena insya Allah saya mau lanjut baca ff yg ini ^^
    semangat author

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s