[FREELANCE] Just In Dream

tittle  : JUST IN DREAM?! PART 1

Cast    : Kyuhyun and all member Suju

Changmin DBSK

             Niel Teen Top

             Kibum U-kiss

Yo seung hyo (actor)

Ahn seul mi

Nam hee nim

Han misoon

Author : Penulis

2007, 15 februari

“fiuh.. tugas lagi.. tugas lagi..” keluh seorang gadis sembari menatap pasrah ke arah tumbukan buku matematika dihadapannya.

“kalau begini terus, kapan selesai?? Oppa, otteoke??” lanjutnya seraya menatap foto seorang namja yang dibingkai dengan indah.

“OPPA, OTTEOKE???” teriaknya kencang. Tiba-tiba pintu kamar terbuka. Munculah seorang namja tampak cemas.

“waeyo? Gwenchana?” tanyanya khawatir.

“oppa? Kenapa kau kesini?” tanyanya polos

“aish! Kau ini! Tadi kau teriak memanggilku kan?” ujar namja tersebut

“mwo?? Aku memanggilmu? Hahahahahaha kau salah!” ujarnya sembari tertawa

“yak! Seul mi! jangan buatku bingung!” seru namja tersebut kesal

“shim changmin oppaku tercinta.. aku bukan memanggilmu. Aku memanggil dia.” Ujar seul mi seraya menunjukkan foto seorang namja

“hah? Maksudmu dia?” tanya changmin tak percaya

“ne, cho kyuhyun. My namja!” jawabnya seraya memeluk foto tersebut

“dasar aneh!” ucap changmin sambil pergi meninggalkan adiknya.

“biarin!” teriaknya tak mau kalah.

“kyu oppa.. semoga kau memakan cokelat buatanku!” kata seul mi menatap foto kyuhyun.

2007, 13 maret

“besok white day kan?” tanya seorang gadis yang memakai jepitan biru

“de, dan besok pasti seung hyo akan memberikanku coklat balesan.” Seru temannya yang bernama nam hee nim

“kau enak! Seung hyo punya perasaan yang sama denganmu sejak kelas 1 sampai kita sekarang kelas 3, sedangkan aku? Kibum belum tentu menyukaiku” jawab gadis yang memakai jepitan biru itu.

“han  misoon, setidaknya kau lebih beruntung daripadaku. Dia pasti tidak akan membalas cokelat pemberianku. Bahkan dia juga tidak tahu kalau aku memberikan cokelat untuknya.” Jawab seorang gadis pasrah

“yak! Ahn seul mi! kau saja yang pabo! Masa kau mengharap darinya. Tahu kau lahir di dunia ini saja dia tidak tahu!” jawab hee nim

“de, lagian kau memberikan cokelat yang sudah kau buat susah payah hanya untuknya. Cho kyuhyun devil magnae super junior? Pabo!” timpal  misoon

“iya, lebih baik cokelatnya buat aku saja!” lanjut hee nim

“hhmm.. enak aja! Cokelat itu aku buatkan khusus untuk kyu oppa. Aku yakin cokelat buatanku beda dari yang lain!” ujar seul mi yakin

“memangnya apa sih istimewanya cokelat buatanmu?” tanya  misoon

“selain aku buat dengan penuh rasa cinta.. di setiap potongan cokelatnya aku isi potongan buah strawberry dan kiwi. Jadinya ada rasa manis dan asam. Cokelatnya juga aku bungkus dengan berbagai kertas berwarna. Pokoknya bagus deh!” jelas seul mi seraya membayangkan kyuhyun memakan cokelat buatannya dengan lahap

“tapi kan tetap saja dia tidak tahu kalau kau yang membuatnya..” seru hee nim

“kau salah hee nim! Dia pasti tahu kalau aku yang membuatnya!” balas seul mi tersenyum senang.

2007, 14 maret

“huh! Iri rasanya melihat mereka berdua bahagia” ujar seul mi menatap iri ke kedua temannya yang tidak lain  misoon dan hee nim yang sedang menerima cokelat balesan dari seung hyo dan kibum.

“oppa, kira-kira kau akan memberikan cokelat untukku?” tanyanya pada foto kyuhyun yang dia jadikan wallpaper ponselnya

“tentu saja tak mungkin!” jawabnya sendiri. Dasar aneh! Dia yang tanya, dia juga yang jawab *yang aneh itu penulisnya! Hehe*

2007, 19 april

“aku selesai!” seru seul mi sembari membawa piring sisa makannya ke dapur.

“noona, kau tidak ingin orange juice nya kan? Buat aku ya!” pinta niel adik seul mi.

“ne, ambil saja!” teriak seul mi seraya berlari ke kamar.

“tugas lagi.. tugas lagi..” keluh seul mi saat melihat meja belajarnya berantakan penuh dengan buku pelajaran.

“oppa, seandainya kau disini.. kau pasti bisa membantuku mengerjakan tugas..” desah seul mi cemberut.

20 menit kemudian ~

“tok.. tok.. seul mi..” panggil changmin dari luar kamar.

“…..”

“seul mi, aku ingin pinjam kalkulatormu..” lanjut changmin.

“…..” karena tak ada jawaban, changminpun membuka pintu berniat mengambil sendiri.

“haaah.. dasar bocah! Baru jam 9 sudah tidur. Tidurnya juga bukan di ranjang lagi..” kata changmin menyadari adiknya tertidur di meja belajarnya. Sebagai kakak yang baik, diapun memindahkan seul mi ke atas ranjang.

2007, 20 april

“sel mi, ayo bangun! Sudah jam 6!” Teriak oemma seraya menyiapkan sarapan

“noona, bangun!” seru niel dari luar kamar

“mm.. berisik..” jawab seul mi dengan mata setengah terbuka.

Menyadari sudah cukup lama dia berdiam diri. Sel mipun akhirnya perlahan membuka mata.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA” teriaknya

“ada apa??” tanya changmin yang langsung membuka pintu kamar

“iya, noona. Waeyo?? Ada maling??” timpal niel yang sudah memegang raket siap-siap memukul kalau benar ada maling

“itu.. itu..” seru seul mi terbata-bata seraya menunjuk ke atas ranjang.

“itu apa?” tanya niel bingung

“apaan sih? Guling? Bantal?” lanjut changmin tambah bingung

“bukan” jawab seul mi

“trus apa?” seru changmin kesal

“ah, noona aneh! Udah yuk hyung, kita pergi aja!” ajak niel pergi

“kau mengagetkanku saja” ujar changmin menyusul niel pergi

“tapi.. oppa! Niel!” teriak seul mi, tapi percuma mereka sudah turun ke bawah untuk sarapan. Dengan perasaan yang takut, perlahan seul mi menutup pintu kamar dan menoleh ke arah ranjang.

“loh! Kok tidak ada?” tanya seul mi bingung seraya menghampiri ranjangnya

“kau mencariku?” tanya seseorang tiba-tiba dari arah belakang

“aaaahh! Kau.. kau siapa? Kenapa bisa ada di ranjangku?” seru seul mi yang sangat terkejut

“naega? Kyuhyun imnida. Tapi.. aku sekarang ada di mana ya?” ujar kyuhyun sembari memperhatikan kamar seul mi. mendengar jawaban kyuhyun, seul mi langsung mengambil foto kyuhyun dari atas meja belajar.

“kau.. benar-benar.. kyuhyun? Cho kyuhyun? Super junior?” tanya seul mi tak percaya

“ne, aku cho kyuhyun super junior. Tapi, kenapa aku bisa disini? Perasaan tadi malam aku ada di mobil deh! Hah! Jangan-jangan kau menculikku ya?” ujar kyuhyun

“hah?? Ani.. an..” jawab seul mi terpotong saat lagu So I dari super junior melantun merdu dari ponselnya tanda telepon masuk.

“seul mi?” seru hee nim tergesa-gesa

“ne, ini aku. Ada apa?” tanya seul mi

“kyuhyun.. super junior..” seru hee nim terbata-bata

“kyu? Suju? Waeyo?” ujar seul mi bingung

“eunhyuk, leeteuk, shindong dan kyuhyun  kecelakaan!” jawab hee nim

“MWO?? Ani, kau salah. Tidak mungkin!” sanggah seul mi sembari melihat kyuhyun

“ini benar seul mi! sekarang aku sedang menonton berita mereka. Lebih baik kau cepat nonton tv! Ayo cepat!” ucap hee nim sebelum akhirnya ia menutup telepon.

“wae? Kenapa denganku dan suju?” tanya kyuhyun

“kau.. kau tunggu disini.. a.. aku.. aku ke bawah sebentar.. tunggu aku..” ujar seul mi sembari pergi ke bawah

“dasar aneh!” kata kyuhyun seraya tersenyum tipis melihat kelakuan seul mi.

seul mi langsung menyalakan tv dan mencari channel yang sedang mengabarkan berita tentang suju dan kyuhyun. Agar jelas, volume tv pun di kencangkan hingga nomer 27 *kenceng banget ya?*

“ini.. ini.. tidak mungkin..” ujar seul mi lemas saat mendengar berita itu.

PRANG!! Bunyi vas bunga yang ditaruh di dekat tangga jatuh dan pecah.

“kyu!” ucap seul mi seraya buru-buru ke kamar.

Perlahan seul mi membuka pintu kamarnya. Terlihat kyuhyun duduk dipinggir ranjang seraya menatap ke luar jendela.

“jadi maksudmu.. aku telah mati?” tanya kyuhyun lesu

“an.. aniyo.. bukan itu..” jawab seul mi bingung

“tadi saat aku dengar dari tv tidak ada yang bilang kau mati. Kau hanya pingsan ditempat kejadian” jelsa seul mi sembari menghampiri kyuhyun pelan.

“jadi.. roh dan badanku terpisah gitu?” tanya kyuhyun penuh tanda tanya.

“mm.. sebetulnya aku tidak begitu percaya. Aku kira hal seperti ini hanya ada di film-film, tapi setelah aku melihatnya sendiri.. ku rasa benar” jawab seul mi sedikit tak yakin

“tapi menurutku ini tidak akan lama. Aku yakin kau pasti akan kembali ke tubuhmu!” lanjut seul mi yakin

“itu menurutmu. Tapi kalau aku tidak akan kembali ke tubuhku bagaimana? Aku pasti mati” ujar kyuhyun getir

“tidak! aku yakin kau tidak akan mati.. hanya saja.. kau pingsan.. lebih tepatnya koma.. ya, koma!” kata seul mi sangat yakin

2007, 21 april

“bagaimana keadaan kyu?” tanya kibum kepada sungmin

“dari kemarin tidak ada kemajuan yang berarti” jawab yesung mewakili sungmin.

“oh ya! Aku diberikan ini oleh pihak kepolisian. Katanya mereka menemukannya di tempat kejadian” jelas kibum seraya menyerahkan sebuah paper bag pada yesung.

“cokelat warna-warni??” ujar yesung bingung setelah melihat isi paper bag itu.

“malam itu, saat kejadian kyu memakan cokelat itu..” jawab sungmin lirih

“saat sedang memakan cokelat itu.. kyu meneleponku. Katanya dia ingin makan bersama denganku, makanya cokelatnya belum habis” lanjut sungmin sedih.

Heeechul, hankyung, kibum dan yesung yang mendengarnya hanya bisa saling pandang tak tega melihat sikap sungmin yang selalu cemas pada kondisi kyuhyun.

“kyu.. kumohon cepat sadar..” seru sungmin seraya mengenggam tangan kyu erat

“sungmin, lebih baik kau pulang. Dari kemarin kau sudah menjaga kyu. Kajja!” suruh heechul.

“ani! Aku.. aku ingin tetap disini!” sanggah sungmin

“heechul benar. Biar aku dan heechul yang menjaganya. Kau dan yesung pulanglah” ujar hankyung

“ayo sungmin..” kata yesung

“biar kuantar” seru kibum

“cepat sadar ya..” ucap sungmin sembari mengelus lembut kepala kyuhun sebelum akhirnya dia, yesung dan kibum kembali ke dorm.

2007, 25 april

“aku pulang!” seru seul mi pada kyuhyun yang sibuk main game di computer seul mi

“oh! Kau sudah pulang! Sepertinya hari ini kau lelah sekali!” jawab kyuhyun tanpa mengalihkan pandangannya pada layer computer

“ne, nilai ulanganku jelek lagi” ujar seul mi lesu

“memangnya berapa?” tanya kyu santai

“43” jawab seul mi singkat

“MWO??? JINJA??” teriak kyu tak percaya

“ne.. aku memang bodoh dalam mtk..” kata seul mi sedih

“coba kulihat soalnya!” ujar kyu seraya meneliti soal ulangan seul mi

“ini mah gampang.. kenapa kau masih saja salah?.. sudah jelas-jelas jawabannya 60, kenapa kau jawab 70? Ck.. ck.. ck..” lanjut kyu menggurui

“itukan bagimu.. bagiku itu susah sekali..” tanggap seul mi seraya membenamkan wajahnya ke atas bantal.

“heuh! Akhirnya aku turun tangan juga!” ujar kyu pasrah

“hah? Kau mau?” tanya seul mi semangat

“ne.. tapi sebagai gantinya kau harus membantuku untuk mengembalikanku ke tubuhku..” jawab kyu tersenyum

“gomawo!” ucap seul mi senang. tanpa dia sadari dia memeluk kyu

“hhmm.. ehem..” dehem kyu

“oh ne.. mian..” balas seul mi melepas pelukannya

“gwenchana..” kata kyu tersenyum tipis

2007, 27 april

“kyu, kumohon.. sadarlah..” ujar sungmin seraya menatap lembut kyu yang masih terbaring lemah.

“betul kata sungmin, sadarlah untuk kami” timpal ryeowook.

“walaupun kau maknae yang kurang ajar.. kami tetap menyayangimu” ucap kangin yang sempat disikut oleh siwon

“eunhyuk dan shindong hyung sudah keluar dari rumah sakit 4 hari yang lalu, teukie hyung juga akan keluar 3 hari lagi.. kau kapan kyu?” jelas siwon

“ kyu..” ujar sungmin menangis di atas perut kyu yang dilapisi selimut rumah sakit

2007, 30 april

“bagaimana? Kau sudah mendapatkan kabar tentangku?” tanya kyu pada seul mi

“ne, menurut berita keadaanmu makin membaik.. leadermu juga sudah boleh keluar hari ini” jawab seul mi panjang lebar

“heuh! Aku bingung! Kenapa kau melarangku untuk tidak mendengar kabar diriku secara langsung? Kenapa hanya lewatmu?” tanya kyu menyelidik

“kyuhyun oppa.. aku tidak ingin kau kaget atau khawatir tentang dirimu.. aku ingin kau tidak terlalu memikirkan hal itu” jelas seul mi

“jadi.. kau mencemaskanku?” tanya kyu nakal

“a.. aniyo.. semua fans juga pasti mencemaskan idolanya.. pa lagi kalau keadaannya sepertimu sekarang” jawab seul mi menyangkal

‘tapi kalau kau benar hanya mencemaskanku sebagai idola, kenapa kau begitu sibuk mencari info tentangku?’ tanya kyu dalam hatinya

‘tunggu! Kenapa aku sedikit kecewa?’ lanjut kyu tak mengerti dengan perasaannya saat ini.

2007, 2 mei

“ini! Aku sudah dapat informasinya lengkap!” ujar seul mi tersenyum seraya menyodorkan beberapa lembar kertas hasil print-an

“menurut sumber yang aku baca dan aku tanya. Saat seseorang mengalami koma, roh dan tubuhnya akan berpisah. Dan… selama koma, rohnya itu juga tidak bisa mendekat ke tubuhnya. Bila itu sampai, keadaan si orang itu akan tambah memburuk” jelas seul mi sedikit berbohong.

‘mian oppa, aku bilang seperti itu. aku bilang kalau kau tidak bisa mendekat ke tubuhmu. Karena aku takut, kalau kau tahu yang sebenarnya.. aku takut kau lebih memilih tinggal di samping tubuhmu. Aku ingin kau terus di sini walau bagimu ini tidak nyata’ keluh seul mi di dalam hatinya

“mm.. oh ya, apa yang dialami oleh rohnya itu hanya mimpi bagi tubuhnya. Tidak nyata.” Lanjut seul mi *ada yang ngerti? Semoga ja iya!*

“jadi.. ketika aku terbangun nanti.. semua yang kulakukan saat ini hanya mimpi?” tanya kyu memperjelas

“ne, begitulah!” jawab seul mi sedih

“kau sedih?” tanya kyu menyelidik

“hah? Mm.. itu.. aku.. ng.. kau tidak bertanya bagaimana cara kembali ke tubuhmu?” ujar seul mi mengalihkan pembicaraan

“oh.. iya.. bagaimana caranya?” ucap kyu menyadari kalau seul mi mengalihkan pembicaraan

“kau akan kembali ke tubuhmu bila kau mengalami kejadian yang membuatmu bahagia” jawab seul mi sembari memandang kyu lembut. Kyu mengerutkan dahinya tanda tak mengerti.

“mm.. seperti mimpi saja. Saat kita bermimpi dan mimpi itu berakhir bahagia. Dan saat itu juga kau akan kembali ke tubuhmu” jelas seul mi

“tapi.. kalau aku tidak menemukan kebahagiaan itu.. aku akan mati?” kata kyu menunduk

“aniyo! Kau pasti akan kembali. Aku sangat yakin! Kau, cho kyuhyun pasti akan kembali!” ujar seul mi memberi semangat seraya mengenggam kedua tangan kyu dan tersenyum lembut.

“tapi aku punya pertanyaan?” ujar kyu. Seul mi pun mengangguk.

“kenapa aku harus berada di sini? Kenapa aku tidak berada di rumahku sendiri? Kenapa aku tidak bisa keluar dari rumahmu?” tanya kyu. Seul mi yang mendengar pertanyaan kyu langsung melepas genggamannya perlahan.

“kalau itu.. aku tidak tahu.. tidak ada penjelasan dari sumber yang aku baca” jawab seul mi.

‘kenapa kau bertanya seperti itu? Kau tak senang ya berada di sini?’ tanya seul mi dalam hatinya. Ia merasa sedih atas pertanyaan kyu tadi.

2007, 5 mei

“aku pulang..” ujar seul mi lesu

“ada apa lagi? Nilaimu jelek lagi?” tanya kyu menebak. Tidak ada jawaban. Seul mi malah menuju ranjang dan menutupi wajahnya dengan guling.

“seul mi, gwenchana?” tanya kyu khawatir sebelum akhirnya dia mematikan gamenya.

“seul mi..” panggil kyu pelan

“aku dapat 86!” seru seul mi mengangetkan kyu seraya menunjukkan hasil ulangan matematika hari ini

“hebat!” ujar kyu senang. Merekapun berpelukan saking gembiranya.

“tak sia-sia aku mengajarkanmu” ucap kyu sembari mengelus lembut rambut seul mi yang hitam legam

“oppa.. bisa kau lepaskan pelukanmu.. aku.. tidak bisa napas..” ujar seul mi pelan

“oh ya..” kata kyu seraya melepas pelukannya. Tiba-tiba suasana hening. Wajah seul mi memerah akibat pelukan kyu. Kyu pun juga ikut salah tingkah. Dia pun pergi menuju computer, tapi langkahnya malah kesandung oleh tas seul mi yang sembarangan di taruh di lantai.

2007, 7 mei

“kyu.. bangun..” ujar sungmin mengingau.

“sepertinya anak ini sangat mencemaskan kyu..”ujar teukie seraya melihat sungmin yang tertidur dipinggir ranjang kyu.

“de, oh ya.. hyung sudah baikan?” tanya siwon

“ne.. hanya ngilu sedikit kalau sedang membungkuk” jawab teukie tersenyum

“annyeong semua!” seru couple eunhae sembari melangkah masuk ke dalam kamar rumah sakit.

“ssttt!” ujar siwon seraya menaruh jari telunjuknya didepan bibirnya dan menunjuk ke arah sungmin. Eunhae yang mengerti maksud siwon, langsung diam.

“ann..” ucap shindong yang langsung dibungkam oleh eunhyuk

“sstt!” kata eunhae serempak

2007, 8 mei

“seul mi..” ujar kyu membangunkan seul mi yang masih tertidur. Karena tak kunjung bangun, kyu pun mendekati seul mi. memukul pipi seul mi pelan.

“seul mi, bang..” ucap kyu yang terpotong karena pintu kamar terbuka yang membuatnya kaget dan jatuh tepat diatas tubuh seul mi. bibirnya jatuh tepat diatas bibir seul mi. kyu terkejut hingga dia tak bisa berbuat apa-apa.

“noona, bangun! Sudah pagi!” seru niel yang ternyata membuka pintu kamar dan langsung menutup kembali.

Perlahan kyu mengangkat wajahnya dan tubuhnya dari seul mi. seul mi yang dikecup oleh kyu tidak terbangun. Dia hanya mengubah posisi tidurnya membelakangi kyu.

‘dasar aneh! Kenapa dia tidak bangun? Tapi.. ciuman ini.. kenapa aku jadi gugup ya?’ ucap kyu dalam hatinya seraya menyentuh bibirnya pelan

30 menit kemudian ~

“ooaaahh!” ujar seul mi menguap

“dasar kebo! Jam segini kau baru bangun!” celetuk kyu yang sibuk browsing

“loh oppa? Memangnya sekarang jam berapa?” tanya seul mi yang masih mengumpulkan nyawanya

“jam 11” jawab kyu singkat

“MWO?? Aduh gawat! Aku kan ada janji dengan hee nim dan  misoon.. otteokae??” kata seul mi yang langsung terbangun dari ranjangnya. Mondar-mandir bingung takut temannya menunggu ditempat latihan.

“kau bisa diam tidak?” tanya kyu yang kesal melihat seul mi yang tak mau diam

“bagaimana aku tidak diam? Temanku pasti telah menungguku di tempat latihan.. pasti mereka marah padaku” seru seul mi sedih

“mereka tidak akan marah” kata kyu santai

“bagaimana oppa bisa tahu?” tanya seul mi menyelidik seraya mendekati kyu

“aku sms ke mereka. Bilang kalau kau sedang sakit. Memangnya kau mau latihan apa sih? Sepertinya penting sekali!” jelas kyu

“oh.. itu.. 2 minggu lagi ada pengambilan nilai tari dan aku harus mendapatkan nilai yang bagus” jawab seul mi

“kalau bagitu kau latihan denganku saja” ajak kyu

“hah?? Dengan oppa??” tanya seul mi terkejut

“kau itu bagaimana? Katanya ngefans sama aku, kok tidak tahu kalau aku ini jago ngedance” seru kyu membanggakan dirinya

“hah?? Aku ngefans oppa??” tanya seul mi kembali

“sudah lah, kau tidak usah menyangkal.. Lihat! Semua foldermu isinya fotoku.. videopun kebanyakan videoku..” lanjut kyu seraya menunjukkan foto-foto dirinya yang terpampang jelas dilayar computer

“itu.. itu.. aku.. kau..” jawab seul mi gugup

‘mana mungkin aku bilang kalau aku menyukainya? Bisa-bisa dia besar kepala nanti!’ kata seul mi dalam hati

“dan lihat! Di blogmu semua ceritanya tentang diriku” seru kyu yang ternyata sudah membuka blog pribadi seul mi

“ahh! Sudah-sudah.. katanya mau mengajariku dance.. ayo cepat!” ujar seul mi yang langsung meng-exit blognya. Kyu yang melihat tingkah seul mi yang malu karena perbuatannya hanya tersenyum.

“baik-baik.. Karena aku gurunya, jadi aku yang memilih lagunya.. ok!” ucap kyu yang langsung menyetel lagu U dari computer seul mi.

Merekapun mulai menari U. Awalnya seul mi sangat tidak suka menari dan tidak bisa menari, tapi karena kyu mengajarinya asyik mulailah seul mi menyukai menari. Dari tubuhnya yang tidak lentur sama sekali, sekarang tubuhnya sedikit lentur. Sampai akhirnya bagian dance yang sulit yaitu menari layaknya michael jackson.

“aaaaaa.. aku tidak bisa!” keluh seul mi

“iihh.. ini mudah kok! Kau hanya tinggal memiringkan badanmu ke depan.. begini nih! Gampang kan?” jelas kyu sembari memperagakannya. Seul mi yang sedari tadi memperhatikan kyu mulai mencoba. Lagu disetel kembali. Ia dan kyu mulai menari.

Seul mi mengikuti semua gerakan kyu sampai akhirnya ia tidak hati-hati dan terjatuh. Dengan cepat kyu menangkap tubuh seul mi dan sedikit memeluknya.

Lagu U pun berganti menjadi you are the one. Seketika suasana hening. Mereka berdua larut dalam makna lagu tersebut. Mata mereka saling memandang. Hingga akhirnya sampailah pada reff lagu itu. Perlahan kyu mendekatkan wajahnya ke wajah seul mi. seul mi yang menyadarinya hanya bisa menutup mata. Sembari menutup kedua matanya, kyu pun melumat bibir seul mi. lidah kyu dengan lancer menjelajahi setiap rongga mulut seul mi. seul mi pun membalas perlakuan kyu. Dia melingkari kedua tangannya ke leher kyu. Kyu pun sebaliknya, dia juga melingkari tangannya di pinggang seul mi. selama beberapa menit, mereka tenggelam dalam suasana yang hangat itu.

Bagi seul mi, ini adalah ciuman pertama baginya. Seul mi yang tidak berbakat dalam hal ini tertolong karena kyu sangat hebat dalam melakukannya. Bibir seul mi di lumat habis olehnya hingga seul mi sulit bernapas. Kyu yang menyadari hal itu melepas ciumannya perlahan. Belum sempat seul mi membuka matanya, kyu kembali melumat bibir seul mi dengan cepat. Tak mau seul mi melepaskannya, kyupun mempererat pelukannya hingga ia bisa merasakan tubuh seul mi dan mencium aroma tubuh seul mi yang penuh dengan keringat. Dalam sekejap, kyu dapat mengajari seul mi dalam berbagai hal.

2007, 10 mei

“hee nim, sepertinya teman kita ini lagi bahagia” seru  misoon pada hee nim

“iya.. dari kemarin dia senyum-senyum terus. Seul mi, kau masih waras kan?” tanya hee nim pada seul mi seraya menaruh telapak tangannya ke dahi seul mi

“tentu saja waras! Sangat waras!” jawab seul mi senang. Hee nim dan  misoon yang melihat tingkah temannya itu hanya bisa saling pandang dan menggelengkan kepala.

‘kenapa aku bahagia sekali ya? Apa jangan-jangan.. ah tidak mungkin! Aku kan hanya fansnya.. tapi kalau benar dia menganggapku hanya fans, kenapa dia menciumku? Apa dia.. pabo! Jangan berpikir yang macam-macam ah!’ kata seul mi dalam hati seraya mengingat kejadian kemarin lusa.

Sedangkan dirumah seul mi ~

“kenapa aku terus memikirkannya ya? Apa aku mencintainya?” tanya kyu pada dirinya sendiri.

“tapi mengingat kejadian kemarin lusa.. aku.. aku sangat bahagia.. sangat senang!” lanjutnya seraya melihat foto seul mi yang terpajang di meja samping ranjang.

Malam hari ~

“seul mi..” panggil kyu yang terbaring diatas ranjang.

“de, waeyo?” sahut seul mi yang sibuk mengetik.

“tolong lihat punggungku. Dari kemarin aku merasa sakit” keluh kyu seraya membuka bajunya. Seul mi pun menyudahi mengetik tugasnya. Ia bangun dan berbalik dari meja belajarnya. Diapun tertegun saat melihat punggung kyu yang tak lagi memakai baju.

“ayo cepat! Ada luka tidak?” seru kyu menunggu.

“……”

“kenapa diam?” tanya kyu

“ah.. aniyo.. hanya saja.. sedikit aneh melihat oppa seperti ini” jawab seul mi

“hah?” ujar kyu heran

“sepenglihatan aku, oppa jarang memakai baju lengan buntung atau memakai baju yang bagian dadanya terbuka. Jadi.. sedikit aneh” jelas seul mi

“kau orang pertama yang melihatku seperti setelah aku debut” kata kyu

“hah?? Aish! Oppa, jangan berbohong! I don’t believe” ujar seul mi tertawa

“aku serius! Selain keluargaku dan suju family.. kau yeoja pertama yang melihatku seperti ini” ucap kyu sembari menaruh pakaian di meja samping ranjang. Seul mi terkejut mendengar itu semua.

“mm.. punggungmu tidak ada apa-apa.. mungkin perasaan oppa saja kali..” jawab seul mi yang meneliti punggung kyu dengan perasaan malu.

‘aduh! Otteokae? Malu banget!’ ujar seul mi dalam hatinya.

JELEDAR!!! *suara geledek disusul hujan lebat*

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!! OPPAAAAAA!!” teriak seul mi terkejut yang langsung memeluk kyu dari belakang.

“aish! Kau ini.. inikan hanya petir..” ujar kyu menenangkan seul mi.

“tapi tetap saja menyeramkan..” desah seul mi ketakutan. Tak lama, lampu serumahpun mati.

“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAA!!!” seul mi kembali teriak.

“kau ini kenapa lagi sih?” tanya kyu yang sedikit kecekek karena seul mi terlalu erat memeluk dirinya.

“aku takut gelap!” jawab seul mi yang sangat ketakutan.

“aish! Kau ini! Semuanya takut! Apa sih yang tidak kau takuti?” kata kyu yang jengkel tapi senang karena sikap seul mi.

“kau tunggu sini! Aku kebawah dulu” lanjut kyu

“ah! Tak usah! Oppa temani aku saja!” kata seul mi tak mau ditinggal

“trus kalau bukan aku yang menyalakan siapa lagi? Di rumah ini kan tidak ada siapa-siapa selain kita berdua. Lagi pula kenapa kau tidak ikut saja dengan keluargamu pergi ke rumah nenek?” tanya kyu panjang lebar

“aku tidak mungkin meninggalkanmu di sini sendiri. Sudah, biarkan saja mati lampu. Asal oppa menemaniku di sini, aku baik-baik saja kok!” jawab seul mi yang sudah menangis ketakutan.

JELEDAR!!!

“AAAAAAAAA!! Oppa!!” teriak seul mi yang kembali ketakutan

“sudah-sudah.. lebih baik kau tidur saja..” seru kyu seraya membantu seul mi berbaring di ranjangnya.

“aaa.. oppa mau kemana?” tanya seul mi yang langsung menahan tangan kyu yang baru saja menyelimutinya.

“aku ingin mencari bajuku. Masa aku tidak pakai baju begini?” jawab kyu seraya meraba-raba meja samping ranjang mencari bajunya. Sial baginya karena bajunya jatuh entah kemana.

JELEDAR!!!

“aaaaaaaaaaaa!! Oppa!” teriak seul mi yang langsung menarik kyu. Kyupun terjatuh tepat disamping seul mi berbaring.

“oppa disini saja! Jangan kemana-mana!” isak seul mi yang langsung memeluk kyu.

“iya, aku tidak akan kemana-mana..” ujar kyu seraya membelai lembut rambut seul mi.

“oppa jangan kemana-mana ya.. aku takut!” lanjut seul mi. kyu yang mendengar ucapan seul mi hanya bisa terus membelai rambut seul mi. ada perasaan senang di hatinya mendapati dirinya kembali dekat dengan seul mi. seul mi pun juga merasakan hal sama. Dia senang karena bisa sedekat ini dengan kyu. Kepalanya dengan nyaman menyandar di dada kyu yang telanjang tak memakai baju. Bagi kyu tak apalah bila dia kedinginan, yang penting seul mi tak lagi ketakutan. *emang roh bisa kedinginann ya?*

2007, 11 mei

perlahan jari telunjuk kyuhyun bergerak. Perlahan juga kedua matanya terbuka.

“sung.. min..” ujar kyu lemah melihat sahabatnya tertidur di pinggir ranjangnya. Sungmin yang mendengarnya, terbangun.

“kyu! Kyu kau bangun! Hyung! Kyu sudah sadar!” ujar sungmin senang. Para member suju beserta manager yang sedari tadi menunggu di ruang tunggu kamar tidur rumah sakit langsung bergegas menemui kyu.

“puji tuhan! Akhirnya kau sadar juga!” ucap siwon seraya mengacak-acak rambut kyu

“devil! Akhirnya kau bangun juga!” timpal kangin

“kami mencemaskan kau!” lanjut donghae

“ini.. rumah sakit?” tanya kyu pelan

“de, kau hamper sebulan koma tak sadarkan diri” jelas shindong

“koma? Memangnya aku kenapa?” tanya kyu polos

“kau itu-” ujar ryeowook yang segera dibungkam oleh yesung

“sudah. Jangan pikirkan itu. Lebih baik kau istirahat dulu. Biar kita bisa berkumpul bersama lagi” jawab teukie sang leader.

“oh ya! Aku menemukan cokelat ini di tempat kejadian. Ini punyamu kan?” tanya kibum sembari menunjukkan sekotak cokelat.

“mm.. sebenarnya aku sempat makan satu.. dan di bungkusnya ada tulisan alphabet” ucap eunhyuk yang membuat kaget semua member.

“kenapa kau tak mengajakku?” tanya heechul yang membuat semua orang tertawa.

“de, aku lihat ada huruf A, N, U dan M.. sepertinya nama orang” lanjut hankyung.

‘cokelat? Akh! Aku tidak ingat! Tapi tunggu.. bukannya aku tadi bersama seorang yeoja? Kemana dia?’ tanya kyu pada dirinya.

“tadi.. ada seorang yeoja kesini?” tanya kyu yang membuat semua orang bingung.

“sejak kapan suju ada personil yeoja?” tanya ryeowook polos

“tidak ada kyu.. tidak ada yeoja kesini.. kalaupun iya, itu mungkin kakakmu dan oemmamu.. tapi mereka sudah datang beberapa hari yang lalu” jelas sungmin

“mungkin kau bermimpi” sambung teukie

‘mimpi? Kalau iya, kenapa begitu nyata ya?’ kata kyu bingung.

Sedangkan dirumah seul mi ~

Knock out.. piharyohedo jolde soyong obji

Knock out.. badaduryo you can’t do this fight because

Negesob gunyoga gidehalge objanha

Twins (knock out), Super Junior

Lagu twins dari suju mengalun cukup keras tepat disamping kuping seul mi.

“akh! Siapa sih yang nelepon pagi-pagi?” seru seul mi seraya mengangkat telepon dengan malas.

“yak! Dari tadi aku telepon, kenapa baru angkat sekarang?” ujar  misoon dari seberang.

“mian, aku tadi masih tidur” jawab seul mi malas

“kau harus liat tv sekarang!” perintah  misoon

“hah? Sekarang? Memangnya ada apa?” tanya seul mi heran

“kyuhyun oppa.. dia sudah sadar!” jawab  misoon bersemangat

“HAH?? SADAR??” teriak seul mi tak percaya

“iya, makanya cepat sana!” ucap  misoon sebelum akhirnya menutup teleponnya.

Dengan sigap, seul mi langsung ke bawah dan duduk manis di depan tv. Ketika dia menyalakan tv, ternyata tv-nya tak mau menyala.

“ada apa ini?” ujar seul mi seraya memukul-mukul tv-nya berharap menyala.

“oh ya! Tadi malam kan mati lampu!” ingat seul mi seraya bergegas ke sekring listrik untuk menghidupkan listrik. Setelah listrik kembali hidup, ia berlari dan segera menyalakan tv.

     ~  Akhirnya kabar yang ditunggu-tunggu  para elf terwujud. Maknae super junior, cho kyuhyun akhirnya sadar dari komanya selama kurang lebih 1 bulan. Pagi tadi ia tersadar dengan disaksikan seluruh member super junior ~ *suara dari tv*

“oppaaaa.. kau sadar!!” teriak seul mi memanggil kyu.

“tunggu! Kalau kyu oppa sudah sadar.. berarti..” ujar seul mi yang langsung berlari ke kamar berharap menemukan sosok namja yang ia cari. Sadar namja tersebut tak ada, tubuhnya langsung jatuh lemas ke lantai kamar. Perasaannya bercampur aduk. Ada perasaan senang karena akhirnya namja itu bisa kembali, tapi ada perasaan sedih karena semua yang dialami mereka berdua hanya mimpi bagi si namja itu.

dangsini dola wassgun (kau telah kembali). Good bye… kyu oppa…” ujar seul mi tertunduk. Tak terasa bulir-bulir air mata jatuh satu persatu dari kedua matanya. Tak berselang lama, terdengar lagu So I  dari suju mengalun dari ponsel seul mi tanda oemma menelepon, tapi sayangnya dia tak menggubrisnya.

To be continued

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s