[FREELANCE] Stay With Me Part 2

Title : Stay With Me

Author : chae

Cast : FT Island Song Seunghyun

Oh Wonbin

FT Island Members

Han Chaehyun

Choi Yujin

Length : series

Genre : sad, romance

Rating : PG 13

part 1 | part 2 | part 3 |

Chapter 2

_Chaehyun PoV_

“Yaa! Chaehyun ah,” panggilan Yujin membuatku sadar dari lamunanku dan menatapnya “kuperhatikan dari tadi, kau hanya melamun saja.”

“Mianhae, Yujin ah,” sahutku menyesal.

Yujin mendengus, “apa kau masih memikirkannya?”

Aku diam dan tidak menjawab pertanyaan Yujin. “Ne, aku masih memikirkan namja itu. Entah berapa kali dia membuatku  menangis, namun aku tidak pernah bisa membencinya dan ingin meninggalkannya. Aku lelah tapi aku tidak mau kehilangannya. Nan babo yeojaya,”

“Ayo kita harus membereskan toko, sudah waktunya tutup.” Ajak Yujin tidak sabar.

Aku tahu Yujin tidak pernah suka aku berhubungan dengan Seunghyun. Dia ingin aku mendapatkan pria yang lebih dewasa yang bisa menjagaku. Dia ingin aku bahagia dengan adanya seseorang yang bisa melindungiku. Dia selalu mengatakan bahwa Seunghyun hanya bisa membuatku menangis. Dia selalu mengatakan kalau Seunghyun tidak akan pernah bisa membuatku bahagia, aku tahu Yujin selalu mengkhawatirkanku. Aku tahu Yujin sangat menyayangiku. Bukannya aku tidak mau mendengarkan semua nasehat Yujin, tapi entah mengapa hatiku hanya di penuhi oleh Seunghyun.

Tidak masalah dia tidak bisa melindungiku. Aku yang akan melindunginya.

Tidak masalah dia selalu membuatku menangis. Aku akan selalu berusaha tersenyum untuknya.

Dan karena hal ini Yujin selalu mengomeliku. Mianhae Yujin ah, aku pasti sering sekali membuatmu cemas.

Annyeong haseyo,”

“Maaf, kami sudah tutup.” sahut Yujin pada seseorang yang masuk.

“Chaehyun,” panggil namja itu padaku. Aku yang sedang merapikan barang barangku terkejut dan segera menoleh ke arahnya.

“Wonbin Oppa!” pekikku kaget dan tidak percaya “apa yang kau lakukan disini Oppa? Bukannya kau sedang berada di Jepang? Kenapa kau tahu kalau aku bekerja disini?” tanyaku.

“Woaaaaa, banyak sekali yang kau tanyakan Chaehyun ah. Aku jadi bingung menjawabnya.” Katanya sambil tertawa. Tawa khas yang selalu membuatku tenang “Bagaimana kalau kita pergi minum? bukankah jam kerjamu sudah usai?” tanya Wonbin. “Dan aku akan menjawab semua pertanyaanmu itu pelan pelan.. otthae?”

Aku bisa melihat Yujin memandangi namja itu. Aku akui Wonbin oppa sekarang lebih tampan di banding dulu sebelum dia pergi meninggalkanku. Dengan tinggi 180 cm dan badan tegap, dia bisa menarik perhatian yoeja manapun di sekitarnya.

“Sudahlah Chaehyun, kau terima saja ajakan… hmmmm, mian aku tidak tahu siapa namamu.” Kata Yujin saat ia merasa aku tidak segera menjawab, ia menoleh ke arah Wonbin.

“Oh Yujin ah, kenalkan dia Wonbin Oppa. Dia sunbae ku waktu di SMA.” kataku memperkenalkan Yujin dan Wonbin oppa, “ Wonbin Oppa, dia sahabatku Yujin.”

“Annyeong haseyo Yujin-sshi. perkenalkan namaku Wonbin. Oh Won Bin.” Wonbin oppa mengulurkan tangannya.

“Ne, senang bisa berkenalan denganmu Wonbin-sshi,” balas Yujin, membalas uluran tangan Wonbin.

Aku segera meraih tasku, “ ayo Yujin, kau ikut kami juga, kita minum bertiga.”

“Aniyo, kau saja yang pergi Chaehyun. Aku sudah ada janji dengan adikku.” sahut Yujin.

Aku kecewa, padahal aku ingin membuat Yujin dan Wonbin Oppa dekat, siapa tahu mereka bisa bersama. Wonbin Oppa pria yang tepat untuk Yujin yang entah mengapa sampai saat ini tidak pernah dekat dengan Namja manapun.

“Yaaa, kalau begitu tidak apalah.” Aku menghampiri Wonbin sedikit malas. “Ayo kita pergi Oppa, aku tidak sabar mendengar ceritamu saat di Jepang.” Kataku sambil bergelayut manja di tangannya seperti dulu. Aku senang Wonbin oppa kembali ada di sini. “Kita mau kemana Oppa?”

Wonbin mengacak-acak rambutku seperti dulu, “Hey..seharusnya aku yang bertanya padamu. Kau lupa ya, statusku sekarang hanya wisatawan yang sedang mengunjungi Seoul.” Wonbin tertawa.

Aku menghentikan langkahku tiba tiba membuatnya sedikit terkejut, “Jadi kau hanya sebentar disini?” tanyaku sedikit sedih.

“Hanya sebulan,” jawab Wonbin. “Aku ke sini karena urusan pekerjaan, Chaehyun.”

Aku mengaggukkan kepalanya dan berusaha tersenyum lebar, “ne, arasseo, Oppa. Jadi kapan kau kembali ke Jepang?” Chaehyun kembali bertanya.

“Hmmmmm… kenapa kau menanyakan kapan aku kembali ke Jepang? Sepertinya kau ingin aku cepat pergi dari sini ya?” Wonbin tersenyum.

“Aniyo oppa,” aku menggelengkan kepalaku cepat. “bagaimana bisa aku mengharapkan kau pergi, aku senang kau ada di sini, oppa?”

“Jadi kita mau kemana?” tanya Wonbin padaku

“hmmmm..” aku berpikir, “ bagaimana kalau kita ke tempat Kim Ajusshi? Kau masih ingat kan Oppa?” tanyaku semangat.

“Kim Ajusshi?” Wonbin oppa tampak mengingat ingatnya “aaaaahhh…tentu saja aku ingat. Ayo kita kesana,” kata Wonbin tidak sabar, “aku rindu dengan kue beras buatan Ajusshi.”

“Kalau ke tempat Ajusshi, berarti kita harus naik bus yang ini?” kataku sambil menunjuk salah satu daftar bus di papan halte. “sepertinya kita harus menunggu sebentar.” Lanjutku.

“Chae…” aku mendengar suara yang familiar memanggilku.

Aku membalik badanku dan melihat Seunghyun ada disana masih dengan seragam sekolahnya.

Dia menatapku dan Wonbin oppa dengan tatapan yang tajam dan kurang bersahabat..

“Seung..”

_Chaehyun PoV End_

_Author PoV_

Wonbin senang sekali bisa kembali bertemu dengan Chaehyun. Dia sangat bahagia sekali saat tahu bahwa dirinya ditugaskan ke Seoul untuk urusan pekerjaan. Satu hal yang sangat ia ingin lakukan adalah menemui Chaehyun.

“Jadi, kita mau kemana?” tanya Wonbin.

“hmmmm..” Chaehyun berpikir sejenak, “bagaimana kalau kita ke tempat Kim Ajusshi? Kau masih ingat kan Oppa?” tanya Chaehyun.

“Kim Ajusshi?” Wonbin tampak mengingat sesuatu, “aaaaahhh…tentu saja aku ingat. Ayo kita kesana,” kata Wonbin tidak sabar, “aku rindu dengan kue beras buatan Ajusshi.”

Chaehyun tersenyum. Sudah lama sekali Wonbin tidak melihat senyuman gadis itu.

Mereka sampai di halte bus. “kalau ke tempat Ajusshi, berarti kita harus naik bus yang ini?” Chaehyun menunjuk salah satu daftar bus di papan halte. “sepertinya kita harus menunggu sebentar.” Lanjut Chaehyun.

“ Chae…”

Di tepi jalan, Seunghyun memanggil Chaehyun. Dia masih memakai seragam sekolahnya dan ada di atas motornya. Tatapan matanya tidak bersahabat sama sekali.

Chaehyun kaget, “Seung, kau dari mana?” Tanyanya

Wonbin memandang dua orang itu dengan bingung.

“Siapa anak itu, Chae?” tanya Wonbin bingung. “Kau mengenalnya?”

“Seharusnya aku yang bertanya siapa kau?” sela Seunghyun membuat Wonbin menatapnya kesal, “Siapa dia, Chae?” tanya Seunghyun tidak sabar.

Chaehyun meninggalkan Wonbin dan segera menghampiri Seunghyun, membuat Wonbin sedikit terkejut.

“Dia Wonbin oppa, sunbae ku waktu di SMA.” jelas Chaehyun, “selama ini dia tinggal di Jepang, dan saat ini dia disini karena urusan pekerjaan.”

“Aku tidak peduli dia tinggal dimana. Kenapa kau bersama dengannya?” Seunghyun mengeraskan suaranya, “jadi ini sebabnya kenapa tadi kau tidak mau kuajak keluar.”

Wonbin tidak tahan melihat Seunghyun memperlakukan Chaehyun seperti itu. “ Hey, apa kau tidak pernah diajari sopan santun oleh orang tuamu?” sela Wonbin, “Dia lebih tua darimu.” Lanjutnya tidak sabar.

Seunghyun menoleh kearah Wonbin, “Sebaiknya kau jangan ikut campur. Ini urusanku dengan Chaehyun.” Wajah Seunghyun merah karena sedang marah.

Mata Chaehyun tampak berkaca-kaca melihat Wonbin dan Seunghyun bertengkar, “Oppa, mianhae..sepertinya saat ini aku tidak bisa pergi ke tempat Ajusshi bersamamu.” Chaehyun menghampiri Wonbin. “ aku sungguh minta maaf, Oppa. Kita akan kesana lain kali.”

“Chaehyun ah.” Panggil Wonbin sambil menahan tangan Chaehyun, “Siapa dia??” tanya Wonbin Chaehyun menghentakan tangannya pelan melepas cekalan tangan Wonbin, “Nanti aku akan cerita, tidak sekarang oppa.” jawabnya dan menghampiri Seunghyun, kemudian menarik tangan Seunghyun menjauh dari halte dan Wonbin yang menatap mereka berdua dengan perasaan kacau.

***

Chaehyun menghentikan langkahnya, kemudian memandang Seunghyun, “kenapa sikapmu tidak sopan sekali kepada Wonbin Oppa?” tanya gadis itu.

“Aku tidak suka kau bersama dengannya.” Sahut Seunghyun tanpa melihat wajah Chaehyun.

“Wonbin Oppa sangat baik kepadaku. Saat SMA dia selalu melindungiku. Dia sudah kuanggap seperti kakakku sendiri,” air matanya sudah hampir jatuh.

“Tapi aku tidak suka, kau tidak  boleh bersama dengannya lagi.” jawab Seunghyun.

“Song Seunghyun!” bentak Chaehyun “Sejak kapan kau berhak melarangku? kau tidak punya hak untuk melarangku pergi bersama dengan siapapun bukan? Kita tidak memiliki hubungan apa-apa kan?”

Seunghyun terkesiap mendengar kata-kata Chaehyun. “Baiklah kalau begitu menurutmu,” Seunghyun membalikkan badannya, “Sebenarnya ada hal penting yang akan ku katakan padamu,” Seunghyun memalingkan wajahnya, menahan emosinya “tapi sepertinya kau tidak akan peduli dengan apa yang ku katakan. Jadi lupakan saja. Dan seperti yang kau katakan, kita tidak mempunyai hubungan apa-apa.” Dia meninggalkan Chaehyun.

“Seung…” panggil Chaehyun lirih, namun ia mengurungkan niatnya. sekali lagi, Chaehyun menangis tanpa suara. Memandang seunghyun yang semakin menjauh darinya. Dia tidak ingin hubungannya dengan seunghyun berakhir seperti ini. Dia menangis, tidak mempedulikan hujan yang tiba tiba turun seolah mengetahui perasaannya membasahi tubuhnya.

Tiba tiba ada seseorang yang memayunginya dari hujan. Membuatnya mendongak kaget. berharap itu adalah Seunghyun.

“Chaehyun ah. Kenapa kau berdiri di tengah hujan? Kau bisa sakit.” tanya seseorang yang ternyata Wonbin.

“Gomawo oppa, tapi maafkan aku, saat ini aku sedang ingin sendirian, Oppa,” Chaehyun meninggalkan Wonbin, “jeongmal mianhae, Oppa.”

***

2 responses to “[FREELANCE] Stay With Me Part 2

  1. Ping-balik: [FREELANCE] Stay With Me part 1 | Asian Fan Fiction Story·

  2. Ping-balik: [FREELANCE] Stay With Me Part 3 | Asian Fan Fiction Story·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s