[Korean Fanfiction] Believe Me

Title       : Believe  me

Author  : Kim Saena a.k.a  Devi

Rating   : PG13/Straight/Oneshoot

Genre   : Romance/Comedy/A little bit angst/Friendship

Cast       :

Main cast             : SHINee- Key

Steacier – Kim Saena

Support cast       : All member SHINee

All member Steacier

Other Cast          : FIND BY YOURSELF!

Disclaimer :  SHINee is belong to God,SM Entertainment,and their parents.It’s just for fun. Please don’t sue me. This story is mine.Don’t take this fanfic without permission from me. If you want to take this fanfic.Please take with full credit.   

A/N : Baca cuap2 aku di bawah ^__^

Enjoy this fic!  

Author Pov

“ Tutup.. Tutup majalah itu..” Yuelee berteriak panik saat melihat Saena membuka pintu ruang tunggu mereka.

Hyesoo segera menutup majalah yang sedang dibacanya dan meletakkan majalah itu di sofa yang didudukinya. Saat ini mereka sedang berada di ruang tunggu acara Music Bank,comeback stage mereka dengan mini album Sparkling. Saena masuk dengan wajah datar,tidak mengetahui kepanikan kecil yang sempat melanda ruangan yang hanya berisi Yuelee dan Hyesoo.

“ Kenapa wajahmu seperti itu? Seperti habis melihat hantu..” Saena menduduki ruang kosong di samping Hyesoo.

“ Ahahahahaha.. aniyaa..” Hyesoo tertawa hambar,sedikit merasa lega karena Saena tidak lagi menatapnya aneh.

Pandangan mata Saena tertuju pada majalah yang terdapat di sebelah Hyesoo,tanpa permisi ia mengambil majalah yang terletak di sana. Wajah Hyesoo yang semula lega,berubah menjadi aneh. Dalam hari ia merutuki kesalahannya karena meletakkan majalah itu di sana.

Ia menoleh ke arah Yuelee,meminta bantuan dengan memberikan isyarat kedipan mata dan gerakan bibir ‘cepat ambil majalah itu dari tangannya.’ Entah Yuelee yang memang tidak mengerti atau gerakan Hyesoo yang lebih mirip orang kelilipan,Yuelee hanya mengedikkan bahunya dan memandang Hyesoo dengan tatapan ‘apa maksudmu?’

“ Eh..Saena.. ini majalah lama.. Hahahahahaha..” Hyesoo mengambil majalah itu dari tangan Saena dan melemparkannya ke sembarang arah.

“ Memangnya kenapa kalau majalah lama?” Saena memandang Hyesoo dengan kening berkerut.

“ Ah.. itu.. euhmm.. tidak.. tidak.. tidak sesuai dengan gossip yang sekarang beredar..”

Yuelee hampir tersedak air mineral yang diminumnya. Ia memandang Hyesoo yang salah tingkah dengan death glarenya. Hyesoo menutup mulutnya dan kembali meurutuk dalam hati.

‘Babo.. kenapa aku berbicara seperti itu?’

“ Memangnya aku mau membaca majalah karena gossip? Kalian aneh sekali.. Sebenarnya ada apa?” Saena memandang Yuelee dan Hyesoo bergantian dengan tatapan bingungnya.

“ Tidak ada apa-apa,Saena-ah..” Yuelee menjawab sambil berjalan menghampiri mereka berdua.

Suara pintu yang terbuka membuat mereka bertiga menoleh ke arah pintu. Yoonmi dan Sunghyo masuk ke dalam sambil membawa beberapa kantong berisi cemilan.

“ Kalian sedang gossip ya? Ishh.. membicarakan orang lain itu tidak baik tahu..”

“ Sepertinya ada yang menyindir diri sendiri.” Saena berkata sambil tersenyum mengejek. Merasa tersindir Yoonmi hanya mengerucutkan bibirnya,lalu mengambil kursi yang terletak tidak jauh di tempatnya berdiri,kemudian menghempaskan tubuhnya di sana.

“ Yaa! Kalian bertiga.. bangun…” Sunghyo berdiri di depan Saena,Hyesoo,dan Yuelee sambil mencari-cari sesuatu di meja di depan sofa yang mereka duduki.

“ Apa yang kau cari,Sunghyo-ah?” Yuelee bangkit dari posisi duduknya.

“ Majalahku.. Aku baru saja membelinya tadi siang..”

Bagai terkena sambara petir,Hyesoo dan Yuelee mematung di tempat,sedangkan Saena sudah berada di samping Yoonmi,berusaha membujuk gadis itu untuk membagi camilannya.

“ Kim Yoonmi kau pelit sekali! Kau itu bisa gendut kalau makan sendirian!”

“ Biarkan saja!” Yoonmi menjulurkan lidahnya ke arah Saena,meledek gadis itu.Saena hanya bisa cemberut melihat kelakuan Yoonmi yang menurutnya kekanakan.

“ Aish.. Jinjja! Kemana majalah itu?” Hyesoo menggeser bantal sofa dan tidak menemukan apa-apa di sana.

“ Hyesoo,bangun! Siapa tahu majalah itu tidak sengaja kau duduki..”

“ Ahh,ne..” Hyesoo bangun dan berjalan menghampiri Yuelee dan bersembunyi dibalik tubuh gadis itu.

“ Aigooo.. eottokhe?” Hyesoo berbisik pelan di telinga Yuelee.

“ Majalah yang kau maksudkan itu majalah Chic style magazine ya?” Saena bertanya dengan mulut penuh makanan yang disuapkan Yoonmi.

“ Ne,kau melihatnya Saena?”

“ Tadinya aku ingin membaca majalah itu.. Tapi kemudian Hyesoo melarangnya dan membuang majalah itu entah kemana..”

“MWOOOO??? YAK! PARK HYESOO kembalikan majalahku!”

“ Hyaaaaa,Sunghyo-ah.. Mianhae..” Hyesoo bergelung dibalik tubuh Yuelee.

“ Aku tidak mau tahu kau harus membelikan majalah yang baru untukku! Majalah itu bahkan baru sempat aku buka sampul plastiknya!!”

Believe Me │©2012 by Ksaena

Special SHINee’s birthday- Key

ALL RIGHT RESERVED

          “ Huft..” Saena bergumam pelan. Ia dan Yoonmi sedang berjalan menuju van setelah penampilan comeback stage mereka yang berjalan sukses.

“ Ada apa? Kenapa kau terlihat lesu seperti itu?”

“ Kita menjadi terlalu jauh..Pantas saja..”

“ Pantas saja? Apa?”

“ Ah aniya..” Saena menundukkan kepalanya ke arah bawah. Sejak pagi perasaannya kacau balau,tetapi ia berusaha menyembunyikannya dengan tersenyum. Semua itu sudah jelas penyebabnya adahal manusia bernama Key,kekasihnya sendiri.

Ia memang terlihat tersenyum,namun sebenarnya perasaan yang disimpannya teramat melelahkan. Saena menghela nafas panjang,tatapannya menerawang ke bawah.

“Saena,gwechanayo?”

“ Aniya.. aku hanya merasa sedikit lelah.” Yoonmi sedikit mengerutkan dahinya,lalu mengikuti langkah cepat Saena menuju van yang sudah menunggu mereka.

“ Kenapa Saena? Setelah comeback stage tadi ia terlihat berbeda..” Yoonmi berbisik pada Sunghyo yang berada di sebelahnya.

Hyesoo yang berada di sebelah Sunghyo mendengar apa yang dikatakan Yoonmi,lalu ia mendekatkan bibirnya pada telinga Yoonmi. Membisikkan sesuatu di sana.

“ Aku rasa Saena sudah tahu.. “

“ Tahu apa?” Sunghyo dan Yoonmi berkata hampir bersamaan dengan volume suara pelan. Yuelee menoleh ke belakang,sebenarnya ia ingin ikut dalam pembicaraan itu namun ketika melihat wajah Saena yang murung,ia lebih memilih diam dan tidak ikut larut dalam pembicaraan ketiga orang itu.

“ Aishhh tentang Key dan Nicole..”

“ Mwo?”

“ Kalian benar-benar tidak tahu? Sunghyo-ah berita itu ada di majalah yang kau beli..”

“ Bagaimana aku bisa tahu? Majalah itu sudah menghilang sebelum aku membacanya..” rasa kesal dalam nada suara Sunghyo kentara jelas dan membuat Hyesoo sedikit salah tingkah.

“ Mianhae,aku membuang majalah itu karena tidak ingin Saena membacanya.. Di sana ada foto pesta ulang tahun Key dan Nicole..”

“ Mwo? Key dan… Nic..Nicole?” Yoonmi tidak bisa menyembunyikan keterkejutannya.

“ Ne,di majalah itu dikatakan Key dan Nicole merayakan ulang tahun bersama.. Memang tidak ada foto ulang tahun mereka secara resmi,karena seperti yang kalian tahu Key pasti akan menyelenggarakan Private party.. Foto-foto itu diambil dari akun twitter Nancy Lang..”

“ Lalu ada foto KeyCole moment?” Sunghyo bertanya dengan nada penasaran.

“ Aniya.. Key dan Nicole fotonya terpisah namun dari background dan suasana kentara sekali kedua foto itu diambil dari tempat yang sama.. Apalagi ulang tahun Key dan Nicole berdekatan dan mereka bersahabat dekat. Sudah pasti mereka merayakannya bersama..”

“ Mereka merayakan bersama..tanpa Saena..” Yoonmi menolehkan wajahnya ke arah Saena,bisa dilihat dari pantulan jendela,gadis itu sudah tertidur.

Hyesoo mengutak-atik androidnya dan menunjukkan sesuatu pada Yoonmi dan Sunghyo dan Yuelee yang sudah bergabung bersama mereka ketika Saena tertidur.

(Cr pict : Koreanindo)

“ Untungnya Key dan Nicole tidak foto bersama..” Yuelee berkomentar setelah melihat foto kedua orang itu.

“ Hmm.. tapi bukan berarti hubungan mereka baik-baik saja.. Apalagi kita tidak bisa datang ke acara itu.” Yoonmi memandang keluar jendela.

Tentu saja akan menjadi aneh ketika Steacier muncul di ulang tahun Key SHINee padahal sebelumnya kedua group ini tidak pernah terlihat dekat. Hanya sebatas formalitas saja ketika mereka bertemu. Hubungan mereka bahkan sangat rahasia hanya management dari kedua artis ini saja dan artis-artis dari management mereka saja yang tahu mengenai hubungan mereka. Jika Steaicer tiba-tiba muncul di sana,akan menjadi suatu kehebohan. Lama-lama media bisa mencium adanya hubungan istimewa diantar kedua group itu.

“ Hubungan kita dengan mereka sedang merenggang.. Karena kesibukan kita masing-masing.. Setahuku ketika Key ulang tahun,hubungan mereka masih baik-baik saja. Walaupun mereka berdua belum sempat merayakan bersama.Setidaknya Saena sudah menelpon Key untuk mengucapkan selamat ulang tahun.” Hyesoo meletekkan ponselnya ke dalam tas.

“ Kau benar.. sepertinya sekarang Saena yang menjauh dari Key..”

“ Kenapa kau berkata seperti itu?” Hyesoo menoleh ke arah Yuelee.

“ Hanya menebak saja.. Hubungan mereka memang terlihat baik-baik saja namun sepetinya mulai merenggang,lebih tepatnya mungkin sejak foto itu di muat di media.” Yuelee melanjutkan kata-katanya.

“ Jadi maksudmu Saena sudah tahu?” Hyesoo berkata dengan nada tertahan.

“ Mungkin saja.. Kita tidak pernah tahu apa isi hatinya,ada yang dipikirkannya belakangan ini dan belum mau diungkapnyanya. Kita tidak bisa melakukan apa-apa selain berusaha memahami kemauannya.”

“ Aku yakin Saena baik-baik saja.. Hal ini adalah masalah sensitive ada baiknya kita tidak membahas hal ini di depannya.”

“ Benar apa yang dikatakan Sunghyo..kita tidak bisa memaksanya menceritakan semua itu.. hal ini menjadi cukup berat untuknya.” Yuelee kembali memandang Saena yang berada di sebelahnya.

Tanpa mereka berempat ketahui,Saena tidak benar-benar tertidur,ia mendengar dengan jelas setiap penuturan kata-kata mereka apalagi kata-kata Yuelee yang berada di sebelahnya. Semua yang dikatakan mereka tentangnya tidak salah. Hubungan Saena dan Key belakangan ini memang merenggang. Bukan hanya karena kesibukan mereka masing-masing,namun karena Key tidak berusaha menghubunginya,menjelaskan perihal pesta ulang tahunnya. Tidak pernah berusaha membuat Saena tenang dengan penjelasannya,membuat gadis itu larut dalam pikirannya sendiri.

Saena tahu persis Key dan Nicole adalah sahabat dekat bahkan mereka sempat terkena badai gossip,kalau mereka berdua menjalin hubungan khusus. Tetapi Saena sama sekali tidak tahu kebenaran mengenai fakta itu,Saena tidak berani menanyakannya pada Key,takut menyinggung perasaan pria itu. Seharusnya merayakan ulang tahun bersama bukanlah hal yang istimewa bagi sepasang sahabat,apalagi di pesta itu terdapat banyak teman-teman mereka yang lain.

Tetapi kenyataan bahwa ia tidak bisa berada di sana bersama Key dan yang ada malah Nicole di sana,seakan menamparnya. Ia mulai meragukan di mana batas-batas persahabatan mereka berdua. Hanya sebatas sahabat yang peduli satu sama lain atau mereka berdua saling menyimpan perasaan sendiri. Memang Saena adalah tipe gadis pencemburu,namun ia tidak mungkin memisahkan Key dan Nicole,mereka bahkan bersahabat sebelum Key mengenal Saena. Hal yang egois jika Saena melakukan hal itu,tetapi hatinya tidak pernah bisa diam.

Perbincangan terakhirnya dengan Key adalah di malam ulang tahun pria itu dan hubungan mereka baik-baik saja,komunikasi mereka masih lancar satu sama lain walaupun diselingi kecanggungan. Tetapi sejak beberapa hari lalu sejak berita Key dan Nicole merayakan ulang tahun bersama turun ke public,semuanya menjadi tidak semudah yang dibayangkannya. Perasaan cemburu dan takut kehilangan Key membayanginya.

‘ Aku tidak tahu.. Apakah aku masih cukup pantas berada di sampingnya..’

***

“ Kau sudah menghubungi Saena?” Jonghyun berkata disela-sela waktu istirahat mereka.

“ Saena?” Key mengerutkan dahinya. Tidak mengerti dengan apa yang berusaha disampaikan Jonghyun.

“ Ck.. Kau ini.. Kau berhutang penjelasan padanya..”

“ Penjelasan tentang apa?”

Melihat raut wajah Key yang semakin bingung dengan arah perkataan Jonghyun membuat Taemin tersenyum geli. Akhirnya pria itu yang menjawab kebingungan yang tertera jelas di wajahnya.

“ Tentang pesta ulang tahunmu dan Nicole noona,hyung..”

“ Memangnya aku harus menjelaskan apa padanya? Bukankah Saena sudah tahu kalau aku dan Nicole bersahabat.. Pasti ia bisa mengerti.”

“Hyung,kau tetap harus membicarakannya dengan Saena..Ia bisa saja salah paham.. Bukankah belakangan ini kita sudah saling jarang bertemu karena kesibukan masing-masing,terlebih mereka yang baru saja comeback dengan mini album. Aku rasa Saena bisa saja salah paham dengan hal ini.”

“ Taemin benar,kita tidak pernah bisa memahami mereka dengan sempurna.. Kita sama-sama manusia biasa.. Mungkin saja di depan kita mereka terlihat biasa,namun apa yang terjadi di dalam hati mereka,kita tidak akan pernah tahu kecuali mereka sendiri yang berkata jujur.” Jonghyun menepuk pundak Key sekilas sebelum pria itu meninggalkan ruangan.

“ Bicaralah pada Saena,hyung.. setidaknya itu akan melepaskan rindu diantara kalian.. Aku memang tidak selalu bisa menghubungi Sunghyo,tetapi aku selalu berusaha. Setidaknya jika kau ada waktu luang,pergunakanlah hal itu untuk bertemu dengannya.. Bagaimana perasaanya ketika tahu kau merayakan ulang tahun bersama gadis lain,bukan dengan kekasihmu sendiri?”

Key tercenung mendengar penuturan Taemin yang terlalu blak-blakan,memang lebih baik langsung memberitahukan apa yang ada di pikiran daripada harus bersusah payah menunggu orang itu menyadarinya. Key menyandarkan punggungnya pada senderan kuris yang didudukinya,pandangannya menerawang.

Ia akui Saena memang tidak memberikan komentar apa-apa mengenai pesta ulang tahunnya dan Nicole,tetapi apa yang dipendam oleh gadis itu,sama sekali tidak diketahui olehnya. Saena adalah tipe gadis tertutup,tidak seperti dirinya yang jujur mengatakan dengan jelas apa yang menjadi pemikirannya. Jika hal itu tidak disukainya,ia akan mengatakan sejujurnya,bukannya menutupi hal itu.

Key mengambil ponselnya yang terletak di saku jaketnya. Menekan beberapa nomer yang sudah dihafalnya. Ia menunggu dengan sabar sampai ada suara seseorang yang mengangkat panggilannya.

Saena menoleh saat lagu forever love Dongbangshinki mengalun memenuhi ruang kamar yang ditempatinya bersama Hyesoo. Untungnya saat ini Hyesoo,Sunghyo,Yoonmi,dan Yuelee sedang bersama di ruang televisi,menonton sebuah film yang baru disewa Yoonmi dari tempat penyewaan DVD langganannya. Saena menolak untuk ikut menonton dengan alasan kurang enak badan padahal sesungguhnya gadis itu baru saja meluapkan tangisannya,berusaha menimbulkan suara seminim mungkin agar keempat temannya tidak mendengar.

Saat melihat nama yang tertera di display ponselnya. Keinginan Saena untuk mengangkat panggilan itu buyar. Ia sama sekali tidak berniat mengangkat penggilan dari seseorang yang sedang dihindarinya. Ia belum siap menahan rasa sakit dan emosi yang bisa saja ditumpahkannya pada pria itu. Kecemburuan sedang menguasai hati dan pikirannya.

“ Mianhae oppa.. You hurt me..” Saena melepas baterai ponselnya dan melemparkannya begitu saja ke atas meja dan melanjutkan kegiatan menangisnya sampai ia benar-benar tertidur.

Key kembali mengerutkan keningnya saat mengetahui panggilannya terputus,lalu ketika ia mencoba menghubungi Saena lagi,ponsel gadis itu sudah tidak aktif. Perasaan gelisah melanda hatinya.

“Sebenarnya dia kenapa?” Pria itu menggumam pelan sambil menggengam ponselnya.

***

“ Chagi,kau tahu ada apa dengan Saena?” Hyesoo mengerutkan keningnya saat mendengar Jonghyun menanyakan kabar Saena.

Wajar saja,sudah hampir 1 bulan ini mereka jarang berkomunikasi dan begitu pria itu menghubunginya nama Saena yang pertama kali ia tanyakan bukan kabar Hyesoo.

“ Kenapa kau menanyakan soal Saena?” nada cemburu Hyesoo terdengar jelas di telinga Jonghyun. Pria itu tertawa renyah,saat mengetahui gadisnya cemburu.

“ Jangan salah paham,chagi.. Aku menanyakan soal Saena karena sepertinya ia dan Key benar-benar ada masalah.”

Hyesoo menghela nafasnya,bukan waktunya ia bersikap egois. Ia tahu persis apa yang sedang diderita sahabatnya itu. Kemarin ia melihat ada sisa-sisa air mata di pipi Saena,gadis itu pasti menangis selama ia,Yuelee,Yoonmi,dan Sunghyo menonton DVD semalam.

“ Semalam Minho mengatakan Key hampir tidak tidur. Ia gelisah terus-menerus dalam tidurnya bahkan hampir saja ia nekat menyusul ke dorm kalian hanya untuk mengetahui keadaan Saena.”

“Jinjja?! Key oppa sampai nekat mau ke dorm kami karena mengkhawatirkan Saena?” Hyesoo tidak bisa menyembunyikan rasa terkejutnya.

“ Ne,makanya aku bertanya padamu.. Bukankah kau dan Saena satu kamar? Apa ada yang terjadi dengannya semalam?”

“ Huft.. Ne,Saena menangis semalaman sepertinya sampai matanya bengkak. Untungnya hari ini kami sedang free.”

“ Aku tidak ingin ikut campur masalah mereka tetapi melihat Key yang terus-menerus murung di sini,aku menjadi kepikiran.”

“ Oppa,aku sarankan sebaiknya kita membiarkan mereka introspeksi dulu terhadap diri mereka sendiri. Lebih baik memberi mereka cukup banyak waktu untuk berpikir. Ah ya oppa apakah Key oppa dan Nicole eonni benar-benar..” Hyesoo menutup mulutnya rapat-rapat,ia tidak sengaja kelepasan biacara soal hal itu. Memang Hyesoo penasaran dengan hubungan Key dan Nicole yang katanya hanya sebatas sahabat tetapi terlalu dekat.

“ Kau benar,chagi,kita tidak bisa ikut larut dalam hubungan mereka.. dan kenapa kau tiba-tiba bertanya soal Nicole? Mereka memang merayakan ulang tahun bersama tapi aku yakin Key tidak mempunyai hubungan khusus dengan Nicole.. Mereka hanya bersahabat. Aku tahu Saena mungkin sakit mendengar berita itu,apalagi ia tidak bisa hadir di sana.”

“ Key oppa tidak berusaha menghubunginya dan itu membentuk pemikiran sendiri bagi Saena,itu menurutku.”

“ Aku sudah mengatakannya pada Key dan semalam Key berusaha menghubungi Saena,tetapi gadis itu malah mematikan ponselnya.”

Hyesoo mengerti sekarang kenapa ia menemukan ponsel Saena yang terlepas baterainya. Saena pasti sengaja melakukan itu untuk menghindari Key.

“ Aku bingung,oppa.. Saena belum mengatakan apa-apa padaku..”

“ Mungkin ada saatnya,chagi.. Euhmm,Hyesoo-ah..”

“ Nde?”

“ Nan bogoshipo..”

Wajah gadis itu seketika memerah mendengar penuturan Jonghyun. Ia juga merindukan pria itu.

“ Na..na..nado,oppa.”

***

Saena Pov

            Aku mengompres mataku yang bengkak dengan kain yang sudah kuberi potongan balok es. Aku sedikit menyesal karena tidak mengangkat telepon dari Key oppa kemarin. Sejujurnya aku merindukannya,aku merindukan suaranya yang khas beralun di telingaku. Seharunya aku tidak bertindak kekanakan dengan melepas baterai ponselku,mungkin saja ia menghubungiku untuk menjelaskan tentang pesta ulang tahunnya dan Nicole eonni.

          Tetapi sebenarnya ia tidak harus menghubungiku,karena aku sudah tahu ia dan Nicole eonni bersahabat dekat walaupun terkadang arti persahabatan mereka terlampau jauh. Seperti sepasang kekasih.. Mereka sangat cocok satu sama lain. Apalagi Nicole eonni sepertinya tidak tahu perihal hubungan rahasia kami. Yupp.. kami semua.. Aku dan Key oppa,Yoonmi dan Onew oppa,Hyesoo dan Jonghyun oppa,Yuelee dan Minho oppa,Sunghyo dan Taemin.

          Aku memandang cermin rias yang memantulkan bayangan seorang gadis yang terlihat menyedihkan. Wajah pucat dan mata bengkak,untungnya hari ini kami ada free satu hari sebelum besok kembali ke aktivitas kami masing-masing. Hari libur ini dimanfaatkan dengan maksimal oleh kami berlima untuk istirahat. Hyesoo sedang tidak ada di kamar,tadi ia keluar untuk menerima telepon. Dari raut wajahnya aku tahu itu dari Jonghyun oppa. Huft.. aku jadi semakin menyesal.

          Hubungan kami memang baru berjalan hampir setengah tahun dan selama ini kami memang banyak menemui ketidakcocokkan dalam hubungan,namun kami bisa mengatasi itu semua dengan baik. Key oppa memang sering diterpa gossip dengan Nicole eonni dan aku tahu persis semua itu. Tetapi beberapa komentar fans mengenai kedekatan mereka cukup membuatku merasa risih.

          Sejak aku melihat foto ulang tahun mereka di media online,aku merasa mereka memang cocok bersama. Walaupun mereka tidak pernah terlihat berselca bersama. Tidak pernah.. atau tidak pernah dipublikasikan. Aku juga membaca beberapa komentar fans tentang hal itu dan mereka mengatakan tidak akan heran jika suatu saat Key oppa pacaran dengan Nicole eonni atau mereka memang sudah berpacaran namun belum go public.

          Memikirkannya saja sudah membuatku lelah.. Aku meletakkan kain berisi es batu yang mulai mencair itu ke mangkuk plastic yang kubawa dari dapur. Aku meninggalkannya di atas meja rias dan melangkah menuju pintu kamar.

          “Jinjja?! Key oppa sampai nekat mau ke dorm kami karena mengkhawatirkan Saena?”

          Aku mendengar dengan jelas suara Hyesoo dari ruang tengah. Ia mungkin masih berbicara dengan Jonghyun oppa. Hal itu tidak membuatku terkejut yang paling membuatku terkejut adalah karena ia membawa-bawa namaku dan Key oppa.

          Aku menutup mulutku saat mendengar hal itu. Key oppa nekat menyusulku ke dorm karena mengkhawatirkanku? Apa ini ada hubungannya dengan perilakuku semalam?

          Aku memutuskan untuk kembali ke kamar karena tidak mau mengganggu privasi mereka berdua. Aku masih cukup syok mendengarnya. Benarkan Key oppa begitu memikirkanku? Lalu apa yang aku lakukan padanya?

          Ya kalian benar.. dengan tega aku menghindarinya tanpa alasan yang jelas. Kecemburuan buta begitu?

          Aku meraih bantal di atas tempat tidurku dan memeluknya. Merenungkan kembali semuanya. Mungkin aku terdengar egois tetapi aku tidak tahu harus berbuat apa. Haruskah aku meminta maaf padanya? Mungkin harusnya begitu.. tetapi masih ada serpihan rasa sakit yang tertinggal di dalam. Tanpa terasa air mataku kembali mengalir memikirkan semuanya. Aku memang gadis jahat yang pengecut dan egois.

          “ Saena,waeyo?”entah kapan Hyesoo masuk ke kamar dan memelukku.

          “ A.. aku.. aku merasa bersalah,Hyesoo.. Aku terlalu egois padanya.”

          “ Egois?”

          “ Kau tahu persis aku adalah gadis yang cemburuan,kekanakan,dan terlalu memaksakan diri.”

          “ Apa maksudmu,Saena?”

          “ Aku sudah tahu semuanya tentang ulang tahun Key oppa dan Nicole eonni awalanya aku biasa saja mengenai hubungan persahabatan mereka karena dari awal aku sudah tahu tentang hal itu tetapi ketika mengetahui mereka merayakannya bersama ada sepercik api cemburu yang masuk ke dalam hatiku. Kenapa bisa merayakannya dengan Nicole eonni secara bebas,padahal aku adalah kekasihnya. Tetapi aku malah tidak bisa muncul menampakkan diri di sana. Aku bahkan tidak menyiapkan kado special atau kejutan atau semacamnya untuk hari ulang tahu Key oppa. Padahal ini adalah ulang tahunnya yang pertama ketika berpacaran denganku.. Aku merasa bersalah..”

          Hyesoo memelukku semakin erat. Tangannya mengusap punggungku,aku menangis kencang dalam pelukannya.

          “ Kau masih bisa memberikannya kejutan,Saena.. Kami akan membantumu..”

          “ Jinjja?”

          “ Ne,tentu saja.. Kita akan memberikan kejutan sama seperti waktu ulang tahun Taemin.” (Read Next: Mushroom boy- Special Taemin’s birthday)

          “ Tapi aku tidak tahu kado apa yang harus aku berikan padanya..”

          “ Hmm… bagaimana kalau kau membuatkan sesuatu untuknya? Kue ulang tahun mungkin?”

          “ Ah,ne.. Gomawo hyesoo-ah”

End of the pov

***

Author Pov

“ Hyung!” Onew berjalan mendekati manager mereka dan meninggalkan Key yang terduduk di sofa ruang tunggu mereka dengan wajah lesu.

Key memejamkan matanya,berusaha meredam suara-suara yang timbul dan tenggelam di ruangan itu. Sejak semalam ia belum berhasil mengistirahatkan tubuhnya,padahal waktu istirahat SHINee telah jauh berkurang dan semua member memanfaatkan waktu tidur mereka yang berharga,tetapi tidak dengan dirinya.

Bagaimana ia bisa tidur ketika hatinya terus-menerus memikirkan gadisnya yang tidak bisa dihubungi. Ia sudah membujuk semua member untuk menghubungi kekasih mereka masing-masing hanya untuk menanyakan keadaan Saena. Jawabannya semuanya sama,Saena baik-baik saja. Tetapi hatinya tidak semudah itu percaya,ia masih digelayuti perasaan khawatir.

“ Jadi kita meninggalkannya di sini?” Minho bertanya dengan suara berbisik,sambil menunjuk Key dengan dagunya.

“ Ne,sebentar lagi mereka aka berada di sini..Aku juga merindukan Yoonmi.” Onew tersenyum sambil membayangkan wajah gadisnya.

Minho mengangguk mengiyakan,ia juga merindukan Yuelee. Harus diakui rencana Saena membuat kejutan untuk ulang tahun Key,walaupun ulang tahun pria itu sudah lewat beberapa hari yang lalu. Tetapi belum terlambat untuk kedua pasangan ini merayakannya bersama.

Minho dan Onew membuka pintu ruangan itu dan keluar dari sana. Bahkan suara decitan pintu yang terdengar sedikit memilukan tidak bisa membuat pria itu menoleh. Ia terlalu larut dalam pikirannya sendiri.

“ Yoonmi?” Onew mengucek matanya,memastikan ia tidak salah lihat.

“ Siapa,hyung?” Minho yang berada di sebelah Onew ikut menolehkan kepalanya,setengah berharap gadis itu benar-benar Yoonmi yang artinya Yuelee juga ada bersama mereka.

“ Ini dia para gadis kalian..” manager hyung membawa kelima gadis itu ke arah Minho dan Onew. Seketika itu juga Onew menarik Yoonmi ke dalam pelukannya,membenamkan wajah gadis itu seluruhnya ke dalam pelukannya.

Minho berjalan menghampiri Yuelee dan menarik tangan gadis itu mendekat. Ia memegang bahu Yuelee dan memandang mata gadis itu lurus-lurus. Yuelee yang merasa risih,segera memalingkan wajahnya ke arah lain. Ia terlalu gugup ditatap seperti itu.

“ Nan bogoshipo,Yuelee..” Minho tersenyum sambil menarik Yuelee menjauh dari kerumunan orang-orang itu.

“ Ick.. membuat iri saja..” Hyesoo berdecak kesal melihat kemesraan dua pasangan itu.

“ Hahahahaha.. kau merindukan Jonghyun,ne?” Onew berkata dengan nada mengejek.

“ Euhmm.. ne,oppa..” wajah gadis itu memerah.

“ Jonghyun sedang pergi bersama Taemin..”

Hyesoo dan Sunghyo sedikit kecewa,mereka berharap bertemu dengan pasangan mereka masing-masing di samping membantu Saena. Tetapi mereka berusaha tersenyum walaupun kelihatan sekali dipaksakan.

“ Aigooo ternyata kalian begitu merindukan kami..” Hyesoo dan Sunghyo menoleh ke belakang dan melihat dua sosok yang paling mereka inginkan berada di sana,berjalan medekati mereka.Walaupun Sunghyo dan Taemin sedang ada masalah,gadis itu tidak bisa memungkiri kerinduannya,setidaknya ia harus melihat pria itu dalam keadaan baik-baik saja.

“ Oppaa..” Hyesoo tidak dapat melanjutkan kata-katanya. Melihat Jonghyun berada di dekatnya membuat semua kosa katanya hilang.

“ Kau tidak merindukanku? Hmm?” Taemin meletakkan kedua tangannya di pipi Sunghyo dan menarik wajah gadis itu agar bertatapan dengannya.

Sunghyo menghindari tatapan Taemin,ia melepaskan pegangan Taemin pada wajahnya.Sebenarnya ia tidak ingin bertemu dulu dengan Taemin setelah skandal pria itu,tetapi demi membantu Saena,Sunghyo terpaksa harus menahan dirinya. Melihat Taemin menimbulkan gejolak perasaan lain baginya. Sungho berjalan menjauhi Taemin,tidak memperdulikan sapaa pria itu. Taemin hanya memandang punggung Sunghyo yang bergerak menjauh dengan tatapan sedih . (Read next : (about Taemin-Sunghyo’s problem)Battle dance-Special Sunghyo’s birthday)

“ Aish.. kalian semua malah bermesraan di depanku.” Saena mengerucutkan bibirnya karena kesal,namun semua yang ada di sana hanya menertawainya dan meledeknya.

“ Kau juga merindukan priamu kan? Masuklah Saena dia juga merindukanmu..” Onew tersenyum,tangannya tetap merangkul Yoonmi.

“ Baiklah..”

Dengan dibantu oleh Hyesoo dan Sunghyo,Saena menyiapkan kue yang sudah dibawanya,lengkap dengan lilin berbentuk angka dua puluh dua,umur kekasihnya.

“ Aku gugup sekali.. Bagaimana jika rasa kue ini hancur?”

“ Sudahlah,Saena kau pasti bisa..”

“Saena,Fighthing!”

“ Aigooo,dia romantis sekali..Yoonmi-ah,saat aku berulang tahun nanti apa kau akan membuat kejutan untukku?”

“ Ahh.. euhmm..”

“ Apa aku harus masuk sendiri?”

“ Tentu saja! Ini adalah momen special kalian berdua..”

“ Yuelee-ah,Minho hyung! Kalian tidak mau melewatkan momen ini kan?”

“ Sssstt.. diam semuanya!”

Jonghyun membuka pintu ruangan itu,karena kedua tangan Saena sedang memegang kue tart yang beberapa jam lalu berhasil membuat dapur dorm mereka kacau balau. Memang diantara mereka semua Saena yang mempunyai skill memasak paling baik,tetapi tidak dengan skill membuat kue.

Saena menarik nafasnya dan masuk ke dalam,ia berdiri beberapa meter di samping pria itu. Key sama sekali tidak menyadari kehadirannya,sampai gadis itu bersuara.

Nae nuneul bogo malhaeyo dwidora uljin marayo

Honjaseoman apahaesseotdeon geundae gyeote itjen naega itjanha

Nunmuri gyesok chaoreulttaemyeon gogae dolliji malgo

Naege an-gyeoseo nae pum gadeukhi ureodo doendago

 

Saranghanda malhaedo bogo sipda malhaedo

Geudae maeumeul nan deureul su eobseo

Jom deo gakkai deo dagawa nae nun bogo malhaejwo

Geudae sarangdo jeonbu deullil suga itdorok

 

Nae gameun du nun sairo geudaega utgo innyeo eum

Nunmureul heulligo itjiman bunmyeonghage haengbokhan useumijyo

 

Han beondo ijeun jeogi eobseotjyo uri majimak sungan

Gaseum teojil deut apahan kkeute unmyeongi doen saram

 

Saranghanda malhaedo bogo sipda malhaedo

Geudae maeumeul nan deureul su eobseo

Jom deo gakkai deo dagawa nae nun bogo malhaejwo

Himdeun sesangdo seoroman isseumyeon cheongukgatdago wo

 

Ijen geudae daesin apeulge I son jeoldae nochi anhaeulge

Yeongwonhi geudae gyeote isseulge

 

Saranghanda malhamyeon bogo sipda malhamyeon

Geudae maeumul nan deureul su isseo

Jom deo gakkai deo dagaga angyeojugo sipeun mal

Nae sarang geudae..naegen geudaemani deullyeoyo

  (Only you can hear-Kim Jae seok)

(Look into my eyes and tell me

Don’t turn away and cry

You,who used to hurt alone

Now you have me by your side

 

When tears keep weeling up,don’t turn away

Just come into my embrace and cry in my arms

 

Even if I say I love you,I miss you

You cannot hear my heart

Come a little closer to me,look into my eyes and tell me

So that I can hear all of your love too

 

Outside my closed eyes,you are laughing

Your are shedding tears but is was a happy laugh

 

I’ve never forgotten even for once-our last moment

You,who became my destiny after heart bursting pain

 

Even if you say you love me,you miss me

I cannot hear your heart

Come a little closer to me,look into my eyes and tell me

In this hard world,If we have each other,it’ll be like heaven

 

I will hurt for you now,I won’t let go of this hand

Forever,I will be by your side

 

When you say you love me,you miss me

I can hear your heart

A little bit closer,come to me,into my arms

You are my love… to me,I only hear you)

“ Saengil Chukahamnida,oppa… sa..saranghae..” Saena menundukkan wajahnya. Air matanya mengalir menuruni pipinya.

Key masih terpaku di tempatnya. Setengah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Seseorang yang terus-menerus mengganggu pikirannya,berada tidak jauh darinya,memegang kue tart dengan lilin berbentuk angka dua puluh dua.

“ Saena..” Key melangkah mendekati gadis itu. Tangannya mengangkat wajah gadis itu dan mengusap air matanya.

“ Uljima..”

“ Mianhae,oppa,aku membuatmu khawatir.. Aku .. aku hanya.. hanya merasa sedikit kecewa mungkin.”

“ Karena aku merayakan ulang tahunku dengan Nicole dan bukannya denganmu?”

“ Ne,mungkin aku terdengar egois tetapi begitulah keadaannya..”

“ Saena,aku dan Nicole hanya bersahabat.. Percayalah padaku..”

“ Aku percaya padamu,oppa.. maafkan aku.. Sekarang tiup lilinnya..” Key meniup lilin berbentu angka dua puluh dua itu,kemudian mendaratkan bibirnya pada kening Saena,membuat gadis itu terhenyak,pegangannya terhadap kue itu hampir jatuh,untungnya tangan Key siap menahannya.

“ Aku tidak akan berada jauh darimu.. kau tidak harus menyuruhku mendekat.. karena aku selalu di dekatmu.. Aku yang akan berusaha memahami hatimu..” ujar Key penuh keyakinan,memahami arti lagu yang dilantunkan Saena.

“ EHEM.. Jangan bermesraan di sini dong!” teriakan Onew membuyarkan suasana romanrtis Saena dan Key. Otomatis kedua pasangan itu menoleh ke arah pintu. Wajah Saena semakin memerah,karena pasti mereka semua pasti melihat Key mendaratkan ciuman padanya.

Key dan Saena hanya tersenyum. Tangan pria itu menarik pinggang Saena dan merangkulnya. Membisikkan satu mantra yang bisa membuat semua wanita meleleh tak terkecuali Saena. Gadis itu menikamti setiap untaian kata yang keluar dari bibir pria itu.

“ Nado,saranghae,Saena-ah..”

***FIN***

Annyeong semuanya :D… maaf ya aku sekarang suka jarang ngepost T.T biasa deh aku sibuk *sok sibuk nah kali ini aku membawa ff oneshoot nih horeee *tebar2 bunga. Kenapa aku seneng banget? Soalnya aku udah lama ga bikin oneshoot soalnya kalo aku bikin OS bawaannya ngegantung mulu akhirnya atau ujung2nya alurnya kecepetan. Tapi sekarang aku bakalan banyak bikin oneshoot sambil belajar juga😀

Aku juga lagi seneng nih soalnya bulan September kemarin tepat 1 tahun aku diterima jadi author di sini oyeyyyy aku seneng banget karena sejak aku diterima di sini itu awal aku aktif sebagai author ff lagi karena dulu sempet suram gitu deh karena akunya sibuk tapi sejak jadi author di sini aku aktif lagi😀 Makasih banget buat Ang eonni yang udah nerima aku di sini. Maaf ya kalo aku suka ga aktif. 

Aduh maaf aku jadi curcol nih..balik ke ff ini

Pasti pada bingung deh steacier itu siapa.. Ohh bukan kok steacier bukan girlband baru,tapi… jeng jeng jeng jeng.. Girlband bikinan aku sendiri. Jadi ya gitu deh aku kan orangnya suka ngayal dan kebeneran aku sama temen-temen aku suka sama SHINee dan bias kita *untungnya* beda-beda dan tercetuslah ide bikin girlband ini

Jadi Steacier itu Girlband yang jadi pasangannya SHINee. Untuk tahu profile mereka silahkan klik di sini

Sebenernya ada cerita awal mereka debut dan awal mereka kenal SHINee dan gimana mereka jadian terus kisah-kisah mereka selama jadian sama SHINee dan konflik petualangan mereka. Cuma aku belom sempet ngetik T^T soalnya biasa deh mood ngetik ada terus kadang idenya yang ga ada,ide ada moodnya ga ada. Tapi aku bakalan post cerita-cerita mereka😀

Jadi tunggu aja ya,buat yang pengen tahu lengkap moment-moment mereka bisa ke blog aku

Maaf ya chingudeul semua bukannya aku ga mau post di sini,aku bakalan tetep post cuma mungkin ga semuanya palingan beberapa aja yang aku post. Soalnya kadang kalo ngetik aku suka seenaknya,jadi aku malu kalo ffnya jelek aku post di sini T.T

Terus jangan heran ya kalo gaya bahasa aku untuk ff ini rada beda. Jadi lebih kayak bahasa teenlit gitu soalnya nih ff aku mau bikin banyak moment manisnya dan ada unsur gaje2 komedi gitu jadi aneh aja kalo pake gaya bahasa yang agak berat kayak yang aku pake di beberapa ff aku sebelumnya.

Pasti banyak yang bingung juga kenapa ff ini langsung ke ulang tahun Key,ulang tahun Taemin,Jonghyun,sama beberapa member Steaciernya mana?

Nah itu dia aku belom sempet ngetik..tapi nanti deh aku bakalan post juga kok di sini😀

ditunggu aja ya ^__^

Gomawo semuanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s